Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Insiden Malam Tahun Baru di Sukabumi Diduga Dipicu Kembang Api

Insiden Malam Tahun Baru di Sukabumi Diduga Dipicu Kembang Api

  • account_circle KangHasan
  • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
  • visibility 57
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Wartaloka, BERITA SUKABUMIMalam pergantian tahun yang seharusnya penuh suka cita berubah menjadi mencekam di kawasan dekat Balai Kota Sukabumi. Insiden malam tahun baru berupa kericuhan antar kelompok anak muda terjadi di persimpangan Jalan R Syamsudin SH dan Cikole Dalam, Rabu (31/12/2025) sekitar pukul 23.00 WIB. Peristiwa tersebut berujung aksi kekerasan yang menyebabkan empat pria mengalami luka dan harus mendapat perawatan medis.

Seorang warga yang berada di lokasi mengungkapkan, keributan bermula saat suasana tengah ramai oleh kendaraan, petasan, dan kembang api. Menjelang hitungan pergantian tahun, tiba-tiba muncul kembang api luncur yang mengarah ke kelompok lain. Warga menduga momen itulah yang memicu cekcok hingga berujung bentrokan.

“Saya lagi nongkrong di seberang pertigaan Cikole Dalam. Tiba-tiba ada kembang api, tapi bukan ke atas, malah meluncur ke arah kelompok lain. Habis itu langsung ribut,” ujar saksi, Minggu (4/1/2026).

Keributan Mendadak, Warga Ikut Terkena Imbas

Menurut saksi, situasi langsung tidak terkendali. Beberapa orang saling kejar dan saling serang di tengah keramaian malam tahun baru. Sejumlah pelaku membawa helm dan benda lain, bahkan ada yang menenteng senjata tajam.

Saksi mengaku mencoba melerai keributan, namun justru terkena pukulan helm di kepala. “Niatnya mau misahin, tapi malah kena pukul. Kepala saya benjol, dan saya juga nggak tahu dari kelompok mana,” tuturnya.

Keributan tersebut membuat warga sekitar panik. Banyak orang yang awalnya merayakan malam tahun baru memilih menjauh dari lokasi demi menghindari hal-hal berbahaya. Arus lalu lintas di sekitar Balai Kota Sukabumi pun sempat terganggu akibat kejadian itu.

Empat Korban Dirawat, Polisi Lakukan Penyelidikan

Akibat insiden malam tahun baru tersebut, empat pria berusia 17 hingga 27 tahun mengalami luka akibat serangan senjata tajam. Kejadian berlangsung di samping kantor Ganesha Operation (GO), tak jauh dari pusat pemerintahan Kota Sukabumi.

Petugas langsung membawa para korban ke RSUD R Syamsudin. Dua korban mengalami luka ringan dan sudah diperbolehkan pulang, sementara dua lainnya masih menjalani perawatan karena luka yang lebih serius di bagian tangan.

Petugas rumah sakit menyebut para korban tidak saling mengenal dan tidak mengetahui siapa yang menyerang mereka. Ada korban yang hanya berada di sekitar lokasi, sementara lainnya kebetulan melintas saat keributan pecah. Keterangan tersebut sesuai dengan kesaksian warga yang menyebut penyerangan terjadi secara tiba-tiba.

Aksi kelompok penyerang sempat terekam kamera warga dan beredar luas. Menanggapi hal itu, Kapolres Sukabumi Kota AKBP Rita Suwadi memastikan jajarannya langsung bergerak melakukan penelusuran.

“Kami pasti tindak lanjuti dan telusuri kejadian ini,” tegas Rita, Jumat (2/1/2026).

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa euforia pergantian tahun tetap perlu diiringi sikap saling menjaga dan menghormati. “Mugia kajadian ieu jadi pangeling-ngeling keur urang sadayana, sangkan leuwih waspada, silih ajénan, jeung ngajaga kaamanan babarengan.”(KH)

  • Penulis: KangHasan

Rekomendasi Untuk Anda

  • psm-vs-persib-bojan-hodak-barba-absen-berita-olahraga-wartaloka

    PERSIB Krisis Jelang Duel Kontra PSM, Tiga Sosok Penting Harus Absen

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 51
    • 0Komentar

    PERSIB Bandung dipastikan tanpa Bojan Hodak, Federico Barba, dan Luciano Guaycochea saat duel PSM Makassar Vs Persib Bandung di pekan ke-33 Super League.

  • Hardiknas: Dunia Pendidikan Makin Buram Dan Memprihatinkan

    Hardiknas: Dunia Pendidikan Makin Buram Dan Memprihatinkan

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Hardiknas 2026 menjadi refleksi dunia pendidikan yang kian buram akibat krisis moral, adab, dan arah pendidikan nasional.

  • Kemandirian Warga di Cisolok: Saat Penyintas Bergerak Tanpa Menunggu Negara

    Kemandirian Warga di Cisolok: Saat Penyintas Bergerak Tanpa Menunggu Negara

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA SUKABUMI – Kemandirian warga di Dusun Citiis, Desa Gunung Karamat, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, pada akhirnya menjadi cermin reflektif bagi para pemangku kebijakan. Bukan sekadar tentang absennya bantuan, tetapi tentang kecepatan respons dan keberpihakan nyata terhadap masyarakat terdampak bencana. Di bawah terik matahari cucuran keringat warga, suara cangkul dan sekop beradu dengan tanah […]

  • Pantai Talanca penuh Sampah Kain, Citra Wisata Sukabumi Dipertaruhkan

    Pantai Talanca penuh Sampah Kain, Citra Wisata Sukabumi Dipertaruhkan

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA SUKABUMI – Pantai Talanca yang berada di Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, kembali menjadi sorotan publik. Kawasan wisata pesisir yang sempat viral beberapa tahun lalu itu lagi-lagi dipenuhi tumpukan sampah kain yang berserakan di sepanjang garis pantai. Pantai Talanca, yang terletak di Desa Loji, sebelumnya pernah masuk daftar pantai terkotor di Indonesia versi Pandawara […]

  • Polisi Gagalkan Produksi Ribuan Pil Ekstasi di Sukabumi

    Polisi Gagalkan Produksi Ribuan Pil Ekstasi di Sukabumi

    • calendar_month Kamis, 1 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA SUKABUMI – Satuan Reserse Narkoba Polres Sukabumi Kota berhasil menggagalkan rencana peredaran ribuan butir pil ekstasi yang diduga akan diedarkan pada malam Tahun Baru 2026. Pengungkapan ini menjadi langkah penting aparat kepolisian dalam mencegah peredaran narkotika, khususnya menjelang momen pergantian tahun yang biasanya diwarnai peningkatan aktivitas masyarakat. Ruko di Lembursitu Dijadikan Tempat Produksi […]

  • Isu Superflu di Bandung Bikin Resah, Wali Kota Sampaikan Himbauan

    Isu Superflu di Bandung Bikin Resah, Wali Kota Sampaikan Himbauan

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA BANDUNG – Isu kasus superflu di Bandung yang belakangan ramai diperbincangkan membuat sebagian masyarakat resah. Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan meminta warga tetap tenang dan tidak bereaksi berlebihan. Farhan menegaskan, hingga saat ini belum ada kasus Superflu yang terkonfirmasi secara resmi di Kota Bandung. Informasi tersebut ia sampaikan saat menghadiri […]

expand_less