Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Wali Kota Sukabumi Siap Perkuat Kinerja Birokrasi dengan cara ini

Wali Kota Sukabumi Siap Perkuat Kinerja Birokrasi dengan cara ini

  • account_circle KangHasan
  • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
  • visibility 200
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Wartaloka, BERITA SUKABUMI – Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki membuat terobosan baru dalam tata kelola pemerintahan daerah dengan menerapkan Key Performance Indicator (KPI) bagi seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) mulai tahun anggaran 2026. Kebijakan ini diarahkan untuk memperkuat kinerja birokrasi sekaligus meningkatkan transparansi pengelolaan keuangan daerah di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi.

Kebijakan tersebut menjadi salah satu hasil utama rapat pimpinan (Rapim) Pemkot Sukabumi yang digelar selama tiga hari berturut-turut, sejak 29 hingga 31 Desember 2025. Rapim ini diikuti seluruh jajaran pimpinan OPD, termasuk perwakilan badan usaha milik daerah (BUMD), badan layanan umum daerah (BLUD), serta unsur kewilayahan.

KPI Jadi Dasar Perencanaan dan Evaluasi OPD

Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki menegaskan bahwa penerapan KPI akan menjadi dasar utama dalam perencanaan sekaligus evaluasi kinerja 35 OPD sepanjang 2026. Evaluasi tersebut akan dilakukan secara rutin setiap bulan melalui rapat pimpinan berkala yang wajib dihadiri seluruh kepala OPD tanpa pengecualian.

“Rapim maraton ini telah selesai. Ke depan, seluruh OPD harus bekerja menggunakan KPI. Perencanaannya seperti apa dan realisasinya setiap bulan seperti apa, itu akan kami cek langsung,” ujar Ayep. Menurutnya, rapim bulanan akan menjadi forum strategis untuk memastikan setiap OPD bekerja secara terukur, akuntabel, dan berorientasi pada hasil.

Ayep menilai, sistem kerja berbasis KPI akan mendorong percepatan pelayanan publik dan memperkuat budaya kerja profesional di lingkungan birokrasi Pemerintah Kota Sukabumi.

Optimalisasi PAD dan Penegakan Perda

Dalam perencanaan pembangunan tahun 2026, Pemkot Sukabumi juga berkomitmen menjalankan seluruh peraturan daerah (Perda) yang telah ada serta menyusun perda baru sesuai kebutuhan dan tantangan ke depan. Fokus utama diarahkan pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebagai fondasi penguatan fiskal daerah.

“Perda yang belum ada akan kita buat, dan perda yang sudah ada akan kita jalankan, terutama yang menyangkut PAD. Ini sumber daya yang harus kita gali untuk kepentingan fiskal daerah,” tegas Ayep.

Pemkot Sukabumi menargetkan PAD tahun 2026 sebesar Rp 535 miliar, dengan optimisme capaian dapat meningkat hingga kisaran Rp 600 miliar. Untuk mencapai target tersebut, pemerintah daerah akan menggandeng pelaku usaha serta menertibkan sumber-sumber pendapatan yang tidak taat aturan. Ayep menegaskan bahwa billboard ilegal dan tidak berkontribusi terhadap PAD akan ditertibkan sebagai bentuk penegakan Perda.

Transparansi Anggaran dan Peran Wilayah

Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, Andang Tjahjandi, menyebut rapim tiga hari berturut-turut ini sebagai pengalaman baru dalam karier birokrasi dirinya. Ia menilai evaluasi berbasis KPI menjadi tantangan sekaligus peluang bagi seluruh OPD untuk meningkatkan kinerja.

“Setiap bulan, capaian KPI OPD akan dicek langsung oleh Pak Wali Kota dan disampaikan kepada masyarakat melalui media. Sistem kerja yang cepat dan terukur menuntut kesiapan seluruh jajaran birokrasi,” ujarnya.

Dalam rapim tersebut, Wali Kota Sukabumi juga menegaskan rencana penerapan e-budgeting yang transparan, khususnya dalam pengelolaan PAD. Masyarakat nantinya dapat mengakses informasi sumber pendapatan daerah hingga alokasinya untuk infrastruktur dan layanan publik.

Dari unsur kewilayahan, Camat Citamiang Aries Ariandi menyatakan bahwa kecamatan dan kelurahan sebagai garda terdepan pemerintahan siap mendukung kebijakan KPI. Menurutnya, KPI kewilayahan akan diarahkan untuk mendorong kepatuhan pajak, khususnya PBB, serta mendukung pencapaian target PAD 2026 yang lebih tinggi dari tahun sebelumnya. (KH)

  • Penulis: KangHasan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dinamika Birokrasi Pemerintah Kota Tasikmalaya Disorot KNPI

    Dinamika Birokrasi Pemerintah Kota Tasikmalaya Disorot KNPI

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 212
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA TASIKMALAYA – Dinamika birokrasi Pemerintah Kota Tasikmalaya kembali menjadi perhatian publik setelah sejumlah elemen masyarakat menyoroti efektivitas tata kelola internal dalam satu tahun terakhir. Kritik tersebut tidak hanya menyasar figur kepala daerah, tetapi juga mengarah pada sistem koordinasi yang berjalan di lingkup birokrasi Pemerintah Kota Tasikmalaya. Ketua DPD KNPI Kota Tasikmalaya, Dhany Tardiwan […]

  • Tasik Oktober Festival 2025

    Raksa Budaya Santun Tasik Oktober Festival 2025

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • account_circle Deni Heryanto
    • visibility 214
    • 0Komentar

    wartaloka.com, BERITA. Semangat kebudayaan dan kebersamaan terasa kuat dalam gelaran Tasik Oktober Festival 2025 yang berlangsung di Lapang Karangsambung, Kecamatan Cibeureum, Selasa (21/10/2025). Ribuan warga dari berbagai penjuru kota tumpah ruah menikmati rangkaian acara Raksa Budaya Santun yang menjadi salah satu agenda utama festival tersebut. Anak-anak, remaja, hingga orang tua larut dalam suasana penuh warna, […]

  • Transparansi anggaran Perwaskim Tasikmalaya - wartaloka

    Perwaskim Tasikmalaya Disorot, Transparansi Data Belanja Dipertanyakan

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 249
    • 0Komentar

    Transparansi anggaran Perwaskim Tasikmalaya dipertanyakan setelah jawaban soal data belanja dinilai belum substansial.

  • Dua Remaja Tewas di Selokan Bekasi, Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku

    Dua Remaja Tewas di Selokan Bekasi, Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku

    • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 233
    • 0Komentar

    Polisi mengamankan empat terduga pelaku setelah dua remaja ditemukan tewas di selokan Jalan Raya Mustikajaya, Kota Bekasi.

  • Aset Pemkot Sukabumi yang Baru pun Tak Terlacak

    Aset Pemkot Sukabumi yang Relatif Baru, Ikut Tak Terlacak

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle Admin Wartaloka
    • visibility 246
    • 0Komentar

    wartaloka.com, KUPAS. Persoalan ratusan aset Pemkot Sukabumi yang tidak diketahui keberadaannya ternyata tidak berhenti pada barang lama. Data auditor negara menunjukkan, di antara 351 unit aset yang keberadaannya belum dapat diyakini, terdapat perangkat kerja yang relatif baru, termasuk yang diperoleh dalam beberapa tahun terakhir. Temuan ini penting karena mematahkan anggapan bahwa ketidakjelasan aset semata-mata disebabkan […]

  • Realisasi Program MBG Saat Ini: Antara Niat Baik dan Tantangan di Lapangan

    Realisasi Program MBG Saat Ini: Antara Niat Baik dan Tantangan di Lapangan

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 293
    • 0Komentar

    Realisasi Program MBG saat ini dikaji kritis: dampak ke UMKM, distribusi pangan, dan solusi agar lebih tepat sasaran.

expand_less