Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Mogok Kerja Petugas Perparah Kondisi Krisis Sampah Tasikmalaya

Mogok Kerja Petugas Perparah Kondisi Krisis Sampah Tasikmalaya

  • account_circle KangHasan
  • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
  • visibility 168
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Wartaloka, BERITA TASIKMALAYA – Persoalan sampah Tasikmalaya 2026 kembali menjadi perhatian serius. Sistem pengelolaan yang belum optimal kini diperparah oleh aksi mogok kerja sekitar 120 tenaga kebersihan, yang berdampak langsung pada penumpukan sampah di sejumlah sudut Kota Tasikmalaya.

Pengelolaan Sampah Tasikmalaya Masih Konvensional

Hingga saat ini, pengelolaan sampah Tasikmalaya masih bertumpu pada pola lama, yakni kumpul–angkut–buang. Pendekatan ini dinilai belum efektif karena belum menyentuh akar masalah dari hulu, yaitu pemilahan sampah sejak dari rumah tangga.

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) sebenarnya telah mendorong perubahan sistem, namun implementasi di lapangan masih menghadapi berbagai kendala. Mulai dari minimnya kesadaran masyarakat, keterbatasan armada, hingga kurangnya fasilitas pendukung.

Akibatnya, krisis sampah kota Tasik menjadi persoalan yang terus berulang setiap tahun.

Volume Sampah Terus Meningkat

Permasalahan semakin kompleks karena volume sampah terus meningkat, terutama saat momen tertentu seperti Ramadan dan Lebaran. Kenaikan ini bisa mencapai dua digit persentase, sehingga membebani sistem yang sudah terbatas.

Dalam kondisi normal saja, petugas harus bekerja ekstra dengan sistem lembur. Ketika terjadi gangguan, dampaknya langsung terasa di lapangan.

120 Petugas Mogok Kerja, Ini Penyebabnya

Situasi memanas ketika terjadi mogok kerja petugas kebersihan yang melibatkan sekitar 120 orang. Aksi ini dipicu oleh persoalan klasik yang belum terselesaikan, yaitu keterlambatan pembayaran gaji.

Beberapa petugas mengeluhkan bahwa upah yang seharusnya diterima tepat waktu justru mengalami penundaan. Selain itu, beban kerja yang tinggi tanpa diimbangi kesejahteraan yang memadai turut menjadi pemicu kekecewaan.

Isu gaji petugas kebersihan telat ini akhirnya memicu aksi kolektif yang berdampak langsung pada operasional di lapangan.

Dampak: Penumpukan Sampah di Sejumlah Titik

Akibat mogok kerja tersebut, penumpukan sampah Tasikmalaya tak terhindarkan. Sejumlah Tempat Penampungan Sementara (TPS) dilaporkan penuh, bahkan meluber ke badan jalan.

Kondisi ini menimbulkan bau tak sedap, mengganggu aktivitas warga, serta berpotensi menimbulkan masalah kesehatan dan pencemaran lingkungan.

Ketergantungan tinggi terhadap tenaga manual membuat sistem pengelolaan sampah menjadi sangat rentan terhadap gangguan.

Perlu Pembenahan Sistem dan Kesejahteraan Petugas

Masalah sampah Tasikmalaya 2026 tidak bisa diselesaikan secara parsial. Diperlukan pembenahan menyeluruh dari hulu hingga hilir.

Beberapa langkah yang dinilai mendesak antara lain:

perbaikan sistem pengelolaan berbasis pemilahan dari sumber

  • peningkatan sarana dan armada pengangkut
  • kepastian pembayaran upah tenaga kebersihan
  • edukasi masyarakat terkait pengurangan sampah

Tanpa langkah konkret, potensi krisis yang lebih besar akan terus membayangi.

Krisis sampah Tasikmalaya 2026 menjadi gambaran nyata bahwa persoalan lingkungan tidak bisa dianggap sepele. Mogok kerja 120 petugas kebersihan akibat persoalan kesejahteraan menjadi alarm keras bagi pemerintah daerah.

Jika tidak segera dibenahi, pengelolaan sampah Tasikmalaya berisiko semakin memburuk dan berdampak luas bagi masyarakat. (kh) 

  • Penulis: KangHasan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bukan Satu Anak: Fakta Baru Fenomena Pengemis di Tasikmalaya

    Bukan Satu Anak: Fakta Baru Fenomena Pengemis di Tasikmalaya

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA TASIKMALAYA – Kisah Ns, siswi SD yang berprestasi di sekolah namun mengemis pada malam hari di pusat Kota Tasikmalaya, terus bergulir. Setelah viral dan menyita perhatian publik, fakta-fakta baru terungkap melalui kunjungan langsung aparat kecamatan dan unsur terkait ke rumahnya, ternyata ditemukan beberapa fenomena baru yang menjadi permasalahan mengenai kemiskinan di Kota Tasikmalaya […]

  • Musibah Tambang Bogor: Asap Misterius Menjadi Kendala Evakuasi

    Musibah Tambang Bogor: Asap Misterius Menjadi Kendala Evakuasi

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA BOGOR – Musibah tambang Bogor kembali mengguncang publik setelah muncul dugaan enam warga Desa Urug, Kabupaten Bogor, terjebak di dalam lubang bekas tambang PT Antam. Peristiwa ini mendorong Anggota DPRD Jawa Barat Doni Maradona Hutabarat bersama Anggota DPR RI Adian Napitupulu turun langsung ke lokasi kejadian pada Kamis (15/1/2026). Baca juga: Asap Pekat […]

  • Pemkab Bandung Barat Siapkan Relokasi Warga Terdampak Longsor Pasirlangu

    Pemkab Bandung Barat Siapkan Relokasi Warga Terdampak Longsor Pasirlangu

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA BANDUNG BARAT – Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB) mulai melakukan persiapan relokasi bagi warga terdampak bencana tanah longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua. Langkah ini dilakukan sebagai upaya mitigasi lanjutan untuk mencegah jatuhnya korban jiwa serta meminimalkan risiko bencana susulan, mengingat kondisi geografis wilayah tersebut masih dinilai rawan. Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie […]

  • Indikasi Korupsi di Tasikmalaya yang Tak Bisa Lagi Dianggap Angin Lalu

    Indikasi Korupsi di Tasikmalaya yang Tak Bisa Lagi Dianggap Angin Lalu

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA TASIKMALAYA – Proyek Revitalisasi Gedung PLUT (Pusat Layanan Usaha Terpadu) pada Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Kabupaten Tasikmalaya senilai Rp3,4 miliar semestinya menjadi proyek rutin yang berjalan sesuai prosedur: tender transparan, pelaksanaan diawasi, pembayaran berdasarkan progres pekerjaan. Selesai. Namun, fakta yang terungkap justru memunculkan serangkaian indikasi korupsi di Kabupaten Tasikmalaya yang tidak bisa […]

  • Andi Ibo DKKT Tasikmalaya

    Visi Andi Ibo: Penguatan Komunias Seni Kota Tasikmalaya

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • account_circle Admin Wartaloka
    • visibility 124
    • 0Komentar

    wartaloka.com, BERITA. Musisi seniorAndi Ibo, saat ini sedang mengikuti proses pemilihan Ketua Dewan Kesenian Kota Tasikmalaya (DKKT) periode 2025–2030. Di usianya yang kini 55 tahun, Andi Ibo menyatakan ingin berkontribusi nyata bagi pengembangan seni di kota kelahirannya setelah bertahun-tahun berkarya di Jakarta. Salah satu poin utama dalam visinya adalah memperjuangkan kesejahteraan seniman, termasuk akses healthcare […]

  • Harga Kedelai Impor Naik, Perajin Tempe Kian Terhimpit

    Harga Kedelai Impor Naik, Perajin Tempe Kian Terhimpit

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Kenaikan harga kedelai impor akibat melemahnya rupiah membuat perajin tempe semakin terhimpit.

expand_less