Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Pemkot Bandung Matangkan Kesiapan Transportasi Massal

Pemkot Bandung Matangkan Kesiapan Transportasi Massal

  • account_circle KangHasan
  • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
  • visibility 138
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

WartalokaBERITA BANDUNGPemerintah Kota Bandung menegaskan tidak akan menunggu kepastian lelang proyek Bus Rapid Transit (BRT) dari pemerintah pusat untuk mulai bersiap. Alih-alih bersikap pasif, Pemkot memilih mematangkan mitigasi risiko agar transportasi massal Bandung dapat berjalan tanpa menimbulkan gejolak sosial dan ekonomi ketika BRT mulai beroperasi.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyebut, kesiapan daerah menjadi kunci agar sistem transportasi baru tidak menimbulkan masalah turunan. Dua isu utama yang sejak awal menjadi perhatian adalah hilangnya parkir di badan jalan (on street parking) serta potensi penurunan aktivitas ritel di sepanjang koridor BRT.

“Kalau parkir di Ahmad Yani, Sudirman, Asia Afrika, dan Otista dilarang, konsekuensinya besar. Orang mau belanja pasti akan berpikir, parkirnya di mana?” ujar Farhan di Balai Kota Bandung, Senin (5/1/2025).

Parkir dan Akses Jadi Isu Krusial

Farhan mengakui, perubahan pola lalu lintas akibat kehadiran BRT berpotensi memicu resistensi, terutama dari pelaku usaha di kawasan padat aktivitas ekonomi. Pengalaman di sejumlah kota menunjukkan, pembatasan parkir tanpa solusi alternatif kerap berdampak langsung pada penurunan jumlah pengunjung toko.

Karena itu, Pemkot Bandung mulai memetakan lokasi-lokasi strategis yang membutuhkan kantong parkir pengganti, termasuk opsi parkir terpusat dan skema park and ride. Langkah ini dipandang penting agar masyarakat tetap memiliki akses mudah ke pusat perbelanjaan dan layanan publik meski koridor jalan diprioritaskan untuk angkutan massal.

“Transportasi massal itu bukan cuma soal busnya jalan, tapi ekosistemnya harus siap,” kata Farhan.

Jaga Ekonomi Lokal Tetap Bergerak

Selain parkir, Pemkot juga mencermati potensi dampak terhadap ritel kecil dan menengah. Farhan menilai, transportasi massal Bandung seharusnya justru menjadi pengungkit ekonomi, bukan sebaliknya. Namun hal itu hanya bisa tercapai jika transisi dilakukan secara terencana.

Pemkot mempertimbangkan penataan ulang akses pejalan kaki, penambahan titik drop-off, serta penguatan konektivitas dengan angkutan pengumpan (feeder). Dengan begitu, pelanggan tetap bisa menjangkau kawasan usaha tanpa harus bergantung pada kendaraan pribadi.

“Kita tidak mau pelaku usaha merasa ditinggalkan oleh kebijakan transportasi,” ujarnya.

Tidak Menunggu, Tapi Bersiap

Sikap Pemkot Bandung yang tidak menunggu kepastian lelang dari pusat mencerminkan pendekatan antisipatif. Farhan menegaskan, kesiapan daerah harus dibangun sejak awal agar saat BRT benar-benar berjalan, pemerintah tidak lagi sibuk memadamkan masalah di lapangan.

Menurutnya, transportasi massal adalah kebutuhan kota besar, tetapi penerapannya harus disesuaikan dengan karakter Bandung yang memiliki kepadatan tinggi, aktivitas ekonomi beragam, dan budaya mobilitas yang unik.

Dengan fokus pada mitigasi risiko sejak dini, Pemkot Bandung berharap kehadiran BRT kelak tidak hanya memperlancar lalu lintas, tetapi juga memperkuat kualitas hidup warga. Pada akhirnya, keberhasilan transportasi massal Bandung bukan diukur dari cepatnya proyek berjalan, melainkan dari seberapa siap kota dan warganya beradaptasi.

“Lengkah pamaréntah pikeun ngabebenah Kota Bandung mugia tiasa janten ikhtiar anu hadé keur urang sadayana. Urang kudu ngarojong, bari tetep maparin pangawasan kalayan wijaksana. Mugia unggal léngkah anu dicandak sanggup ngajantenkeun Bandung langkung tartib, langkung merenah, tur masihan mangpaat nyata pikeun kahirupan masarakatna. Hayu urang sarua ngarojong jeung ngawaskeun, sangkan Bandung jadi leuwih rapih, merenah, jeung nyugemakeun keur kahirupan sapopoé.(KH)

  • Penulis: KangHasan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peristiwa Kriminal di Sukabumi: Pria 29 Tahun Tewas Ditusuk

    Peristiwa Kriminal di Sukabumi: Pria 29 Tahun Tewas Ditusuk

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA SUKABUMI – Peristiwa kriminal di Sukabumi kembali menggemparkan warga. Seorang pria berinisial RR (29) meninggal dunia setelah mengalami luka tusuk serius usai terlibat pertikaian di sebuah lapak jamu yang diduga menjual minuman keras oplosan. Kejadian tragis tersebut berlangsung pada Senin malam (23/3/2026) sekitar pukul 22.00 WIB di kawasan Kampung Sudajaya Hilir, Kelurahan Jayaraksa, […]

  • Galeri Rasulullah Al Jabbar, Wisata Religi Gratis Menyusuri Jejak Nabi

    Galeri Rasulullah Al Jabbar, Wisata Religi Gratis Menyusuri Jejak Nabi

    • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA BANDUNG – Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan, kerinduan umat Islam untuk lebih dekat dengan Rasulullah SAW semakin terasa. Bukan hanya melalui ibadah, tetapi juga dengan mengenal lebih dalam perjalanan hidup Sang Nabi sebagai teladan umat sepanjang zaman. Di Kota Bandung, kerinduan itu dapat terjawab melalui Galeri Rasulullah SAW yang berada di kawasan Masjid […]

  • Terungkap! Paman Korban Jadi Tersangka Kasus Kematian Balita di Bekasi

    Terungkap! Paman Korban Jadi Tersangka Kasus Kematian Balita di Bekasi

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Polisi tetapkan paman korban sebagai tersangka kasus kematian balita di Bekasi. Penyidikan ungkap fakta baru.

  • Aset Pemkot Sukabumi

    Ironi Pengelolaan Aset Pemkot Sukabumi: Lemah Keteladanan

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle Admin Wartaloka
    • visibility 156
    • 0Komentar

    wartaloka.com, KUPAS. Di balik temuan 351 aset Pemkot Sukabumi yang tidak diketahui keberadaannya, tersimpan ironi tata kelola yang tak bisa diabaikan. Data auditor negara menunjukkan, perangkat daerah dengan fungsi strategis dalam pengelolaan keuangan, perencanaan, dan administrasi justru menempati porsi dominan dalam sebaran aset yang belum dapat diyakini keberadaannya. Fakta ini membuat persoalan aset bergerak dari […]

  • Ketukan Misterius di Sukabumi

    Ketukan Misterius di Sukabumi Kian Meresahkan, Polisi Intensifkan Patroli Malam

    • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
    • account_circle Admin Wartaloka
    • visibility 159
    • 0Komentar

    wartaloka.com, PERISTIWA. Warga di sejumlah kecamatan Sukabumi diguncang gangguan malam: ketukan misterius di Sukabumi terdengar berulang-ulang dari pintu rumah mereka. Sayangnya, ketika dicek, tak seorang pun tampak berada di luar rumah. Kondisi itu menimbulkan kegelisahan dan mendesak aparat bertindak cepat. Suara Aneh di Tengah Malam Warga dari Sukaraja, Cibeureum, hingga Kebonpedes melaporkan pengalaman serupa. Mereka […]

  • Aksi Warga Berbuah Kepastian Jalan Khusus Tambang

    Aksi Warga Berbuah Kepastian Jalan Khusus Tambang

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA BOGOR – Aksi ribuan warga di Bogor Barat akhirnya memaksa pemerintah daerah bergerak. Setelah bertahun-tahun dikeluhkan, persoalan lalu lintas truk tambang di wilayah Cigudeg kini mulai menemukan titik terang. Pemerintah Kabupaten Bogor memastikan wacana pembangunan jalan khusus tambang resmi masuk tahap realisasi. Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Bogor Rudy Susmanto saat bertemu […]

expand_less