Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » DLH Tasikmalaya Akui Kendala Armada, Penanganan Sampah Tetap Dikebut

DLH Tasikmalaya Akui Kendala Armada, Penanganan Sampah Tetap Dikebut

  • account_circle KangHasan
  • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
  • visibility 227
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Wartaloka, BERITA TASIKMALAYA – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tasikmalaya memastikan penanganan persoalan penumpukan sampah di sejumlah titik mulai menunjukkan perkembangan positif.

Setelah kondisi di kawasan Depo Dadaha berangsur terkendali, fokus penanganan kini dialihkan ke Pasar Cikurubuk yang dinilai memiliki volume sampah paling besar.

Kepala Bidang Persampahan DLH Kota Tasikmalaya, Feri Arif Maulana, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas gangguan pelayanan kebersihan yang sempat menimbulkan penumpukan sampah di beberapa lokasi.

Menurutnya, proses penanganan kini dilakukan secara bertahap dan terencana dengan memaksimalkan armada yang tersedia agar kondisi kebersihan kota segera kembali normal.

Pasar Cikurubuk Jadi Fokus Pengangkutan

Setelah penanganan di kawasan Depo Dadaha menunjukkan hasil signifikan, DLH Kota Tasikmalaya mengalihkan konsentrasi ke Pasar Cikurubuk yang saat ini menjadi titik prioritas.

Volume sampah di kawasan pasar tersebut disebut jauh lebih besar dibanding lokasi lain, sehingga membutuhkan perhatian khusus agar akses aktivitas masyarakat tidak terus terganggu.

DLH menargetkan proses pengangkutan di Pasar Cikurubuk dapat berlangsung dalam dua hingga tiga hari ke depan, setidaknya untuk membuka kembali akses jalan yang sempat tertutup tumpukan sampah.

Selain Pasar Cikurubuk, penanganan juga dilakukan di sejumlah titik lain seperti kawasan SL Tobing dan Depo Pasar Lama yang terus dipantau petugas.

Keterbatasan Armada Jadi Tantangan

Dalam proses penanganan sampah, DLH Kota Tasikmalaya mengakui masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan armada operasional.

Saat ini, instansi tersebut memiliki sekitar 42 kendaraan operasional yang terdiri dari dump truck dan arm roll. Namun, sebagian kendaraan disebut sudah berusia tua dan membutuhkan peremajaan.

Beberapa armada bahkan diketahui merupakan kendaraan produksi tahun 2005 hingga 2006, yang tentu memengaruhi efektivitas operasional di lapangan.

Meski demikian, DLH menegaskan seluruh armada yang masih berfungsi terus dioptimalkan untuk menjaga pelayanan kepada masyarakat.

Pemerintah daerah juga disebut tengah mengupayakan dukungan untuk peremajaan kendaraan operasional guna meningkatkan kapasitas penanganan sampah di masa mendatang.

Lonjakan Volume Sampah Jadi Penyebab

DLH menjelaskan salah satu faktor yang memicu penumpukan sampah di Kota Tasikmalaya adalah meningkatnya volume sampah dalam sepekan terakhir.

Untuk menekan beban yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA), pengelolaan sampah saat ini juga mengandalkan sistem TPS3R dan bank sampah, sehingga hanya residu akhir yang dikirim ke TPA.

Di kawasan Depo Dadaha sendiri, volume sampah sempat diperkirakan mencapai sekitar 120 meter kubik. Sementara di Pasar Cikurubuk, jumlahnya disebut lebih besar.

Kondisi ini memperlihatkan bahwa tantangan pengelolaan sampah di Kota Tasikmalaya tidak hanya berkaitan dengan pengangkutan, tetapi juga peningkatan produksi sampah dari masyarakat.

Perlu Dukungan Kolektif

Persoalan sampah bukan semata tanggung jawab pemerintah, melainkan juga membutuhkan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan dari tingkat rumah tangga.

Pemilahan sampah, pengurangan penggunaan bahan sekali pakai, serta optimalisasi bank sampah dinilai menjadi bagian penting dalam menciptakan sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan.

Dengan langkah percepatan yang kini dilakukan DLH Kota Tasikmalaya, masyarakat berharap persoalan penumpukan sampah segera teratasi sepenuhnya agar kenyamanan lingkungan perkotaan kembali pulih. (kh) 

  • Penulis: KangHasan

Rekomendasi Untuk Anda

  • perempuan yang diduga melompat dari Jembatan Sasak Besi di Kampung Simpang, RT 03 RW 02, Desa Mulyasari, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut - Wartaloka

    Perempuan Diduga Melompat dari Jembatan Sasak Besi di Bayongbong Garut

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 222
    • 0Komentar

    Polisi dan warga menyelamatkan perempuan yang diduga melompat dari Jembatan Sasak Besi Bayongbong Garut.

  • idul-adha-1447-h-makna-pesan-untuk-indonesia+wartaloka

    Redaksi Wartaloka: Selamat Hari Raya Idul Adha untuk Indonesia

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 345
    • 0Komentar

    Idul Adha 1447 H jadi momentum refleksi bangsa. Simak pesan penuh makna dari Redaksi Wartaloka untuk Indonesia.

  • Indikasi Korupsi di Tasikmalaya: Proyek PLUT Disorot

    Indikasi Korupsi di Tasikmalaya: Proyek PLUT Disorot

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 226
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA TASIKMALAYA – Dugaan indikasi korupsi di Tasikmalaya kembali mencuat ke ruang publik. Kali ini, sorotan mengarah pada proyek revitalisasi Gedung Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Kabupaten Tasikmalaya yang bernilai lebih dari Rp3,4 miliar. Proyek yang semestinya menjadi pusat penguatan layanan UMKM itu kini berada dalam pusaran kontroversi. Komunitas media dan konten kreator, SWAKKA […]

  • Persaingan Ketat di Skuad Timnas Indonesia Jelang FIFA Series 2026

    Persaingan Ketat di Skuad Timnas Indonesia Jelang FIFA Series 2026

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 308
    • 0Komentar

    Wartaloka, OLAHRAGA – Pemanggilan pemain untuk memperkuat skuad Timnas Indonesia dalam ajang FIFA Series 2026 di Jakarta mulai memanaskan atmosfer persaingan. Dari total 24 nama yang dipanggil pelatih John Herdman, dua pemain Persib Bandung ikut mencuri perhatian, yakni gelandang Eliano Reijnders dan penyerang muda Beckham Putra Nugraha. Kehadiran keduanya menambah warna sekaligus memperketat kompetisi di […]

  • THR ASN Pemkot Tasikmalaya Belum Diputuskan, Wali Kota Tegaskan: Kas Daerah Masih Aman

    THR ASN Pemkot Tasikmalaya Belum Diputuskan, Wali Kota Tegaskan: Kas Daerah Masih Aman

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 251
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA TASIKMALAYA – Kepastian pembayaran THR ASN Pemkot Tasikmalaya menjelang Hari Raya Idulfitri 2026 masih berada dalam tahap pembahasan. Pemerintah Kota Tasikmalaya memastikan keputusan resmi akan segera diumumkan setelah proses perumusan skema pembayaran selesai dilakukan. Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan menyatakan bahwa pemerintah daerah saat ini tengah melakukan pembahasan intensif bersama jajaran internal, […]

  • Defisit Anggaran APBD Jabar Awal 2026, Tunggakan Proyek Capai ratusan Miliar

    Defisit Anggaran APBD Jabar Awal 2026, Tunggakan Proyek Capai ratusan Miliar

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 256
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA JABAR – Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengawali Tahun Anggaran 2026 dengan tekanan fiskal yang cukup berat. Kewajiban melunasi tunggakan pembayaran sejumlah proyek pembangunan tahun 2025 senilai Rp621 miliar menjadi beban awal yang langsung menggerus ruang fiskal daerah dan tantangan serius dalam pengelolaan APBD 2026. Kondisi ini diakui Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, dalam […]

expand_less