Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kupas » Wow! 351 Aset Pemkot Sukabumi Tak Diketahui Keberadaannya

Wow! 351 Aset Pemkot Sukabumi Tak Diketahui Keberadaannya

  • account_circle Admin Wartaloka
  • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
  • visibility 169
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

wartaloka.com, KUPAS. Ratusan aset milik Pemerintah Kota Sukabumi tercatat dalam pembukuan daerah, namun keberadaannya tidak dapat diyakini saat dilakukan pemeriksaan. Berdasarkan data auditor negara dalam pemeriksaan tahun 2024, sedikitnya 351 unit aset berupa kendaraan dinas dan perangkat teknologi informasi tercatat tidak diketahui keberadaannya.

Aset-aset tersebut mencakup sepeda motor dan kendaraan operasional, serta perangkat kerja aparatur seperti laptop, PC, notebook, tablet, dan perangkat sejenisnya. Total nilai perolehan aset mencapai sekitar Rp3,6 miliar. Pemeriksaan dilakukan tidak hanya berbasis dokumen, tetapi juga melalui uji fisik secara sampling untuk memastikan keberadaan barang yang tercatat.

Dalam catatan pemeriksaan, auditor negara menyebutkan bahwa konfirmasi telah dilakukan kepada perangkat daerah terkait. Namun hingga proses pemeriksaan berakhir, belum diperoleh penjelasan maupun bukti fisik yang dapat memastikan keberadaan ratusan aset tersebut. Kondisi ini membuat auditor menyimpulkan bahwa keberadaan aset belum dapat diyakini.

Temuan ini menjadi perhatian karena aset yang dimaksud merupakan alat kerja utama aparatur, bukan barang yang bersifat pelengkap. Di tengah tuntutan pelayanan publik yang efektif, ketidakjelasan keberadaan perangkat kerja tersebut menimbulkan pertanyaan serius mengenai pengelolaan dan pengamanan aset daerah.

Tidak Sesuai Ketentuan Pengelolaan Aset

Auditor negara menilai kondisi tersebut tidak sejalan dengan ketentuan pengelolaan keuangan dan barang milik daerah. Regulasi mewajibkan setiap pengguna barang untuk mengelola, mencatat, dan mengamankan aset yang berada dalam penguasaannya, agar dapat dipertanggungjawabkan secara administrasi maupun fisik.

Dalam pemeriksaan, auditor juga menyoroti bahwa data aset belum sepenuhnya berfungsi sebagai alat pengendalian. Hal ini tercermin dari fakta bahwa ratusan aset masih tercatat dalam daftar inventaris, bahkan sebagian besar dicatat dalam kondisi “baik”, namun tidak dapat ditunjukkan saat diminta pembuktian fisik.

Dari sisi tata kelola, kondisi tersebut menunjukkan adanya kelemahan pengawasan dan pengendalian aset, serta kurang optimalnya proses inventarisasi. Auditor negara menilai pencatatan yang tidak disertai kepastian fisik berisiko menurunkan kualitas pengelolaan keuangan daerah dan mengaburkan tanggung jawab atas aset publik.

Pemeriksaan juga menegaskan bahwa aset yang dicatat sebagai aset tetap seharusnya benar-benar ada dan dikuasai. Jika tidak, maka pencatatan tersebut berpotensi menimbulkan ketidaksesuaian dalam penyajian laporan keuangan dan melemahkan fungsi akuntabilitas.

Tanggung Jawab Struktural dan Tenggat Tindak Lanjut

Auditor tidak menyebutkan individu tertentu, namun menempatkan tanggung jawab secara struktural pada pengelola barang daerah dan jajaran perangkat daerah yang menguasai aset. Dalam catatannya, auditor menyebut pengawasan belum optimal, koordinasi inventarisasi belum efektif, serta pencatatan dan pengamanan aset masih perlu dibenahi.

Atas kondisi tersebut, auditor negara merekomendasikan agar pemerintah daerah menelusuri dan melaporkan keberadaan 351 aset yang tidak diketahui tersebut. Selain itu, penguatan sistem pengendalian, pembaruan data inventaris, dan peningkatan ketertiban administrasi aset juga menjadi bagian dari rekomendasi yang harus ditindaklanjuti.

Pemerintah Kota Sukabumi, melalui jajaran terkait, menyatakan sependapat dengan hasil pemeriksaan auditor negara dan berkomitmen melakukan perbaikan pengelolaan aset. Auditor memberikan batas waktu 60 hari sejak hasil pemeriksaan diterima untuk menindaklanjuti seluruh rekomendasi yang disampaikan.

Temuan ini menjadi pengingat penting bahwa aset daerah bukan sekadar angka dalam laporan, melainkan barang publik yang harus ada, terjaga, dan dapat dipertanggungjawabkan. Publik kini menanti, apakah penelusuran tersebut mampu menjawab pertanyaan paling mendasar: di mana sebenarnya aset-aset yang dibeli dengan uang rakyat itu berada. (AR)

  • Penulis: Admin Wartaloka

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemerintah Siapkan Skema Pendanaan Non-APBN untuk Program MBG di Wilayah 3T

    Pemerintah Siapkan Skema Pendanaan Non-APBN untuk Program MBG di Wilayah 3T

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Pemerintah menyiapkan skema pendanaan non-APBN untuk Program Makan Bergizi Gratis di wilayah 3T melalui investor, CSR BUMN dan swasta, serta peluang hibah luar negeri.

  • truk tabrak gerobak mie ayam di sukabumi

    Diduga Rem Blong, Truk Tabrak Gerobak Mie Ayam di Sukabumi

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • account_circle Admin Wartaloka
    • visibility 135
    • 0Komentar

    wartaloka.com, PERISTIWA. Kecelakaan truk di Sukabumi kembali terjadi. Sebuah kendaraan jenis Dum truk bermuatan tanah menabrak lapak pedagang mie di kawasan Leuwigoong, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Selasa (4/11/2025) sekitar pukul 14.20 WIB. Insiden itu menyebabkan dua pedagang mie mengalami luka-luka cukup serius. Keduanya langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan medis. Beruntung, tidak […]

  • Idul Fitri 1447 Hijriah: Kemenangan Sejati Bukan Soal Kemewahan

    Idul Fitri 1447 Hijriah: Kemenangan Sejati Bukan Soal Kemewahan

    • calendar_month Sabtu, 21 Mar 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Wartaloka, OPINI – Selamat merayakan Idul Fitri 1447 Hijriah. Setelah sebulan penuh menjalani tempaan spiritual di bulan Ramadan, umat Muslim akhirnya tiba pada sebuah titik yang disebut sebagai kemenangan. Namun, kemenangan ini bukan sekadar perayaan seremonial atau tradisi tahunan. Lebih dari itu, Idul Fitri adalah refleksi dari perjalanan batin yang sarat makna. Ramadan telah mengajarkan […]

  • Gerakan Pangan Murah Kabupaten Bogor Sukses Distribusi ribuan Ton Pangan

    Gerakan Pangan Murah Kabupaten Bogor Sukses Distribusi ribuan Ton Pangan

    • calendar_month Kamis, 1 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA BOGOR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor berhasil melaksanakan Gerakan Pangan Murah (GPM) Istimewa 2025 secara menyeluruh di seluruh wilayah Kabupaten Bogor. Program ini menjadi salah satu langkah strategis Pemkab Bogor dalam menjaga stabilitas harga pangan sekaligus meningkatkan daya beli masyarakat di tengah dinamika ekonomi sepanjang tahun 2025. Sepanjang pelaksanaannya, GPM Istimewa 2025 telah […]

  • Perayaan Cap Go Meh di Ciamis Berlangsung Khidmat

    Perayaan Cap Go Meh di Ciamis Berlangsung Khidmat

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA CIAMIS – Pesan Toleransi Menguat Perayaan Cap Go Meh di Kelenteng Hok Tek Bio berlangsung khidmat dan penuh warna. Ratusan umat dan warga sekitar memadati halaman kelenteng yang berada di pusat Kota Ciamis itu untuk mengikuti rangkaian ibadah dan tradisi budaya yang menjadi penutup perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili. Sejak pagi, suasana […]

  • Raffi Ahmad Bantah Isu Impor Ribuan iPhone Ilegal di Hadapan Dedi Mulyadi: “Itu 100 Persen Hoaks”

    Raffi Ahmad Bantah Isu Impor Ribuan iPhone Ilegal di Hadapan Dedi Mulyadi: “Itu 100 Persen Hoaks”

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Raffi Ahmad membantah tuduhan impor ribuan iPhone dan laptop ilegal. Klarifikasi disampaikan di hadapan Dedi Mulyadi.

expand_less