Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Ramai Tuai Kritik Menu MBG, BGN Sukabumi malah Tambah 7 Dapur Baru, ini Alasannya

Ramai Tuai Kritik Menu MBG, BGN Sukabumi malah Tambah 7 Dapur Baru, ini Alasannya

  • account_circle KangHasan
  • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
  • visibility 9
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Wartaloka, BERITA SUKABUMI Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Sukabumi memasuki fase penentuan. Di tengah sorotan publik soal kualitas makanan, Badan Gizi Nasional (BGN) dituntut bergerak cepat untuk memastikan puluhan ribu penerima manfaat benar-benar mendapatkan asupan layak dan aman.

Dalam rapat koordinasi yang digelar di Aula Kecamatan Cibadak, Selasa (20/1/2026), terungkap bahwa BGN Kabupaten Sukabumi tengah berpacu dengan waktu untuk melayani sedikitnya 43.000 penerima manfaat, mulai dari siswa sekolah, tenaga pendidik, hingga ibu hamil.

Baca juga: Menu MBG Diprotes, Wali Murid Bertanya: Ini Makan Bergizi?

BGN Kejar Target, 7 Dapur Baru Disiapkan

Koordinator Wilayah BGN Kabupaten Sukabumi, Sandi Ibnu Aziz, mengakui beban kerja yang sangat besar dalam pelaksanaan MBG, khususnya di wilayah padat sasaran seperti Cibadak. Ia menyebut, infrastruktur menjadi kunci utama agar distribusi makanan bergizi tidak bermasalah.

“Saat ini sudah ada 15 Satuan Pelayanan Pemakanan Bergizi (SPPG) yang berjalan. Untuk menampung total 43.000 sasaran, kami sedang menyiapkan dan merenovasi 7 dapur tambahan,” kata Sandi.

Dengan penambahan tersebut, total akan ada 22 SPPG yang beroperasi. Seluruh dapur diwajibkan mematuhi radius maksimal 6 kilometer dari titik distribusi demi menjaga kualitas dan kesegaran makanan saat sampai ke penerima.

Menurut Sandi, standar teknis dan pengawasan dapur menjadi fokus utama agar program tidak sekadar mengejar kuantitas, tetapi juga kualitas gizi.

Kades Karangtengah: Desa Jangan Jadi Penonton

Nada kritis datang dari Kepala Desa Karangtengah, Agung Pratama Putra. Ia menegaskan, desa tidak boleh hanya menjadi lokasi pelaksanaan program tanpa dilibatkan secara aktif.

“Kami tidak ingin warga hanya jadi penonton. Harus ada sinergi nyata agar ekonomi desa ikut bergerak, misalnya melalui BUMDes dan Koperasi Merah Putih sebagai penyedia bahan baku,” tegas Agung.

Ia menilai, keterlibatan desa dalam rantai pasok akan memberi efek ganda: program berjalan dan ekonomi lokal tumbuh. Selain itu, Agung juga mendesak adanya payung hukum yang jelas bagi kepala desa untuk melakukan pengawasan.

“Kalau tidak diberi kewenangan monitoring, kepala desa justru jadi pihak pertama yang disalahkan ketika ada keluhan warga,” ujarnya.

Pengawasan dan Evaluasi Jadi Kunci

Isu keamanan pangan yang kerap viral di media sosial—mulai dari makanan tak layak konsumsi hingga dugaan keracunan—menjadi perhatian serius. Sandi menegaskan, BGN membuka diri terhadap laporan masyarakat dan tidak akan menutup mata terhadap pelanggaran.

“Kami siap melakukan evaluasi menyeluruh. Jika ada kepala dapur yang lalai, kami tidak segan memberi teguran keras hingga evaluasi total,” kata Sandi.

Ia menekankan bahwa program MBG membawa tanggung jawab besar karena menyangkut kesehatan dan masa depan generasi muda. Menurutnya, pengawasan dan evaluasi MBG di Sukabumi harus berjalan beriringan dengan perluasan dapur dan anggaran.

Kini, publik menanti apakah penambahan tujuh dapur baru ini benar-benar mampu menjawab kritik kualitas makanan, atau justru memunculkan persoalan baru di tingkat pelaksana. Keberhasilan MBG di Sukabumi akan sangat ditentukan oleh transparansi, pengawasan ketat, dan keberanian mengevaluasi diri. (KH)


  • Penulis: KangHasan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Efisiensi Anggaran Jawa Barat, Dedi Mulyadi Pangkas Belanja Nonprioritas

    Efisiensi Anggaran Jawa Barat, Dedi Mulyadi Pangkas Belanja Nonprioritas

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA JAWA BARAT – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan komitmennya menempatkan kepentingan publik sebagai prioritas utama di tengah tekanan berat Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Jawa Barat 2026. Menghadapi defisit anggaran yang signifikan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat memilih jalur efisiensi anggaran Jawa Barat secara menyeluruh, termasuk memangkas pos belanja yang dinilai tidak […]

  • langit italia merah - fenomena alam langka

    Fenomena Langka! Langit Italia Terlihat Merah

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle Admin Wartaloka
    • visibility 5
    • 0Komentar

    wartaloka.com, BERITA. Sebuah pemandangan langka sekaligus memukau terjadi di Eropa pada Selasa (12/11/2025). Langit Italia terlihat merah ketika aurora borealis berwarna menyala melintas di atas kawasan Pegunungan Alpen, termasuk di sekitar Gunung Matterhorn, Lembah Aosta. Fenomena ini mencuri perhatian warga hingga viral di berbagai platform media sosial, karena warna aurora yang muncul jauh berbeda dari […]

  • Prabowo Tegur Maraknya Baliho, Pemda Diminta Serius Tata Wajah Kota

    Prabowo Tegur Maraknya Baliho, Pemda Diminta Serius Tata Wajah Kota

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA BOGOR – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan pentingnya penataan wajah kota, khususnya terkait maraknya reklame, baliho, dan spanduk yang dinilai sudah berlebihan dan mengganggu estetika lingkungan perkotaan. Penegasan tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang digelar di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Senin […]

  • penangkapan pengedar sabu sukabumi

    Penangkapan Pengedar Sabu Sukabumi: Polisi Bongkar Jaringan Narkoba

    • calendar_month Sabtu, 8 Nov 2025
    • account_circle Admin Wartaloka
    • visibility 8
    • 0Komentar

    wartaloka.com, BERITA. Penangkapan pengedar sabu Sukabumi kembali menunjukkan keseriusan aparat dalam menindak jaringan peredaran narkotika di wilayah hukum Polres Sukabumi Kota. Dalam dua aksi berbeda, tim Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) berhasil membekuk tiga orang yang diduga kuat terlibat dalam jaringan pengedar sabu lintas kecamatan. Kapolres Sukabumi Kota AKBP Rita Suwadi melalui Kasat Narkoba AKP Tenda […]

  • Aset Pemkot Sukabumi Bermasalah dari Motor hingga Laptop

    Dari Kendaraan Hingga PC, Entah Dimana Keberadaanya

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle Admin Wartaloka
    • visibility 10
    • 0Komentar

    wartaloka.com, KUPAS. Ketika publik mendengar ratusan aset pemerintah daerah tidak diketahui keberadaannya, bayangan yang muncul kerap berhenti pada kendaraan dinas lama. Namun data auditor negara menunjukkan gambaran yang jauh lebih kompleks. Dari 351 unit aset Pemkot Sukabumi yang keberadaannya belum dapat diyakini, mayoritas justru berupa perangkat teknologi informasi yang menjadi alat kerja harian aparatur. Perangkat […]

  • Sidang Isbat Tetapkan 1 Syawal 1447 H

    Sidang Isbat Tetapkan 1 Syawal 1447 H

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA NASIONAL – Akhir penantian umat Muslim akhirnya terjawab. Pemerintah resmi menetapkan Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah atau Lebaran 2026 jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. Keputusan ini diambil setelah hasil pemantauan hilal di seluruh Indonesia menunjukkan hasil yang tak terduga—hilal tidak terlihat sama sekali. Keputusan Sidang Isbat Penetapan tersebut diputuskan dalam […]

expand_less