Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Aktivitas Geng Motor Masih Marak di Jawa Barat, Ini Penjelasan Kapolda

Aktivitas Geng Motor Masih Marak di Jawa Barat, Ini Penjelasan Kapolda

  • account_circle KangHasan
  • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
  • visibility 159
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Wartaloka, BERITA BANDUNGKapolda Jawa Barat Rudi Setiawan mengungkapkan bahwa aktivitas geng motor di wilayah Jawa Barat bukan persoalan baru. Fenomena ini, menurutnya, telah berlangsung menahun dan berulang dari tahun ke tahun dengan pola yang nyaris sama. Faktor ekonomi disebut menjadi salah satu pemicu utama yang membuat aksi geng motor terus muncul di berbagai daerah.

Hal itu disampaikan Rudi Setiawan saat rilis akhir tahun di Mapolda Jawa Barat, Senin malam (29/12/2025). Ia bahkan menyinggung pengalamannya saat menjabat Kapolres Indramayu lebih dari satu dekade lalu, ketika isu geng motor sudah ramai dibicarakan.

“Saya pernah menjadi Kapolres Indramayu tahun 2010 atau 2011. Waktu itu sudah ribut soal geng motor. Sekarang saya kembali ke sini, persoalannya masih sama,” ujarnya.

Masalah Menahun, Dipicu Faktor Ekonomi

Menurut Kapolda, aktivitas geng motor tidak bisa dilepaskan dari persoalan sosial yang lebih luas, khususnya kondisi ekonomi masyarakat. Banyak pelaku geng motor berasal dari latar belakang keluarga dengan keterbatasan ekonomi, putus sekolah, dan tidak memiliki pekerjaan tetap.

Kondisi tersebut membuat mereka rentan mencari pengakuan di luar lingkungan positif, salah satunya melalui kelompok geng motor. “Kalau ekonomi baik, orang sibuk bekerja, sibuk sekolah, ruang untuk terlibat geng motor itu semakin kecil,” kata Rudi.

Ia menegaskan, persoalan geng motor bukan semata-mata urusan kepolisian, melainkan masalah bersama yang harus disikapi secara kolektif oleh seluruh elemen masyarakat.

Maklumat Kapolda dan Peran Masyarakat

Sebagai respons, Kapolda Jawa Barat mengeluarkan maklumat berisi instruksi tegas kepada seluruh jajaran kepolisian. Anggota polisi diwajibkan melakukan pemberantasan, pencegahan, dan penindakan terhadap aktivitas geng motor. Namun, penindakan saja dinilai tidak cukup.

Rudi menekankan pentingnya peran serta masyarakat, terutama dalam memberikan informasi terkait keberadaan dan pergerakan geng motor di lingkungan masing-masing. “Kami mendorong masyarakat untuk tidak ragu melapor. Ini demi keamanan bersama,” ujarnya.

Ia juga mengaku terus menyampaikan arahan kepada para kapolres agar strategi penanganan tidak hanya fokus pada penangkapan, tetapi juga upaya pencegahan sejak dini.

Pencegahan Dimulai dari Keluarga

Kapolda menyebutkan, sepanjang kepemimpinannya, pengungkapan kasus geng motor telah dilakukan di sejumlah wilayah, seperti Bandung, Cimahi, Sumedang, hingga Indramayu. Namun ia mengingatkan bahwa karakteristik geng motor selalu berkembang dan bisa muncul kembali jika akar masalahnya tidak ditangani.

“Ini persoalan kita bersama. Pencegahan harus dimulai dari keluarga, lingkungan sekitar, sampai kelompok-kelompok sosial lainnya,” katanya.

Rudi juga mengajak para orang tua lebih peduli terhadap pergaulan anak-anak mereka. Jika ada anggota keluarga yang terindikasi terlibat geng motor, diharapkan segera diarahkan dan dihentikan aktivitasnya sebelum terlambat.

Lingkungan jeung atikan akhlak di jero kulawarga kacida pentingna dijaga, sangkan sumebarna aktivitas geng motor bisa diminimalisir.”(KH)

  • Penulis: KangHasan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Musibah Tambang Bogor: Enam korban Jiwa, DPRD Jabar Desak PT Antam Bertindak

    Musibah Tambang Bogor: Enam korban Jiwa, DPRD Jabar Desak PT Antam Bertindak

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA BOGOR – Musibah tambang Bogor kembali mengguncang warga Kabupaten Bogor. Enam orang warga Desa Bangun Jaya, Kecamatan Cigudeg, diduga meninggal dunia setelah terpapar asap misterius di salah satu lubang bekas tambang emas milik PT Antam Pongkor. Tragedi ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban sekaligus memunculkan pertanyaan serius soal pengawasan lubang tambang yang […]

  • Dinas PU Kabupaten Sukabumi Evaluasi Program 2025, Fokus Infrastruktur 2026

    Dinas PU Kabupaten Sukabumi Evaluasi Program 2025, Fokus Infrastruktur 2026

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 198
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA SUKABUMI – Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Sukabumi menggelar rapat evaluasi pelaksanaan kegiatan tahun 2025 sekaligus menyusun rencana program kerja untuk tahun anggaran 2026. Rapat tersebut dilaksanakan pada Rabu, 25 Desember 2025, bertempat di Kantor Dinas PU Kabupaten Sukabumi, dan dipimpin langsung oleh Kepala Dinas PU, Uus Pirdaus. Rapat evaluasi ini menjadi momentum […]

  • Insiden Ledakan SMAN 72 Kelapa Gading, Puluhan Terluka

    Insiden Ledakan SMAN 72 Kelapa Gading, Puluhan Terluka

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle KangHasan
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Wartaloka, Berita Nasional. Insiden Ledakan di SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara, menggegerkan warga sekolah pada Jumat (7/11/2025) siang, tepat saat pelaksanaan salat Jumat. Insiden ini mengakibatkan sedikitnya 54 orang terluka, sebagian di antaranya mengalami luka cukup serius. Peristiwa ledakan di masjid sekolah Jakarta Utara tersebut terjadi ketika masjid dipenuhi siswa, guru, dan staf sekolah […]

  • Ranking 2, Tapi Mengemis di Malam Hari?

    Ranking 2, Tapi Mengemis di Malam Hari?

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA TASIKMALAYA – Malam di pusat Kota Tasikmalaya tak pernah benar-benar sepi. Lampu rumah makan menyala terang, bahkan sebuah Masjid yang berdiri megah disana masih belum surut kegiatannya setelah Sholat Tarawih malam itu. Namun di antara gemerlap dan riuh rendah kesibukan itu, berdiri seorang anak perempuan berhijab. Namanya Nisa. Siang hari ia duduk di […]

  • Relokasi PKL Teras Cihampelas Perlu Kajian Dampak Risiko Sosial

    Relokasi PKL Teras Cihampelas Perlu Kajian Dampak Risiko Sosial

    • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA BANDUNG – Rencana Pemerintah Kota Bandung untuk merelokasi pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Teras Cihampelas kembali menuai sorotan. Pengamat Kebijakan Publik Universitas Padjadjaran (Unpad), Yogi Suprayogi Sugandi, menilai kebijakan tersebut perlu dikaji secara mendalam agar tidak menimbulkan persoalan baru, baik dari sisi sosial, ekonomi, maupun ketertiban kota. Menurut Yogi, relokasi PKL memang […]

  • Prabowo Tegur Maraknya Baliho, Pemda Diminta Serius Tata Wajah Kota

    Prabowo Tegur Maraknya Baliho, Pemda Diminta Serius Tata Wajah Kota

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA BOGOR – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan pentingnya penataan wajah kota, khususnya terkait maraknya reklame, baliho, dan spanduk yang dinilai sudah berlebihan dan mengganggu estetika lingkungan perkotaan. Penegasan tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang digelar di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Senin […]

expand_less