Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Wali Kota Sukabumi Lantik 1.827 PPPK Paruh Waktu

Wali Kota Sukabumi Lantik 1.827 PPPK Paruh Waktu

  • account_circle Admin Wartaloka
  • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
  • visibility 140
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

wartaloka.com, BERITA. Pemerintah Kota Sukabumi resmi melantik 1.827 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu dalam upacara yang digelar di Lapang Merdeka, Jumat (21/11/2025). Momentum ini menjadi salah satu tahapan penting dalam penataan tenaga honorer di Kota Sukabumi, sekaligus pelaksanaan amanat undang-undang terkait reformasi birokrasi dan perbaikan kualitas pelayanan publik.

Wali Kota Sukabumi menegaskan bahwa pelantikan ini bukan hanya perubahan status pegawai, tetapi juga perubahan tanggung jawab dan cara kerja. Menurutnya, PPPK Paruh Waktu harus menjadikan momentum ini sebagai dorongan untuk meningkatkan profesionalisme dan disiplin.

“Status baru ini harus menjadi motivasi untuk bekerja lebih profesional, disiplin, dan bertanggung jawab dalam melayani masyarakat,” ujarnya di hadapan ribuan peserta pelantikan.

Ia juga menekankan pentingnya kekompakan antar ASN dan PPPK Paruh Waktu dalam mendukung agenda pembangunan daerah. Wali kota menyebut, birokrasi tidak akan dapat bergerak optimal tanpa soliditas, komunikasi yang baik, dan etos kerja yang kuat dari seluruh aparatur.

“Goal akhirnya adalah masyarakat. Semua kerja keras kita pada akhirnya harus berdampak pada pelayanan publik yang semakin baik,” tegasnya.


Kontrak Satu Tahun dan Evaluasi Ketat Berbasis Kinerja

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Sukabumi menjelaskan bahwa seluruh PPPK Paruh Waktu yang dilantik terikat kontrak selama satu tahun. Kontrak tersebut akan diperpanjang atau tidak berdasarkan penilaian kinerja masing-masing pegawai.

Menurutnya, sistem kontrak ini bertujuan menciptakan kultur kerja yang lebih produktif, akuntabel, dan berorientasi pada hasil. Ia mengingatkan bahwa PPPK bukan sekadar posisi administratif, melainkan amanah pelayanan publik yang menuntut kedisiplinan dan integritas tinggi.

“Seluruh PPPK Paruh Waktu akan dievaluasi. Penilaian kinerja menjadi kunci apakah kontrak dapat diperpanjang atau tidak. Kota Sukabumi butuh aparatur yang benar-benar siap bekerja untuk masyarakat,” katanya.

Ia juga mengajak seluruh jajaran aparatur, baik ASN maupun PPPK, untuk menjaga budaya kerja positif dan mendukung satu sama lain dalam menjalankan tugas. Kolaborasi antar unit kerja, katanya, menjadi syarat penting untuk meningkatkan kualitas layanan di semua sektor.


Ditutup dengan Sujud Syukur dan Komitmen Moral

Pelantikan 1.827 PPPK Paruh Waktu diakhiri dengan sujud syukur bersama. Wali Kota Sukabumi menilai, gestur tersebut bukan hanya simbol rasa terima kasih, tetapi juga komitmen moral untuk bekerja lebih jujur, loyal, dan membawa kemajuan bagi Kota Sukabumi.

Komitmen itu, katanya, harus diwujudkan dalam tindakan nyata: pelayanan lebih cepat, responsif, transparan, dan berfokus pada kebutuhan masyarakat.

Dengan pelantikan ini, Pemerintah Kota Sukabumi berharap hadirnya PPPK Paruh Waktu mampu memperkuat kinerja birokrasi kota, sekaligus menjawab kebutuhan tenaga pelayanan publik di berbagai lini. Pemerintah daerah menargetkan peningkatan kualitas layanan sebagai bagian dari agenda pembangunan menuju Sukabumi yang lebih maju, tertib, dan ramah masyarakat.

“Pelayanan publik Kota Sukabumi harus semakin prima. Ini tugas kita bersama,” tutup wali kota. (AR)

  • Penulis: Admin Wartaloka

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terungkap! Paman Korban Jadi Tersangka Kasus Kematian Balita di Bekasi

    Terungkap! Paman Korban Jadi Tersangka Kasus Kematian Balita di Bekasi

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Polisi tetapkan paman korban sebagai tersangka kasus kematian balita di Bekasi. Penyidikan ungkap fakta baru.

  • KH Miftah Fauzi: Pasar Cikurubuk Menunggu Negara Hadir

    KH Miftah Fauzi: Pasar Cikurubuk Menunggu Negara Hadir

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA TASIKMALAYA – KH Miftah Fauzi kembali menyuarakan kegelisahan ribuan pedagang Pasar Cikurubuk Tasikmalaya yang hingga kini masih menunggu sikap konkret pemerintah daerah. Menurutnya, persoalan pasar tradisional bukan hanya menyangkut ekonomi, tetapi menyentuh langsung kehidupan ribuan keluarga yang menggantungkan hidup dari aktivitas pasar. Saat ditemui di kediamannya, Kamis (29/1/2026), KH Miftah Fauzi menyampaikan bahwa […]

  • maraknya-pelecehan-seksual-di-berbagai-aspek-kehidupan-opini wartaloka

    MARAK NYA PELECEHAN DI BERBAGAI ASPEK KEHIDUPAN

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 244
    • 0Komentar

    Maraknya pelecehan seksual di lingkungan pendidikan, tempat umum, hingga dunia digital menjadi sorotan. Simak pandangan mengenai akar persoalan dan solusi pencegahannya.

  • Warga Garut Butuh Pertolongan, Orang Tua Rekam Pesan untuk Gubernur Jawa Barat

    Warga Garut Butuh Pertolongan, Orang Tua Rekam Pesan untuk Gubernur Jawa Barat

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Wartaloka, Berita Garut – Sebuah video berdurasi singkat merekam suara lirih seorang ayah yang meminta pertolongan kepada Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi. Video itu kini menyentuh banyak hati, karena di balik rekaman sederhana tersebut tersimpan kisah panjang perjuangan sebuah keluarga kecil di Kabupaten Garut. Pasangan suami istri itu adalah Pirmansyah dan Isoh Nurjanah, warga […]

  • Sering Makan Korban, Jalan Ahmad Yani Palabuhanratu Segera Diperbaiki

    Sering Makan Korban, Jalan Ahmad Yani Palabuhanratu Segera Diperbaiki

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA SUKABUMI – Keluhan warga Palabuhanratu soal kondisi Jalan Ahmad Yani akhirnya mendapat kepastian. Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) memastikan ruas jalan protokol tersebut akan segera diperbaiki. Jalan Ahmad Yani diketahui mengalami kerusakan parah sepanjang sekitar 900 meter. Kondisi berlubang dan tergenang air saat hujan membuat jalur ini rawan kecelakaan, terutama […]

  • Dollar Tembus Rp18.000, Rakyat Butuh Solusi Bukan Sekadar Motivasi

    Dollar Tembus Rp18.000, Rakyat Butuh Solusi Bukan Sekadar Motivasi

    • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 291
    • 0Komentar

    Dollar menyentuh Rp18.000. Saat rakyat menghadapi tekanan ekonomi, apakah motivasi saja cukup menjadi solusi?

expand_less