Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Aktivitas Geng Motor Masih Marak di Jawa Barat, Ini Penjelasan Kapolda

Aktivitas Geng Motor Masih Marak di Jawa Barat, Ini Penjelasan Kapolda

  • account_circle KangHasan
  • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
  • visibility 245
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Wartaloka, BERITA BANDUNGKapolda Jawa Barat Rudi Setiawan mengungkapkan bahwa aktivitas geng motor di wilayah Jawa Barat bukan persoalan baru. Fenomena ini, menurutnya, telah berlangsung menahun dan berulang dari tahun ke tahun dengan pola yang nyaris sama. Faktor ekonomi disebut menjadi salah satu pemicu utama yang membuat aksi geng motor terus muncul di berbagai daerah.

Hal itu disampaikan Rudi Setiawan saat rilis akhir tahun di Mapolda Jawa Barat, Senin malam (29/12/2025). Ia bahkan menyinggung pengalamannya saat menjabat Kapolres Indramayu lebih dari satu dekade lalu, ketika isu geng motor sudah ramai dibicarakan.

“Saya pernah menjadi Kapolres Indramayu tahun 2010 atau 2011. Waktu itu sudah ribut soal geng motor. Sekarang saya kembali ke sini, persoalannya masih sama,” ujarnya.

Masalah Menahun, Dipicu Faktor Ekonomi

Menurut Kapolda, aktivitas geng motor tidak bisa dilepaskan dari persoalan sosial yang lebih luas, khususnya kondisi ekonomi masyarakat. Banyak pelaku geng motor berasal dari latar belakang keluarga dengan keterbatasan ekonomi, putus sekolah, dan tidak memiliki pekerjaan tetap.

Kondisi tersebut membuat mereka rentan mencari pengakuan di luar lingkungan positif, salah satunya melalui kelompok geng motor. “Kalau ekonomi baik, orang sibuk bekerja, sibuk sekolah, ruang untuk terlibat geng motor itu semakin kecil,” kata Rudi.

Ia menegaskan, persoalan geng motor bukan semata-mata urusan kepolisian, melainkan masalah bersama yang harus disikapi secara kolektif oleh seluruh elemen masyarakat.

Maklumat Kapolda dan Peran Masyarakat

Sebagai respons, Kapolda Jawa Barat mengeluarkan maklumat berisi instruksi tegas kepada seluruh jajaran kepolisian. Anggota polisi diwajibkan melakukan pemberantasan, pencegahan, dan penindakan terhadap aktivitas geng motor. Namun, penindakan saja dinilai tidak cukup.

Rudi menekankan pentingnya peran serta masyarakat, terutama dalam memberikan informasi terkait keberadaan dan pergerakan geng motor di lingkungan masing-masing. “Kami mendorong masyarakat untuk tidak ragu melapor. Ini demi keamanan bersama,” ujarnya.

Ia juga mengaku terus menyampaikan arahan kepada para kapolres agar strategi penanganan tidak hanya fokus pada penangkapan, tetapi juga upaya pencegahan sejak dini.

Pencegahan Dimulai dari Keluarga

Kapolda menyebutkan, sepanjang kepemimpinannya, pengungkapan kasus geng motor telah dilakukan di sejumlah wilayah, seperti Bandung, Cimahi, Sumedang, hingga Indramayu. Namun ia mengingatkan bahwa karakteristik geng motor selalu berkembang dan bisa muncul kembali jika akar masalahnya tidak ditangani.

“Ini persoalan kita bersama. Pencegahan harus dimulai dari keluarga, lingkungan sekitar, sampai kelompok-kelompok sosial lainnya,” katanya.

Rudi juga mengajak para orang tua lebih peduli terhadap pergaulan anak-anak mereka. Jika ada anggota keluarga yang terindikasi terlibat geng motor, diharapkan segera diarahkan dan dihentikan aktivitasnya sebelum terlambat.

Lingkungan jeung atikan akhlak di jero kulawarga kacida pentingna dijaga, sangkan sumebarna aktivitas geng motor bisa diminimalisir.”(KH)

  • Penulis: KangHasan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gangguan Jiwa di Ciamis Meningkat, RSUD Kawali Simpulkan Faktor Penyebabnya.

    Gangguan Jiwa di Ciamis Meningkat, RSUD Kawali Simpulkan Faktor Penyebabnya.

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 248
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA CIAMIS – “Hirup kudu loba syukur jeung ulah luhur teuing hate, sabab hirup mah sok aya waktuna naék jeung turun.”Pepatah Sunda itu mengingatkan bahwa rasa syukur dan sikap tawadlu kerap menjadi penyangga batin saat hidup berada dalam tekanan. Namun realitas di lapangan menunjukkan, tidak semua orang mampu bertahan ketika beban ekonomi dan persoalan […]

  • Kejari Tetapkan 8 Tersangka Kasus Korupsi Bank Plat Merah di Sukabumi

    Kejari Tetapkan 8 Tersangka Kasus Korupsi Bank Plat Merah di Sukabumi

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 291
    • 0Komentar

    Kejari Sukabumi tetapkan 8 tersangka korupsi bank plat merah dengan modus kredit fiktif, rugikan bank Rp2,6 miliar.

  • Insiden Malam Tahun Baru di Sukabumi Diduga Dipicu Kembang Api

    Insiden Malam Tahun Baru di Sukabumi Diduga Dipicu Kembang Api

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 223
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA SUKABUMI – Malam pergantian tahun yang seharusnya penuh suka cita berubah menjadi mencekam di kawasan dekat Balai Kota Sukabumi. Insiden malam tahun baru berupa kericuhan antar kelompok anak muda terjadi di persimpangan Jalan R Syamsudin SH dan Cikole Dalam, Rabu (31/12/2025) sekitar pukul 23.00 WIB. Peristiwa tersebut berujung aksi kekerasan yang menyebabkan empat […]

  • Ketukan Misterius di Sukabumi

    Ketukan Misterius di Sukabumi Kian Meresahkan, Polisi Intensifkan Patroli Malam

    • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
    • account_circle Admin Wartaloka
    • visibility 252
    • 0Komentar

    wartaloka.com, PERISTIWA. Warga di sejumlah kecamatan Sukabumi diguncang gangguan malam: ketukan misterius di Sukabumi terdengar berulang-ulang dari pintu rumah mereka. Sayangnya, ketika dicek, tak seorang pun tampak berada di luar rumah. Kondisi itu menimbulkan kegelisahan dan mendesak aparat bertindak cepat. Suara Aneh di Tengah Malam Warga dari Sukaraja, Cibeureum, hingga Kebonpedes melaporkan pengalaman serupa. Mereka […]

  • Rp43 Miliar Keluar, RSUD Limbangan Garut Mangkrak

    Rp43 Miliar Keluar, RSUD Limbangan Garut Mangkrak

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 113
    • 0Komentar

    RSUD Limbangan Garut menelan Rp43 miliar, tetapi belum beroperasi. Bangunan mulai rusak dan pemerintah menargetkan 2027.

  • Prediksi Persib vs Persita: GBLA Minggu 22 Februari 2026, Maung Bandung Lebih Tajam?

    Prediksi Persib vs Persita: GBLA Minggu 22 Februari 2026, Maung Bandung Lebih Tajam?

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 216
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA JABAR – Prediksi Persib vs Persita menjadi sorotan utama jelang laga pekan ke-22 Liga 1 Indonesia musim 2025/2026. Pertandingan ini akan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Minggu (22/2/2026) pukul 20.30 WIB. Atmosfer dipastikan membara. Dua tim dengan kepentingan berbeda akan saling hantam demi poin krusial. Persib Bandung datang dengan status unggulan. […]

expand_less