Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » DLH Tasikmalaya Akui Kendala Armada, Penanganan Sampah Tetap Dikebut

DLH Tasikmalaya Akui Kendala Armada, Penanganan Sampah Tetap Dikebut

  • account_circle KangHasan
  • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
  • visibility 38
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Wartaloka, BERITA TASIKMALAYA – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tasikmalaya memastikan penanganan persoalan penumpukan sampah di sejumlah titik mulai menunjukkan perkembangan positif.

Setelah kondisi di kawasan Depo Dadaha berangsur terkendali, fokus penanganan kini dialihkan ke Pasar Cikurubuk yang dinilai memiliki volume sampah paling besar.

Kepala Bidang Persampahan DLH Kota Tasikmalaya, Feri Arif Maulana, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas gangguan pelayanan kebersihan yang sempat menimbulkan penumpukan sampah di beberapa lokasi.

Menurutnya, proses penanganan kini dilakukan secara bertahap dan terencana dengan memaksimalkan armada yang tersedia agar kondisi kebersihan kota segera kembali normal.

Pasar Cikurubuk Jadi Fokus Pengangkutan

Setelah penanganan di kawasan Depo Dadaha menunjukkan hasil signifikan, DLH Kota Tasikmalaya mengalihkan konsentrasi ke Pasar Cikurubuk yang saat ini menjadi titik prioritas.

Volume sampah di kawasan pasar tersebut disebut jauh lebih besar dibanding lokasi lain, sehingga membutuhkan perhatian khusus agar akses aktivitas masyarakat tidak terus terganggu.

DLH menargetkan proses pengangkutan di Pasar Cikurubuk dapat berlangsung dalam dua hingga tiga hari ke depan, setidaknya untuk membuka kembali akses jalan yang sempat tertutup tumpukan sampah.

Selain Pasar Cikurubuk, penanganan juga dilakukan di sejumlah titik lain seperti kawasan SL Tobing dan Depo Pasar Lama yang terus dipantau petugas.

Keterbatasan Armada Jadi Tantangan

Dalam proses penanganan sampah, DLH Kota Tasikmalaya mengakui masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan armada operasional.

Saat ini, instansi tersebut memiliki sekitar 42 kendaraan operasional yang terdiri dari dump truck dan arm roll. Namun, sebagian kendaraan disebut sudah berusia tua dan membutuhkan peremajaan.

Beberapa armada bahkan diketahui merupakan kendaraan produksi tahun 2005 hingga 2006, yang tentu memengaruhi efektivitas operasional di lapangan.

Meski demikian, DLH menegaskan seluruh armada yang masih berfungsi terus dioptimalkan untuk menjaga pelayanan kepada masyarakat.

Pemerintah daerah juga disebut tengah mengupayakan dukungan untuk peremajaan kendaraan operasional guna meningkatkan kapasitas penanganan sampah di masa mendatang.

Lonjakan Volume Sampah Jadi Penyebab

DLH menjelaskan salah satu faktor yang memicu penumpukan sampah di Kota Tasikmalaya adalah meningkatnya volume sampah dalam sepekan terakhir.

Untuk menekan beban yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA), pengelolaan sampah saat ini juga mengandalkan sistem TPS3R dan bank sampah, sehingga hanya residu akhir yang dikirim ke TPA.

Di kawasan Depo Dadaha sendiri, volume sampah sempat diperkirakan mencapai sekitar 120 meter kubik. Sementara di Pasar Cikurubuk, jumlahnya disebut lebih besar.

Kondisi ini memperlihatkan bahwa tantangan pengelolaan sampah di Kota Tasikmalaya tidak hanya berkaitan dengan pengangkutan, tetapi juga peningkatan produksi sampah dari masyarakat.

Perlu Dukungan Kolektif

Persoalan sampah bukan semata tanggung jawab pemerintah, melainkan juga membutuhkan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan dari tingkat rumah tangga.

Pemilahan sampah, pengurangan penggunaan bahan sekali pakai, serta optimalisasi bank sampah dinilai menjadi bagian penting dalam menciptakan sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan.

Dengan langkah percepatan yang kini dilakukan DLH Kota Tasikmalaya, masyarakat berharap persoalan penumpukan sampah segera teratasi sepenuhnya agar kenyamanan lingkungan perkotaan kembali pulih. (kh) 

  • Penulis: KangHasan

Rekomendasi Untuk Anda

  • putr kota tasikmalaya

    Spanduk Dukungan untuk Kejati Jabar Beredar, Dinas PUTR Tasikmalaya Jadi Sorotan

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle Admin Wartaloka
    • visibility 55
    • 0Komentar

    wartaloka.com, BERITA. Sebuah foto memperlihatkan dua orang yang membentangkan spanduk dukungan kepada Kejaksaan Tinggi Jawa Barat (Kejati Jabar) tengah beredar luas di platform WhatsApp pada Selasa (11/11/2025). Gambar tersebut diterima oleh redaksi Lintas Priangan tanpa disertai pesan, keterangan, maupun identitas pengirimnya. Saat redaksi mencoba meminta klarifikasi lebih lanjut, nomor pengirim justru memilih diam dan tidak […]

  • Aset Pemkot Sukabumi

    Ironi Pengelolaan Aset Pemkot Sukabumi: Lemah Keteladanan

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle Admin Wartaloka
    • visibility 53
    • 0Komentar

    wartaloka.com, KUPAS. Di balik temuan 351 aset Pemkot Sukabumi yang tidak diketahui keberadaannya, tersimpan ironi tata kelola yang tak bisa diabaikan. Data auditor negara menunjukkan, perangkat daerah dengan fungsi strategis dalam pengelolaan keuangan, perencanaan, dan administrasi justru menempati porsi dominan dalam sebaran aset yang belum dapat diyakini keberadaannya. Fakta ini membuat persoalan aset bergerak dari […]

  • Sidang Kasus Resbob di PN Bandung: Ancaman 4 Tahun Penjara

    Sidang Kasus Resbob di PN Bandung: Ancaman 4 Tahun Penjara

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA JABAR – Sidang kasus Resbob resmi digelar di Pengadilan Negeri Bandung pada Senin (24/2/2026). Muhammad Adimas Firdaus Putra Nashihan alias Resbob duduk sebagai terdakwa atas dugaan penyebaran ujaran kebencian bermuatan permusuhan terhadap kelompok masyarakat berdasarkan etnis Sunda. Jaksa Penuntut Umum mendakwa Resbob melanggar ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, khususnya […]

  • info kehilangan

    Informasi Kehilangan: Mohon Bantuan Warga Sukaraja

    • calendar_month Minggu, 2 Nov 2025
    • account_circle Admin Wartaloka
    • visibility 62
    • 0Komentar

    wartaloka.com, PERTISTIWA. Sebuah informasi kehilangan dompet baru saja diposting di media sosial dan menjadi perhatian warga Kabupaten Sukabumi, khususnya di wilayah Sukaraja. Postingan yang diunggah oleh akun Facebook bernama Ridan Anugrah sekitar 15 menit lalu, pada Minggu (02/11/2025), mengabarkan hilangnya sebuah dompet berwarna hitam yang diduga terjatuh di sekitar Bundaran Sukaraja hingga area Kantor Desa […]

  • Bupati Tasikmalaya: ASN Tak Boleh Minta THR ke Masyarakat!

    Bupati Tasikmalaya: ASN Tak Boleh Minta THR ke Masyarakat!

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA TASIKMALAYA – Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya menegaskan larangan gratifikasi bagi aparatur sipil negara menjelang Hari Raya Idul Fitri. Melalui surat edaran Bupati Tasikmalaya, seluruh ASN Kabupaten Tasikmalaya dilarang meminta Tunjangan Hari Raya (THR) kepada masyarakat maupun pihak swasta. Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Bupati Tasikmalaya Nomor 0018 Tahun 2026 tentang pencegahan korupsi dan […]

  • Catatan Tentang Efisiensi Anggaran di Indonesia

    Catatan Tentang Efisiensi Anggaran di Indonesia

    • calendar_month Minggu, 29 Mar 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 62
    • 0Komentar

    Wartaloka, OPINI – Isu efisiensi anggaran Indonesia kembali menguat seiring tekanan global akibat kenaikan harga energi dan ketidakpastian geopolitik. Pemerintah didorong untuk menjaga stabilitas fiskal, salah satunya dengan menekan belanja negara agar defisit tetap terkendali. Namun di balik kebijakan tersebut, muncul pertanyaan mendasar: apakah efisiensi sudah dilakukan secara adil dan seimbang di dalam tubuh birokrasi? […]

expand_less