Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Berita Daerah » Viral, Petani Cineam Mengaku Diminta Tinggalkan Lahan Eks HGU, TNI Beri Respons

Viral, Petani Cineam Mengaku Diminta Tinggalkan Lahan Eks HGU, TNI Beri Respons

  • account_circle KangHasan
  • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
  • visibility 122
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Wartaloka, BERITA TASIKMALAYA – Sebuah video yang memperlihatkan interaksi antara petani dan aparat TNI di lahan eks Hak Guna Usaha (HGU) PT Wiria Cakra, Kecamatan Cineam, Kabupaten Tasikmalaya, viral di media sosial.

Dalam video yang beredar, tampak sejumlah anggota TNI berada di lokasi saat petani yang tergabung dalam Serikat Petani Pasundan (SPP) tengah menggarap lahan. Salah seorang petani terlihat menyampaikan pandangannya mengenai status lahan serta hak masyarakat atas tanah yang mereka kelola.

Berita terkait:

TNI Buka Suara soal Video Viral Karangjaya Cineam, Klaim Peristiwa tersebut Hoaks

Video tersebut memicu berbagai tanggapan publik dan kembali mengangkat isu pengelolaan lahan eks HGU di wilayah Tasikmalaya.

SPP Klaim Petani Diminta Tinggalkan Lahan

Menurut keterangan yang disampaikan SPP, sekitar 30 anggota TNI dari Koramil Cineam dan Kodim 0612/Tasikmalaya mendatangi lokasi pada Kamis (18/6/2026).

SPP mengklaim kedatangan aparat tersebut berkaitan dengan rencana pemanfaatan lahan untuk kegiatan pertanian batalion.

Organisasi petani itu menyebut para petani diminta meninggalkan area yang selama ini mereka garap.

Namun demikian, hingga saat ini belum ada keterangan resmi yang menjelaskan detail tujuan kedatangan aparat maupun status hukum lahan yang menjadi objek sengketa tersebut.

Lahan Eks HGU PT Wiria Cakra Jadi Sorotan

SPP menyatakan lahan yang menjadi perbincangan memiliki luas sekitar 368 hektare dan merupakan eks HGU PT Wiria Cakra yang masa izinnya disebut telah berakhir sejak tahun 2017.

Menurut SPP, lahan tersebut selama beberapa tahun terakhir dimanfaatkan petani untuk aktivitas pertanian dan menjadi sumber penghidupan warga sekitar.

Persoalan pengelolaan lahan eks HGU sendiri kerap menjadi isu yang sensitif di berbagai daerah karena melibatkan aspek hukum, agraria, dan kepentingan masyarakat.

TNI AD Berikan Tanggapan

Menanggapi informasi yang beredar di media sosial, Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat (Kadispenad), Donny Pramono, menyatakan pihaknya sedang melakukan penelusuran terkait peristiwa tersebut.

“Kita cek,” kata Donny saat dimintai tanggapan mengenai video yang viral.

Hingga berita ini ditulis, belum ada penjelasan lebih lanjut dari pihak TNI mengenai hasil pengecekan maupun kronologi lengkap kejadian di lokasi.

Publik Menunggu Klarifikasi Resmi

Viralnya video tersebut membuat perhatian publik tertuju pada status lahan eks HGU PT Wiria Cakra dan hubungan antara petani dengan pihak-pihak yang berkepentingan terhadap kawasan tersebut.

Masyarakat kini menantikan penjelasan resmi dari seluruh pihak terkait agar informasi yang beredar dapat dipahami secara utuh dan tidak menimbulkan kesimpangsiuran.

Sementara itu, seluruh pihak yang disebut dalam perkara ini tetap memiliki hak untuk memberikan klarifikasi sesuai asas praduga tak bersalah dan prinsip pemberitaan yang berimbang. (kh) 

  • Penulis: KangHasan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pergeseran Tanah Bantargadung: Lereng Gundul Jadi Sorotan

    Pergeseran Tanah Bantargadung: Lereng Gundul Jadi Sorotan

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA SUKABUMI — Bencana kembali terjadi di wilayah selatan Kabupaten Sukabumi. Ratusan warga Kampung Cijambe, Desa Bantargadung, Kecamatan Bantargadung, terpaksa meninggalkan rumah mereka setelah pergeseran tanah dipicu hujan ekstrem melanda kawasan tersebut, Senin (02/03/2026). Sedikitnya 104 Kepala Keluarga (KK) atau 324 jiwa kini bertahan di tenda darurat. Kejadian yang terjadi secara bertahap itu membuat […]

  • Sering Makan Korban, Jalan Ahmad Yani Palabuhanratu Segera Diperbaiki

    Sering Makan Korban, Jalan Ahmad Yani Palabuhanratu Segera Diperbaiki

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA SUKABUMI – Keluhan warga Palabuhanratu soal kondisi Jalan Ahmad Yani akhirnya mendapat kepastian. Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) memastikan ruas jalan protokol tersebut akan segera diperbaiki. Jalan Ahmad Yani diketahui mengalami kerusakan parah sepanjang sekitar 900 meter. Kondisi berlubang dan tergenang air saat hujan membuat jalur ini rawan kecelakaan, terutama […]

  • Aktivitas Tambang Bukit Cikuya Picu Longsor, DLH Kabupaten Bandung Belum Beri Respons

    Aktivitas Tambang Bukit Cikuya Picu Longsor, DLH Kabupaten Bandung Belum Beri Respons

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Wartaloka, Berita Bandung – Aktivitas tambang di kawasan Bukit Cikuya, Desa Lagadar, Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung, kembali menjadi sorotan. Meski disebut berada jauh dari permukiman, dampak lingkungan dan kerusakan infrastruktur akibat aktivitas tambang Bukit Cikuya diakui telah terjadi dan dipantau oleh pemerintah kecamatan. Namun hingga kini, respons dari instansi teknis terkait dinilai belum jelas. Camat […]

  • Bupati Ciamis Pimpin Upacara Hari Amal Bakti ke-80 Kemenag

    Bupati Ciamis Pimpin Upacara Hari Amal Bakti ke-80 Kemenag

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA CIAMIS – Bupati Ciamis Herdiat Sunarya memimpin langsung upacara peringatan Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama ke-80 tingkat Kabupaten Ciamis yang digelar di Halaman MAN 2 Ciamis, Sabtu (3/1/2026). Momentum tahunan ini menjadi simbol pengabdian Kementerian Agama dalam melayani umat dan menjaga harmoni kehidupan berbangsa. “Ieu lain ukur upacara, tapi jadi momen muhasabah […]

  • Wali Kota Sukabumi Siap Perkuat Kinerja Birokrasi dengan cara ini

    Wali Kota Sukabumi Siap Perkuat Kinerja Birokrasi dengan cara ini

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA SUKABUMI – Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki membuat terobosan baru dalam tata kelola pemerintahan daerah dengan menerapkan Key Performance Indicator (KPI) bagi seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) mulai tahun anggaran 2026. Kebijakan ini diarahkan untuk memperkuat kinerja birokrasi sekaligus meningkatkan transparansi pengelolaan keuangan daerah di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi. Kebijakan tersebut menjadi salah […]

  • 426 Kasus dalam Empat Bulan, Mengapa Kekerasan terhadap Anak Terus Berulang?

    426 Kasus dalam Empat Bulan, Mengapa Kekerasan terhadap Anak Terus Berulang?

    • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 230
    • 0Komentar

    Data KPAI mencatat 426 kasus kekerasan terhadap anak dalam empat bulan. Mengapa kasus ini terus berulang?

expand_less