Dinkes Kota Sukabumi Serahkan Alat Kebersihan untuk 50 UMKM
- account_circle Admin Wartaloka
- calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
- visibility 73
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
wartaloka.com, LIPUTAN. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Sukabumi menggelar kegiatan Rapat Koordinasi Pelaksanaan Survei PIRT bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) produk pangan industri rumah tangga (IRTP), Selasa (28/10/2025). Kegiatan berlangsung di Ruang Pertemuan Lantai Atas Kantor Dinas Kesehatan Kota Sukabumi dan dihadiri puluhan pelaku UMKM yang bergerak di bidang pangan olahan.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari langkah pemerintah daerah untuk memperkuat penerapan Cara Produksi Pangan yang Baik (CPPB), serta memastikan seluruh produk pangan rumahan yang beredar di masyarakat memenuhi standar higienitas dan keamanan.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, Ida Halimah, S.K.M., M.Si., menjelaskan bahwa pelaksanaan koordinasi survei PIRT merupakan bagian dari pembinaan berkelanjutan terhadap pelaku UMKM pangan di daerah.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan bahwa setiap produk pangan yang diproduksi oleh pelaku UMKM di Kota Sukabumi tidak hanya lezat, tetapi juga aman dikonsumsi. PIRT bukan hanya izin, tetapi juga komitmen terhadap mutu dan keamanan pangan,” ujar Ida Halimah dalam sambutannya.
Ida menambahkan, pelatihan dan survei PIRT menjadi dasar penting dalam mendukung peningkatan daya saing produk lokal. Dengan cara produksi yang baik, pelaku usaha akan lebih mudah menembus pasar yang lebih luas, baik di tingkat regional maupun nasional.
Selain rapat koordinasi, kegiatan juga diisi dengan penyerahan bantuan perlengkapan alat kebersihan kepada 50 pelaku UMKM yang telah memperoleh sertifikat PIRT. Bantuan ini diberikan sebagai bentuk dukungan nyata dari pemerintah daerah agar pelaku usaha mampu menjaga kebersihan dan kualitas proses produksi.
Perlengkapan yang dibagikan meliputi appron, mittens, tong sampah, sarung tangan dan masker. Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Kepala Dinas Kesehatan kepada perwakilan pelaku UMKM.
Salah satu penerima bantuan, Muhammad Sholahudin Ayyub, yang mewakili pelaku UMKM penerima sertifikat PIRT, menyampaikan apresiasinya kepada Dinas Kesehatan Kota Sukabumi atas perhatian dan pembinaan yang diberikan.
“Kami sangat berterima kasih kepada Dinas Kesehatan yang terus mendampingi pelaku UMKM seperti kami. Bantuan alat kebersihan ini sangat bermanfaat untuk menjaga kualitas produksi agar tetap higienis dan sesuai standar,” ujarnya.
Ayyub menambahkan, pembinaan dari pemerintah bukan hanya memberi dorongan semangat, tetapi juga membuka wawasan tentang pentingnya menjaga kepercayaan konsumen. “Dengan PIRT, kami merasa lebih percaya diri memasarkan produk. Sekarang, dengan alat kebersihan baru, kami jadi lebih siap memastikan produk yang kami jual aman dan terjaga mutunya,” katanya.
Sebelumnya, sebanyak 50 UMKM di Kota Sukabumi telah memperoleh sertifikat legalitas usaha sebagaimana diberitakan oleh Wartaloka.com. Sertifikat tersebut menunjukkan bahwa mereka telah memenuhi standar produksi pangan yang baik dan berhak mencantumkan nomor PIRT dalam label produknya.
Langkah ini menjadi bukti keseriusan pemerintah daerah dalam memperkuat ekosistem UMKM pangan. Kolaborasi antara pembinaan, sertifikasi, dan fasilitasi sarana produksi menjadi strategi terpadu untuk mendorong UMKM “naik kelas”.
Dinas Kesehatan Kota Sukabumi berharap, melalui pelaksanaan survei dan pembinaan rutin, pelaku UMKM mampu mempertahankan standar kebersihan serta meningkatkan kualitas produk secara berkelanjutan. “Jika keamanan dan kebersihan terjaga, maka kepercayaan konsumen akan tumbuh, dan itu adalah modal terbesar untuk keberlanjutan usaha,” kata Ida Halimah.
Kegiatan koordinasi survei PIRT dan penyerahan alat kebersihan ini merupakan acara penutup rangkaian program binaan PIRT tahun ini. (DH)
- Penulis: Admin Wartaloka

Saat ini belum ada komentar