Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Pemkab Akhiri Status Tanggap Darurat Banjir Bandang di Sukabumi

Pemkab Akhiri Status Tanggap Darurat Banjir Bandang di Sukabumi

  • account_circle Admin Wartaloka
  • calendar_month Sabtu, 1 Nov 2025
  • visibility 203
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

wartaloka.com, PERISTIWA. Pemerintah Kabupaten Sukabumi resmi menghentikan status tanggap darurat banjir setelah serangkaian penanganan cepat dilakukan sejak bencana banjir bandang menerjang wilayah Cisolok pada akhir Oktober 2025. Keputusan ini diambil setelah kondisi dinilai lebih terkendali, meski dampak kerusakan masih luas dan ribuan warga terdampak masih membutuhkan pemulihan jangka panjang.

Awal Kejadian: Banjir Bandang Terjang Cisolok pada 27 Oktober 2025

Banjir bandang menghantam Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, pada Senin, 27 Oktober 2025. Hujan deras dengan intensitas tinggi sejak siang hari menyebabkan debit air sungai naik cepat dan menyeret material lumpur, kayu, serta batu besar. Arus deras merusak sejumlah fasilitas umum dan pemukiman warga.

Salah satu titik paling parah berada di Kampung Cibuntu, di mana sebuah jembatan putus terseret derasnya aliran banjir. Rumah-rumah warga mengalami kerusakan beragam, mulai dari rusak sedang hingga berat. Warga yang terkejut dengan cepatnya aliran air terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih tinggi untuk menyelamatkan diri.

Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sukabumi langsung bergerak tidak lama setelah laporan pertama masuk. Evakuasi dilakukan secara manual karena akses jalan menuju beberapa lokasi terdampak terputus. Relawan dan warga setempat turut membantu mengevakuasi lansia, anak-anak, dan korban yang terjebak di rumah masing-masing.

Status Tanggap Darurat Dihentikan: Pemkab Mulai Fokus pada Pemulihan

Setelah tiga hari menjalankan tahap tanggap darurat, Pemerintah Kabupaten Sukabumi pada Kamis, 30 Oktober 2025, mengumumkan penghentian status tersebut. Keputusan ini diambil dalam rapat koordinasi antara Pemkab Sukabumi, BPBD, TNI–Polri, serta sejumlah perangkat daerah terkait.

Menurut keterangan resmi Pemkab Sukabumi, situasi sudah terkendali dan tidak ada lagi potensi banjir susulan dalam waktu dekat. Penanganan beralih dari darurat menjadi tahap pemulihan, yang meliputi perbaikan rumah warga, penyediaan kebutuhan dasar, serta pembenahan infrastruktur yang rusak.

Pemkab juga menegaskan bahwa pendataan kerusakan dan kebutuhan warga terdampak menjadi prioritas utama saat ini. Setelah itu, pemerintah akan mengatur mekanisme bantuan lanjutan, termasuk perbaikan fasilitas umum dan jembatan yang putus.

Namun, meski status tanggap darurat dihentikan, tim tetap bersiaga di sejumlah titik rawan. Pemkab menilai bahwa percepatan pemulihan harus segera dilakukan agar aktivitas masyarakat bisa kembali normal.

Korban dan Kerusakan: 141 Rumah Rusak, Ribuan Warga Terdampak

Berdasarkan data terbaru BPBD Sukabumi hingga Jumat, 31 Oktober 2025, sebanyak 3.291 jiwa terdampak langsung banjir dan longsor yang terjadi bersamaan di beberapa wilayah. Dari jumlah tersebut, ratusan warga sempat mengungsi karena rumah mereka tak lagi dapat ditempati.

Banjir dan longsor tercatat merusak 141 rumah warga. Rinciannya, puluhan rumah mengalami kerusakan berat akibat diterjang material lumpur dan batu, sementara sisanya mengalami kerusakan sedang dan ringan. Selain itu, sejumlah fasilitas umum seperti jalan desa, jembatan, dan saluran irigasi juga rusak parah.

BPBD melaporkan bahwa longsor turut menutup beberapa ruas jalan penghubung antar-kampung. Hingga akhir Oktober, sebagian besar jalan sudah dapat dilalui setelah dilakukan pembersihan oleh petugas gabungan.

Untuk kebutuhan warga terdampak, pemerintah menyediakan dapur umum, layanan kesehatan darurat, serta bantuan logistik yang mencakup makanan siap saji, air bersih, selimut, dan perlengkapan bayi. Meski begitu, sejumlah warga mengaku masih membutuhkan bantuan tambahan berupa peralatan rumah tangga dan bahan bangunan untuk memperbaiki rumah mereka.

Pemkab Imbau Warga Tetap Waspada

Meski cuaca saat ini cenderung stabil, Pemkab Sukabumi tetap mengimbau warga agar meningkatkan kewaspadaan. Wilayah Cisolok dan sekitarnya termasuk daerah rawan bencana hidrometeorologi, terutama saat memasuki puncak musim hujan.

Pemerintah berjanji akan mempercepat pemetaan wilayah rawan dan memperkuat koordinasi dengan pemerintah desa agar sistem peringatan dini bencana berjalan lebih optimal. Selain itu, edukasi kebencanaan akan kembali digiatkan di lingkungan masyarakat.

Dengan berakhirnya status tanggap darurat, Pemkab Sukabumi berharap proses pemulihan berjalan cepat dan situasi kembali normal. Namun, tantangan terbesar ke depan adalah memastikan perbaikan infrastruktur dan hunian warga terdampak dapat rampung sebelum intensitas hujan meningkat lagi. (AR)

  • Penulis: Admin Wartaloka

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Antisipasi Macet Long Weekend, Dishub Bandung Siaga

    Antisipasi Macet Long Weekend, Dishub Bandung Siaga

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 225
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA BANDUNG – Pemerintah Kota Bandung bersiap menghadapi lonjakan kunjungan wisatawan selama libur panjang 3–5 April 2026 yang bertepatan dengan momen Wafat Isa Almasih. Kondisi ini diprediksi memicu macet long weekend di sejumlah ruas jalan utama dan kawasan wisata.Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung pun langsung mengambil langkah strategis dengan memperkuat pengawasan lalu lintas di […]

  • Proyek Mangkrak di Sukabumi: Gedung Rp181 Miliar Terbengkalai.

    Proyek Mangkrak di Sukabumi: Gedung Rp181 Miliar Terbengkalai.

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 271
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA SUKABUMI – Proyek mangkrak di Sukabumi, sebuah gedung megah enam lantai yang dibangun menggunakan anggaran lebih dari Rp181 miliar dari APBD Kabupaten Sukabumi hingga kini belum juga difungsikan. Alih-alih menjadi pusat pelayanan publik modern, bangunan yang berdiri di Jalan Jenderal A. Yani, Kompleks GOR Palabuhanratu, itu justru terbengkalai dan menunjukkan tanda-tanda kerusakan serius. […]

  • Pemkot Bandung Gas Pol Tangani Sampah, Ajak Warga Bergerak

    Pemkot Bandung Gas Pol Tangani Sampah, Ajak Warga Bergerak

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 217
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA BANDUNG – Pemerintah Kota Bandung mulai mengirim pesan yang lebih tegas kepada warganya: persoalan sampah tidak bisa lagi diserahkan sepenuhnya kepada pemerintah. Dengan produksi sampah harian yang menembus angka 1.500 ton, Bandung kini berada di persimpangan antara perubahan sistem pengelolaan atau risiko lingkungan yang semakin besar. Berdasarkan informasi yang dibagikan melalui akun Instagram […]

  • Polres Tasikmalaya Kota menangkap pelaku prostitusi online

    Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota Ungkap Dugaan Prostitusi Online

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle KangHasan
    • visibility 209
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA TASIKMALAYA – Jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tasikmalaya Kota berhasil mengungkap dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang beroperasi di sejumlah hotel di wilayah Kota Tasikmalaya, Jawa Barat. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan tujuh orang tersangka yang diduga berperan sebagai mucikari dalam praktik prostitusi online. Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP M. Faruk Rozi, […]

  • putr kota tasikmalaya

    Spanduk Dukungan untuk Kejati Jabar Beredar, Dinas PUTR Tasikmalaya Jadi Sorotan

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle Admin Wartaloka
    • visibility 221
    • 0Komentar

    wartaloka.com, BERITA. Sebuah foto memperlihatkan dua orang yang membentangkan spanduk dukungan kepada Kejaksaan Tinggi Jawa Barat (Kejati Jabar) tengah beredar luas di platform WhatsApp pada Selasa (11/11/2025). Gambar tersebut diterima oleh redaksi Lintas Priangan tanpa disertai pesan, keterangan, maupun identitas pengirimnya. Saat redaksi mencoba meminta klarifikasi lebih lanjut, nomor pengirim justru memilih diam dan tidak […]

  • Proyek Irigasi Cikalang Disorot, Profesionalitas Kontraktor BUMN Dipertanyakan

    Proyek Irigasi Cikalang Disorot, Profesionalitas Kontraktor BUMN Dipertanyakan

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 222
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA TASIKMALAYA – Wakil Ketua DPRD Kota Tasikmalaya, Kang Wahid, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi proyek irigasi Cikalang setelah menerima berbagai aduan dari Forum Masyarakat Peduli Cikalang. Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat langsung kondisi pekerjaan di lapangan sekaligus menampung aspirasi masyarakat yang menilai pelaksanaan proyek belum berjalan sebagaimana mestinya. Dalam sidak tersebut, Kang […]

expand_less