Dinas PU Kabupaten Sukabumi Evaluasi Program 2025, Fokus Infrastruktur 2026
- account_circle KangHasan
- calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
- visibility 62
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Wartaloka, BERITA SUKABUMI – Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Sukabumi menggelar rapat evaluasi pelaksanaan kegiatan tahun 2025 sekaligus menyusun rencana program kerja untuk tahun anggaran 2026. Rapat tersebut dilaksanakan pada Rabu, 25 Desember 2025, bertempat di Kantor Dinas PU Kabupaten Sukabumi, dan dipimpin langsung oleh Kepala Dinas PU, Uus Pirdaus.
Rapat evaluasi ini menjadi momentum penting bagi Dinas PU Kabupaten Sukabumi untuk melakukan penilaian menyeluruh terhadap capaian program infrastruktur selama tahun berjalan. Evaluasi dilakukan sebagai dasar perbaikan perencanaan, khususnya dalam menghadapi tantangan pembangunan infrastruktur di tahun mendatang.
Sinkronisasi RKPD dengan Kondisi Lapangan
Salah satu fokus utama dalam rapat tersebut adalah sinkronisasi antara data perencanaan yang tercantum dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) dengan kondisi lapangan secara realtime. Hal ini dinilai sangat penting, terutama untuk memastikan keakuratan data pada sejumlah ruas jalan dan infrastruktur yang terdampak bencana alam.
Kepala Dinas PU Kabupaten Sukabumi, Uus Pirdaus, menjelaskan bahwa penyesuaian data lapangan menjadi kunci agar program yang direncanakan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat. “Hari ini kita memastikan bahwa dengan anggaran yang tersedia, Dinas PU memiliki skala prioritas yang jelas, khususnya untuk penanganan kegiatan strategis di tahun 2026,” ujarnya.
Skala Prioritas dan Keterbatasan Anggaran Daerah
Dalam rapat tersebut, Uus juga menegaskan bahwa kondisi keuangan daerah saat ini belum sepenuhnya mampu memenuhi seluruh target penanganan jalan dan irigasi sebagaimana tercantum dalam RPJMD Kabupaten Sukabumi. Oleh karena itu, penetapan skala prioritas menjadi langkah strategis agar anggaran yang tersedia dapat dimanfaatkan secara optimal.
Menurutnya, keterbatasan anggaran daerah tidak boleh mengurangi kualitas perencanaan. Justru dengan perencanaan yang matang, setiap program infrastruktur dapat memberikan dampak maksimal bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung konektivitas wilayah dan ketahanan sektor pertanian melalui sistem irigasi yang baik.
Dorong Dukungan Pemerintah Pusat dan Provinsi
Selain mengandalkan APBD, Dinas PU Kabupaten Sukabumi terus memperjuangkan dukungan pendanaan dari pemerintah pusat dan pemerintah provinsi. Berbagai program penanganan irigasi dan infrastruktur jalan daerah secara aktif diajukan ke kementerian terkait, serta melalui skema Bantuan Keuangan (Bankeu) dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
“Mudah-mudahan pada 2026 ini, dokumen program untuk 2027 sudah dapat dipersiapkan dengan matang sehingga peluang pendanaan dari pusat dan provinsi semakin terbuka,” tambah Uus.
Meski menghadapi berbagai tantangan, Uus tetap optimistis kualitas infrastruktur di Kabupaten Sukabumi dapat terus ditingkatkan. Ia berharap seluruh daerah irigasi dapat berfungsi optimal dan kondisi jalan semakin baik demi menunjang aktivitas ekonomi masyarakat.
Di akhir rapat, Uus Pirdaus menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran internal Dinas PU Kabupaten Sukabumi atas dedikasi dan kerja keras selama ini. “Terima kasih kepada seluruh unsur internal yang sudah bahu-membahu menghadirkan kualitas infrastruktur yang memadai sesuai rencana pembangunan daerah,” pungkasnya. (KH)
- Penulis: KangHasan
