Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Berita Daerah » Terungkap! Paman Korban Jadi Tersangka Kasus Kematian Balita di Bekasi

Terungkap! Paman Korban Jadi Tersangka Kasus Kematian Balita di Bekasi

  • account_circle KangHasan
  • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
  • visibility 129
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Wartaloka, BERITA BEKASI – Perkembangan terbaru kasus balita tewas di Bekasi akhirnya terungkap. Kepolisian resmi menetapkan paman korban sebagai tersangka dalam kasus kematian balita di Bekasi tersebut setelah melakukan serangkaian penyelidikan dan gelar perkara.

Penanganan kasus meninggalnya seorang balita berusia sekitar dua tahun di kawasan Jatisampurna, Kota Bekasi, memasuki perkembangan baru. Kepolisian resmi menetapkan pria berinisial G (18), yang merupakan paman korban, sebagai tersangka setelah serangkaian penyelidikan dan gelar perkara dilakukan.

Sebelumnya, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di sebuah rumah kontrakan pada Rabu malam, 27 Mei 2026. Saat kejadian, G juga ditemukan mengalami luka dan sempat menjalani perawatan medis sebelum akhirnya dapat dimintai keterangan oleh penyidik.

Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Andi Muhammad Iqbal, menyampaikan bahwa penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik mengumpulkan sejumlah alat bukti dan melakukan pendalaman terhadap berbagai keterangan saksi.

Menurut hasil penyelidikan, kontrakan tersebut dihuni oleh tiga orang, yakni seorang nenek, balita korban, dan G yang merupakan anak kandung sang nenek sekaligus paman korban.

Sempat Muncul Dugaan Konflik Keluarga

Dalam proses penyelidikan, polisi juga menemukan adanya indikasi persoalan keluarga yang melatarbelakangi kondisi kehidupan korban. Balita tersebut diketahui selama ini diasuh oleh neneknya, sementara ibu kandung korban disebut tidak tinggal bersama dan belum memenuhi panggilan penyidik untuk dimintai keterangan.

Keterangan sejumlah pihak mengungkapkan bahwa sang nenek menjadi tulang punggung keluarga dengan bekerja serabutan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Penyidik sebelumnya sempat mendalami tindakan nenek korban yang mencuci pisau yang ditemukan di lokasi kejadian. Namun setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, polisi menyimpulkan tindakan tersebut terjadi secara spontan akibat kepanikan saat menemukan korban dan G dalam kondisi bersimbah darah.

Karena itu, penyidik memastikan nenek korban tidak terlibat dalam peristiwa yang menyebabkan meninggalnya balita tersebut.

Kondisi Kejiwaan Jadi Sorotan Penyidik

Hasil pendalaman polisi mengarah kepada G sebagai pihak yang diduga bertanggung jawab dalam kasus tersebut. Penyidik juga menemukan informasi bahwa yang bersangkutan memiliki riwayat gangguan kejiwaan dan rutin mengonsumsi obat tertentu.

Dari hasil pemeriksaan sementara, diketahui G diduga tidak mengonsumsi obat yang biasa diminumnya selama beberapa hari sebelum kejadian berlangsung. Temuan tersebut menjadi salah satu aspek yang turut didalami penyidik dalam mengungkap motif dan kronologi lengkap peristiwa tersebut.

Meski demikian, pihak kepolisian memastikan proses hukum tetap berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. Setelah kondisi kesehatannya membaik dan sadar penuh, G dinilai layak untuk menjalani pemeriksaan serta proses hukum lebih lanjut.

Hingga kini, penyidik masih terus melengkapi berkas perkara dan mendalami berbagai fakta yang ditemukan di lapangan guna memastikan seluruh rangkaian kejadian terungkap secara utuh.

Kasus ini menjadi perhatian publik karena melibatkan korban anak dan terjadi di lingkungan keluarga sendiri. Polisi mengimbau masyarakat untuk menunggu hasil penyelidikan resmi serta tidak berspekulasi mengenai informasi yang belum terverifikasi.

Penyidik masih terus mendalami motif dan rangkaian peristiwa dalam kasus kematian balita di Bekasi tersebut guna memastikan seluruh fakta terungkap secara lengkap dan transparan. (KH)

  • Penulis: KangHasan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Insiden Ledakan SMAN 72 Kelapa Gading, Puluhan Terluka

    Insiden Ledakan SMAN 72 Kelapa Gading, Puluhan Terluka

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle KangHasan
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Wartaloka, Berita Nasional. Insiden Ledakan di SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara, menggegerkan warga sekolah pada Jumat (7/11/2025) siang, tepat saat pelaksanaan salat Jumat. Insiden ini mengakibatkan sedikitnya 54 orang terluka, sebagian di antaranya mengalami luka cukup serius. Peristiwa ledakan di masjid sekolah Jakarta Utara tersebut terjadi ketika masjid dipenuhi siswa, guru, dan staf sekolah […]

  • Sayap bangkai pesawat menimpa rumah warga

    Puting Beliung di Kemang Bogor Terbangkan Sayap Bangkai Pesawat, puluhan Rumah Warga Rusak.

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle KangHasan
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Wartaloka. Berita Bogor – Peristiwa puting beliung di Kemang, Bogor, Jawa Barat, menghebohkan warga pada Senin (29/12/2025) siang. Angin kencang yang datang secara tiba-tiba itu bukan hanya merusak puluhan bangunan, tetapi juga menerbangkan sayap pesawat bekas dari lokasi penampungan atau yang dikenal sebagai kuburan pesawat, hingga menimpa rumah warga. Puting beliung tersebut terjadi di Desa […]

  • Pemancing Hilang di Cikeueus Sukabumi

    Pemancing Hilang di Cikeueus, Pencarian Memasuki Hari Kedua

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • account_circle Admin Wartaloka
    • visibility 139
    • 0Komentar

    wartaloka.com, BERITA. Upaya pencarian terhadap dua pemancing yang hilang di Pantai Cikeueus, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, kembali dilanjutkan pada Senin (17/11/2025). Namun hingga petang, hasilnya masih nihil. Musibah ini menyita perhatian warga pesisir karena lokasi kejadian dikenal memiliki ombak kuat yang sewaktu-waktu datang tanpa tanda. Pencarian Difokuskan di Laut dan Darat Sejak pukul 07.00 WIB, […]

  • Bupati Bogor Rudy Susmanto Beri Penghargaan Guru di HGN 2025

    Bupati Bogor Rudy Susmanto Beri Penghargaan Guru di HGN 2025

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle KangHasan
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Wartaloka, Berita Bogor. Peringatan Hari Guru Nasional 2025 di Kabupaten Bogor menjadi momentum penting untuk memberikan apresiasi kepada para insan pendidikan. Bupati Bogor Rudy Susmanto memberikan penghargaan kepada para guru atas dedikasi dan pengabdian mereka dalam mencerdaskan generasi bangsa, pada Upacara Peringatan Hari Guru Nasional 2025 sekaligus HUT PGRI ke-80 tingkat Kabupaten Bogor, yang digelar […]

  • Sopir Angkot Bandung Terima Kompensasi Libur Akhir Tahun.

    Sopir Angkot Bandung Terima Kompensasi Libur Akhir Tahun.

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • account_circle KangHasan
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA BANDUNG – Akhir tahun 2025 terasa berbeda bagi ribuan sopir angkutan kota (angkot) di Kota Bandung. Pada Rabu, 31 Desember 2025, suasana di Sport Jabar, Kota Bandung, dipenuhi senyum dan rasa lega. Hari itu, para sopir angkot menerima kompensasi libur operasional angkot sebesar Rp500.000 untuk dua hari, sebagai bagian dari kebijakan Pemerintah Provinsi […]

  • Kemandirian Warga di Cisolok: Saat Penyintas Bergerak Tanpa Menunggu Negara

    Kemandirian Warga di Cisolok: Saat Penyintas Bergerak Tanpa Menunggu Negara

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA SUKABUMI – Kemandirian warga di Dusun Citiis, Desa Gunung Karamat, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, pada akhirnya menjadi cermin reflektif bagi para pemangku kebijakan. Bukan sekadar tentang absennya bantuan, tetapi tentang kecepatan respons dan keberpihakan nyata terhadap masyarakat terdampak bencana. Di bawah terik matahari cucuran keringat warga, suara cangkul dan sekop beradu dengan tanah […]

expand_less