Banyak Terjadi Kecelakaan, Jalan Nasional Bagbagan–Palabuhanratu Diperbaiki
- account_circle KangHasan
- calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
- visibility 11
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Wartaloka,, BERITA SUKABUMI – Keluhan warga terkait rusaknya Jalan Nasional ruas Bagbagan–Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, akhirnya mendapat respons. Setelah kondisinya viral di media sosial dan dikeluhkan membahayakan pengguna jalan, proses perbaikan kini dikebut sejak Jumat (30/1/2026).
Ruas jalan yang menjadi akses vital penghubung wilayah pesisir selatan Sukabumi itu sebelumnya mengalami kerusakan berat di banyak titik. Lubang menganga, aspal terkelupas, dan permukaan jalan bergelombang kerap memicu kecelakaan, terutama bagi pengendara sepeda motor.
Tak sedikit warganet yang mengunggah kondisi jalan tersebut, disertai keluhan dan kritik tajam. Tekanan publik itulah yang kemudian mendorong percepatan penanganan di lapangan.
Rusak Parah dan Membahayakan Pengendara
Pantauan di lapangan menunjukkan kerusakan jalan hampir merata di sejumlah segmen. Saat hujan, lubang tertutup genangan air sehingga menyulitkan pengendara membedakan permukaan jalan yang aman dilintasi.
Sejumlah warga mengaku trauma melintas di jalur tersebut, terutama pada malam hari. Beberapa pengendara roda dua bahkan harus rela terjatuh akibat roda terperosok lubang.
“Kalau malam bahaya sekali, lubangnya nggak kelihatan. Sudah sering motor jatuh,” kata salah seorang warga setempat.
Kondisi ini dinilai tidak sebanding dengan status jalan nasional yang seharusnya memiliki standar keselamatan tinggi, mengingat fungsinya sebagai jalur utama distribusi dan mobilitas masyarakat.
Dikebut Jelang Musim Mudik
Dinas Pekerjaan Umum (PU) melalui unit pelaksana teknisnya mulai melakukan penanganan darurat hingga perbaikan permanen. Perbaikan ini tidak hanya didorong oleh keluhan masyarakat, tetapi juga untuk mengantisipasi lonjakan arus lalu lintas menjelang musim mudik Lebaran.
Pengawas Lapangan, Adri, menjelaskan bahwa pengerjaan sebenarnya telah dimulai sejak awal Januari 2026. Namun, intensitas perbaikan kini ditingkatkan untuk mengejar target keselamatan.
“Perbaikan sudah berjalan sejak awal Januari. Fokus kami di titik-titik krusial yang rusaknya berat, karena jalur ini akses utama,” ujar Adri saat ditemui di lokasi.
Ia menambahkan, cakupan pemeliharaan meliputi ruas Cibareno, Bagbagan, hingga arah Jampang Surade, yang selama ini menjadi jalur favorit masyarakat menuju Palabuhanratu.
Warga Apresiasi, Tapi Ingatkan Jangan Tunggu Viral
Langkah cepat pemerintah mendapat respons positif dari warga. Asep Mubarak (50), pengguna jalan yang hampir setiap hari melintas, mengaku lega melihat perbaikan mulai dilakukan.
“Kami berterima kasih jalan ini akhirnya diperbaiki. Harapannya jangan cuma di sini, tapi semua jalur ke Palabuhanratu bisa mulus,” ujarnya, Sabtu (31/1/2026).
Namun, Asep juga menyampaikan kritik agar pemerintah lebih responsif tanpa harus menunggu jalan rusak viral di media sosial.
“Jangan sampai nunggu viral dulu baru dibetulkan. Keselamatan warga itu taruhannya,” katanya.
Pantauan di lapangan, sejumlah alat berat dan petugas terlihat melakukan pengaspalan ulang di titik-titik berlubang. Meski demikian, pengendara diimbau tetap berhati-hati selama proses pengerjaan berlangsung.
Dengan dikebutnya perbaikan Jalan Nasional Bagbagan–Palabuhanratu, masyarakat berharap jalur tersebut benar-benar kembali aman dan nyaman dilalui, terutama menjelang meningkatnya mobilitas warga di musim mudik mendatang. (KH)
- Penulis: KangHasan
