Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » Kurs Dollar Capai Rp18.095, Salah Siapa?

Kurs Dollar Capai Rp18.095, Salah Siapa?

  • account_circle KangHasan
  • calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
  • visibility 350
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Saat Prabowo Bicara Dollar Naik: Menenangkan Rakyat atau Meremehkan Masalah?

Beberapa waktu lalu, Presiden Prabowo Subianto sempat melontarkan pernyataan yang ramai diperbincangkan publik. Menanggapi kekhawatiran terhadap penguatan dolar AS, Prabowo mengatakan bahwa masyarakat desa pada dasarnya tidak menggunakan dolar dalam kehidupan sehari-hari.

Pernyataan tersebut menuai beragam tanggapan. Sebagian pihak menganggapnya terlalu menyederhanakan persoalan ekonomi yang kompleks. Namun sebagian lainnya melihat pernyataan itu sebagai upaya untuk menenangkan masyarakat agar tidak terjebak dalam kepanikan berlebihan.

Penulis cenderung melihatnya dari sudut pandang yang kedua. Dalam situasi ekonomi yang sensitif, kepanikan massal sering kali justru memperburuk keadaan.

Ketika masyarakat kehilangan rasa percaya diri terhadap kondisi ekonomi, mereka cenderung menahan konsumsi, menunda investasi, bahkan melakukan tindakan spekulatif yang pada akhirnya menciptakan tekanan tambahan terhadap perekonomian.

Meski demikian, perkembangan nilai tukar rupiah yang terus melemah menunjukkan bahwa pesan ketenangan tersebut tampaknya belum sepenuhnya mampu meredam kekhawatiran pasar maupun masyarakat. Setidaknya, kondisi hari ini menjadi bukti bahwa membangun optimisme publik membutuhkan lebih dari sekadar pidato atau pernyataan politik.

Kepercayaan adalah fondasi ekonomi. Ketika kepercayaan melemah, pasar bereaksi. Ketika kepercayaan menguat, pasar pun perlahan membaik.

Sentimen Positif dan Ekonomi: Benarkah Kepanikan Bisa Memperburuk Rupiah?

Dalam dunia pengembangan diri dikenal sebuah konsep yang populer bernama law of attraction. Intinya sederhana: energi positif cenderung menarik hal-hal positif, sementara energi negatif sering kali melahirkan dampak negatif yang lebih besar.

Terlepas dari perdebatan ilmiah mengenai konsep tersebut, prinsip dasarnya sebenarnya cukup relevan dalam kehidupan sosial dan ekonomi. Sentimen masyarakat memiliki pengaruh nyata terhadap perilaku ekonomi. Ketika publik dipenuhi rasa takut, pesimisme, dan kekhawatiran berlebihan, aktivitas ekonomi bisa melambat karena semua orang memilih menunggu dan berjaga-jaga.

Sebaliknya, ketika masyarakat tetap tenang, produktif, dan optimistis, roda ekonomi akan terus bergerak. Pelaku usaha tetap berjualan, konsumen tetap berbelanja sesuai kebutuhan, dan investor tetap melihat peluang di tengah tantangan.

Karena itu, ada beberapa sentimen positif yang dapat dilakukan masyarakat dalam menghadapi situasi saat ini.

Pertama, tidak ikut menyebarkan informasi yang belum terverifikasi dan berpotensi menimbulkan kepanikan.

Kedua, tetap mendukung produk dalam negeri sehingga permintaan terhadap sektor riil nasional tetap terjaga.

Ketiga, meningkatkan produktivitas dan keterampilan agar memiliki daya saing yang lebih kuat di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Keempat, menjaga optimisme dengan tetap rasional, bukan menutup mata terhadap masalah, tetapi percaya bahwa setiap tantangan memiliki solusi.

Tentu saja sentimen positif saja tidak cukup untuk menguatkan rupiah. Pemerintah tetap harus bekerja keras menjaga stabilitas ekonomi, memperkuat investasi, meningkatkan ekspor, dan memastikan kebijakan fiskal maupun moneter berjalan efektif. Namun masyarakat juga memiliki peran penting dalam menjaga kepercayaan dan stabilitas sosial.

Pada akhirnya, pertanyaan “Kurs Dollar Capai Rp18.095, Salah Siapa?” mungkin tidak memiliki jawaban sesederhana yang dibayangkan banyak orang.

Karena sering kali persoalan ekonomi bukan tentang mencari kambing hitam, melainkan tentang bagaimana seluruh elemen bangsa mampu menghadapi tantangan dengan kepala dingin, kerja nyata, dan optimisme yang terukur.

Di tengah gejolak ekonomi global, ketenangan bisa jadi merupakan aset yang sama berharganya dengan uang itu sendiri. (kh) 

  • Penulis: KangHasan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pantai Talanca penuh Sampah Kain, Citra Wisata Sukabumi Dipertaruhkan

    Pantai Talanca penuh Sampah Kain, Citra Wisata Sukabumi Dipertaruhkan

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 225
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA SUKABUMI – Pantai Talanca yang berada di Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, kembali menjadi sorotan publik. Kawasan wisata pesisir yang sempat viral beberapa tahun lalu itu lagi-lagi dipenuhi tumpukan sampah kain yang berserakan di sepanjang garis pantai. Pantai Talanca, yang terletak di Desa Loji, sebelumnya pernah masuk daftar pantai terkotor di Indonesia versi Pandawara […]

  • Proyek Mangkrak di Sukabumi: Gedung Rp181 Miliar Terbengkalai.

    Proyek Mangkrak di Sukabumi: Gedung Rp181 Miliar Terbengkalai.

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 271
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA SUKABUMI – Proyek mangkrak di Sukabumi, sebuah gedung megah enam lantai yang dibangun menggunakan anggaran lebih dari Rp181 miliar dari APBD Kabupaten Sukabumi hingga kini belum juga difungsikan. Alih-alih menjadi pusat pelayanan publik modern, bangunan yang berdiri di Jalan Jenderal A. Yani, Kompleks GOR Palabuhanratu, itu justru terbengkalai dan menunjukkan tanda-tanda kerusakan serius. […]

  • Natural Tanpa Ordal: Seruan Moral Menjaga Marwah Perguruan Tinggi

    Natural Tanpa Ordal: Seruan Moral Menjaga Marwah Perguruan Tinggi

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Natural Tanpa Ordal, sebuah ajakan dan seruan moral untuk menjaga dan membangkitkan kepercayaan publik akan integritas akademik.

  • UAS Hadir di Bogor, Peringatan Hari Isra Mi’raj atas Undangan dari Pemkab Bogor

    UAS Hadir di Bogor, Peringatan Hari Isra Mi’raj atas Undangan dari Pemkab Bogor

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 237
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA BOGOR – Pemerintah Kabupaten Bogor kembali menghadirkan ruang kebersamaan antara nilai keagamaan dan kepedulian sosial. Pada hari Sabtu, 24 Januari 2026, peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW akan digelar di Masjid Nurul Wathon, Areal Stadion Pakansari, Cibinong, mulai pukul 19.30 WIB. Istimewanya, kegiatan ini akan diisi langsung oleh Ustadz Abdul Somad (UAS), salah […]

  • Bupati Ciamis Pimpin Upacara Hari Amal Bakti ke-80 Kemenag

    Bupati Ciamis Pimpin Upacara Hari Amal Bakti ke-80 Kemenag

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 204
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA CIAMIS – Bupati Ciamis Herdiat Sunarya memimpin langsung upacara peringatan Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama ke-80 tingkat Kabupaten Ciamis yang digelar di Halaman MAN 2 Ciamis, Sabtu (3/1/2026). Momentum tahunan ini menjadi simbol pengabdian Kementerian Agama dalam melayani umat dan menjaga harmoni kehidupan berbangsa. “Ieu lain ukur upacara, tapi jadi momen muhasabah […]

  • “Saya Siap Mati, Saya Mau Buka Semua”, Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator dalam Kasus MBG

    “Saya Siap Mati, Saya Mau Buka Semua”, Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator dalam Kasus MBG

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Sony Sonjaya mengajukan Justice Collaborator. Elza Syarief menyebut kliennya siap membuka informasi terkait perkara MBG.

expand_less