Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Proyek Irigasi Cikalang Disorot, Profesionalitas Kontraktor BUMN Dipertanyakan

Proyek Irigasi Cikalang Disorot, Profesionalitas Kontraktor BUMN Dipertanyakan

  • account_circle KangHasan
  • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
  • visibility 221
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Wartaloka, BERITA TASIKMALAYAWakil Ketua DPRD Kota Tasikmalaya, Kang Wahid, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi proyek irigasi Cikalang setelah menerima berbagai aduan dari Forum Masyarakat Peduli Cikalang.

Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat langsung kondisi pekerjaan di lapangan sekaligus menampung aspirasi masyarakat yang menilai pelaksanaan proyek belum berjalan sebagaimana mestinya.

Dalam sidak tersebut, Kang Wahid meninjau kondisi saluran irigasi dari bagian hulu hingga hilir guna memastikan hasil pekerjaan yang telah dilaksanakan.


Hasil Pekerjaan Dinilai Belum Optimal

Perwakilan Forum Masyarakat Peduli Cikalang, Heri Ferianto, menyampaikan bahwa hingga saat ini hasil dari proyek irigasi Cikalang belum memberikan manfaat yang dirasakan masyarakat.

Menurutnya, meskipun proyek tersebut telah mendapat dua kali perpanjangan waktu pengerjaan, fungsi saluran irigasi masih belum berjalan dengan baik.

Salah satu persoalan yang disoroti adalah pekerjaan elevasi saluran yang diduga tidak dikerjakan secara tepat sehingga air belum dapat mengalir secara normal.

Padahal, menurut pihak pelaksana, progres volume pekerjaan disebut telah selesai.


Temuan Kejanggalan di Lapangan

Dalam peninjauan di kawasan BCKL Blok Gabug, Kang Wahid menemukan kondisi yang tidak lazim dimana air yang seharusnya mengalir ke hilir justru berbalik arah menuju hulu.

Temuan tersebut mengindikasikan adanya persoalan pada kemiringan atau elevasi saluran dalam proyek irigasi Cikalang.

Selain itu, pada bagian hilir yang dikerjakan oleh PSDA Citanduy UPTD Provinsi Jawa Barat, posisi elevasinya diketahui justru lebih tinggi.

Kondisi ini membuat aliran air tidak dapat mengalir secara normal sehingga fungsi irigasi belum berjalan optimal.


Profesionalitas Pelaksana Proyek Dipertanyakan

Sorotan masyarakat semakin menguat karena proyek tersebut dikerjakan oleh perusahaan BUMN besar, yaitu PT Hutama Karya (Persero).

Sebagai perusahaan milik negara yang sering menangani berbagai proyek strategis nasional, publik menilai standar profesionalitas seharusnya dapat terlihat jelas dalam pelaksanaan pekerjaan.

Namun sejumlah temuan di lapangan dalam proyek irigasi Cikalang justru memunculkan pertanyaan terkait kualitas pelaksanaan proyek tersebut.

Beberapa waktu lalu bahkan sempat beredar di media sosial dugaan bahwa pekerjaan proyek dilaksanakan tanpa gambar teknis yang jelas.


Sistem Pengawasan Ikut Dipertanyakan

Selain pelaksana proyek, sistem pengawasan juga menjadi perhatian.

Konsultan supervisi diketahui baru mulai berkontrak sekitar satu bulan setelah pekerjaan berjalan.

Artinya, pada fase awal pekerjaan proyek irigasi Cikalang, kegiatan konstruksi berlangsung tanpa pengawasan resmi.

Pengawasan proyek sendiri berada di bawah PT Agrinas Palma Nusantara (Persero), yang juga merupakan perusahaan BUMN.

Keterlambatan pengawasan tersebut dinilai berpotensi mempengaruhi kualitas pekerjaan di lapangan.


Warga Keluhkan Upah dan Kerugian

Persoalan proyek ini juga berdampak pada masyarakat sekitar.

Sejumlah warga yang ikut bekerja di proyek tersebut mengaku hingga saat ini belum menerima pembayaran upah.

Selain itu terdapat laporan mengenai jasa dan material yang belum dibayarkan serta aset warga yang rusak akibat aktivitas proyek namun belum mendapatkan ganti rugi.


Warga Segel Lokasi Proyek

Sebagai bentuk kekecewaan, warga akhirnya melakukan penyegelan di lokasi proyek irigasi Cikalang.

Mereka memasang spanduk di area proyek dengan tulisan:

“Proyek Bermasalah Disegel Warga, Kontrak Bermasalah, Pekerjaan Buruk dan Upah Tidak Dibayar.”

Aksi tersebut menjadi bentuk protes masyarakat terhadap pelaksanaan proyek yang dinilai belum memberikan manfaat nyata.


DPRD Akan Bahas dan Dorong Evaluasi

Menanggapi berbagai temuan tersebut, Kang Wahid menyatakan akan membawa persoalan proyek irigasi Cikalang ke pembahasan bersama Komisi III DPRD Kota Tasikmalaya.

Ia juga membuka kemungkinan agar persoalan ini disampaikan ke pemerintah pusat karena proyek tersebut menggunakan anggaran APBN sebesar Rp5,6 miliar melalui program penugasan khusus Instruksi Presiden Tahap III Tahun 2025.

Menurutnya, proyek yang dibiayai oleh anggaran negara seharusnya dikerjakan secara profesional dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. (KH)

  • Penulis: KangHasan

Rekomendasi Untuk Anda

  • sampah-dadaha-tasikmalaya-dlh-bersihkan

    Sampah Dadaha Dibersihkan Semalaman, DLH Tasikmalaya Siap Bergerak ke Cikurubuk

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 216
    • 0Komentar

    DLH Kota Tasikmalaya bekerja hingga malam membersihkan tumpukan sampah di TPS 3R Dadaha. Setelah tuntas, fokus bergeser ke Pasar Cikurubuk.

  • Investasi Kota Bandung 2025 Tembus, DPMPTSP Siap Sambut Target 2026

    Investasi Kota Bandung 2025 Tembus, DPMPTSP Siap Sambut Target 2026

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 245
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA BANDUNG – Capaian Investasi Kota Bandung kembali mencuri perhatian. Di tengah keterbatasan wilayah, Kota Bandung justru mampu melampaui target investasi tahun 2025. Fakta ini mengemuka dalam kegiatan kerja bakti yang dirangkai dengan pembinaan kepegawaian dan pengarahan langsung Sekretaris Daerah Kota Bandung, Iskandar Zulkarnain, kepada seluruh pegawai DPMPTSP Kota Bandung, Jumat, 2 Januari 2026. […]

  • Memaknai Hari Pendidikan Nasional di Era Modern

    Memaknai Hari Pendidikan Nasional di Era Modern

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 222
    • 0Komentar

    Hari Pendidikan Nasional mengingatkan generasi muda memanfaatkan akses pendidikan modern demi masa depan bangsa.

  • 3 Pekan Tanpa Jawaban, Pedagang Pasar Cikurubuk Bersiap Gelar Aksi

    3 Pekan Tanpa Jawaban, Pedagang Pasar Cikurubuk Bersiap Gelar Aksi

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 208
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA TASIKMALAYA – Kekecewaan para Pedagang di Pasar Cikurubuk terhadap pemerintah daerah disebut semakin meningkat. Setelah hampir tiga pekan sejak surat resmi disampaikan kepada Wali Kota Tasikmalaya, para pedagang mengaku belum menerima tanggapan dari pemerintah kota. Situasi tersebut mendorong para pedagang bersama sejumlah elemen masyarakat menyiapkan langkah lanjutan berupa aksi massa yang direncanakan berlangsung […]

  • Belanja Barjas di Bappelitbangda Kota Tasikmalaya Menuai Sorotan

    Belanja Barjas di Bappelitbangda Kota Tasikmalaya Menuai Sorotan

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 216
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA TASIKMALAYA – Pola pengadaan di Bappelitbangda Kota Tasikmalaya menjadi perhatian setelah data yang dibuka ke publik menunjukkan indikasi yang sulit diabaikan. Dari ratusan paket belanja yang dianalisis, muncul tiga pola utama yang dinilai tidak lazim dan memicu pertanyaan terhadap proses pengadaan. Keterbukaan data pengadaan di lingkungan Bappelitbangda Kota Tasikmalaya ini justru membuka babak […]

  • siaga bencana kabupaten tasikmalaya

    Sinergi Lintas Instansi Hadapi Potensi Bencana di Kabupaten Tasikmalaya

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle Admin Wartaloka
    • visibility 224
    • 0Komentar

    wartaloka.com, PERISTIWA. Menjelang intensitas hujan yang kian meningkat, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya menggelar apel kesiapsiagaan lintas instansi di Pos Siaga Tapal Kuda, Kecamatan Salawu, Kamis (6/11/2025). Kegiatan tersebut menjadi tanda dimulainya masa siaga bencana di wilayah Tasikmalaya yang dikenal memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap bencana hidrometeorologi. Apel dipimpin Wakil Bupati Tasikmalaya Asep Sopari Al-Ayubbi, dan dihadiri […]

expand_less