Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Berita Nasional » Raffi Ahmad Bantah Isu Impor Ribuan iPhone Ilegal di Hadapan Dedi Mulyadi: “Itu 100 Persen Hoaks”

Raffi Ahmad Bantah Isu Impor Ribuan iPhone Ilegal di Hadapan Dedi Mulyadi: “Itu 100 Persen Hoaks”

  • account_circle KangHasan
  • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
  • visibility 214
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Wartaloka, BERITA NASIONAL – Raffi Ahmad akhirnya angkat bicara terkait isu yang menyebut dirinya memesan ribuan unit iPhone dan laptop ilegal dari luar negeri. Dalam sebuah pernyataan yang disampaikan di hadapan Dedi Mulyadi (KDM), Raffi menegaskan bahwa kabar tersebut tidak benar dan merupakan informasi hoaks.

Dalam video yang beredar, Raffi Ahmad terlihat didampingi Dedi Mulyadi serta kuasa hukumnya, Sandy Arifin. Ia menyampaikan klarifikasi atas tuduhan yang belakangan ramai diperbincangkan di media sosial.

“Tiba-tiba ada berita, katanya saya memesan ribuan iPhone, ribuan laptop dari luar negeri, impor ilegal. Aduh, ya Allah, ada-ada aja,” ujar Raffi Ahmad.

Raffi Ahmad Tegaskan Bisnisnya Berjalan Secara Legal

Raffi menegaskan seluruh aktivitas bisnis yang dijalankannya dilakukan secara resmi dan tercatat sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Menurutnya, tidak masuk akal jika dirinya melakukan tindakan yang bertentangan dengan hukum mengingat seluruh usahanya berada dalam pengawasan dan administrasi yang jelas.

“Saya ini seorang public figure, saya juga punya bisnis yang semuanya tercatat dan legal secara hukum. Mana mungkin saya melakukan hal-hal yang melanggar hukum seperti itu?” katanya.

Raffi Ahmad juga menegaskan bahwa tuduhan mengenai impor ilegal ribuan iPhone dan laptop tersebut tidak memiliki dasar yang benar.

Dedi Mulyadi Dampingi Klarifikasi

Dalam video tersebut, Raffi Ahmad tampak berada bersama Dedi Mulyadi yang dikenal sebagai tokoh publik dan Gubernur Jawa Barat.

Kehadiran Dedi Mulyadi  tersebut turut menarik perhatian publik, mengingat keduanya sama-sama memiliki pengaruh besar di media sosial dan ruang publik.

Selain Dedi Mulyadi, Raffi juga didampingi kuasa hukumnya, Sandy Arifin.

Sebut Tuduhan Impor Ilegal 100 Persen Hoaks

Raffi Ahmad meminta masyarakat tidak langsung mempercayai informasi yang beredar tanpa melakukan verifikasi terlebih dahulu.

Ia juga mengimbau media dan pengguna media sosial untuk melakukan pengecekan fakta sebelum menyebarkan sebuah informasi kepada publik.

“Tolonglah untuk teman-teman media atau siapa pun yang membuat berita, diklarifikasi dulu kebenarannya sebelum disebarluaskan. Jangan sampai membuat fitnah yang bisa merugikan nama baik orang lain,” ujarnya.

Di akhir pernyataannya, Raffi kembali menegaskan bahwa isu yang menyeret namanya tersebut merupakan informasi yang tidak benar.

“Jadi sekali lagi saya tegaskan, isu itu 100 persen hoaks dan tidak benar,” tegasnya.

Imbau Publik Lakukan Verifikasi Informasi

Kasus ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam menerima dan menyebarkan informasi, terutama yang berkaitan dengan tuduhan terhadap seseorang.

Di era media sosial, informasi dapat menyebar dengan sangat cepat. Karena itu, verifikasi dan pengecekan fakta menjadi langkah penting untuk mencegah munculnya kesalahpahaman maupun fitnah yang dapat merugikan pihak tertentu. (kh) 

  • Penulis: KangHasan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Resmi! Hasil Sidang Isbat 2026 Tentang Penetapan 1 Ramadhan 1447 H

    Resmi! Hasil Sidang Isbat 2026 Tentang Penetapan 1 Ramadhan 1447 H

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 270
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA NASIONAL – Pemerintah melalui Kementerian Agama Republik Indonesia resmi mengumumkan hasil sidang isbat 2026 untuk penetapan awal Ramadhan 1447 Hijriah. Dalam sidang yang digelar Selasa (17/02/2026), diputuskan bahwa 1 Ramadhan 1447 H jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Keputusan tersebut diambil setelah melalui proses sidang isbat yang dipimpin langsung Menteri Agama Nasaruddin Umar […]

  • Terminal Bubulak Bogor Disorot Wali Kota

    Terminal Bubulak Bogor Disorot Wali Kota

    • calendar_month Kamis, 1 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 227
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA BOGOR – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, melakukan inspeksi langsung ke Terminal Bubulak pascahujan deras yang mengguyur Kota Bogor, Rabu (31/12/2025). Peninjauan ini dilakukan untuk melihat secara langsung hasil revitalisasi terminal yang telah dilaksanakan beberapa waktu lalu, sekaligus memastikan fungsi infrastruktur berjalan optimal. Saat berkeliling di area terminal, Dedie Rachim menemukan adanya […]

  • Pria Bawa Samurai Ngamuk di Garut, Dugaan Oknum Polisi

    Pria Bawa Samurai Ngamuk di Garut, Dugaan Oknum Polisi

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 229
    • 0Komentar

    Pria bawa samurai ngamuk di Garut bikin panik pedagang. Polisi turun tangan, status pelaku masih jadi sorotan.

  • Harga Pertamax Naik, Pengguna Kendaraan Harus Rogoh Kocek Lebih Dalam

    Harga Pertamax Naik, Pengguna Kendaraan Harus Rogoh Kocek Lebih Dalam

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 300
    • 0Komentar

    Harga Pertamax naik menjadi Rp16.250 per liter. Pengguna kendaraan harus menambah biaya hingga Rp158 ribu untuk sekali pengisian penuh 40 liter.

  • Pemancing Hilang di Cikeueus Sukabumi

    Pemancing Hilang di Cikeueus, Pencarian Memasuki Hari Kedua

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • account_circle Admin Wartaloka
    • visibility 221
    • 0Komentar

    wartaloka.com, BERITA. Upaya pencarian terhadap dua pemancing yang hilang di Pantai Cikeueus, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, kembali dilanjutkan pada Senin (17/11/2025). Namun hingga petang, hasilnya masih nihil. Musibah ini menyita perhatian warga pesisir karena lokasi kejadian dikenal memiliki ombak kuat yang sewaktu-waktu datang tanpa tanda. Pencarian Difokuskan di Laut dan Darat Sejak pukul 07.00 WIB, […]

  • Sudah Melapor Sejak Januari, Yani Rahmawati Baru Didengar Setelah Videonya Viral

    Sudah Melapor Sejak Januari, Yani Rahmawati Baru Didengar Setelah Videonya Viral

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 339
    • 0Komentar

    Sudah melapor sejak Januari 2026, Yani Rahmawati baru menjadi perhatian publik setelah video dugaan penganiayaan viral di media sosial.

expand_less