Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Berita Daerah » Perempuan Diduga Melompat dari Jembatan Sasak Besi di Bayongbong Garut

Perempuan Diduga Melompat dari Jembatan Sasak Besi di Bayongbong Garut

  • account_circle KangHasan
  • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
  • visibility 220
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Wartaloka, BERITA GARUTSeorang perempuan yang diduga melompat dari Jembatan Sasak Besi di Kampung Simpang, RT 03 RW 02, Desa Mulyasari, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut, berhasil diselamatkan oleh polisi, tenaga kesehatan, dan warga setempat pada Senin (1/6/2026) dini hari.

Peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 00.50 WIB dan sempat mengundang perhatian warga sekitar. Berkat respons cepat aparat kepolisian bersama tim medis Puskesmas Bayongbong dan masyarakat, korban berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat sebelum mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Berawal dari Laporan Warga

Informasi yang dihimpun menyebutkan, seorang saksi awalnya melihat seorang perempuan berdiri di pinggir Jembatan Sasak Besi saat sedang mengantarkan penumpang.

Saat kembali melintas beberapa saat kemudian, saksi masih melihat perempuan tersebut berada di lokasi yang sama. Ketika hendak menghampiri dan menanyakan kondisinya, perempuan itu diduga melompat ke bawah jembatan yang memiliki kedalaman sekitar 15 meter.

Kejadian tersebut kemudian segera dilaporkan kepada pihak kepolisian.

Polisi, Tim Medis dan Warga Lakukan Evakuasi

Kapolsek Bayongbong, Mahmudi, mengatakan pihaknya langsung bergerak menuju lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat.

Petugas kepolisian bersama tenaga kesehatan dan warga sekitar kemudian melakukan upaya evakuasi terhadap korban yang berada di bawah jembatan.

Berkat kerja sama seluruh pihak, korban berhasil diselamatkan dan langsung mendapatkan pertolongan pertama sebelum dibawa ke fasilitas kesehatan.

“Korban berhasil dievakuasi dan langsung mendapatkan penanganan medis,” ujar Mahmudi.

Korban Dirujuk ke RSUD dr. Slamet Garut

Setelah menjalani penanganan awal di Puskesmas Bayongbong, korban selanjutnya dirujuk ke RSUD dr. Slamet Garut menggunakan ambulans untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Dalam proses evakuasi, petugas juga menemukan satu unit telepon genggam yang diduga milik korban.

Hingga saat ini, identitas perempuan tersebut masih dalam proses penyelidikan. Polisi juga masih mendalami berbagai keterangan guna mengetahui latar belakang peristiwa yang terjadi.

Polisi Imbau Masyarakat Lebih Peduli

Kapolsek Bayongbong mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi psikologis orang-orang di sekitar mereka.

Menurutnya, perhatian keluarga, kerabat, dan lingkungan sekitar sangat penting untuk membantu seseorang yang sedang menghadapi tekanan emosional maupun persoalan hidup yang berat.

Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar segera melapor kepada pihak terkait apabila menemukan seseorang yang membutuhkan bantuan atau menunjukkan kondisi yang mengkhawatirkan. (KH)

  • Penulis: KangHasan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kurs Dollar Capai Rp18.095, Salah Siapa?

    Kurs Dollar Capai Rp18.095, Salah Siapa?

    • calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 346
    • 0Komentar

    Dollar AS menyentuh Rp18.095, Salah Siapa? Apa penyebab rupiah melemah dan benarkah masyarakat harus panik?

  • Kenaikan BBM April 2026: Informasi Resmi PERTAMINA

    Kenaikan BBM April 2026: Informasi Resmi PERTAMINA

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 299
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA NASIONAL – Isu kenaikan BBM April 2026 kembali memicu kegelisahan publik setelah beredarnya informasi di media sosial terkait lonjakan harga bahan bakar non-subsidi. Dalam unggahan yang ramai diperbincangkan, harga Pertamax disebut-sebut akan melonjak tajam mulai 1 April 2026. Menanggapi hal tersebut, PT Pertamina (Persero) langsung memberikan klarifikasi. Perusahaan pelat merah itu menegaskan bahwa […]

  • Banjar dan Ciamis Berani, Tasikmalaya Kapan?

    Banjar dan Ciamis Berani, Tasikmalaya Kapan?

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 223
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA TASIKMALAYA – Langkah Kota Banjar dan Kabupaten Ciamis memang tidak disertai seremoni besar atau narasi pencitraan. Namun justru karena itulah kebijakan tersebut terasa kuat. Di tengah tekanan fiskal yang makin nyata, dua daerah ini mengambil langkah yang jarang dilakukan: memangkas langsung tunjangan DPRD. Kebijakan ini pun memantik sorotan publik, termasuk terhadap tunjangan anggota […]

  • Strategi Swasembada Pangan Tasikmalaya Dimulai dari Siswa

    Strategi Swasembada Pangan Tasikmalaya Dimulai dari Siswa

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 214
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA TASIKMALAYA – Upaya mewujudkan swasembada pangan Tasikmalaya kini tidak lagi sebatas wacana kebijakan. Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya mulai menanamkan konsep kemandirian pangan langsung dari lingkungan sekolah melalui peluncuran gerakan satu siswa satu pohon di Kecamatan Cikalong. Program yang diresmikan Bupati Tasikmalaya, H. Cecep Nurul Yakin, ini menjadi pendekatan baru dalam membangun ketahanan pangan jangka […]

  • Islam Menindak Tegas Pelaku LGBT

    Islam Menindak Tegas Pelaku LGBT

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Islam menindak tegas pelaku LGBT dalam perspektif syariah, dengan aturan pergaulan, dakwah, dan sanksi yang berlaku.

  • Cikurubuk Jangan Dibiarkan Redup

    Cikurubuk Jangan Dibiarkan Redup

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 263
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA TASIKMALAYA – Fajar baru saja merekah di ufuk timur ketika denyut kehidupan mulai terasa di Pasar Cikurubuk. Kesegaran udara pagi serta hawa dingin belum sepenuhnya sirna, namun langkah para pedagang sudah terdengar menapak di lorong-lorong sempit yang sejak puluhan tahun menjadi saksi perputaran ekonomi rakyat. Di sinilah wajah asli perdagangan tradisional Kota Tasikmalaya […]

expand_less