Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Berita Daerah » Sudah Melapor Sejak Januari, Yani Rahmawati Baru Didengar Setelah Videonya Viral

Sudah Melapor Sejak Januari, Yani Rahmawati Baru Didengar Setelah Videonya Viral

  • account_circle KangHasan
  • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
  • visibility 340
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Wartaloka, BERITA TASIKMALAYA – Selama berbulan-bulan, Yani Rahmawati memilih diam. Perempuan asal Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya itu menyimpan sendiri rasa sakit, ketakutan, dan trauma yang disebut muncul setelah dirinya diduga mengalami intimidasi serta kekerasan di rumah mantan majikannya.

Namun kini, setelah sebuah video berdurasi sekitar 30 detik beredar luas di media sosial, kisah yang selama ini hanya menjadi beban bagi dirinya dan keluarga mulai diketahui publik.

Di balik video yang viral tersebut, tersimpan cerita seorang perempuan yang bernamaYani Rahmawati mengaku berusaha mencari keadilan sejak Januari 2026.

Berita sebelumnya : Kasus Mantan ART Tasikmalaya Viral, Korban Disebut Sudah Lapor Polisi Sejak Januari

Bukan Hanya Luka Fisik, tetapi Trauma yang Masih Membekas

Bagi sebagian orang, video yang beredar mungkin hanya berlangsung beberapa detik. Namun bagi Yani Rahmawati, peristiwa yang disebut terjadi di sebuah rumah di wilayah Panglayungan, Kecamatan Cipedes, Kota Tasikmalaya itu meninggalkan luka yang jauh lebih panjang.

Menurut informasi yang beredar, korban tidak hanya mengalami dugaan kekerasan fisik, tetapi juga tekanan mental yang berat. Hingga berbulan-bulan setelah kejadian, trauma tersebut disebut masih membayangi kehidupan korban dan keluarganya.

Peristiwa yang dialami Yani juga disebut mengubah kehidupan keluarganya. Mereka harus menjalani hari-hari dengan beban psikologis sambil menanti kepastian hukum atas perkara yang dilaporkan.

Saat Seorang Ibu Menyaksikan Anaknya Mengalami Dugaan Kekerasan

Salah satu bagian yang paling menyentuh perhatian publik adalah informasi bahwa peristiwa tersebut terjadi di hadapan ibu kandung korban.

Tidak banyak yang bisa dilakukan sang ibu saat itu selain menyaksikan dan berusaha menenangkan anaknya di tengah situasi yang disebut penuh tekanan.

Bagi seorang ibu, melihat anaknya menangis dan tidak mampu segera menghentikan keadaan tentu menjadi pengalaman yang meninggalkan luka batin yang tidak mudah dilupakan.

Kondisi itulah yang disebut membuat keluarga korban mengalami tekanan emosional yang cukup berat hingga kini.

Selanjutnya–> Baru didengar setelah video viral

  • Penulis: KangHasan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prediksi Final Liga Champions 2026: PSG vs Arsenal-wartaloka

    Prediksi Final Liga Champions 2026: PSG Sedikit Lebih Diunggulkan

    • calendar_month Sabtu, 30 Mei 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 305
    • 0Komentar

    Prediksi PSG vs Arsenal di final Liga Champions. Adu serangan PSG melawan pertahanan disiplin Arsenal.

  • Prediksi Persib vs Persita: GBLA Minggu 22 Februari 2026, Maung Bandung Lebih Tajam?

    Prediksi Persib vs Persita: GBLA Minggu 22 Februari 2026, Maung Bandung Lebih Tajam?

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 217
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA JABAR – Prediksi Persib vs Persita menjadi sorotan utama jelang laga pekan ke-22 Liga 1 Indonesia musim 2025/2026. Pertandingan ini akan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Minggu (22/2/2026) pukul 20.30 WIB. Atmosfer dipastikan membara. Dua tim dengan kepentingan berbeda akan saling hantam demi poin krusial. Persib Bandung datang dengan status unggulan. […]

  • Bocah 8 Tahun Diduga Tenggelam di Bendungan Tangkolo Ciamis

    Bocah 8 Tahun Diduga Tenggelam di Bendungan Tangkolo Ciamis

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 201
    • 0Komentar

    Bocah 8 tahun diduga tenggelam di Bendungan Tangkolo, Sungai Cijolang, Rancah Ciamis. Pencarian masih berlangsung.

  • Gangguan Jiwa di Ciamis Meningkat, RSUD Kawali Simpulkan Faktor Penyebabnya.

    Gangguan Jiwa di Ciamis Meningkat, RSUD Kawali Simpulkan Faktor Penyebabnya.

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 250
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA CIAMIS – “Hirup kudu loba syukur jeung ulah luhur teuing hate, sabab hirup mah sok aya waktuna naék jeung turun.”Pepatah Sunda itu mengingatkan bahwa rasa syukur dan sikap tawadlu kerap menjadi penyangga batin saat hidup berada dalam tekanan. Namun realitas di lapangan menunjukkan, tidak semua orang mampu bertahan ketika beban ekonomi dan persoalan […]

  • Banjar dan Ciamis Berani, Tasikmalaya Kapan?

    Banjar dan Ciamis Berani, Tasikmalaya Kapan?

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 225
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA TASIKMALAYA – Langkah Kota Banjar dan Kabupaten Ciamis memang tidak disertai seremoni besar atau narasi pencitraan. Namun justru karena itulah kebijakan tersebut terasa kuat. Di tengah tekanan fiskal yang makin nyata, dua daerah ini mengambil langkah yang jarang dilakukan: memangkas langsung tunjangan DPRD. Kebijakan ini pun memantik sorotan publik, termasuk terhadap tunjangan anggota […]

  • Strategi Swasembada Pangan Tasikmalaya Dimulai dari Siswa

    Strategi Swasembada Pangan Tasikmalaya Dimulai dari Siswa

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 214
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA TASIKMALAYA – Upaya mewujudkan swasembada pangan Tasikmalaya kini tidak lagi sebatas wacana kebijakan. Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya mulai menanamkan konsep kemandirian pangan langsung dari lingkungan sekolah melalui peluncuran gerakan satu siswa satu pohon di Kecamatan Cikalong. Program yang diresmikan Bupati Tasikmalaya, H. Cecep Nurul Yakin, ini menjadi pendekatan baru dalam membangun ketahanan pangan jangka […]

expand_less