Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Pemkot Bandung Matangkan Kesiapan Transportasi Massal

Pemkot Bandung Matangkan Kesiapan Transportasi Massal

  • account_circle KangHasan
  • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
  • visibility 215
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

WartalokaBERITA BANDUNGPemerintah Kota Bandung menegaskan tidak akan menunggu kepastian lelang proyek Bus Rapid Transit (BRT) dari pemerintah pusat untuk mulai bersiap. Alih-alih bersikap pasif, Pemkot memilih mematangkan mitigasi risiko agar transportasi massal Bandung dapat berjalan tanpa menimbulkan gejolak sosial dan ekonomi ketika BRT mulai beroperasi.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyebut, kesiapan daerah menjadi kunci agar sistem transportasi baru tidak menimbulkan masalah turunan. Dua isu utama yang sejak awal menjadi perhatian adalah hilangnya parkir di badan jalan (on street parking) serta potensi penurunan aktivitas ritel di sepanjang koridor BRT.

“Kalau parkir di Ahmad Yani, Sudirman, Asia Afrika, dan Otista dilarang, konsekuensinya besar. Orang mau belanja pasti akan berpikir, parkirnya di mana?” ujar Farhan di Balai Kota Bandung, Senin (5/1/2025).

Parkir dan Akses Jadi Isu Krusial

Farhan mengakui, perubahan pola lalu lintas akibat kehadiran BRT berpotensi memicu resistensi, terutama dari pelaku usaha di kawasan padat aktivitas ekonomi. Pengalaman di sejumlah kota menunjukkan, pembatasan parkir tanpa solusi alternatif kerap berdampak langsung pada penurunan jumlah pengunjung toko.

Karena itu, Pemkot Bandung mulai memetakan lokasi-lokasi strategis yang membutuhkan kantong parkir pengganti, termasuk opsi parkir terpusat dan skema park and ride. Langkah ini dipandang penting agar masyarakat tetap memiliki akses mudah ke pusat perbelanjaan dan layanan publik meski koridor jalan diprioritaskan untuk angkutan massal.

“Transportasi massal itu bukan cuma soal busnya jalan, tapi ekosistemnya harus siap,” kata Farhan.

Jaga Ekonomi Lokal Tetap Bergerak

Selain parkir, Pemkot juga mencermati potensi dampak terhadap ritel kecil dan menengah. Farhan menilai, transportasi massal Bandung seharusnya justru menjadi pengungkit ekonomi, bukan sebaliknya. Namun hal itu hanya bisa tercapai jika transisi dilakukan secara terencana.

Pemkot mempertimbangkan penataan ulang akses pejalan kaki, penambahan titik drop-off, serta penguatan konektivitas dengan angkutan pengumpan (feeder). Dengan begitu, pelanggan tetap bisa menjangkau kawasan usaha tanpa harus bergantung pada kendaraan pribadi.

“Kita tidak mau pelaku usaha merasa ditinggalkan oleh kebijakan transportasi,” ujarnya.

Tidak Menunggu, Tapi Bersiap

Sikap Pemkot Bandung yang tidak menunggu kepastian lelang dari pusat mencerminkan pendekatan antisipatif. Farhan menegaskan, kesiapan daerah harus dibangun sejak awal agar saat BRT benar-benar berjalan, pemerintah tidak lagi sibuk memadamkan masalah di lapangan.

Menurutnya, transportasi massal adalah kebutuhan kota besar, tetapi penerapannya harus disesuaikan dengan karakter Bandung yang memiliki kepadatan tinggi, aktivitas ekonomi beragam, dan budaya mobilitas yang unik.

Dengan fokus pada mitigasi risiko sejak dini, Pemkot Bandung berharap kehadiran BRT kelak tidak hanya memperlancar lalu lintas, tetapi juga memperkuat kualitas hidup warga. Pada akhirnya, keberhasilan transportasi massal Bandung bukan diukur dari cepatnya proyek berjalan, melainkan dari seberapa siap kota dan warganya beradaptasi.

“Lengkah pamaréntah pikeun ngabebenah Kota Bandung mugia tiasa janten ikhtiar anu hadé keur urang sadayana. Urang kudu ngarojong, bari tetep maparin pangawasan kalayan wijaksana. Mugia unggal léngkah anu dicandak sanggup ngajantenkeun Bandung langkung tartib, langkung merenah, tur masihan mangpaat nyata pikeun kahirupan masarakatna. Hayu urang sarua ngarojong jeung ngawaskeun, sangkan Bandung jadi leuwih rapih, merenah, jeung nyugemakeun keur kahirupan sapopoé.(KH)

  • Penulis: KangHasan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sering Makan Korban, Jalan Ahmad Yani Palabuhanratu Segera Diperbaiki

    Sering Makan Korban, Jalan Ahmad Yani Palabuhanratu Segera Diperbaiki

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 220
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA SUKABUMI – Keluhan warga Palabuhanratu soal kondisi Jalan Ahmad Yani akhirnya mendapat kepastian. Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) memastikan ruas jalan protokol tersebut akan segera diperbaiki. Jalan Ahmad Yani diketahui mengalami kerusakan parah sepanjang sekitar 900 meter. Kondisi berlubang dan tergenang air saat hujan membuat jalur ini rawan kecelakaan, terutama […]

  • Relokasi PKL Teras Cihampelas Perlu Kajian Dampak Risiko Sosial

    Relokasi PKL Teras Cihampelas Perlu Kajian Dampak Risiko Sosial

    • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 210
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA BANDUNG – Rencana Pemerintah Kota Bandung untuk merelokasi pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Teras Cihampelas kembali menuai sorotan. Pengamat Kebijakan Publik Universitas Padjadjaran (Unpad), Yogi Suprayogi Sugandi, menilai kebijakan tersebut perlu dikaji secara mendalam agar tidak menimbulkan persoalan baru, baik dari sisi sosial, ekonomi, maupun ketertiban kota. Menurut Yogi, relokasi PKL memang […]

  • Kota Tasikmalaya: Mahasiswi Hilang, Keluarga Minta Bantuan Warga 

    Kota Tasikmalaya: Mahasiswi Hilang, Keluarga Minta Bantuan Warga 

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 313
    • 0Komentar

    Seorang mahasiswi hilang dari Universitas Mayasari Bakti, Kota Tasikmalaya

  • Tuntutan Pedagang Pasar Cikurubuk: Dorong Penataan Profesional dan Iklim Usaha Sehat

    Tuntutan Pedagang Pasar Cikurubuk: Dorong Penataan Profesional dan Iklim Usaha Sehat

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 257
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA TASIKMALAYA – – Upaya mendorong penataan Pasar Tradisional Cikurubuk yang lebih profesional kini memasuki tahap formal. Melalui surat resmi kepada Pemerintah Kota Tasikmalaya, tuntutan pedagang Pasar Cikurubuk diarahkan bukan sekadar pada kritik, tetapi pada perbaikan sistem agar pasar rakyat dapat tumbuh sehat dan berkelanjutan. Perkumpulan Himpunan Pedagang Pasar Tasikmalaya (HIPPATAS) melayangkan surat bernomor […]

  • Sabu di Lapas Banceuy Digagalkan, Wanita Hamil Nekat Jadi Kurir

    Sabu di Lapas Banceuy Digagalkan, Wanita Hamil Nekat Jadi Kurir

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 219
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA BANDUNG – Upaya penyelundupan sabu di Lapas Banceuy, Kota Bandung, kembali terbongkar. Kali ini, petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Banceuy mengamankan seorang wanita hamil yang nekat membawa narkotika jenis sabu dan obat keras saat hendak menjenguk warga binaan. Peristiwa tersebut terjadi pada pekan ini, saat pelaku datang ke area kunjungan lapas. Sejak awal, petugas […]

  • Kontroversi MBG Sukabumi Berakhir? Dela Shifa Buka Fakta Baru Soal SPPG Lembursitu

    Kontroversi MBG Sukabumi Berakhir? Dela Shifa Buka Fakta Baru Soal SPPG Lembursitu

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 356
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA SUKABUMI – Nama Dela Shifa Fauziah sebelumnya menjadi sorotan publik setelah pernyataannya mengenai dugaan praktik korupsi dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) viral di media sosial. Ia menyebut adanya dugaan manipulasi data pembelian bahan baku di SPPG Lembursitu Sukabumi, sebuah unit penyedia program MBG yang berada di Kota Sukabumi. Dalam sebuah podcast yang […]

expand_less