Dedie Rachim Serahkan DPA Kota Bogor 2026, Tekankan Integritas ASN
- account_circle KangHasan
- calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
- visibility 9
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Wartaloka, BERITA BOGOR – Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim menegaskan bahwa tantangan pembangunan ke depan akan semakin berat, sementara harapan masyarakat terus meningkat. Pesan itu ia sampaikan saat menyerahkan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Kota Bogor Tahun Anggaran 2026 di Paseban Sri Bima, Balai Kota Bogor, Jumat (2/1/2026).
Di awal tahun anggaran, Dedie mengingatkan seluruh jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor agar menggunakan anggaran secara bertanggung jawab. Ia menekankan bahwa keterbatasan anggaran tidak boleh menjadi celah bagi praktik penggelapan, penyimpangan, apalagi korupsi.
Menurut Dedie, DPA Kota Bogor bukan sekadar dokumen administratif, melainkan kompas utama dalam menentukan arah pembangunan kota. Karena itu, setiap rupiah yang digunakan harus memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
Perangkat Daerah Diminta Aktif Benahi Kota
Dedie meminta seluruh perangkat daerah dan aparatur wilayah ikut terlibat langsung dalam upaya membenahi Kota Bogor. Ia mendorong perbaikan lingkungan, peningkatan akses jalan dan transportasi, serta penataan pedagang kaki lima (PKL) yang melanggar aturan.
Selain itu, Dedie mengajak jajaran Pemkot Bogor untuk menggali dan memaksimalkan berbagai potensi daerah, baik dari sektor ekonomi, pariwisata, hingga pelayanan publik. Ia menilai kolaborasi lintas perangkat daerah menjadi kunci agar program yang tertuang dalam DPA Kota Bogor dapat berjalan efektif.
Kepada para pimpinan perangkat daerah, Dedie menekankan pentingnya membenahi organisasi masing-masing. Ia ingin roda pemerintahan berjalan solid, tertib, dan mampu menciptakan suasana daerah yang kondusif.
“Pengendalian, monitoring, dan ketegasan dalam mengambil keputusan harus berjalan sesuai aturan,” ujar Dedie. Ia juga meminta para kepala perangkat daerah tidak ragu bertindak selama tetap mengacu pada mekanisme yang berlaku.
Tegas Tolak Pungli dan Perizinan Berbelit
Dalam arahannya, Dedie menyoroti persoalan perencanaan pembangunan yang membutuhkan anggaran besar. Ia mengajak seluruh jajaran Pemkot Bogor bekerja maksimal sejak awal tahun dengan prinsip integritas, transparansi, dan akuntabilitas.
Dedie menegaskan agar tidak ada lagi oknum yang mempersulit proses perizinan maupun layanan publik lainnya. Menurutnya, pelayanan yang cepat dan bersih akan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.
“Jangan ada lagi oknum-oknum yang mempersulit proses perizinan maupun bidang lainnya,” tegasnya.
Melalui penyerahan DPA Kota Bogor 2026 ini, Dedie berharap seluruh program pembangunan dapat berjalan tepat sasaran dan berdampak langsung pada kesejahteraan warga. Ia juga mengajak masyarakat untuk ikut mengawasi jalannya pemerintahan agar anggaran benar-benar digunakan untuk kepentingan publik. Sebagai penutup, Dedie menyampaikan pesan moral kepada warga Kota Bogor agar ikut berperan aktif menjaga komitmen bersama.
–“Hayu urang sadayana milu ngajaga jeung ngawal palaksanaan DPA Kota Bogor ieu, sangkan pangwangunan kota bisa lumangsung jujur, beresih, jeung ngahasilkeun mangpaat keur balaréa.”–
(KH)
- Penulis: KangHasan
