Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kupas » Aset Pemkot Sukabumi yang Relatif Baru, Ikut Tak Terlacak

Aset Pemkot Sukabumi yang Relatif Baru, Ikut Tak Terlacak

  • account_circle Admin Wartaloka
  • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
  • visibility 11
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

wartaloka.com, KUPAS. Persoalan ratusan aset Pemkot Sukabumi yang tidak diketahui keberadaannya ternyata tidak berhenti pada barang lama. Data auditor negara menunjukkan, di antara 351 unit aset yang keberadaannya belum dapat diyakini, terdapat perangkat kerja yang relatif baru, termasuk yang diperoleh dalam beberapa tahun terakhir.

Temuan ini penting karena mematahkan anggapan bahwa ketidakjelasan aset semata-mata disebabkan usia barang. Dalam daftar inventaris yang diperiksa, tercantum laptop, PC, notebook, hingga tablet dengan tahun perolehan yang beragam—dari satu dekade lalu hingga periode 2019–2023. Artinya, sebagian aset masih tergolong produktif secara usia, bahkan seharusnya masih aktif mendukung kerja aparatur.

Pemeriksaan auditor negara dilakukan melalui uji fisik secara sampling, tidak hanya menelusuri kelengkapan dokumen. Hasilnya, sejumlah aset yang secara administrasi masih tercatat aktif dan berstatus “baik” tidak dapat ditunjukkan keberadaannya saat diminta pembuktian fisik. Kondisi ini memperluas spektrum masalah: dari sekadar inventaris lama menuju pengamanan aset baru.

Rentang Tahun Perolehan Bikin Argumen “Usang” Gugur

Bila ditelusuri dari tahun perolehan, aset yang tak terlacak tersebar di beberapa fase. Ada kelompok aset lama—terutama kendaraan operasional—namun terdapat pula gelombang pengadaan perangkat TIK pada rentang 2010–2017. Yang paling menyita perhatian, aset hasil pengadaan setelah 2019 juga masuk dalam daftar yang keberadaannya belum dapat diyakini.

Perangkat-perangkat inventaris Pemkot Tasikmalaya ini meliputi laptop dengan spesifikasi menengah hingga tinggi, PC rakitan dan workstation, serta tablet yang lazim digunakan untuk mobilitas kerja. Pada masa kerja yang makin digital, perangkat tersebut seharusnya melekat pada aktivitas perencanaan, pengelolaan data, hingga pelayanan publik. Ketika aset baru ikut tak terlacak, pertanyaan yang muncul bukan lagi soal usia, melainkan mekanisme pengamanan dan pengendalian.

Data auditor negara juga menunjukkan cara perolehan yang beragam. Mayoritas berasal dari pengadaan, sebagian dari pembelian, dan ada pula yang diperoleh melalui hibah. Apa pun jalurnya, statusnya tetap Barang Milik Daerah. Dengan demikian, kewajiban pencatatan, pengamanan, dan penguasaan fisik tidak berubah.

Fakta bahwa aset baru ikut masuk daftar ini membuat isu pengelolaan aset semakin relevan. Bukan hanya nilai ekonominya yang dipertaruhkan, tetapi juga keberlanjutan kerja organisasi. Perangkat baru yang tak terlacak berarti potensi pemborosan anggaran sekaligus celah risiko—mulai dari gangguan kerja hingga keamanan data.

Buruknya Tata Kelola Aset Daerah

Auditor negara menilai kondisi tersebut mencerminkan belum optimalnya pengendalian aset, termasuk dalam proses inventarisasi dan pengawasan melekat. Ketika aset baru pun tidak dapat dipastikan keberadaannya, fungsi daftar inventaris sebagai alat kendali menjadi lemah. Daftar ada, nilai tercatat, namun kepastian fisik tertinggal.

Rekomendasi auditor negara menekankan perlunya penelusuran menyeluruh terhadap seluruh aset yang belum dapat diyakini, disertai pembenahan sistem agar kejadian serupa tidak terulang. Penelusuran ini tidak hanya soal menemukan barang, tetapi juga memastikan alur serah-terima, penempatan, dan tanggung jawab berjalan jelas—terutama untuk aset hasil pengadaan terbaru.

Bagi publik, temuan ini menghadirkan ukuran yang lebih adil dalam menilai persoalan. Jika aset lama bisa “hilang” karena usia, maka aset baru seharusnya mudah ditelusuri. Ketika kenyataannya tidak demikian, tata kelola menjadi kata kunci yang perlu dibenahi.

Dengan tenggat tindak lanjut yang telah ditetapkan auditor negara, perhatian kini tertuju pada langkah konkret pemerintah daerah. Apakah penelusuran mampu memastikan keberadaan aset-aset baru itu, atau justru membuka babak pertanyaan lanjutan tentang bagaimana aset publik dijaga sejak hari pertama dibeli. Di situlah, kualitas pengelolaan diuji—bukan oleh usia barang, melainkan oleh sistem yang mengawalnya. (AR)

  • Penulis: Admin Wartaloka

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penganiayaan Wartawan di Tasikmalaya: Solidaritas Media Bukan Sekadar Simbol

    Penganiayaan Wartawan di Tasikmalaya: Solidaritas Media Bukan Sekadar Simbol

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 6
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA TASIKMALAYA – Kasus penganiayaan wartawan di Tasikmalaya kini menjadi sorotan serius publik. Dugaan kekerasan yang dilakukan oleh oknum Ketua Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) terhadap seorang jurnalis tidak lagi dipandang sebagai insiden personal. Ini adalah ujian nyata terhadap kebebasan pers di tingkat lokal. Peristiwa itu terjadi ketika wartawan korban mendatangi terduga pelaku untuk […]

  • Sayap bangkai pesawat menimpa rumah warga

    Puting Beliung di Kemang Bogor Terbangkan Sayap Bangkai Pesawat, puluhan Rumah Warga Rusak.

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle KangHasan
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Wartaloka. Berita Bogor – Peristiwa puting beliung di Kemang, Bogor, Jawa Barat, menghebohkan warga pada Senin (29/12/2025) siang. Angin kencang yang datang secara tiba-tiba itu bukan hanya merusak puluhan bangunan, tetapi juga menerbangkan sayap pesawat bekas dari lokasi penampungan atau yang dikenal sebagai kuburan pesawat, hingga menimpa rumah warga. Puting beliung tersebut terjadi di Desa […]

  • Aktivitas Geng Motor Masih Marak di Jawa Barat, Ini Penjelasan Kapolda

    Aktivitas Geng Motor Masih Marak di Jawa Barat, Ini Penjelasan Kapolda

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 5
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA BANDUNG – Kapolda Jawa Barat Rudi Setiawan mengungkapkan bahwa aktivitas geng motor di wilayah Jawa Barat bukan persoalan baru. Fenomena ini, menurutnya, telah berlangsung menahun dan berulang dari tahun ke tahun dengan pola yang nyaris sama. Faktor ekonomi disebut menjadi salah satu pemicu utama yang membuat aksi geng motor terus muncul di berbagai […]

  • swakka sawala wartawan dan konten kreator aspiratif

    SWAKKA: Komunitas Baru bagi Wartawan dan Konten Kreator

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • account_circle Admin Wartaloka
    • visibility 7
    • 0Komentar

    wartaloka.com, EDITORIAL. Sebuah komunitas baru bernama SWAKKA disepakati untuk berdiri oleh perwakilan sejumlah media di wilayah Priangan Timur. Kesepakatan tersebut lahir setelah diskusi panjang selama hampir empat jam, Rabu (5/11/2025), di Kota Tasikmalaya. SWAKKA merupakan singkatan dari Sawala Wartawan dan Konten Kreator Aspiratif. Kata Sawala diambil dari bahasa Sunda yang berarti musyawarah atau ruang bertukar […]

  • Pemkab Bandung Barat Siapkan Relokasi Warga Terdampak Longsor Pasirlangu

    Pemkab Bandung Barat Siapkan Relokasi Warga Terdampak Longsor Pasirlangu

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA BANDUNG BARAT – Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB) mulai melakukan persiapan relokasi bagi warga terdampak bencana tanah longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua. Langkah ini dilakukan sebagai upaya mitigasi lanjutan untuk mencegah jatuhnya korban jiwa serta meminimalkan risiko bencana susulan, mengingat kondisi geografis wilayah tersebut masih dinilai rawan. Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie […]

  • Tabrak Lari Maut di Cikukulu, Remaja 15 Tahun Tewas di Jalan

    Tabrak Lari Maut di Cikukulu, Remaja 15 Tahun Tewas di Jalan

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA SUKABUMI – Berita duka kembali mewarnai akhir pekan ini di Sukabumi, sebuah insiden kecelakaan terjadi di Cikukulu Sukabumi . Aksi tabrak lari melibatkan sebuah truk tronton yang menabrak seorang anak sampai kehilangan nyawa di jalan raya, pelaku melarikan diri dan meninggalkan korban dan keluarganya dalam kepedihan. Warga sekitar yang berada di sekitar lokasi […]

expand_less