Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Dinkes Kota Bandung Siap Siaga Hadapi Libur Nataru.

Dinkes Kota Bandung Siap Siaga Hadapi Libur Nataru.

  • account_circle KangHasan
  • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
  • visibility 232
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Wartaloka, BERITA BANDUNGPemerintah Kota Bandung melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung menyiapkan berbagai langkah kesiapsiagaan untuk mengantisipasi potensi krisis kesehatan selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Upaya ini dilakukan seiring dengan meningkatnya mobilitas masyarakat, kepadatan di pusat keramaian, serta risiko kedaruratan medis di lokasi wisata dan sarana transportasi publik.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung, Sony Adam, menyampaikan bahwa kesiapsiagaan tersebut merupakan bagian dari koordinasi nasional yang digerakkan oleh Kementerian Kesehatan RI dalam menghadapi periode libur panjang akhir tahun. Menurutnya, momen Natal dan Tahun Baru hampir selalu diikuti dengan lonjakan aktivitas masyarakat di berbagai titik.

“Setiap akhir tahun terjadi peningkatan signifikan aktivitas warga, baik di pusat transportasi, ruang publik, kawasan wisata, hingga lokasi peribadatan. Karena itu, kesiapsiagaan sektor kesehatan menjadi hal yang sangat penting,” ujar Sony Adam saat ditemui di Kelurahan Sarijadi, Kecamatan Sukasari, Selasa, 30 Desember 2025.

Pos Kesehatan Disiagakan di Titik Strategis

Sebagai langkah konkret, Dinkes Kota Bandung mengoperasikan pos-pos kesehatan yang mulai aktif sejak 23 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026. Pos kesehatan ini beroperasi setiap hari mulai pukul 07.00 hingga 20.00 WIB, dengan dukungan tenaga medis serta peralatan kesehatan dasar untuk penanganan awal kondisi darurat.

Pos kesehatan tersebut ditempatkan di sejumlah lokasi strategis yang diprediksi mengalami lonjakan pengunjung dan arus mobilitas tinggi, antara lain:

  • Terminal Leuwi Panjang
  • Terminal Cicaheum
  • Stasiun Bandung
  • Stasiun Kiaracondong
  • Rest Area KM 147
  • Alun-Alun Kota Bandung
  • Gedung Merdeka
  • Gereja Katedral (saat ibadah Natal dan malam Tahun Baru)
  • Bandara Husein Sastranegara

Penempatan pos kesehatan di lokasi-lokasi tersebut bertujuan untuk memberikan akses layanan medis cepat bagi masyarakat, wisatawan, maupun penumpang yang mengalami gangguan kesehatan mendadak, kelelahan, hingga kondisi kegawatdaruratan.

Penambahan Ambulans dan Layanan 24 Jam Puskesmas

Selain pos kesehatan, Dinkes Kota Bandung juga menyiapkan penambahan armada ambulans yang akan disiagakan secara khusus pada malam pergantian tahun. Ambulans tersebut ditempatkan di kawasan yang diprediksi menjadi pusat konsentrasi massa, seperti kawasan Asia Afrika, Alun-Alun Kota Bandung, dan Gasibu.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan respon cepat jika terjadi kecelakaan, gangguan kesehatan mendadak, atau kondisi medis lain yang memerlukan rujukan segera ke fasilitas kesehatan.

Untuk memperkuat layanan kesehatan selama periode libur Nataru, Dinas Kesehatan juga menetapkan sejumlah puskesmas yang beroperasi 24 jam penuh. Puskesmas tersebut meliputi:

  • Puskesmas Garuda
  • Puskesmas Puter
  • Puskesmas Pagarsih
  • Puskesmas Kopo
  • Puskesmas Padasuka
  • Puskesmas Ibrahim Adjie
  • Puskesmas Cipamokolan

Puskesmas-puskesmas ini disiapkan sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya dalam menangani kasus kegawatdaruratan ringan hingga sedang, sekaligus menjadi titik rujukan awal sebelum pasien dirujuk ke rumah sakit.

Imbauan Jaga Kesehatan dan Manfaatkan Layanan Darurat

Dinkes Kota Bandung mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk tetap menjaga kondisi kesehatan selama beraktivitas di masa libur akhir tahun. Warga diingatkan untuk mengatur waktu istirahat, menjaga asupan makanan dan cairan, serta tidak memaksakan diri saat beraktivitas di tengah keramaian.

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk memanfaatkan Layanan Nomor Panggilan Darurat 112 jika menghadapi situasi kegawatdaruratan selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Layanan 112 ini dikelola oleh Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Komunikasi dan Informatika.

Melalui layanan tersebut, masyarakat dapat melaporkan berbagai kondisi darurat, mulai dari kejadian medis, kecelakaan lalu lintas, kebakaran, hingga situasi darurat lainnya. Laporan akan ditindaklanjuti secara cepat melalui koordinasi lintas instansi terkait.

Dengan berbagai langkah kesiapsiagaan ini, Pemerintah Kota Bandung berharap perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 dapat berlangsung aman, nyaman, dan sehat, serta memberikan rasa tenang bagi seluruh masyarakat dan wisatawan yang berkunjung ke Kota Bandung. (KH)

  • Penulis: KangHasan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Walikota Bandung mengaskan pelarangan menyalakan kembang api di Tahun Baru 2026

    Evaluasi 1 Tahun Kepemimpinan M Farhan: Kota Bandung di Persimpangan Arah

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 223
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA BANDUNG – Memasuki era 1 tahun kepemimpinan M Farhan sebagai Walikota Bandung, publik mulai menakar capaian dan arah pembangunan Kota Bandung. Harapan masyarakat terhadap kepemimpinan definitif memang cukup besar. Sejak 14 April 2023, Kota Bandung sempat dipimpin penjabat wali kota, sebelum akhirnya Muhammad Farhan resmi dilantik pada 10 Februari 2025 sebagai Wali Kota […]

  • Pergantian Kapolres Sukabumi Kota, Warnai Awal Tahun.

    Pergantian Kapolres Sukabumi Kota, Warnai Awal Tahun.

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 236
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA SUKABUMI – Tongkat komando di lingkungan Polres Sukabumi Kota resmi berpindah tangan. Pergantian Kapolres Sukabumi ini menandai dimulainya kepemimpinan AKBP Ardian Satrio Utomo sebagai Kapolres Sukabumi Kota, menggantikan AKBP Rita Suwadi yang mendapat amanah baru sebagai Kapolres Majalengka. Pergantian tersebut merujuk pada Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2781/XII/KEP/2025 tertanggal 15 Desember 2025. Polda Jawa […]

  • Dollar Tembus Rp18.000, Rakyat Butuh Solusi Bukan Sekadar Motivasi

    Dollar Tembus Rp18.000, Rakyat Butuh Solusi Bukan Sekadar Motivasi

    • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 370
    • 0Komentar

    Dollar menyentuh Rp18.000. Saat rakyat menghadapi tekanan ekonomi, apakah motivasi saja cukup menjadi solusi?

  • Aset Pemkot Sukabumi

    Ironi Pengelolaan Aset Pemkot Sukabumi: Lemah Keteladanan

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle Admin Wartaloka
    • visibility 245
    • 0Komentar

    wartaloka.com, KUPAS. Di balik temuan 351 aset Pemkot Sukabumi yang tidak diketahui keberadaannya, tersimpan ironi tata kelola yang tak bisa diabaikan. Data auditor negara menunjukkan, perangkat daerah dengan fungsi strategis dalam pengelolaan keuangan, perencanaan, dan administrasi justru menempati porsi dominan dalam sebaran aset yang belum dapat diyakini keberadaannya. Fakta ini membuat persoalan aset bergerak dari […]

  • Aset Pemkot Sukabumi Bermasalah BPKPD dan Bappeda paling banyak

    BPKPD dan BAPPEDA Paling Bermasalah dalam Aset Pemkot Sukabumi

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle Admin Wartaloka
    • visibility 256
    • 0Komentar

    wartaloka.com, KUPAS. Persoalan ratusan aset Pemkot Sukabumi yang tidak diketahui keberadaannya tidak tersebar merata. Data auditor negara menunjukkan, sebaran aset paling dominan terkonsentrasi pada sejumlah perangkat daerah tertentu, terutama Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD), Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), serta Sekretariat Daerah (Setda). Temuan ini memberi lapisan baru dalam membaca persoalan. Jika sebelumnya […]

  • pekerja-sektor-informal-makin-banyak-negara-lemah-ciptakan-lapangan-kerja-opini wartaloka

    Pekerja Informal, UMKM, dan GIG Makin Banyak, Negara Lemah Ciptakan Lapangan Kerja?

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 292
    • 0Komentar

    Meningkatnya pekerja sektor informal, dinilai menjadi tanda lemahnya negara dalam menyediakan lapangan kerja layak. Simak analisis dan solusi perspektif Islam.

expand_less