Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Aktivitas Tambang Bukit Cikuya Disorot Publik, Izin Dipertanyakan, Gubernur Jabar Turun Tangan

Aktivitas Tambang Bukit Cikuya Disorot Publik, Izin Dipertanyakan, Gubernur Jabar Turun Tangan

  • account_circle KangHasan
  • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
  • visibility 62
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Wartaloka, Berita BandungAktivitas tambang Bukit Cikuya di Kampung Lagadar, Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung, menuai sorotan tajam publik setelah video kondisi penambangan di kawasan tersebut viral di media sosial. Sorotan ini tidak hanya datang dari masyarakat, tetapi juga langsung menarik perhatian Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang meminta aparat provinsi segera turun tangan.

Baca juga: Aktivitas Tambang Bukit Cikuya Picu Longsor, DLH Kabupaten Bandung Belum Beri Respons

Camat Margaasih, Joko Mardianto, mengakui bahwa aktivitas penambangan di Bukit Cikuya memang sempat mengantongi izin dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Namun hingga kini, kepastian terkait status izin tersebut—apakah masih berlaku atau telah diperpanjang—belum jelas.

“Mengenai penambangan, memang beberapa waktu lalu sudah ada perizinannya dari provinsi. Tapi sekarang apakah ada perpanjangan atau belum, itu yang kami pertanyakan,” ujar Joko saat On Air di Radio PRFM 107.5 News Channel, Selasa, 20 Januari 2026.

Ketidakjelasan izin ini menjadi krusial, mengingat dampak lingkungan dan potensi bencana yang bisa ditimbulkan dari aktivitas tambang Bukit Cikuya. Joko menyebutkan bahwa pihak kecamatan telah berupaya meminta kejelasan kepada manajemen perusahaan penambangan, namun belum mendapatkan jawaban pasti.

“Kami sudah pernah mempertanyakan perizinannya, tapi dari pihak manajemen perusahaan belum memberikan keterangan yang jelas,” katanya.

Joko juga mengungkapkan bahwa di wilayah Kecamatan Margaasih terdapat tiga titik penambangan. Dua di antaranya merupakan penambangan yang dikelola oleh masyarakat, sementara satu lainnya dikelola oleh perusahaan. Namun, aktivitas yang kini menjadi sorotan publik diduga berasal dari penambangan skala perusahaan yang terekam dalam video viral tersebut.

“Total ada sekitar tiga lokasi penambangan. Dua dikelola masyarakat, sisanya oleh perusahaan,” ungkapnya.

Viralnya video aktivitas tambang Bukit Cikuya turut memicu respons cepat dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Melalui media sosial pribadinya, Dedi menyatakan telah menginstruksikan Satpol PP Provinsi Jawa Barat serta Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Barat untuk segera turun ke lapangan.

Ia menegaskan, apabila kegiatan tersebut terbukti ilegal, maka harus segera dihentikan. Bahkan, meski belum dipastikan ilegal, namun jika berpotensi menimbulkan bencana, aktivitas tersebut tetap diminta untuk dihentikan.

“Informasi itu sudah saya terima. Saya sudah meminta Satpol PP Provinsi dan Kepala ESDM Provinsi Jawa Barat untuk segera turun ke lapangan. Apabila itu kegiatan ilegal, hentikan. Bahkan kalau pun belum jelas tapi berpotensi menimbulkan bencana, tetap saya minta dihentikan,” ujar Dedi dalam pernyataannya.

Lebih lanjut, Dedi Mulyadi menekankan pentingnya keterlibatan semua pihak dalam menangani persoalan ini. Ia meminta masyarakat, kepala desa, camat, hingga Bupati Bandung untuk bersama-sama mengawasi dan menangani aktivitas yang berpotensi mengancam keselamatan lingkungan dan warga.

“Apabila ada kegiatan yang memiliki ancaman terhadap bencana alam, semua unsur harus bergerak bersama,” tegasnya.

Kasus aktivitas tambang Bukit Cikuya ini membuka kembali persoalan klasik lemahnya pengawasan perizinan dan koordinasi lintas kewenangan. Ketika status izin belum jelas, aktivitas tambang tetap berjalan, dan publik baru bereaksi setelah dampaknya viral. Situasi ini menimbulkan pertanyaan besar: siapa yang bertanggung jawab memastikan aktivitas penambangan berjalan sesuai aturan sebelum potensi bencana benar-benar terjadi? – (KH)

  • Penulis: KangHasan

Rekomendasi Untuk Anda

  • info kehilangan

    Informasi Kehilangan: Mohon Bantuan Warga Sukaraja

    • calendar_month Minggu, 2 Nov 2025
    • account_circle Admin Wartaloka
    • visibility 66
    • 0Komentar

    wartaloka.com, PERTISTIWA. Sebuah informasi kehilangan dompet baru saja diposting di media sosial dan menjadi perhatian warga Kabupaten Sukabumi, khususnya di wilayah Sukaraja. Postingan yang diunggah oleh akun Facebook bernama Ridan Anugrah sekitar 15 menit lalu, pada Minggu (02/11/2025), mengabarkan hilangnya sebuah dompet berwarna hitam yang diduga terjatuh di sekitar Bundaran Sukaraja hingga area Kantor Desa […]

  • Dinkes Kota Bandung Siap Siaga Hadapi Libur Nataru.

    Dinkes Kota Bandung Siap Siaga Hadapi Libur Nataru.

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • account_circle KangHasan
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA BANDUNG – Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung menyiapkan berbagai langkah kesiapsiagaan untuk mengantisipasi potensi krisis kesehatan selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Upaya ini dilakukan seiring dengan meningkatnya mobilitas masyarakat, kepadatan di pusat keramaian, serta risiko kedaruratan medis di lokasi wisata dan sarana transportasi publik. Kepala Dinas […]

  • Investasi Kota Bandung 2025 Tembus, DPMPTSP Siap Sambut Target 2026

    Investasi Kota Bandung 2025 Tembus, DPMPTSP Siap Sambut Target 2026

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA BANDUNG – Capaian Investasi Kota Bandung kembali mencuri perhatian. Di tengah keterbatasan wilayah, Kota Bandung justru mampu melampaui target investasi tahun 2025. Fakta ini mengemuka dalam kegiatan kerja bakti yang dirangkai dengan pembinaan kepegawaian dan pengarahan langsung Sekretaris Daerah Kota Bandung, Iskandar Zulkarnain, kepada seluruh pegawai DPMPTSP Kota Bandung, Jumat, 2 Januari 2026. […]

  • Aktivitas Geng Motor Masih Marak di Jawa Barat, Ini Penjelasan Kapolda

    Aktivitas Geng Motor Masih Marak di Jawa Barat, Ini Penjelasan Kapolda

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 62
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA BANDUNG – Kapolda Jawa Barat Rudi Setiawan mengungkapkan bahwa aktivitas geng motor di wilayah Jawa Barat bukan persoalan baru. Fenomena ini, menurutnya, telah berlangsung menahun dan berulang dari tahun ke tahun dengan pola yang nyaris sama. Faktor ekonomi disebut menjadi salah satu pemicu utama yang membuat aksi geng motor terus muncul di berbagai […]

  • Pria Bawa Samurai Ngamuk di Garut, Dugaan Oknum Polisi

    Pria Bawa Samurai Ngamuk di Garut, Dugaan Oknum Polisi

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Pria bawa samurai ngamuk di Garut bikin panik pedagang. Polisi turun tangan, status pelaku masih jadi sorotan.

  • Kecelakaan Motor di Cicurug: Detik-Detik Tabrakan Pagi yang Merenggut Nyawa

    Kecelakaan Motor di Cicurug: Detik-Detik Tabrakan Pagi yang Merenggut Nyawa

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 62
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA SUKABUMI – Sebuah kecelakaan motor maut terjadi di Jalan Nasional Sukabumi–Bogor, tepatnya di Kelurahan Cicurug, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, pada Jumat (16/1/2026) sekitar pukul 05.30 WIB. Insiden yang berlangsung pada jam rawan lalu lintas pagi hari ini mengakibatkan satu orang penumpang sepeda motor meninggal dunia di tempat kejadian. Lokasi kecelakaan berada di seberang […]

expand_less