Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Longsor Terjang Cisarua KBB, Puluhan Rumah Hancur dan Warga Masih Tertimbun

Longsor Terjang Cisarua KBB, Puluhan Rumah Hancur dan Warga Masih Tertimbun

  • account_circle KangHasan
  • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
  • visibility 9
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Wartaloka, Berita Bandung Barat – Bencana longsor di Cisarua Bandung Barat mengguncang kawasan permukiman warga di Kampung Babakan, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, Sabtu (24/1/2026) dini hari. Longsor yang disertai aliran air deras tersebut menerjang permukiman saat sebagian besar warga masih terlelap, informasi sementara yang berhasil dihimpun redaksi saat ini menyebutkan setidaknya ada 6 (enam) orang meninggal dunia dan puluhan lainnya diduga masih tertimbun material longsoran.

Data sementara yang dihimpun hingga Sabtu siang mencatat sebanyak 89 warga belum ditemukan dan diduga tertimbun tanah, bebatuan, serta lumpur yang meluncur dari lereng di sekitar permukiman. Sementara itu, lima korban telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Proses pencarian dan evakuasi masih terus berlangsung di tengah medan yang sulit dan cuaca yang belum sepenuhnya bersahabat.

Wakil Bupati Bandung Barat, Asep Ismail, yang turun langsung ke lokasi bencana menyebutkan bahwa data tersebut berasal dari laporan Linmas dan pemerintah desa setempat.
“Informasi yang saya terima, yang sudah dipastikan meninggal dunia ada lima orang, sementara 89 orang lainnya belum ditemukan dan diduga tertimbun longsoran,” ujar Asep di lokasi kejadian.

Permukiman Tertutup Material, Evakuasi Berpacu dengan Waktu

Dampak longsor sangat signifikan. Sedikitnya 20 rumah warga di Kampung Babakan RT 05 RW 11 terdampak langsung. Dari jumlah tersebut, hanya satu rumah yang dilaporkan masih berdiri, sementara sisanya tertimbun material longsor dengan ketebalan yang bervariasi.

Material tanah dan bebatuan menutup hampir seluruh area permukiman, membuat akses menuju titik-titik korban menjadi sangat terbatas. Medan yang curam, licin, dan tidak stabil menjadi tantangan besar bagi tim penyelamat. Setiap langkah evakuasi dilakukan dengan ekstra hati-hati untuk menghindari risiko longsor susulan.

Tim gabungan yang terdiri dari BPBD Kabupaten Bandung Barat, TNI, Polri, serta relawan dikerahkan untuk melakukan operasi pencarian dan penyelamatan. Alat berat mulai diturunkan secara bertahap, disesuaikan dengan kondisi medan agar tidak membahayakan korban yang diduga masih hidup di bawah timbunan.

“Tim SAR terus bekerja di lapangan. Kami berharap seluruh korban bisa segera ditemukan dan dievakuasi,” kata Asep.

Pengungsian Warga dan Kepedulian Kemanusiaan

Untuk penanganan warga terdampak, pemerintah daerah telah menyiapkan lokasi pengungsian sementara di wilayah Desa Pasirlangu. Warga yang selamat dievakuasi guna mengantisipasi kemungkinan longsor susulan, mengingat kondisi tanah masih labil akibat curah hujan tinggi.

Asep Ismail memastikan kesiapan lokasi pengungsian bersama Camat Cisarua, termasuk ketersediaan kebutuhan dasar bagi para pengungsi. Namun di tengah situasi darurat ini, kepedulian semua pihak menjadi faktor penting dalam meringankan beban para korban.

Bencana longsor di Cisarua Bandung Barat ini bukan sekadar angka korban dan rumah rusak, tetapi tragedi kemanusiaan yang menyisakan duka mendalam. Banyak keluarga kehilangan anggota keluarganya, kehilangan tempat tinggal, bahkan kehilangan seluruh harta benda dalam hitungan menit.

Peristiwa ini menjadi panggilan nurani bagi masyarakat luas untuk peduli. Bantuan logistik, kebutuhan darurat, hingga dukungan moril sangat dibutuhkan oleh para korban yang kini bertahan di pengungsian.

Imbauan Waspada di Tengah Cuaca Ekstrem

Pemerintah daerah mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah rawan bencana, untuk meningkatkan kewaspadaan. Kondisi cuaca ekstrem dengan intensitas hujan tinggi masih berpotensi memicu bencana serupa.

“Kesiapsiagaan menjadi hal utama. Kami meminta masyarakat untuk segera melapor dan mengungsi jika melihat tanda-tanda longsor,” ujar Asep.

Hingga kini, proses pencarian korban masih terus dilakukan. Waktu, cuaca, dan kondisi medan menjadi faktor penentu. Di tengah upaya penyelamatan, harapan dan kepedulian publik menjadi energi penting bagi para korban dan petugas di lapangan. (KH)

-“urang du’akeun ku sarerea mugia korban ieu bencana diparin kasabaran ,hayu urang ajenan oge ku lengkah anu nyata keur nulungan jeung ngabantu ngaringankeun beban nu tumiba”-

  • Penulis: KangHasan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kabar Terkini Perceraian Ridwan Kamil

    Kabar Terkini Perceraian Ridwan Kamil

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA NASIONAL – Kabar mengenai perceraian Ridwan Kamil resmi berakhir setelah Pengadilan Agama (PA) Kota Bandung mengabulkan gugatan cerai yang diajukan Atalia Praratya, Rabu 7 Januari 2026. Sidang perceraian tersebut digelar secara e-court. Dengan putusan ini, rumah tangga mantan Gubernur Jawa Barat tersebut secara hukum dinyatakan berakhir. Proses persidangan berlangsung tanpa kehadiran publik, sesuai […]

  • Aktivitas Geng Motor Masih Marak di Jawa Barat, Ini Penjelasan Kapolda

    Aktivitas Geng Motor Masih Marak di Jawa Barat, Ini Penjelasan Kapolda

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 5
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA BANDUNG – Kapolda Jawa Barat Rudi Setiawan mengungkapkan bahwa aktivitas geng motor di wilayah Jawa Barat bukan persoalan baru. Fenomena ini, menurutnya, telah berlangsung menahun dan berulang dari tahun ke tahun dengan pola yang nyaris sama. Faktor ekonomi disebut menjadi salah satu pemicu utama yang membuat aksi geng motor terus muncul di berbagai […]

  • Persib Vs Persija di GBLA Polda Jabar siapkan Pengamanan Khusus.

    Persib Vs Persija di GBLA Polda Jabar siapkan Pengamanan Khusus.

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA BANDUNG – Polda Jawa Barat mengambil alih langsung komando pengamanan laga Persib Vs Persija yang akan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu (11/1/2026). Langkah ini ditempuh untuk memastikan duel bertajuk El Clasico Indonesia tersebut berjalan aman dan kondusif tanpa gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat. Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi […]

  • Sidang Kasus Resbob di PN Bandung: Ancaman 4 Tahun Penjara

    Sidang Kasus Resbob di PN Bandung: Ancaman 4 Tahun Penjara

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA JABAR – Sidang kasus Resbob resmi digelar di Pengadilan Negeri Bandung pada Senin (24/2/2026). Muhammad Adimas Firdaus Putra Nashihan alias Resbob duduk sebagai terdakwa atas dugaan penyebaran ujaran kebencian bermuatan permusuhan terhadap kelompok masyarakat berdasarkan etnis Sunda. Jaksa Penuntut Umum mendakwa Resbob melanggar ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, khususnya […]

  • Perayaan Cap Go Meh di Ciamis Berlangsung Khidmat

    Perayaan Cap Go Meh di Ciamis Berlangsung Khidmat

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 5
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA CIAMIS – Pesan Toleransi Menguat Perayaan Cap Go Meh di Kelenteng Hok Tek Bio berlangsung khidmat dan penuh warna. Ratusan umat dan warga sekitar memadati halaman kelenteng yang berada di pusat Kota Ciamis itu untuk mengikuti rangkaian ibadah dan tradisi budaya yang menjadi penutup perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili. Sejak pagi, suasana […]

  • Sahur on the Road Dilarang di Bandung, Ini Alasannya

    Sahur on the Road Dilarang di Bandung, Ini Alasannya

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA BANDUNG – Menjelang bulan suci Ramadhan 1447 H, suasana Kota Bandung diharapkan tetap aman, nyaman, dan penuh kekhusyukan. Namun, satu kebijakan tegas kembali ditegaskan oleh Polrestabes Bandung: pelarangan Sahur on the road (SOTR) dan aksi balap liar di seluruh wilayah Kota Bandung. Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol. Budi Sartono, menyampaikan bahwa keputusan ini bukan […]

expand_less