Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Pemprov Jabar Keluarkan Peringatan Dini DBD, Warga Diminta Waspada

Pemprov Jabar Keluarkan Peringatan Dini DBD, Warga Diminta Waspada

  • account_circle KangHasan
  • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
  • visibility 227
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Wartaloka, BERITA JAWA BARATPemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) kembali mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi lonjakan kasus dan pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD). Peringatan ini disampaikan melalui akun Instagram resmi Humas Jabar sebagai respons terhadap kondisi musim hujan yang masih berlangsung di sejumlah wilayah.

DBD merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus dengue dan ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Nyamuk ini dikenal mudah berkembang biak di lingkungan lembap dan genangan air yang kerap muncul saat curah hujan tinggi. Kondisi tersebut menjadikan kawasan permukiman padat sebagai wilayah yang rentan terhadap penyebaran DBD.

Pemprov Jabar menilai bahwa kewaspadaan masyarakat menjadi faktor penentu dalam menekan risiko penularan, terutama di tengah perubahan cuaca yang tidak menentu.

Gejala Awal Jangan Dianggap Sepele

Pemprov Jabar mengimbau masyarakat agar tidak mengabaikan gejala awal DBD, khususnya demam tinggi yang tidak kunjung turun. Warga diminta segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan apabila mengalami tanda-tanda yang mengarah pada DBD.

Sejumlah gejala umum yang perlu diwaspadai antara lain demam tinggi secara mendadak, tubuh terasa sangat lemas, mual dan muntah, nyeri perut berlebihan, hingga tanda-tanda perdarahan. Perdarahan dapat muncul secara kasat mata seperti mimisan atau gusi berdarah, maupun tidak terlihat secara langsung.

Pemerintah menekankan bahwa keterlambatan penanganan dapat meningkatkan risiko komplikasi serius, sehingga deteksi dan penanganan dini menjadi langkah krusial untuk menekan angka kesakitan dan kematian akibat DBD.

Gerakan 3M Plus Ditekankan Kembali

Untuk mencegah penyebaran DBD, Pemprov Jabar kembali mengajak masyarakat menerapkan gerakan 3M Plus secara konsisten. Gerakan ini dinilai sebagai langkah paling efektif dan mudah dilakukan oleh warga di lingkungan masing-masing.

Gerakan 3M meliputi menguras dan menyikat tempat penampungan air secara rutin, menutup rapat wadah penyimpanan air, serta membasmi jentik nyamuk yang berkembang di sekitar rumah. Langkah ini bertujuan memutus siklus hidup nyamuk Aedes aegypti sebelum berkembang menjadi dewasa.

Sementara itu, unsur “Plus” mencakup berbagai upaya tambahan untuk mengurangi risiko gigitan nyamuk, seperti menggunakan kelambu saat tidur, memakai lotion atau semprotan anti nyamuk, menanam tanaman pengusir nyamuk, serta memelihara ikan pemakan jentik di kolam atau bak air.

Lingkungan Bersih Jadi Kunci Pencegahan

Pemprov Jabar juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sebagai benteng utama pencegahan DBD. Tumpukan sampah, barang bekas yang dapat menampung air hujan, serta saluran air yang tersumbat menjadi lokasi favorit bagi nyamuk untuk berkembang biak.

Selain itu, tindakan fogging disebut hanya sebagai langkah pendukung dan bukan solusi utama. Fogging dilakukan bila ditemukan kasus DBD di suatu wilayah dan harus dibarengi dengan pemberantasan sarang nyamuk agar hasilnya efektif.

Melalui peringatan ini, Pemprov Jabar berharap kesadaran kolektif masyarakat dapat terus ditingkatkan. Pencegahan DBD tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan peran aktif seluruh warga.

“DBD bisa dicegah jika masyarakat disiplin menjaga kebersihan lingkungan dan menerapkan 3M Plus secara konsisten,” demikian pesan yang disampaikan Pemprov Jabar.

Dengan kewaspadaan bersama, pemerintah optimistis risiko lonjakan kasus DBD dapat ditekan, sehingga kesehatan masyarakat Jawa Barat tetap terjaga sepanjang musim hujan. (KH)

  • Penulis: KangHasan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Transparansi anggaran Perwaskim Tasikmalaya - wartaloka

    Perwaskim Tasikmalaya Disorot, Transparansi Data Belanja Dipertanyakan

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 250
    • 0Komentar

    Transparansi anggaran Perwaskim Tasikmalaya dipertanyakan setelah jawaban soal data belanja dinilai belum substansial.

  • Bayi di Pos Kamling Warungkiara

    Tangis Bayi di Pos Kamling Warungkiara Gegerkan Warga

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle Admin Wartaloka
    • visibility 203
    • 0Komentar

    wartaloka.com, BERITA. Keheningan petang di Kampung Babakan, Desa Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, mendadak pecah oleh suara tangisan bayi pada Minggu (16/11/2025). Warga setempat digemparkan oleh penemuan seorang bayi perempuan dalam kondisi hidup, tergeletak sendirian di sebuah pos kamling yang sepi. Di samping bayi mungil yang masih merah itu, ditemukan sepucuk surat tulisan tangan yang mengoyak hati, […]

  • Kecelakaan Kereta Api di Bekasi Timur, Puluhan Korban Dievakuasi

    Kecelakaan Kereta Api di Bekasi Timur, Puluhan Korban Dievakuasi

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 365
    • 0Komentar

    Kecelakaan kereta api di Bekasi Timur libatkan KRL dan KA Argo Bromo, 38 korban luka dievakuasi.

  • Cikurubuk Jangan Dibiarkan Redup

    Cikurubuk Jangan Dibiarkan Redup

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 263
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA TASIKMALAYA – Fajar baru saja merekah di ufuk timur ketika denyut kehidupan mulai terasa di Pasar Cikurubuk. Kesegaran udara pagi serta hawa dingin belum sepenuhnya sirna, namun langkah para pedagang sudah terdengar menapak di lorong-lorong sempit yang sejak puluhan tahun menjadi saksi perputaran ekonomi rakyat. Di sinilah wajah asli perdagangan tradisional Kota Tasikmalaya […]

  • sampah-dadaha-tasikmalaya-dlh-bersihkan

    Sampah Dadaha Dibersihkan Semalaman, DLH Tasikmalaya Siap Bergerak ke Cikurubuk

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 216
    • 0Komentar

    DLH Kota Tasikmalaya bekerja hingga malam membersihkan tumpukan sampah di TPS 3R Dadaha. Setelah tuntas, fokus bergeser ke Pasar Cikurubuk.

  • Santunan di Masjid Rahmatullah Panglayungan Sambut Ramadhan 1447 H

    Santunan di Masjid Rahmatullah Panglayungan Sambut Ramadhan 1447 H

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 216
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA TASIKMALAYA – Kegiatan santunan di Masjid Rahmatullah,Perum Bumi Resik Panglayungan Kota Tasikmalaya kembali digelar sebagai agenda rutin tahunan dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah. Acara yang berlangsung khidmat ini menjadi momentum mempererat silaturahmi antara warga Perum BRP dan masyarakat sekitar, sekaligus wujud nyata kepedulian sosial menjelang bulan penuh berkah.Kegiatan dibuka dengan […]

expand_less