Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Berita Daerah » Honor Macet, Masyarakat Pertanyakan Prioritas Anggaran Pemkot Tasikmalaya

Honor Macet, Masyarakat Pertanyakan Prioritas Anggaran Pemkot Tasikmalaya

  • account_circle KangHasan
  • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
  • visibility 126
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Wartaloka, BERITA TASIKMALAYA – Keterlambatan pencairan Honor Pendamping Ohan Hafidz dan pendamping kelurahan mulai memunculkan tanda tanya besar di Kota Tasikmalaya. Di saat pemerintah terus berbicara tentang pelayanan publik dan pembangunan berbasis masyarakat, para tenaga pendamping yang berada di garis depan justru mengaku belum menerima honor selama berbulan-bulan.

Sejumlah pendamping Program Ohan Hafidz menyebut honor mereka tertahan hingga tiga bulan. Sementara pendamping Dana Kelurahan mengaku belum menerima pembayaran selama dua bulan terakhir.

Ironisnya, keterlambatan tersebut terjadi ketika seluruh tugas lapangan tetap berjalan normal. Mulai dari pendataan warga, pendampingan kegiatan, penyusunan laporan, hingga pelaksanaan program di masyarakat tetap dilakukan tanpa jeda.

Situasi ini membuat banyak pihak mulai mempertanyakan kondisi pengelolaan anggaran daerah serta prioritas belanja pemerintah.

Honor Pendamping Ohan Hafidz Belum Cair, Program Tetap Dituntut Jalan

Program Ohan Hafidz selama ini kerap disebut sebagai salah satu program unggulan daerah dalam pembinaan generasi muda dan penguatan pendidikan keagamaan.

Namun di balik program yang sering mendapat sorotan positif tersebut, para pendamping justru menghadapi persoalan yang cukup mendasar, yakni hak mereka yang belum dibayarkan.

Beberapa pendamping mengaku tetap bekerja karena merasa memiliki tanggung jawab moral terhadap peserta program. Namun mereka berharap pemerintah tidak menganggap loyalitas sebagai alasan untuk menunda hak pekerja.

“Kami tetap menjalankan tugas. Tapi kebutuhan hidup juga terus berjalan,” ungkap salah seorang pendamping yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.

Pendamping Kelurahan Jadi Garda Depan, Tapi Honor Tertinggal

Kondisi serupa dialami pendamping kelurahan yang setiap hari berhadapan langsung dengan masyarakat.

Mereka menjadi penghubung antara pemerintah dan warga dalam berbagai kegiatan pembangunan, administrasi, hingga program pemberdayaan masyarakat.

Ketika honor tertunda berbulan-bulan, muncul kekhawatiran bahwa kualitas pelayanan dan efektivitas program di tingkat akar rumput dapat ikut terdampak.

Publik pun mulai mempertanyakan mengapa program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat justru mengalami hambatan pada aspek pembiayaan tenaga pendampingnya.

Transparansi Anggaran Pemkot Tasikmalaya Dinanti Publik

Munculnya persoalan ini menimbulkan pertanyaan yang lebih luas. Apakah keterlambatan tersebut hanya persoalan administratif, atau ada masalah lain dalam pengelolaan keuangan daerah?

Sampai saat ini belum ada penjelasan resmi yang rinci terkait penyebab keterlambatan maupun jadwal pasti pencairan honor para pendamping.

Padahal keterbukaan informasi menjadi penting untuk meredam spekulasi yang berkembang di tengah masyarakat.

Pemerintah Kota Tasikmalaya perlu segera memberikan kepastian, bukan hanya kepada para pendamping, tetapi juga kepada publik yang berhak mengetahui kondisi sebenarnya.

Sebab bagi para pendamping di lapangan, yang dibutuhkan saat ini bukan sekadar janji, melainkan kepastian kapan Honor Pendamping Ohan Hafidz dan pendamping kelurahan akan dibayarkan setelah berbulan-bulan tertunda. (dh/kh) 

  • Penulis: KangHasan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sahur on the Road Dilarang di Bandung, Ini Alasannya

    Sahur on the Road Dilarang di Bandung, Ini Alasannya

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA BANDUNG – Menjelang bulan suci Ramadhan 1447 H, suasana Kota Bandung diharapkan tetap aman, nyaman, dan penuh kekhusyukan. Namun, satu kebijakan tegas kembali ditegaskan oleh Polrestabes Bandung: pelarangan Sahur on the road (SOTR) dan aksi balap liar di seluruh wilayah Kota Bandung. Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol. Budi Sartono, menyampaikan bahwa keputusan ini bukan […]

  • Persib Juara Paruh Musim, Tapi Thom Haye Ungkap Fakta Mengejutkan

    Persib Juara Paruh Musim, Tapi Thom Haye Ungkap Fakta Mengejutkan

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA JABAR – Persib Bandung menutup paruh musim BRI Super League 2025/26 dengan hasil sempurna. Kemenangan tipis 1-0 atas Persija Jakarta dalam laga sarat gengsi bertajuk El Clasico Indonesia mengantarkan Maung Bandung ke puncak klasemen sekaligus menyabet gelar juara paruh musim. Kemenangan ini disambut antusias ribuan Bobotoh. Atmosfer stadion dinilai luar biasa dan kembali […]

  • Relokasi Korban Bencana Pergeseran Tanah Bantargadung Sukabumi Dipersiapkan

    Relokasi Korban Bencana Pergeseran Tanah Bantargadung Sukabumi Dipersiapkan

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA SUKABUMI – Pemerintah Kabupaten Sukabumi mulai mengakselerasi langkah pemulihan pascabencana Pergeseran Tanah Bantargadung Sukabumi yang menyebabkan kerusakan permukiman warga dan memaksa ratusan masyarakat mengungsi. Setelah status tanggap darurat resmi berakhir pada Selasa (10/03/2026), pemerintah daerah kini mengalihkan fokus penanganan pada tahap pemulihan, terutama melalui program relokasi korban bencana bagi warga yang tinggal di […]

  • Kota Tasikmalaya: Mahasiswi Hilang, Keluarga Minta Bantuan Warga 

    Kota Tasikmalaya: Mahasiswi Hilang, Keluarga Minta Bantuan Warga 

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 217
    • 0Komentar

    Seorang mahasiswi hilang dari Universitas Mayasari Bakti, Kota Tasikmalaya

  • Wali Kota Sukabumi Siap Perkuat Kinerja Birokrasi dengan cara ini

    Wali Kota Sukabumi Siap Perkuat Kinerja Birokrasi dengan cara ini

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA SUKABUMI – Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki membuat terobosan baru dalam tata kelola pemerintahan daerah dengan menerapkan Key Performance Indicator (KPI) bagi seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) mulai tahun anggaran 2026. Kebijakan ini diarahkan untuk memperkuat kinerja birokrasi sekaligus meningkatkan transparansi pengelolaan keuangan daerah di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi. Kebijakan tersebut menjadi salah […]

  • Andi Ibo DKKT Tasikmalaya

    Visi Andi Ibo: Penguatan Komunias Seni Kota Tasikmalaya

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • account_circle Admin Wartaloka
    • visibility 123
    • 0Komentar

    wartaloka.com, BERITA. Musisi seniorAndi Ibo, saat ini sedang mengikuti proses pemilihan Ketua Dewan Kesenian Kota Tasikmalaya (DKKT) periode 2025–2030. Di usianya yang kini 55 tahun, Andi Ibo menyatakan ingin berkontribusi nyata bagi pengembangan seni di kota kelahirannya setelah bertahun-tahun berkarya di Jakarta. Salah satu poin utama dalam visinya adalah memperjuangkan kesejahteraan seniman, termasuk akses healthcare […]

expand_less