Terminal Bis Pindah ke Leuwipanjang, PO Sebut Perjalanan Lebih Efisien
- account_circle KangHasan
- calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
- visibility 113
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Wartaloka, BERITA BANDUNG – Kebijakan pemindahan layanan bus antar kota dalam provinsi (AKDP) dan antar kota antar provinsi (AKAP) dari Terminal Cicaheum ke Terminal Leuwipanjang mulai dirasakan dampaknya oleh sejumlah perusahaan otobus (PO).
Sejak Pemerintah Kota Bandung resmi memindahkan operasional bus AKAP dan AKDP ke Terminal Leuwipanjang pada 26 Mei 2026, sejumlah operator mengaku mendapatkan keuntungan dari sisi operasional maupun pengembangan trayek perjalanan.
Salah satunya disampaikan Marketing PO Sinar Jaya, Angga Sutra, yang menilai perpindahan layanan ke Terminal Leuwipanjang membawa dampak positif bagi perusahaan.
Terminal Bis Pindah ke Leuwipanjang Buka Peluang Trayek Baru
Menurut Angga, perpindahan operasional bus dari Terminal Cicaheum ke Terminal Leuwipanjang membuat perusahaan lebih leluasa mengembangkan layanan perjalanan.
Ia menyebut salah satu dampak yang langsung dirasakan adalah bertambahnya jalur trayek baru menuju Wonosobo.
“Pemindahan layanan ini lumayan bagus ya, karena jadi nambah lagi jalur trayeknya ke Wonosobo,” ujarnya.
Penambahan trayek tersebut dinilai dapat memberikan lebih banyak pilihan perjalanan bagi masyarakat yang menggunakan layanan bus antar kota dan antar provinsi.
Perjalanan Bus Dinilai Lebih Lancar
Selain membuka peluang trayek baru, perpindahan terminal juga dinilai membuat alur perjalanan armada menjadi lebih efisien.
Akses menuju jalan tol dari Terminal Leuwipanjang dianggap lebih mudah sehingga waktu tempuh perjalanan dapat lebih optimal dibanding sebelumnya.
Menurut Angga, armada Sinar Jaya yang berangkat dari kawasan Gedebage kini dapat langsung menuju Terminal Leuwipanjang sebelum melanjutkan perjalanan melalui jalan tol.
“Perjalanan juga jadi lebih lancar karena Sinar Jaya berangkat dari Gedebage, kemudian masuk ke Terminal Leuwipanjang lalu langsung menuju tol,” katanya.
Seluruh PO Ditargetkan Pindah Sebelum 25 Juni 2026
Hingga pertengahan Juni 2026, proses perpindahan layanan bus AKAP dan AKDP masih berlangsung secara bertahap.
Pemerintah Kota Bandung menetapkan batas waktu seluruh perusahaan otobus memindahkan operasionalnya ke Terminal Leuwipanjang paling lambat pada 25 Juni 2026.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari penataan sistem transportasi di Kota Bandung.
Terminal Cicaheum Akan Menjadi Depo BRT Bandung Raya
Pemindahan operasional bus antarkota dilakukan karena Terminal Cicaheum akan dialihfungsikan menjadi depo Bus Rapid Transit (BRT) Bandung Raya.
Berita lengkapnya: Depo BRT Bandung Raya Dimulai: Terminal Cicaheum Beralih Fungsi
Program tersebut merupakan bagian dari pengembangan sistem transportasi massal yang ditargetkan mulai beroperasi penuh pada tahun 2027 mendatang.
Dengan perubahan tersebut, Terminal Leuwipanjang diharapkan menjadi pusat layanan transportasi darat yang lebih terintegrasi, nyaman, dan efisien bagi masyarakat.
Selain melayani perjalanan antar kota di Jawa Barat, terminal ini juga diproyeksikan menjadi salah satu simpul utama transportasi antar provinsi yang mendukung mobilitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi regional. (kh)
- Penulis: KangHasan
