Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Mogok Kerja Petugas Perparah Kondisi Krisis Sampah Tasikmalaya

Mogok Kerja Petugas Perparah Kondisi Krisis Sampah Tasikmalaya

  • account_circle KangHasan
  • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
  • visibility 41
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Wartaloka, BERITA TASIKMALAYA – Persoalan sampah Tasikmalaya 2026 kembali menjadi perhatian serius. Sistem pengelolaan yang belum optimal kini diperparah oleh aksi mogok kerja sekitar 120 tenaga kebersihan, yang berdampak langsung pada penumpukan sampah di sejumlah sudut Kota Tasikmalaya.

Pengelolaan Sampah Tasikmalaya Masih Konvensional

Hingga saat ini, pengelolaan sampah Tasikmalaya masih bertumpu pada pola lama, yakni kumpul–angkut–buang. Pendekatan ini dinilai belum efektif karena belum menyentuh akar masalah dari hulu, yaitu pemilahan sampah sejak dari rumah tangga.

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) sebenarnya telah mendorong perubahan sistem, namun implementasi di lapangan masih menghadapi berbagai kendala. Mulai dari minimnya kesadaran masyarakat, keterbatasan armada, hingga kurangnya fasilitas pendukung.

Akibatnya, krisis sampah kota Tasik menjadi persoalan yang terus berulang setiap tahun.

Volume Sampah Terus Meningkat

Permasalahan semakin kompleks karena volume sampah terus meningkat, terutama saat momen tertentu seperti Ramadan dan Lebaran. Kenaikan ini bisa mencapai dua digit persentase, sehingga membebani sistem yang sudah terbatas.

Dalam kondisi normal saja, petugas harus bekerja ekstra dengan sistem lembur. Ketika terjadi gangguan, dampaknya langsung terasa di lapangan.

120 Petugas Mogok Kerja, Ini Penyebabnya

Situasi memanas ketika terjadi mogok kerja petugas kebersihan yang melibatkan sekitar 120 orang. Aksi ini dipicu oleh persoalan klasik yang belum terselesaikan, yaitu keterlambatan pembayaran gaji.

Beberapa petugas mengeluhkan bahwa upah yang seharusnya diterima tepat waktu justru mengalami penundaan. Selain itu, beban kerja yang tinggi tanpa diimbangi kesejahteraan yang memadai turut menjadi pemicu kekecewaan.

Isu gaji petugas kebersihan telat ini akhirnya memicu aksi kolektif yang berdampak langsung pada operasional di lapangan.

Dampak: Penumpukan Sampah di Sejumlah Titik

Akibat mogok kerja tersebut, penumpukan sampah Tasikmalaya tak terhindarkan. Sejumlah Tempat Penampungan Sementara (TPS) dilaporkan penuh, bahkan meluber ke badan jalan.

Kondisi ini menimbulkan bau tak sedap, mengganggu aktivitas warga, serta berpotensi menimbulkan masalah kesehatan dan pencemaran lingkungan.

Ketergantungan tinggi terhadap tenaga manual membuat sistem pengelolaan sampah menjadi sangat rentan terhadap gangguan.

Perlu Pembenahan Sistem dan Kesejahteraan Petugas

Masalah sampah Tasikmalaya 2026 tidak bisa diselesaikan secara parsial. Diperlukan pembenahan menyeluruh dari hulu hingga hilir.

Beberapa langkah yang dinilai mendesak antara lain:

perbaikan sistem pengelolaan berbasis pemilahan dari sumber

  • peningkatan sarana dan armada pengangkut
  • kepastian pembayaran upah tenaga kebersihan
  • edukasi masyarakat terkait pengurangan sampah

Tanpa langkah konkret, potensi krisis yang lebih besar akan terus membayangi.

Krisis sampah Tasikmalaya 2026 menjadi gambaran nyata bahwa persoalan lingkungan tidak bisa dianggap sepele. Mogok kerja 120 petugas kebersihan akibat persoalan kesejahteraan menjadi alarm keras bagi pemerintah daerah.

Jika tidak segera dibenahi, pengelolaan sampah Tasikmalaya berisiko semakin memburuk dan berdampak luas bagi masyarakat. (kh) 

  • Penulis: KangHasan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Walikota Bandung mengaskan pelarangan menyalakan kembang api di Tahun Baru 2026

    Evaluasi 1 Tahun Kepemimpinan M Farhan: Kota Bandung di Persimpangan Arah

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA BANDUNG – Memasuki era 1 tahun kepemimpinan M Farhan sebagai Walikota Bandung, publik mulai menakar capaian dan arah pembangunan Kota Bandung. Harapan masyarakat terhadap kepemimpinan definitif memang cukup besar. Sejak 14 April 2023, Kota Bandung sempat dipimpin penjabat wali kota, sebelum akhirnya Muhammad Farhan resmi dilantik pada 10 Februari 2025 sebagai Wali Kota […]

  • Bukan Satu Anak: Fakta Baru Fenomena Pengemis di Tasikmalaya

    Bukan Satu Anak: Fakta Baru Fenomena Pengemis di Tasikmalaya

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA TASIKMALAYA – Kisah Ns, siswi SD yang berprestasi di sekolah namun mengemis pada malam hari di pusat Kota Tasikmalaya, terus bergulir. Setelah viral dan menyita perhatian publik, fakta-fakta baru terungkap melalui kunjungan langsung aparat kecamatan dan unsur terkait ke rumahnya, ternyata ditemukan beberapa fenomena baru yang menjadi permasalahan mengenai kemiskinan di Kota Tasikmalaya […]

  • 3 Pekan Tanpa Jawaban, Pedagang Pasar Cikurubuk Bersiap Gelar Aksi

    3 Pekan Tanpa Jawaban, Pedagang Pasar Cikurubuk Bersiap Gelar Aksi

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA TASIKMALAYA – Kekecewaan para Pedagang di Pasar Cikurubuk terhadap pemerintah daerah disebut semakin meningkat. Setelah hampir tiga pekan sejak surat resmi disampaikan kepada Wali Kota Tasikmalaya, para pedagang mengaku belum menerima tanggapan dari pemerintah kota. Situasi tersebut mendorong para pedagang bersama sejumlah elemen masyarakat menyiapkan langkah lanjutan berupa aksi massa yang direncanakan berlangsung […]

  • langit italia merah - fenomena alam langka

    Fenomena Langka! Langit Italia Terlihat Merah

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle Admin Wartaloka
    • visibility 39
    • 0Komentar

    wartaloka.com, BERITA. Sebuah pemandangan langka sekaligus memukau terjadi di Eropa pada Selasa (12/11/2025). Langit Italia terlihat merah ketika aurora borealis berwarna menyala melintas di atas kawasan Pegunungan Alpen, termasuk di sekitar Gunung Matterhorn, Lembah Aosta. Fenomena ini mencuri perhatian warga hingga viral di berbagai platform media sosial, karena warna aurora yang muncul jauh berbeda dari […]

  • Hardiknas: Dunia Pendidikan Makin Buram Dan Memprihatinkan

    Hardiknas: Dunia Pendidikan Makin Buram Dan Memprihatinkan

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Hardiknas 2026 menjadi refleksi dunia pendidikan yang kian buram akibat krisis moral, adab, dan arah pendidikan nasional.

  • Longsor Terjang Cisarua KBB, Puluhan Rumah Hancur dan Warga Masih Tertimbun

    Longsor Terjang Cisarua KBB, Puluhan Rumah Hancur dan Warga Masih Tertimbun

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Wartaloka, Berita Bandung Barat – Bencana longsor di Cisarua Bandung Barat mengguncang kawasan permukiman warga di Kampung Babakan, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, Sabtu (24/1/2026) dini hari. Longsor yang disertai aliran air deras tersebut menerjang permukiman saat sebagian besar warga masih terlelap, informasi sementara yang berhasil dihimpun redaksi saat ini […]

expand_less