Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Tasikmalaya: Penemuan Mayat di Cibeureum, Bikin Warga Geger

Tasikmalaya: Penemuan Mayat di Cibeureum, Bikin Warga Geger

  • account_circle KangHasan
  • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
  • visibility 218
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Wartaloka, BERITA TASIKMALAYA – Warga Perum Bumi Kersanagara, Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya, digegerkan dengan peristiwa penemuan mayat di Cibeureum, Selasa (17/02/2026) sekitar pukul 17.00 WIB. Seorang pria bernama Danil (56) ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya dan diduga telah wafat lebih dari satu minggu.

Peristiwa tersebut sontak mengundang perhatian warga sekitar. Hingga menjelang petang, kerumunan warga terlihat semakin memadati area sekitar lokasi kejadian. Garis polisi telah dipasang oleh aparat kepolisian untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP).

Petugas dari Polsek Cibeureum sudah berada di lokasi sejak awal laporan diterima. Sementara itu, warga masih menunggu kedatangan tim Inafis dari Polres Tasikmalaya Kota untuk melakukan olah TKP dan identifikasi lebih lanjut.

Ditemukan Adik Ipar Saat Antar Makanan

Korban pertama kali ditemukan oleh adik iparnya, Abdul Malik, yang datang ke rumah Danil untuk menengok sekaligus mengantarkan makanan. Aktivitas tersebut diketahui merupakan rutinitas yang kerap dilakukan.

Menurut keterangan warga sekitar, korban memang tinggal seorang diri di rumah tersebut dan jarang berinteraksi dengan tetangga.

“Beliau memang tinggal sendiri. Jarang terlihat keluar rumah dan tidak terlalu sering bersosialisasi,” ujar salah seorang tetangga yang enggan disebutkan namanya.

Saat Abdul Malik datang seperti biasa untuk mengantar makanan, ia mendapati kondisi rumah dalam keadaan mencurigakan. Setelah memastikan keadaan di dalam, ia menemukan korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa dan langsung melaporkan kejadian tersebut kepada warga serta aparat setempat.

Diduga Meninggal Lebih dari Sepekan

Berdasarkan informasi awal yang dihimpun di lokasi, korban diduga telah meninggal dunia lebih dari satu minggu. Dugaan tersebut muncul melihat kondisi jasad saat ditemukan. Namun demikian, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait penyebab pasti kematian korban. Aparat masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut dari tim Inafis.

Garis polisi telah dipasang mengelilingi rumah korban untuk menjaga sterilisasi lokasi. Sejumlah aparat tampak berjaga dan membatasi warga yang ingin mendekat.

Peristiwa penemuan mayat di Cibeureum ini juga dihadiri oleh lurah setempat, Babinsa, serta Bhabinkamtibmas yang turut melakukan pengamanan dan koordinasi di lapangan.

Kerumunan Warga Semakin Memadati Lokasi menjelang malam, jumlah warga yang datang ke lokasi semakin bertambah. Banyak di antaranya penasaran dengan kejadian yang menimpa pria berusia 56 tahun tersebut.

Beberapa warga mengaku terkejut karena tidak mengetahui kondisi korban sebelumnya. Minimnya interaksi sosial korban dengan lingkungan sekitar membuat tidak ada yang menyadari telah terjadi sesuatu selama beberapa hari terakhir.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian dari Polsek Cibeureum masih melakukan pengamanan di lokasi dan menunggu kedatangan tim Inafis Polres Tasikmalaya Kota untuk melakukan proses identifikasi serta penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab kematian.

Kasus penemuan mayat di Cibeureum ini pun menjadi perhatian warga setempat dan memunculkan keprihatinan, terutama terkait pentingnya kepedulian sosial antar tetangga, khususnya bagi warga yang tinggal seorang diri.Perkembangan lebih lanjut terkait hasil pemeriksaan dan penyelidikan aparat kepolisian akan terus dipantau. (KH)

  • Penulis: KangHasan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Proyek Mangkrak di Sukabumi: Gedung Rp181 Miliar Terbengkalai.

    Proyek Mangkrak di Sukabumi: Gedung Rp181 Miliar Terbengkalai.

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 269
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA SUKABUMI – Proyek mangkrak di Sukabumi, sebuah gedung megah enam lantai yang dibangun menggunakan anggaran lebih dari Rp181 miliar dari APBD Kabupaten Sukabumi hingga kini belum juga difungsikan. Alih-alih menjadi pusat pelayanan publik modern, bangunan yang berdiri di Jalan Jenderal A. Yani, Kompleks GOR Palabuhanratu, itu justru terbengkalai dan menunjukkan tanda-tanda kerusakan serius. […]

  • maraknya-pelecehan-seksual-di-berbagai-aspek-kehidupan-opini wartaloka

    MARAK NYA PELECEHAN DI BERBAGAI ASPEK KEHIDUPAN

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 355
    • 0Komentar

    Maraknya pelecehan seksual di lingkungan pendidikan, tempat umum, hingga dunia digital menjadi sorotan. Simak pandangan mengenai akar persoalan dan solusi pencegahannya.

  • Serapan APBD Tertinggi Nasional, Dedi Mulyadi Dorong Pembangunan Jawa Barat Lebih Terasa

    Serapan APBD Tertinggi Nasional, Dedi Mulyadi Dorong Pembangunan Jawa Barat Lebih Terasa

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 213
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA JABAR – “Pamaréntah kudu bisa dipeunteun ku rahayat, lain ukur ku angka tapi ku mangpaatna.”Pepatah Sunda itu mengandung pesan kuat: pembangunan harus terus didorong, namun tetap diawasi agar benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat. Semangat inilah yang mengiringi capaian Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam pengelolaan anggaran tahun 2025. Pemerintah Provinsi Jawa Barat mencatatkan kinerja […]

  • Islam Menindak Tegas Pelaku LGBT

    Islam Menindak Tegas Pelaku LGBT

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Islam menindak tegas pelaku LGBT dalam perspektif syariah, dengan aturan pergaulan, dakwah, dan sanksi yang berlaku.

  • Perayaan Cap Go Meh di Ciamis Berlangsung Khidmat

    Perayaan Cap Go Meh di Ciamis Berlangsung Khidmat

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 214
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA CIAMIS – Pesan Toleransi Menguat Perayaan Cap Go Meh di Kelenteng Hok Tek Bio berlangsung khidmat dan penuh warna. Ratusan umat dan warga sekitar memadati halaman kelenteng yang berada di pusat Kota Ciamis itu untuk mengikuti rangkaian ibadah dan tradisi budaya yang menjadi penutup perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili. Sejak pagi, suasana […]

  • Kejari Garut Didemo Mahasiswa - wartaloka

    Kejari Garut Didemo Mahasiswa, Pertanyakan Hibah Rp2,15 Miliar dari Pemkab

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 263
    • 0Komentar

    Mahasiswa demo Kejari Garut soal hibah Rp2,15 miliar dari Pemkab Garut. Independensi penegakan hukum disorot.

expand_less