Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Bupati Tasikmalaya Tegaskan Peran Pajak dalam Pembangunan Daerah

Bupati Tasikmalaya Tegaskan Peran Pajak dalam Pembangunan Daerah

  • account_circle KangHasan
  • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
  • visibility 154
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Wartaloka, BERITA TASIKMALAYAKomitmen memperkuat peran pajak dalam pembangunan kembali ditegaskan oleh Bupati Tasikmalaya, H. Cecep Nurul Yakin, saat menghadiri Rapat Koordinasi dan Penyerahan SPPT serta DHKP Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) Kabupaten Tasikmalaya di Aula Pendopo Baru, Rabu (11/02/2026).

Kegiatan tersebut juga dihadiri Wakil Bupati H. Asep Sopari Al-Ayubi, jajaran pejabat daerah, para camat, kepala desa, hingga kolektor PBB se-Kabupaten Tasikmalaya. Rakor ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi pemerintah daerah, kecamatan, dan desa dalam mengoptimalkan penerimaan pajak daerah sebagai tulang punggung pembiayaan pembangunan.

Pajak sebagai Fondasi Pembangunan dan Pelayanan Publik

Dalam sambutannya, Bupati Cecep menekankan bahwa peran pajak dalam pembangunan bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan fondasi utama keberlanjutan program-program strategis daerah. Pajak, khususnya PBB-P2, menjadi salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang langsung berdampak pada pembiayaan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, hingga pelayanan sosial.

“Penerimaan pajak memiliki peran penting dalam mendukung berbagai program pembangunan yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat,” ujar Bupati.

Berdasarkan data yang dipaparkan, target PBB-P2 Tahun 2025 sebesar Rp37.000.000.000 telah terealisasi Rp31.543.485.947 atau mencapai 85,25 persen. Capaian ini menunjukkan progres signifikan, meski masih terdapat ruang optimalisasi di sejumlah wilayah.

Evaluasi dan Tantangan Realisasi PBB-P2

Bupati mengungkapkan, sebanyak 159 desa di 33 kecamatan telah berhasil memenuhi target PBB-P2. Namun demikian, masih terdapat 192 desa yang belum mencapai target, termasuk enam kecamatan yang realisasinya belum optimal.

Situasi ini menjadi catatan penting dalam konteks peran pajak dalam pembangunan, sebab kekurangan realisasi pajak akan berdampak pada pembiayaan program prioritas daerah. Selain itu, piutang pajak yang belum tertagih akan tercatat dalam laporan keuangan daerah dan menjadi bagian dari evaluasi Monitoring Center for Prevention (MCP) dalam koordinasi dan supervisi pencegahan korupsi oleh KPK.

“Saya mohon kepada para camat agar mendorong desa-desa yang belum memenuhi target, karena hal ini akan menjadi piutang dalam laporan keuangan daerah dan bahan evaluasi MCP Korsupgah KPK,” tegasnya.

Langkah penguatan koordinasi lintas level pemerintahan dinilai krusial agar potensi pajak dapat tergarap maksimal, sekaligus meningkatkan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah.

Apresiasi bagi Wilayah Berprestasi

Di sisi lain, pemerintah daerah memberikan apresiasi kepada kecamatan dan desa yang berhasil mencapai target 100 persen. Kecamatan Bojongasih dan Kecamatan Cikalong menjadi dua wilayah yang seluruh desanya telah melunasi target PBB-P2.

Selain itu, tiga desa tercepat dalam memenuhi target PBB-P2 yakni Desa Sukaresik (Kecamatan Sukaresik), Desa Puspajaya (Kecamatan Puspahiang), dan Desa Cibungur (Kecamatan Parungponteng).

Apresiasi tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi wilayah lain untuk meningkatkan kinerja pemungutan pajak. Dalam konteks peran pajak dalam pembangunan, keberhasilan desa dan kecamatan mencapai target menunjukkan tingginya kesadaran masyarakat terhadap kontribusi fiskal bagi kemajuan daerah.

Target 2026: Konsistensi dan Optimalisasi

Untuk Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya kembali menetapkan target PBB-P2 sebesar Rp37.000.000.000. Target ini menuntut konsistensi, inovasi, dan kerja sama seluruh elemen pemerintahan hingga tingkat desa.

Menurut Bupati, pencapaian target tersebut memerlukan strategi yang lebih adaptif, termasuk optimalisasi data wajib pajak, peningkatan pelayanan pembayaran, serta edukasi publik mengenai pentingnya pajak.

“Target PBB-P2 Tahun 2026 sebesar Rp37.000.000.000, sehingga dalam pencapaiannya diperlukan upaya maksimal untuk mengantisipasi target yang telah ditetapkan,” ungkapnya.

Dengan penguatan sistem dan koordinasi, pemerintah daerah berharap peran pajak dalam pembangunan semakin terasa secara konkret melalui percepatan pembangunan infrastruktur desa, peningkatan kualitas layanan publik, serta penguatan ekonomi lokal.

Sinergi untuk Pembangunan Berkelanjutan

Rakor ini turut dihadiri Penjabat Sekretaris Daerah sekaligus Kepala BPKPD Kabupaten Tasikmalaya, para Asisten Daerah, Sekretaris Inspektorat, Analis Dinas PMD, pimpinan Bank BJB Cabang Kabupaten Tasikmalaya, Kepala Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah, serta jajaran camat dan kepala desa.

Kehadiran seluruh pemangku kepentingan menegaskan bahwa peran pajak dalam pembangunan bukan hanya tanggung jawab pemerintah semata, melainkan hasil kolaborasi antara aparatur dan masyarakat sebagai wajib pajak.

Ke depan, optimalisasi PBB-P2 tidak hanya dipandang sebagai target angka semata, tetapi sebagai instrumen strategis untuk memperkuat kemandirian fiskal daerah. Dengan demikian, pembangunan di Kabupaten Tasikmalaya dapat berjalan lebih terarah, berkelanjutan, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat luas. (KH)

  • Penulis: KangHasan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Blokade Selat Hormuz Masih Ketat, Baru 4 Kapal Bisa Lolos

    Blokade Selat Hormuz Masih Ketat, Baru 4 Kapal Bisa Lolos

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA DUNIA – Situasi blokade Selat Hormuz masih jauh dari normal. Di tengah konflik Iran dengan Amerika Serikat dan Israel, hanya empat kapal yang dilaporkan berhasil melintasi jalur strategis tersebut. Laporan media internasional menyebutkan satu kapal kontainer milik perusahaan Prancis CMA CGM serta tiga kapal tanker yang berafiliasi dengan Oman berhasil keluar dari Teluk. […]

  • 426 Kasus dalam Empat Bulan, Mengapa Kekerasan terhadap Anak Terus Berulang?

    426 Kasus dalam Empat Bulan, Mengapa Kekerasan terhadap Anak Terus Berulang?

    • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 231
    • 0Komentar

    Data KPAI mencatat 426 kasus kekerasan terhadap anak dalam empat bulan. Mengapa kasus ini terus berulang?

  • Realisasi Program MBG Saat Ini: Antara Niat Baik dan Tantangan di Lapangan

    Realisasi Program MBG Saat Ini: Antara Niat Baik dan Tantangan di Lapangan

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 213
    • 0Komentar

    Realisasi Program MBG saat ini dikaji kritis: dampak ke UMKM, distribusi pangan, dan solusi agar lebih tepat sasaran.

  • Proyek Irigasi Cikalang Disorot, Profesionalitas Kontraktor BUMN Dipertanyakan

    Proyek Irigasi Cikalang Disorot, Profesionalitas Kontraktor BUMN Dipertanyakan

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA TASIKMALAYA – Wakil Ketua DPRD Kota Tasikmalaya, Kang Wahid, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi proyek irigasi Cikalang setelah menerima berbagai aduan dari Forum Masyarakat Peduli Cikalang. Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat langsung kondisi pekerjaan di lapangan sekaligus menampung aspirasi masyarakat yang menilai pelaksanaan proyek belum berjalan sebagaimana mestinya. Dalam sidak tersebut, Kang […]

  • Antisipasi Macet Long Weekend, Dishub Bandung Siaga

    Antisipasi Macet Long Weekend, Dishub Bandung Siaga

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA BANDUNG – Pemerintah Kota Bandung bersiap menghadapi lonjakan kunjungan wisatawan selama libur panjang 3–5 April 2026 yang bertepatan dengan momen Wafat Isa Almasih. Kondisi ini diprediksi memicu macet long weekend di sejumlah ruas jalan utama dan kawasan wisata.Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung pun langsung mengambil langkah strategis dengan memperkuat pengawasan lalu lintas di […]

  • Viral, Petani Cineam Mengaku Diminta Tinggalkan Lahan Eks HGU, TNI Beri Respons

    Viral, Petani Cineam Mengaku Diminta Tinggalkan Lahan Eks HGU, TNI Beri Respons

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Video petani di lahan eks HGU PT Wiria Cakra, Cineam, Tasikmalaya viral. TNI menyatakan sedang melakukan pengecekan terkait kejadian tersebut.

expand_less