Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Berita Daerah » LHKPN Kepala Bapenda Ciamis Disorot, Publik Tunggu Klarifikasi Soal Lonjakan Harta

LHKPN Kepala Bapenda Ciamis Disorot, Publik Tunggu Klarifikasi Soal Lonjakan Harta

  • account_circle KangHasan
  • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
  • visibility 441
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Wartaloka, BERITA CIAMIS – Di era keterbukaan informasi seperti sekarang, perubahan angka dalam laporan kekayaan pejabat publik hampir pasti tak luput dari perhatian. Apalagi jika lonjakannya bukan puluhan juta, melainkan miliaran rupiah dalam waktu relatif singkat.

Itulah yang kini menjadi perbincangan setelah data LHKPN Kepala Bapenda Ciamis menunjukkan kenaikan nilai kekayaan yang cukup signifikan hanya dalam satu tahun pelaporan.

Berdasarkan dokumen yang beredar, total kekayaan Kepala Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Ciamis, Aef Saefuloh, pada periode 2024 tercatat sekitar Rp978 juta. Setahun berselang, dalam laporan periode 2025, angka itu melonjak menjadi kurang lebih Rp3,5 miliar.

Selisihnya bukan kecil: sekitar Rp2,5 miliar.

Yang paling menarik perhatian ada pada komponen aset tanah dan bangunan, yang sebelumnya tercatat sekitar Rp819 juta, lalu melonjak menjadi sekitar Rp3,4 miliar.

Secara aturan, tentu kenaikan kekayaan bukan sesuatu yang otomatis bermasalah. Tidak ada regulasi yang melarang pejabat memiliki pertambahan aset, selama seluruhnya berasal dari sumber yang sah dan dilaporkan sesuai ketentuan.

Namun dalam praktik komunikasi publik, angka sebesar itu hampir pasti memunculkan pertanyaan.

Dan itu hal yang sangat normal.

LHKPN Kepala Bapenda Ciamis Jadi Perbincangan, Ini Kenapa

LHKPN bukan Sekadar Formalitas Tahunan.

Instrumen ini dibuat untuk memastikan transparansi pejabat publik, sekaligus memberi ruang bagi masyarakat untuk ikut melakukan pengawasan.

Karena itu, ketika terjadi perubahan besar dalam laporan kekayaan, publik secara alami akan mencoba memahami konteks di balik angka tersebut.

  • Apakah berasal dari transaksi jual beli aset?
  • Apakah ada warisan keluarga?
  • Apakah hibah?
  • Atau justru hasil investasi yang memang baru tercatat pada periode tertentu?

Pertanyaan seperti ini bukan bentuk tuduhan. Ini justru bagian dari logika keterbukaan.

Bendahara Center Maula Indonesia (CMI), Rahmat Sidik, termasuk yang ikut menyoroti perubahan tersebut. Menurutnya, lonjakan kekayaan pejabat memang tidak serta-merta menunjukkan adanya pelanggaran.

Namun publik, kata dia, tetap berhak meminta penjelasan. Di sinilah letak sensitivitas jabatan publik.

Apalagi posisi Kepala Bapenda bukan jabatan biasa.

Instansi ini mengelola sektor yang sangat dekat dengan urusan fiskal daerah, mulai dari pendapatan pajak hingga optimalisasi penerimaan daerah.

Itu sebabnya, ketika muncul sorotan harta pejabat Ciamis, respons yang paling sehat justru keterbukaan.

  • Penulis: KangHasan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prediksi Final Liga Champions 2026: PSG vs Arsenal-wartaloka

    Prediksi Final Liga Champions 2026: PSG Sedikit Lebih Diunggulkan

    • calendar_month Sabtu, 30 Mei 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Prediksi PSG vs Arsenal di final Liga Champions. Adu serangan PSG melawan pertahanan disiplin Arsenal.

  • Ketukan Misterius di Sukabumi

    Ketukan Misterius di Sukabumi Kian Meresahkan, Polisi Intensifkan Patroli Malam

    • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
    • account_circle Admin Wartaloka
    • visibility 158
    • 0Komentar

    wartaloka.com, PERISTIWA. Warga di sejumlah kecamatan Sukabumi diguncang gangguan malam: ketukan misterius di Sukabumi terdengar berulang-ulang dari pintu rumah mereka. Sayangnya, ketika dicek, tak seorang pun tampak berada di luar rumah. Kondisi itu menimbulkan kegelisahan dan mendesak aparat bertindak cepat. Suara Aneh di Tengah Malam Warga dari Sukaraja, Cibeureum, hingga Kebonpedes melaporkan pengalaman serupa. Mereka […]

  • 14 Proyek Infrastruktur Tasikmalaya Jadi Temuan BPK, Dugaan Kelebihan Bayar Capai Rp2 Miliar

    14 Proyek Infrastruktur Tasikmalaya Jadi Temuan BPK, Dugaan Kelebihan Bayar Capai Rp2 Miliar

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 48
    • 0Komentar

    BPK menemukan dugaan kelebihan pembayaran sekitar Rp2,067 miliar pada 14 proyek infrastruktur di Kabupaten Tasikmalaya. Pemkab memastikan rekomendasi auditor ditindaklanjuti.

  • Hasil Pertandingan Persib Bandung Vs Malut United (Jumat, 06/02/2026)

    Hasil Pertandingan Persib Bandung Vs Malut United (Jumat, 06/02/2026)

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA BANDUNG – Persib Bandung langsung mengambil inisiatif serangan sejak menit awal pertandingan melawan Malut United. Dalam 15 menit pertama, Maung Bandung menguasai penguasaan bola dan tempo permainan. Meski demikian, dominasi tersebut belum berbuah peluang berbahaya ke gawang Malut United. Di sisi lain, Malut United memilih bermain lebih pragmatis dengan mengandalkan serangan balik. Namun, […]

  • Pemkot Bandung Gas Pol Tangani Sampah, Ajak Warga Bergerak

    Pemkot Bandung Gas Pol Tangani Sampah, Ajak Warga Bergerak

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA BANDUNG – Pemerintah Kota Bandung mulai mengirim pesan yang lebih tegas kepada warganya: persoalan sampah tidak bisa lagi diserahkan sepenuhnya kepada pemerintah. Dengan produksi sampah harian yang menembus angka 1.500 ton, Bandung kini berada di persimpangan antara perubahan sistem pengelolaan atau risiko lingkungan yang semakin besar. Berdasarkan informasi yang dibagikan melalui akun Instagram […]

  • Viral, Petani Cineam Mengaku Diminta Tinggalkan Lahan Eks HGU, TNI Beri Respons

    Viral, Petani Cineam Mengaku Diminta Tinggalkan Lahan Eks HGU, TNI Beri Respons

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Video petani di lahan eks HGU PT Wiria Cakra, Cineam, Tasikmalaya viral. TNI menyatakan sedang melakukan pengecekan terkait kejadian tersebut.

expand_less