Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Wali Kota Sukabumi Siap Perkuat Kinerja Birokrasi dengan cara ini

Wali Kota Sukabumi Siap Perkuat Kinerja Birokrasi dengan cara ini

  • account_circle KangHasan
  • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
  • visibility 67
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Wartaloka, BERITA SUKABUMI – Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki membuat terobosan baru dalam tata kelola pemerintahan daerah dengan menerapkan Key Performance Indicator (KPI) bagi seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) mulai tahun anggaran 2026. Kebijakan ini diarahkan untuk memperkuat kinerja birokrasi sekaligus meningkatkan transparansi pengelolaan keuangan daerah di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi.

Kebijakan tersebut menjadi salah satu hasil utama rapat pimpinan (Rapim) Pemkot Sukabumi yang digelar selama tiga hari berturut-turut, sejak 29 hingga 31 Desember 2025. Rapim ini diikuti seluruh jajaran pimpinan OPD, termasuk perwakilan badan usaha milik daerah (BUMD), badan layanan umum daerah (BLUD), serta unsur kewilayahan.

KPI Jadi Dasar Perencanaan dan Evaluasi OPD

Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki menegaskan bahwa penerapan KPI akan menjadi dasar utama dalam perencanaan sekaligus evaluasi kinerja 35 OPD sepanjang 2026. Evaluasi tersebut akan dilakukan secara rutin setiap bulan melalui rapat pimpinan berkala yang wajib dihadiri seluruh kepala OPD tanpa pengecualian.

“Rapim maraton ini telah selesai. Ke depan, seluruh OPD harus bekerja menggunakan KPI. Perencanaannya seperti apa dan realisasinya setiap bulan seperti apa, itu akan kami cek langsung,” ujar Ayep. Menurutnya, rapim bulanan akan menjadi forum strategis untuk memastikan setiap OPD bekerja secara terukur, akuntabel, dan berorientasi pada hasil.

Ayep menilai, sistem kerja berbasis KPI akan mendorong percepatan pelayanan publik dan memperkuat budaya kerja profesional di lingkungan birokrasi Pemerintah Kota Sukabumi.

Optimalisasi PAD dan Penegakan Perda

Dalam perencanaan pembangunan tahun 2026, Pemkot Sukabumi juga berkomitmen menjalankan seluruh peraturan daerah (Perda) yang telah ada serta menyusun perda baru sesuai kebutuhan dan tantangan ke depan. Fokus utama diarahkan pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebagai fondasi penguatan fiskal daerah.

“Perda yang belum ada akan kita buat, dan perda yang sudah ada akan kita jalankan, terutama yang menyangkut PAD. Ini sumber daya yang harus kita gali untuk kepentingan fiskal daerah,” tegas Ayep.

Pemkot Sukabumi menargetkan PAD tahun 2026 sebesar Rp 535 miliar, dengan optimisme capaian dapat meningkat hingga kisaran Rp 600 miliar. Untuk mencapai target tersebut, pemerintah daerah akan menggandeng pelaku usaha serta menertibkan sumber-sumber pendapatan yang tidak taat aturan. Ayep menegaskan bahwa billboard ilegal dan tidak berkontribusi terhadap PAD akan ditertibkan sebagai bentuk penegakan Perda.

Transparansi Anggaran dan Peran Wilayah

Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, Andang Tjahjandi, menyebut rapim tiga hari berturut-turut ini sebagai pengalaman baru dalam karier birokrasi dirinya. Ia menilai evaluasi berbasis KPI menjadi tantangan sekaligus peluang bagi seluruh OPD untuk meningkatkan kinerja.

“Setiap bulan, capaian KPI OPD akan dicek langsung oleh Pak Wali Kota dan disampaikan kepada masyarakat melalui media. Sistem kerja yang cepat dan terukur menuntut kesiapan seluruh jajaran birokrasi,” ujarnya.

Dalam rapim tersebut, Wali Kota Sukabumi juga menegaskan rencana penerapan e-budgeting yang transparan, khususnya dalam pengelolaan PAD. Masyarakat nantinya dapat mengakses informasi sumber pendapatan daerah hingga alokasinya untuk infrastruktur dan layanan publik.

Dari unsur kewilayahan, Camat Citamiang Aries Ariandi menyatakan bahwa kecamatan dan kelurahan sebagai garda terdepan pemerintahan siap mendukung kebijakan KPI. Menurutnya, KPI kewilayahan akan diarahkan untuk mendorong kepatuhan pajak, khususnya PBB, serta mendukung pencapaian target PAD 2026 yang lebih tinggi dari tahun sebelumnya. (KH)

  • Penulis: KangHasan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gerakan Pangan Murah Kabupaten Bogor Sukses Distribusi ribuan Ton Pangan

    Gerakan Pangan Murah Kabupaten Bogor Sukses Distribusi ribuan Ton Pangan

    • calendar_month Kamis, 1 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA BOGOR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor berhasil melaksanakan Gerakan Pangan Murah (GPM) Istimewa 2025 secara menyeluruh di seluruh wilayah Kabupaten Bogor. Program ini menjadi salah satu langkah strategis Pemkab Bogor dalam menjaga stabilitas harga pangan sekaligus meningkatkan daya beli masyarakat di tengah dinamika ekonomi sepanjang tahun 2025. Sepanjang pelaksanaannya, GPM Istimewa 2025 telah […]

  • Kunjungan Nataru Lampaui Prediksi, Pariwisata Bandung Tunjukkan Tren Positif

    Kunjungan Nataru Lampaui Prediksi, Pariwisata Bandung Tunjukkan Tren Positif

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA BANDUNG – Alhamdulillah, libur Nataru di Kota Bandung lumangsung aman, tertib, jeung masarakat tiasa wisata kalayan raoseun,” ungkapan syukur itu mencerminkan kondisi pariwisata Kota Bandung selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025–2026. Jumlah kunjungan wisatawan tercatat melampaui prediksi awal dan memberi sinyal positif bagi pencapaian target wisata Bandung ke depan. Kepala Dinas […]

  • Kondisi Pasar Cikurubuk Saat Ini, Mode Bertahan Hidup ?

    Kondisi Pasar Cikurubuk Saat Ini, Mode Bertahan Hidup ?

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA TASIKMALAYA — Kondisi Pasar Cikurubuk Kota Tasikmalaya hari ini bukan sekadar isu ekonomi, melainkan cerminan denyut nadi perdagangan rakyat yang tengah melemah. Sebagai pasar induk terbesar di Tasikmalaya, Pasar Cikurubuk Tasikmalaya seharusnya menjadi pusat perputaran ekonomi masyarakat kecil. Namun realitas di lapangan menunjukkan banyak kios tutup, pembeli berkurang, dan pedagang bertahan dalam situasi […]

  • Mogok Kerja Petugas Perparah Kondisi Krisis Sampah Tasikmalaya

    Mogok Kerja Petugas Perparah Kondisi Krisis Sampah Tasikmalaya

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Krisis sampah Tasikmalaya 2026 memuncak usai 120 petugas mogok kerja akibat gaji telat, picu penumpukan sampah.

  • Cikurubuk Jangan Dibiarkan Redup

    Cikurubuk Jangan Dibiarkan Redup

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA TASIKMALAYA – Fajar baru saja merekah di ufuk timur ketika denyut kehidupan mulai terasa di Pasar Cikurubuk. Kesegaran udara pagi serta hawa dingin belum sepenuhnya sirna, namun langkah para pedagang sudah terdengar menapak di lorong-lorong sempit yang sejak puluhan tahun menjadi saksi perputaran ekonomi rakyat. Di sinilah wajah asli perdagangan tradisional Kota Tasikmalaya […]

  • tumpukan-sampah-pasar-cikurubuk-tasikmalaya-wartaloka

    Tumpukan Sampah Pasar Cikurubuk Mulai Dibersihkan DLH Kota Tasikmalaya

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 69
    • 0Komentar

    DLH Kota Tasikmalaya mulai menangani tumpukan sampah di Pasar Cikurubuk dengan alat berat. Armada terbatas jadi salah satu kendala.

expand_less