Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Insiden Malam Tahun Baru di Sukabumi Diduga Dipicu Kembang Api

Insiden Malam Tahun Baru di Sukabumi Diduga Dipicu Kembang Api

  • account_circle KangHasan
  • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
  • visibility 222
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Wartaloka, BERITA SUKABUMIMalam pergantian tahun yang seharusnya penuh suka cita berubah menjadi mencekam di kawasan dekat Balai Kota Sukabumi. Insiden malam tahun baru berupa kericuhan antar kelompok anak muda terjadi di persimpangan Jalan R Syamsudin SH dan Cikole Dalam, Rabu (31/12/2025) sekitar pukul 23.00 WIB. Peristiwa tersebut berujung aksi kekerasan yang menyebabkan empat pria mengalami luka dan harus mendapat perawatan medis.

Seorang warga yang berada di lokasi mengungkapkan, keributan bermula saat suasana tengah ramai oleh kendaraan, petasan, dan kembang api. Menjelang hitungan pergantian tahun, tiba-tiba muncul kembang api luncur yang mengarah ke kelompok lain. Warga menduga momen itulah yang memicu cekcok hingga berujung bentrokan.

“Saya lagi nongkrong di seberang pertigaan Cikole Dalam. Tiba-tiba ada kembang api, tapi bukan ke atas, malah meluncur ke arah kelompok lain. Habis itu langsung ribut,” ujar saksi, Minggu (4/1/2026).

Keributan Mendadak, Warga Ikut Terkena Imbas

Menurut saksi, situasi langsung tidak terkendali. Beberapa orang saling kejar dan saling serang di tengah keramaian malam tahun baru. Sejumlah pelaku membawa helm dan benda lain, bahkan ada yang menenteng senjata tajam.

Saksi mengaku mencoba melerai keributan, namun justru terkena pukulan helm di kepala. “Niatnya mau misahin, tapi malah kena pukul. Kepala saya benjol, dan saya juga nggak tahu dari kelompok mana,” tuturnya.

Keributan tersebut membuat warga sekitar panik. Banyak orang yang awalnya merayakan malam tahun baru memilih menjauh dari lokasi demi menghindari hal-hal berbahaya. Arus lalu lintas di sekitar Balai Kota Sukabumi pun sempat terganggu akibat kejadian itu.

Empat Korban Dirawat, Polisi Lakukan Penyelidikan

Akibat insiden malam tahun baru tersebut, empat pria berusia 17 hingga 27 tahun mengalami luka akibat serangan senjata tajam. Kejadian berlangsung di samping kantor Ganesha Operation (GO), tak jauh dari pusat pemerintahan Kota Sukabumi.

Petugas langsung membawa para korban ke RSUD R Syamsudin. Dua korban mengalami luka ringan dan sudah diperbolehkan pulang, sementara dua lainnya masih menjalani perawatan karena luka yang lebih serius di bagian tangan.

Petugas rumah sakit menyebut para korban tidak saling mengenal dan tidak mengetahui siapa yang menyerang mereka. Ada korban yang hanya berada di sekitar lokasi, sementara lainnya kebetulan melintas saat keributan pecah. Keterangan tersebut sesuai dengan kesaksian warga yang menyebut penyerangan terjadi secara tiba-tiba.

Aksi kelompok penyerang sempat terekam kamera warga dan beredar luas. Menanggapi hal itu, Kapolres Sukabumi Kota AKBP Rita Suwadi memastikan jajarannya langsung bergerak melakukan penelusuran.

“Kami pasti tindak lanjuti dan telusuri kejadian ini,” tegas Rita, Jumat (2/1/2026).

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa euforia pergantian tahun tetap perlu diiringi sikap saling menjaga dan menghormati. “Mugia kajadian ieu jadi pangeling-ngeling keur urang sadayana, sangkan leuwih waspada, silih ajénan, jeung ngajaga kaamanan babarengan.”(KH)

  • Penulis: KangHasan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terminal Bubulak Bogor Disorot Wali Kota

    Terminal Bubulak Bogor Disorot Wali Kota

    • calendar_month Kamis, 1 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 225
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA BOGOR – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, melakukan inspeksi langsung ke Terminal Bubulak pascahujan deras yang mengguyur Kota Bogor, Rabu (31/12/2025). Peninjauan ini dilakukan untuk melihat secara langsung hasil revitalisasi terminal yang telah dilaksanakan beberapa waktu lalu, sekaligus memastikan fungsi infrastruktur berjalan optimal. Saat berkeliling di area terminal, Dedie Rachim menemukan adanya […]

  • Perayaan Cap Go Meh di Ciamis Berlangsung Khidmat

    Perayaan Cap Go Meh di Ciamis Berlangsung Khidmat

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 214
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA CIAMIS – Pesan Toleransi Menguat Perayaan Cap Go Meh di Kelenteng Hok Tek Bio berlangsung khidmat dan penuh warna. Ratusan umat dan warga sekitar memadati halaman kelenteng yang berada di pusat Kota Ciamis itu untuk mengikuti rangkaian ibadah dan tradisi budaya yang menjadi penutup perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili. Sejak pagi, suasana […]

  • PPPK Paruh Waktu Kota Sukabumi

    Wali Kota Sukabumi Lantik 1.827 PPPK Paruh Waktu

    • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
    • account_circle Admin Wartaloka
    • visibility 214
    • 0Komentar

    wartaloka.com, BERITA. Pemerintah Kota Sukabumi resmi melantik 1.827 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu dalam upacara yang digelar di Lapang Merdeka, Jumat (21/11/2025). Momentum ini menjadi salah satu tahapan penting dalam penataan tenaga honorer di Kota Sukabumi, sekaligus pelaksanaan amanat undang-undang terkait reformasi birokrasi dan perbaikan kualitas pelayanan publik. Wali Kota Sukabumi menegaskan […]

  • Apresiasi Atlet Disabilitas Tasikmalaya Perkuat Solidaritas Sosial

    Apresiasi Atlet Disabilitas Tasikmalaya Perkuat Solidaritas Sosial

    • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 570
    • 0Komentar

    Apresiasi atlet disabilitas Tasikmalaya memperkuat solidaritas sosial dan menghapus stigma di masyarakat.

  • Serapan APBD Tertinggi Nasional, Dedi Mulyadi Dorong Pembangunan Jawa Barat Lebih Terasa

    Serapan APBD Tertinggi Nasional, Dedi Mulyadi Dorong Pembangunan Jawa Barat Lebih Terasa

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 213
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA JABAR – “Pamaréntah kudu bisa dipeunteun ku rahayat, lain ukur ku angka tapi ku mangpaatna.”Pepatah Sunda itu mengandung pesan kuat: pembangunan harus terus didorong, namun tetap diawasi agar benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat. Semangat inilah yang mengiringi capaian Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam pengelolaan anggaran tahun 2025. Pemerintah Provinsi Jawa Barat mencatatkan kinerja […]

  • Krisis Mental Generasi Muda: Buah Pahit Sekularisme di Era Digital

    Krisis Mental Generasi Muda: Buah Pahit Sekularisme di Era Digital

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 350
    • 0Komentar

    Krisis mental generasi muda semakin mengkhawatirkan. Seiring meningkatnya kecemasan, depresi, dan krisis identitas remaja

expand_less