UAS Hadir di Bogor, Peringatan Hari Isra Mi’raj atas Undangan dari Pemkab Bogor
- account_circle KangHasan
- calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
- visibility 59
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Wartaloka, BERITA BOGOR – Pemerintah Kabupaten Bogor kembali menghadirkan ruang kebersamaan antara nilai keagamaan dan kepedulian sosial. Pada hari Sabtu, 24 Januari 2026, peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW akan digelar di Masjid Nurul Wathon, Areal Stadion Pakansari, Cibinong, mulai pukul 19.30 WIB. Istimewanya, kegiatan ini akan diisi langsung oleh Ustadz Abdul Somad (UAS), salah satu da’i nasional yang dikenal luas dengan dakwahnya yang lugas, ilmiah, dan menyejukkan.
Kehadiran UAS di Bogor ini dikonfirmasi langsung oleh Bupati Bogor, Rudy Susmanto, yang menyebutkan bahwa pengajian akbar tersebut merupakan bagian dari agenda keagamaan Pemerintah Kabupaten Bogor.
“Di Januari tanggal 24 insya Allah diisi oleh Ustadz Abdul Somad,” ujar Rudy Susmanto dalam keterangannya.
Isra Mi’raj: Menguatkan Iman, Merawat Kebersamaan
Peringatan Isra Mi’raj bukan sekadar agenda seremonial. Momentum ini menjadi pengingat penting tentang perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW, sekaligus ajakan untuk memperbaiki kualitas ibadah, terutama shalat sebagai tiang agama.
Pemilihan Masjid Nurul Wathon di kawasan Stadion Pakansari juga memberi pesan tersendiri. Lokasi ini mudah diakses, luas, dan menjadi simbol ruang publik yang menyatukan berbagai lapisan masyarakat. Tanpa perlu undangan khusus, masyarakat Bogor dan sekitarnya dapat hadir, duduk bersama, dan menyimak tausiyah dalam suasana religius yang hangat.
UAS Hadir di Bogor, UMKM Ikut Bergerak
Tak hanya menghadirkan siraman rohani, Pemerintah Kabupaten Bogor juga mengemas acara ini dengan sentuhan ekonomi kerakyatan. Sebanyak 11.000 porsi makan gratis akan dibagikan kepada jamaah melalui 110 gerobak UMKM lokal. Menu yang disajikan pun beragam, mulai dari bakso, siomay, nasi uduk, hingga kuliner khas Kabupaten Bogor lainnya.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Aspem Kesra) Kabupaten Bogor, Zaenal Ashari, menjelaskan bahwa kegiatan ini melibatkan banyak perangkat daerah. Diskopukm dan Disdagin turut berperan aktif dalam memastikan UMKM benar-benar menjadi bagian dari kegiatan, bukan sekadar pelengkap.
“Ini melibatkan UMKM. Kegiatan ini menjadi bukti keberhasilan kolaborasi antar OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor,” ujar Zaenal.
Dengan konsep ini, masyarakat yang hadir tidak hanya pulang membawa ilmu dan ketenangan batin, tetapi juga ikut merasakan denyut ekonomi lokal yang bergerak bersama kegiatan keagamaan.
Ajakan untuk Hadir dan Memaknai
Pemkab Bogor mengajak masyarakat untuk memaknai Isra Mi’raj sebagai momentum memperkuat keimanan, persatuan, dan kepedulian sosial. Kehadiran UAS di Bogor, ditambah sentuhan kebersamaan dan UMKM, menjadi undangan yang terasa alami: datang, duduk bersama, mendengar, dan pulang dengan hati yang lebih lapang.
Di tengah rutinitas dan hiruk pikuk kehidupan, pengajian ini menjadi ruang jeda—tempat iman disegarkan, silaturahmi dirawat, dan kepedulian sosial diwujudkan secara nyata. Jumat malam di Pakansari pun tak sekadar menjadi acara, melainkan pengalaman spiritual yang layak dinanti. (KH)
-“hayu urang Bogor abringkeun kulawarga,babarengan neuleuman makna Isra Miraj“-
- Penulis: KangHasan
