Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Berita Daerah » Viral di Tasikmalaya, Dugaan Penganiayaan Mantan ART Berawal dari Tuduhan Pencurian Rp900 Ribu

Viral di Tasikmalaya, Dugaan Penganiayaan Mantan ART Berawal dari Tuduhan Pencurian Rp900 Ribu

  • account_circle KangHasan
  • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
  • visibility 301
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Wartaloka, BERITA TASIKMALAYA – Sebuah video yang memperlihatkan dugaan intimidasi dan penganiayaan terhadap seorang mantan Asisten Rumah Tangga (ART) berinisial Y viral di media sosial. Peristiwa yang disebut terjadi di wilayah Kota Tasikmalaya itu diduga berawal dari tuduhan pencurian uang sebesar Rp900 ribu.

Video tersebut memicu perhatian warganet karena memperlihatkan seorang perempuan berada dalam situasi yang disebut-sebut penuh tekanan. Hingga kini, belum ada putusan pengadilan yang menyatakan korban bersalah atas tuduhan pencurian maupun pihak terlapor bersalah atas dugaan penganiayaan.

Berdasarkan informasi yang beredar, Y dituduh mengambil uang milik mantan majikannya yang berinisial C. Namun tuduhan tersebut disebut belum terbukti secara hukum dan masih menjadi bagian dari proses yang sedang berjalan.

Update berita selanjutnya : Kasus Mantan ART Tasikmalaya Viral, Korban Disebut Sudah Lapor Polisi Sejak Januari

Dugaan Intimidasi Terjadi Sebelum Peristiwa Viral

Menurut keterangan yang beredar di media sosial (sumber bisa dilihat di sini), dugaan intimidasi terhadap korban dan keluarganya disebut telah berlangsung sekitar dua pekan sebelum peristiwa yang kini viral.

Korban disebut menerima berbagai tekanan, termasuk adanya ancaman bahwa anaknya akan didatangi ke sekolah. Selain itu, beredar pula tangkapan layar percakapan yang memperlihatkan upaya pencarian alamat lengkap keluarga korban.

Dua hari sebelum kejadian, pihak yang menuduh korban juga disebut mendatangi rumah keluarga korban. Kedatangan tersebut awalnya diklaim sebagai upaya penyelesaian secara musyawarah, namun menurut pihak korban justru menimbulkan tekanan psikologis bagi keluarga.

Dalam pertemuan itu, sejumlah pihak termasuk pengurus lingkungan setempat disebut turut hadir. Menurut narasi yang beredar, persoalan akan dianggap selesai apabila korban datang secara langsung dan menyampaikan permintaan maaf.

Pertemuan di Rumah Mantan Majikan Jadi Awal Mula Peristiwa

Puncak peristiwa disebut terjadi pada 21 Januari 2026 di rumah mantan majikan korban di wilayah Kota Tasikmalaya.

Dalam video yang beredar, korban terlihat berada di sebuah ruangan bersama sejumlah orang. Berdasarkan keterangan yang beredar, korban saat itu berada dalam situasi yang disebut penuh tekanan untuk mengakui tuduhan pencurian yang dialamatkan kepadanya.

Bahkan, terdapat narasi yang menyebut korban disarankan mengakui tuduhan tersebut agar persoalan cepat diselesaikan.

Menurut pihak yang mengunggah informasi, korban akhirnya mengakui tuduhan yang disebut tidak pernah dilakukannya karena merasa tertekan oleh situasi yang terjadi saat itu.

Dugaan Penganiayaan Mantan ART di Tasikmalaya

Setelah pengakuan tersebut, situasi disebut berubah menjadi tindakan kekerasan terhadap korban.

Berdasarkan keterangan yang beredar, korban diduga mengalami berbagai perlakuan fisik, mulai dari dilempari botol minuman, dijambak rambutnya, dipukul, ditampar berkali-kali, hingga diludahi.

Peristiwa tersebut disebut terjadi di hadapan ibu kandung korban yang saat itu berada di lokasi kejadian.

Video yang viral di media sosial juga memperlihatkan adanya tindakan yang dinilai intimidatif terhadap korban, sementara beberapa orang lainnya terlihat berada di lokasi.

Kasus dugaan penganiayaan mantan ART di Tasikmalaya ini pun memicu beragam reaksi dari masyarakat dan pengguna media sosial.

Selanjutnya –> Korban dibawa ke Kantor Polisi

  • Penulis: KangHasan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gaji ASN Sukabumi Telat Masuk, Ada Apa?

    Gaji ASN Sukabumi Telat Masuk, Ada Apa?

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 309
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA SUKABUMI — Ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukabumi dibuat resah. Hingga pertengahan Januari 2026, gaji bulanan yang biasa mereka terima di awal bulan belum juga masuk ke rekening. Kondisi ini memicu keluhan luas, terutama karena bertepatan dengan kebutuhan rumah tangga dan kewajiban cicilan yang tidak bisa ditunda. Fenomena […]

  • Ramai Tuai Kritik Menu MBG, BGN Sukabumi malah Tambah 7 Dapur Baru, ini Alasannya

    Ramai Tuai Kritik Menu MBG, BGN Sukabumi malah Tambah 7 Dapur Baru, ini Alasannya

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 215
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA SUKABUMI – Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Sukabumi memasuki fase penentuan. Di tengah sorotan publik soal kualitas makanan, Badan Gizi Nasional (BGN) dituntut bergerak cepat untuk memastikan puluhan ribu penerima manfaat benar-benar mendapatkan asupan layak dan aman. Dalam rapat koordinasi yang digelar di Aula Kecamatan Cibadak, Selasa (20/1/2026), terungkap bahwa […]

  • Kapolres Ciamis meninjau langsung Keamanan lokasi wisata

    Kapolres Ciamis Pastikan Pengamanan Objek Wisata selama Libur Akhir Tahun 2025

    • calendar_month Minggu, 28 Des 2025
    • account_circle KangHasan
    • visibility 219
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA CIAMIS – Polres Ciamis Polda Jawa Barat terus berupaya memastikan masyarakat dapat menikmati libur akhir tahun 2025 dengan aman, nyaman, dan bahagia. Salah satu langkah yang dilakukan adalah dengan melakukan pemantauan langsung ke sejumlah objek wisata di wilayah Kabupaten Ciamis. Kapolres Ciamis Polda Jabar, AKBP H. Hidayatullah, SH., S.I.K., turun langsung memantau situasi […]

  • Percepatan KDMP di Bogor

    Bupati Percepat Pembentukan KDMP Bogor di Seluruh Desa dan Kelurahan

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • account_circle Admin Wartaloka
    • visibility 223
    • 0Komentar

    wartaloka.com, LIPUTAN. Kabupaten Bogor kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat ekonomi kerakyatan melalui percepatan pembentukan KDMP Bogor atau Koperasi Desa Merah Putih di seluruh wilayah. Langkah ini menjadi prioritas Bupati Bogor, Rudy Susmanto, bersama jajaran pemerintah daerah. Rudy membahas rencana percepatan tersebut dalam pertemuan dengan Forkopimda pada Rabu (5/11/2025) di Enchanting Valley, Kabupaten Bogor. Pertemuan itu […]

  • Muscab PKB Kabupaten Sukabumi Jadi Momentum Politik Strategis, Apa Itu?

    Muscab PKB Kabupaten Sukabumi Jadi Momentum Politik Strategis, Apa Itu?

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 252
    • 0Komentar

    Kenapa Muscab PKB Kabupaten Sukabumi penting bagi demokrasi dan arah pembangunan daerah.

  • Film “Pesta Babi”, Kritik yang Dibungkam dalam Demokrasi Kapitalisme

    Film “Pesta Babi”, Kritik yang Dibungkam dalam Demokrasi Kapitalisme

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 330
    • 0Komentar

    Film Pesta Babi memicu polemik usai sejumlah nobar dibubarkan. Kritik terhadap demokrasi kapitalisme, konflik lahan, dan kebebasan berpendapat.

expand_less