Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Pemprov Jabar Keluarkan Peringatan Dini DBD, Warga Diminta Waspada

Pemprov Jabar Keluarkan Peringatan Dini DBD, Warga Diminta Waspada

  • account_circle KangHasan
  • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
  • visibility 142
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Wartaloka, BERITA JAWA BARATPemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) kembali mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi lonjakan kasus dan pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD). Peringatan ini disampaikan melalui akun Instagram resmi Humas Jabar sebagai respons terhadap kondisi musim hujan yang masih berlangsung di sejumlah wilayah.

DBD merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus dengue dan ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Nyamuk ini dikenal mudah berkembang biak di lingkungan lembap dan genangan air yang kerap muncul saat curah hujan tinggi. Kondisi tersebut menjadikan kawasan permukiman padat sebagai wilayah yang rentan terhadap penyebaran DBD.

Pemprov Jabar menilai bahwa kewaspadaan masyarakat menjadi faktor penentu dalam menekan risiko penularan, terutama di tengah perubahan cuaca yang tidak menentu.

Gejala Awal Jangan Dianggap Sepele

Pemprov Jabar mengimbau masyarakat agar tidak mengabaikan gejala awal DBD, khususnya demam tinggi yang tidak kunjung turun. Warga diminta segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan apabila mengalami tanda-tanda yang mengarah pada DBD.

Sejumlah gejala umum yang perlu diwaspadai antara lain demam tinggi secara mendadak, tubuh terasa sangat lemas, mual dan muntah, nyeri perut berlebihan, hingga tanda-tanda perdarahan. Perdarahan dapat muncul secara kasat mata seperti mimisan atau gusi berdarah, maupun tidak terlihat secara langsung.

Pemerintah menekankan bahwa keterlambatan penanganan dapat meningkatkan risiko komplikasi serius, sehingga deteksi dan penanganan dini menjadi langkah krusial untuk menekan angka kesakitan dan kematian akibat DBD.

Gerakan 3M Plus Ditekankan Kembali

Untuk mencegah penyebaran DBD, Pemprov Jabar kembali mengajak masyarakat menerapkan gerakan 3M Plus secara konsisten. Gerakan ini dinilai sebagai langkah paling efektif dan mudah dilakukan oleh warga di lingkungan masing-masing.

Gerakan 3M meliputi menguras dan menyikat tempat penampungan air secara rutin, menutup rapat wadah penyimpanan air, serta membasmi jentik nyamuk yang berkembang di sekitar rumah. Langkah ini bertujuan memutus siklus hidup nyamuk Aedes aegypti sebelum berkembang menjadi dewasa.

Sementara itu, unsur “Plus” mencakup berbagai upaya tambahan untuk mengurangi risiko gigitan nyamuk, seperti menggunakan kelambu saat tidur, memakai lotion atau semprotan anti nyamuk, menanam tanaman pengusir nyamuk, serta memelihara ikan pemakan jentik di kolam atau bak air.

Lingkungan Bersih Jadi Kunci Pencegahan

Pemprov Jabar juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sebagai benteng utama pencegahan DBD. Tumpukan sampah, barang bekas yang dapat menampung air hujan, serta saluran air yang tersumbat menjadi lokasi favorit bagi nyamuk untuk berkembang biak.

Selain itu, tindakan fogging disebut hanya sebagai langkah pendukung dan bukan solusi utama. Fogging dilakukan bila ditemukan kasus DBD di suatu wilayah dan harus dibarengi dengan pemberantasan sarang nyamuk agar hasilnya efektif.

Melalui peringatan ini, Pemprov Jabar berharap kesadaran kolektif masyarakat dapat terus ditingkatkan. Pencegahan DBD tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan peran aktif seluruh warga.

“DBD bisa dicegah jika masyarakat disiplin menjaga kebersihan lingkungan dan menerapkan 3M Plus secara konsisten,” demikian pesan yang disampaikan Pemprov Jabar.

Dengan kewaspadaan bersama, pemerintah optimistis risiko lonjakan kasus DBD dapat ditekan, sehingga kesehatan masyarakat Jawa Barat tetap terjaga sepanjang musim hujan. (KH)

  • Penulis: KangHasan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ranking 2, Tapi Mengemis di Malam Hari?

    Ranking 2, Tapi Mengemis di Malam Hari?

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA TASIKMALAYA – Malam di pusat Kota Tasikmalaya tak pernah benar-benar sepi. Lampu rumah makan menyala terang, bahkan sebuah Masjid yang berdiri megah disana masih belum surut kegiatannya setelah Sholat Tarawih malam itu. Namun di antara gemerlap dan riuh rendah kesibukan itu, berdiri seorang anak perempuan berhijab. Namanya Nisa. Siang hari ia duduk di […]

  • Sahur on the Road Dilarang di Bandung, Ini Alasannya

    Sahur on the Road Dilarang di Bandung, Ini Alasannya

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA BANDUNG – Menjelang bulan suci Ramadhan 1447 H, suasana Kota Bandung diharapkan tetap aman, nyaman, dan penuh kekhusyukan. Namun, satu kebijakan tegas kembali ditegaskan oleh Polrestabes Bandung: pelarangan Sahur on the road (SOTR) dan aksi balap liar di seluruh wilayah Kota Bandung. Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol. Budi Sartono, menyampaikan bahwa keputusan ini bukan […]

  • Terminal Bis Pindah ke Leuwipanjang, Bus dan Elf Masih Boleh Turunkan Penumpang di Cicaheum

    Terminal Bis Pindah ke Leuwipanjang, Bus dan Elf Masih Boleh Turunkan Penumpang di Cicaheum

    • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Terminal bis pindah ke Leuwipanjang. Bus AKAP, AKDP dan elf masih boleh turunkan penumpang di Cicaheum

  • putr kota tasikmalaya

    Spanduk Dukungan untuk Kejati Jabar Beredar, Dinas PUTR Tasikmalaya Jadi Sorotan

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle Admin Wartaloka
    • visibility 152
    • 0Komentar

    wartaloka.com, BERITA. Sebuah foto memperlihatkan dua orang yang membentangkan spanduk dukungan kepada Kejaksaan Tinggi Jawa Barat (Kejati Jabar) tengah beredar luas di platform WhatsApp pada Selasa (11/11/2025). Gambar tersebut diterima oleh redaksi Lintas Priangan tanpa disertai pesan, keterangan, maupun identitas pengirimnya. Saat redaksi mencoba meminta klarifikasi lebih lanjut, nomor pengirim justru memilih diam dan tidak […]

  • Tuntutan Pedagang Pasar Cikurubuk: Dorong Penataan Profesional dan Iklim Usaha Sehat

    Tuntutan Pedagang Pasar Cikurubuk: Dorong Penataan Profesional dan Iklim Usaha Sehat

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA TASIKMALAYA – – Upaya mendorong penataan Pasar Tradisional Cikurubuk yang lebih profesional kini memasuki tahap formal. Melalui surat resmi kepada Pemerintah Kota Tasikmalaya, tuntutan pedagang Pasar Cikurubuk diarahkan bukan sekadar pada kritik, tetapi pada perbaikan sistem agar pasar rakyat dapat tumbuh sehat dan berkelanjutan. Perkumpulan Himpunan Pedagang Pasar Tasikmalaya (HIPPATAS) melayangkan surat bernomor […]

  • Indonesia dalam Kepungan Mafia Judol Internasional: Mengapa Susah Diberantas dan Apa Solusi Hakikinya?

    Indonesia dalam Kepungan Mafia Judol Internasional: Mengapa Susah Diberantas dan Apa Solusi Hakikinya?

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Indonesia dinilai jadi target mafia judol internasional. Mengapa judi online sulit diberantas? Simak akar masalah dan solusi sistemisnya.

expand_less