Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Perayaan Cap Go Meh di Ciamis Berlangsung Khidmat

Perayaan Cap Go Meh di Ciamis Berlangsung Khidmat

  • account_circle KangHasan
  • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
  • visibility 145
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Wartaloka, BERITA CIAMIS – Pesan Toleransi Menguat Perayaan Cap Go Meh di Kelenteng Hok Tek Bio berlangsung khidmat dan penuh warna. Ratusan umat dan warga sekitar memadati halaman kelenteng yang berada di pusat Kota Ciamis itu untuk mengikuti rangkaian ibadah dan tradisi budaya yang menjadi penutup perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili.

Sejak pagi, suasana kelenteng telah dipenuhi aroma dupa yang mengepul, lampion merah yang bergelantungan, serta lantunan doa yang dipimpin para rohaniawan. Cap Go Meh yang jatuh pada hari ke-15 setelah Imlek menjadi momentum penting bagi umat Khonghucu dan masyarakat Tionghoa untuk memanjatkan rasa syukur sekaligus harapan akan keberkahan di tahun yang baru.

Tak hanya dihadiri umat Tionghoa, perayaan tersebut juga dihadiri tokoh masyarakat, unsur pemerintah daerah, serta perwakilan lintas agama. Kehadiran berbagai elemen masyarakat menjadi simbol kuat bahwa tradisi budaya dan keagamaan di Kabupaten Ciamis tumbuh berdampingan dalam suasana harmonis.

Bukan Sekadar Ritual Keagamaan

Ketua Pemangku Adat Ciamis, Raden Haji Wahyu, mengatakan bahwa tradisi toleransi yang telah terjalin selama ini harus terus dirawat dan dijaga bersama. Menurutnya, Cap Go Meh bukan sekadar ritual keagamaan, tetapi juga bagian dari warisan budaya yang memperkaya identitas daerah.

“Tradisi toleransi ini harus menjadi adat perekat antar umat beragama. Kita di Ciamis sudah terbiasa hidup berdampingan. Jangan sampai perbedaan keyakinan justru memecah belah, karena sejatinya keberagaman adalah kekuatan,” ujarnya di sela-sela kegiatan.

Ia menambahkan, kearifan lokal masyarakat Ciamis sejak dahulu menjunjung tinggi nilai gotong royong dan saling menghormati. Dalam setiap perayaan keagamaan, warga sekitar kerap turut membantu menjaga keamanan, ketertiban, hingga kelancaran acara tanpa memandang latar belakang agama.Momentum Cap Go Meh juga dimaknai sebagai ajang mempererat silaturahmi.

Menjadi Ajang Kebersamaan Yang Hangat

Anak-anak, remaja hingga orang tua tampak berbaur menikmati pertunjukan barongsai yang memukau. Tepuk tangan dan sorak sorai warga menciptakan suasana hangat yang mencerminkan kebersamaan lintas iman.Pemerintah daerah pun mengapresiasi terselenggaranya perayaan tersebut secara tertib dan kondusif.

Mereka menilai kerukunan umat beragama di Ciamis merupakan aset sosial yang harus terus dipelihara, terlebih di tengah tantangan global yang kerap memunculkan isu-isu intoleransi.

Perayaan Cap Go Meh Menjadi Cermin Toleransi

Perayaan Cap Go Meh di Kelenteng Hok Tek Bio Ciamis tahun ini bukan hanya menjadi penanda berakhirnya rangkaian Imlek, tetapi juga menjadi pengingat bahwa harmoni bisa tumbuh dari sikap saling menghargai. Di tengah keberagaman, Ciamis kembali menunjukkan bahwa toleransi bukan sekadar slogan, melainkan tradisi hidup yang nyata dan mengakar di tengah masyarakat. (Thio)

  • Penulis: KangHasan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aktivitas Tambang Bukit Cikuya Picu Longsor, DLH Kabupaten Bandung Belum Beri Respons

    Aktivitas Tambang Bukit Cikuya Picu Longsor, DLH Kabupaten Bandung Belum Beri Respons

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Wartaloka, Berita Bandung – Aktivitas tambang di kawasan Bukit Cikuya, Desa Lagadar, Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung, kembali menjadi sorotan. Meski disebut berada jauh dari permukiman, dampak lingkungan dan kerusakan infrastruktur akibat aktivitas tambang Bukit Cikuya diakui telah terjadi dan dipantau oleh pemerintah kecamatan. Namun hingga kini, respons dari instansi teknis terkait dinilai belum jelas. Camat […]

  • Aset Pemkot Sukabumi

    Ironi Pengelolaan Aset Pemkot Sukabumi: Lemah Keteladanan

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle Admin Wartaloka
    • visibility 156
    • 0Komentar

    wartaloka.com, KUPAS. Di balik temuan 351 aset Pemkot Sukabumi yang tidak diketahui keberadaannya, tersimpan ironi tata kelola yang tak bisa diabaikan. Data auditor negara menunjukkan, perangkat daerah dengan fungsi strategis dalam pengelolaan keuangan, perencanaan, dan administrasi justru menempati porsi dominan dalam sebaran aset yang belum dapat diyakini keberadaannya. Fakta ini membuat persoalan aset bergerak dari […]

  • KH Miftah Fauzi: Pasar Cikurubuk Menunggu Negara Hadir

    KH Miftah Fauzi: Pasar Cikurubuk Menunggu Negara Hadir

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA TASIKMALAYA – KH Miftah Fauzi kembali menyuarakan kegelisahan ribuan pedagang Pasar Cikurubuk Tasikmalaya yang hingga kini masih menunggu sikap konkret pemerintah daerah. Menurutnya, persoalan pasar tradisional bukan hanya menyangkut ekonomi, tetapi menyentuh langsung kehidupan ribuan keluarga yang menggantungkan hidup dari aktivitas pasar. Saat ditemui di kediamannya, Kamis (29/1/2026), KH Miftah Fauzi menyampaikan bahwa […]

  • Tasikmalaya: Penemuan Mayat di Cibeureum,  Bikin Warga Geger

    Tasikmalaya: Penemuan Mayat di Cibeureum, Bikin Warga Geger

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA TASIKMALAYA – Warga Perum Bumi Kersanagara, Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya, digegerkan dengan peristiwa penemuan mayat di Cibeureum, Selasa (17/02/2026) sekitar pukul 17.00 WIB. Seorang pria bernama Danil (56) ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya dan diduga telah wafat lebih dari satu minggu. Peristiwa tersebut sontak mengundang perhatian warga sekitar. Hingga menjelang petang, kerumunan […]

  • tanggap darurat bencana kota tasikmalaya

    Kota Tasikmalaya Tetapkan Tanggap Darurat Bencana, BPBD Minta Warga Aktif Melapor

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • account_circle Admin Wartaloka
    • visibility 140
    • 0Komentar

    wartaloka.com, LIPUTAN. Pemerintah Kota Tasikmalaya menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana mulai Kamis (06/11/2025). Kebijakan ini diberlakukan selama lima hari untuk mempercepat penanganan bencana yang terjadi di sejumlah titik wilayah kota. Keputusan tersebut merupakan kelanjutan dari Status Siaga Bencana sebelumnya. Berdasarkan kondisi lapangan, diperlukan peningkatan mobilisasi personel, peralatan, serta koordinasi antarinstansi untuk menangani kejadian seperti pohon […]

  • Musibah Tambang Bogor: Enam korban Jiwa, DPRD Jabar Desak PT Antam Bertindak

    Musibah Tambang Bogor: Enam korban Jiwa, DPRD Jabar Desak PT Antam Bertindak

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA BOGOR – Musibah tambang Bogor kembali mengguncang warga Kabupaten Bogor. Enam orang warga Desa Bangun Jaya, Kecamatan Cigudeg, diduga meninggal dunia setelah terpapar asap misterius di salah satu lubang bekas tambang emas milik PT Antam Pongkor. Tragedi ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban sekaligus memunculkan pertanyaan serius soal pengawasan lubang tambang yang […]

expand_less