Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Ramai Tuai Kritik Menu MBG, BGN Sukabumi malah Tambah 7 Dapur Baru, ini Alasannya

Ramai Tuai Kritik Menu MBG, BGN Sukabumi malah Tambah 7 Dapur Baru, ini Alasannya

  • account_circle KangHasan
  • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
  • visibility 214
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Wartaloka, BERITA SUKABUMI Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Sukabumi memasuki fase penentuan. Di tengah sorotan publik soal kualitas makanan, Badan Gizi Nasional (BGN) dituntut bergerak cepat untuk memastikan puluhan ribu penerima manfaat benar-benar mendapatkan asupan layak dan aman.

Dalam rapat koordinasi yang digelar di Aula Kecamatan Cibadak, Selasa (20/1/2026), terungkap bahwa BGN Kabupaten Sukabumi tengah berpacu dengan waktu untuk melayani sedikitnya 43.000 penerima manfaat, mulai dari siswa sekolah, tenaga pendidik, hingga ibu hamil.

Baca juga: Menu MBG Diprotes, Wali Murid Bertanya: Ini Makan Bergizi?

BGN Kejar Target, 7 Dapur Baru Disiapkan

Koordinator Wilayah BGN Kabupaten Sukabumi, Sandi Ibnu Aziz, mengakui beban kerja yang sangat besar dalam pelaksanaan MBG, khususnya di wilayah padat sasaran seperti Cibadak. Ia menyebut, infrastruktur menjadi kunci utama agar distribusi makanan bergizi tidak bermasalah.

“Saat ini sudah ada 15 Satuan Pelayanan Pemakanan Bergizi (SPPG) yang berjalan. Untuk menampung total 43.000 sasaran, kami sedang menyiapkan dan merenovasi 7 dapur tambahan,” kata Sandi.

Dengan penambahan tersebut, total akan ada 22 SPPG yang beroperasi. Seluruh dapur diwajibkan mematuhi radius maksimal 6 kilometer dari titik distribusi demi menjaga kualitas dan kesegaran makanan saat sampai ke penerima.

Menurut Sandi, standar teknis dan pengawasan dapur menjadi fokus utama agar program tidak sekadar mengejar kuantitas, tetapi juga kualitas gizi.

Kades Karangtengah: Desa Jangan Jadi Penonton

Nada kritis datang dari Kepala Desa Karangtengah, Agung Pratama Putra. Ia menegaskan, desa tidak boleh hanya menjadi lokasi pelaksanaan program tanpa dilibatkan secara aktif.

“Kami tidak ingin warga hanya jadi penonton. Harus ada sinergi nyata agar ekonomi desa ikut bergerak, misalnya melalui BUMDes dan Koperasi Merah Putih sebagai penyedia bahan baku,” tegas Agung.

Ia menilai, keterlibatan desa dalam rantai pasok akan memberi efek ganda: program berjalan dan ekonomi lokal tumbuh. Selain itu, Agung juga mendesak adanya payung hukum yang jelas bagi kepala desa untuk melakukan pengawasan.

“Kalau tidak diberi kewenangan monitoring, kepala desa justru jadi pihak pertama yang disalahkan ketika ada keluhan warga,” ujarnya.

Pengawasan dan Evaluasi Jadi Kunci

Isu keamanan pangan yang kerap viral di media sosial—mulai dari makanan tak layak konsumsi hingga dugaan keracunan—menjadi perhatian serius. Sandi menegaskan, BGN membuka diri terhadap laporan masyarakat dan tidak akan menutup mata terhadap pelanggaran.

“Kami siap melakukan evaluasi menyeluruh. Jika ada kepala dapur yang lalai, kami tidak segan memberi teguran keras hingga evaluasi total,” kata Sandi.

Ia menekankan bahwa program MBG membawa tanggung jawab besar karena menyangkut kesehatan dan masa depan generasi muda. Menurutnya, pengawasan dan evaluasi MBG di Sukabumi harus berjalan beriringan dengan perluasan dapur dan anggaran.

Kini, publik menanti apakah penambahan tujuh dapur baru ini benar-benar mampu menjawab kritik kualitas makanan, atau justru memunculkan persoalan baru di tingkat pelaksana. Keberhasilan MBG di Sukabumi akan sangat ditentukan oleh transparansi, pengawasan ketat, dan keberanian mengevaluasi diri. (KH)


  • Penulis: KangHasan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kasus Mantan ART Tasikmalaya Viral, Korban Disebut Sudah Lapor Polisi Sejak Januari

    Kasus Mantan ART Tasikmalaya Viral, Korban Disebut Sudah Lapor Polisi Sejak Januari

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 309
    • 0Komentar

    Kasus mantan ART Tasikmalaya viral di media sosial. Korban disebut sudah melapor ke polisi sejak Januari 2026.

  • Memaknai Hari Pendidikan Nasional di Era Modern

    Memaknai Hari Pendidikan Nasional di Era Modern

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 222
    • 0Komentar

    Hari Pendidikan Nasional mengingatkan generasi muda memanfaatkan akses pendidikan modern demi masa depan bangsa.

  • Gibran di Cipasung Tasikmalaya: Sinyal khusus Negara Untuk Pesantren

    Gibran di Cipasung Tasikmalaya: Sinyal khusus Negara Untuk Pesantren

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 207
    • 0Komentar

    Wartaloka, Berita Tasikmalaya – Kunjungan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka ke Pesantren Cipasung bukan sekadar agenda silaturahmi. Di balik itu, tersimpan pesan strategis negara dalam menyiapkan pesantren menghadapi era kecerdasan buatan dan revolusi digital.Dalam konteks gibran di cipasung tasikmalaya, pesantren diposisikan bukan hanya sebagai lembaga pendidikan agama, tetapi juga sebagai pusat pengembangan sumber daya manusia […]

  • Kenaikan BBM April 2026: Informasi Resmi PERTAMINA

    Kenaikan BBM April 2026: Informasi Resmi PERTAMINA

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 298
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA NASIONAL – Isu kenaikan BBM April 2026 kembali memicu kegelisahan publik setelah beredarnya informasi di media sosial terkait lonjakan harga bahan bakar non-subsidi. Dalam unggahan yang ramai diperbincangkan, harga Pertamax disebut-sebut akan melonjak tajam mulai 1 April 2026. Menanggapi hal tersebut, PT Pertamina (Persero) langsung memberikan klarifikasi. Perusahaan pelat merah itu menegaskan bahwa […]

  • Polrestabes ungkap senjata api rakitan di bandung-wartaloka

    Polisi Sita 2 Senjata Api Rakitan dan 17 Peluru dari Pria di Bandung

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 227
    • 0Komentar

    Polrestabes Bandung menyita dua senjata api rakitan dan 17 butir peluru dari seorang pria di Bojongloa Kidul. Polisi masih mendalami motif dan asal-usulnya.

  • Arsenal Wajib Bangkit di Elland Road, Leeds Siap Jegal The Gunners

    Arsenal Tertekan, Leeds Punya Peluang Kejutkan di Elland Road. Sabtu 31/1/2026.

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Deni Heryanto
    • visibility 228
    • 0Komentar

    wartaloka.com, BERITA OLAHRAGA. Arsenal datang ke Elland Road dengan beban berat di pundak mereka. Tiga laga tanpa kemenangan di Premier League membuat posisi The Gunners di papan atas mulai terancam, sementara para pesaing terus memangkas jarak. Sabtu (31/1/2026) malam waktu Indonesia, tim asuhan Mikel Arteta harus bertandang ke markas Leeds United—stadion yang dikenal angker bagi […]

expand_less