Pamipiran Ciamis, Surga Leuwi Jernih di Kaki Gunung Sawal
- account_circle KangHasan
- calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
- visibility 64
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Wartaloka, BERITA CIAMIS – Pesona wisata alam Kabupaten Ciamis seolah tidak pernah ada habisnya. Dari curug hingga hutan pinus, selalu muncul destinasi baru yang langsung mencuri perhatian para pelancong. Setelah Curug 7 Panjalu, Pinus Darmacaang, dan Cadas Ngampar lebih dulu populer, kini giliran Pamipiran Ciamis yang naik daun dan ramai dibicarakan di media sosial.
Pamipiran, atau yang lebih dikenal dengan nama Leuwi Pamipiran, berada di kawasan kaki Gunung Sawal. Tepatnya di Dusun Sukawening, Desa Tanjungsari, Kecamatan Sadananya. Lokasinya juga tidak jauh dari Curug Panganten, sehingga cocok dijadikan satu jalur wisata alam bagi pengunjung yang ingin menjelajah lebih jauh.
Keindahan alam yang masih asri membuat Leuwi Pamipiran cepat mencuri perhatian, terutama di kalangan anak muda yang gemar berburu spot estetik untuk diabadikan dan dibagikan di media sosial.
Air Jernih Kehijauan dan Udara Pegunungan
Daya tarik utama Pamipiran Ciamis terletak pada airnya yang jernih dengan warna kehijauan alami. Aliran sungainya tenang, segar, dan dikelilingi pepohonan yang membuat suasana semakin sejuk. Udara khas pegunungan Gunung Sawal benar-benar terasa begitu tiba di lokasi.
Banyak pengunjung datang untuk sekadar bermain air atau berenang. Leuwi Pamipiran memiliki area cukup luas dengan kedalaman yang bervariasi. Titik terdalamnya mencapai sekitar dua meter, sementara beberapa bagian dangkal cocok untuk bersantai. Ada juga spot lompat favorit dengan ketinggian sekitar empat meter yang sering dimanfaatkan wisatawan pencinta adrenalin.
Tak sedikit warga setempat yang percaya air di Leuwi Pamipiran memiliki khasiat menyegarkan tubuh dan membantu memulihkan stamina. Terlepas dari kepercayaan tersebut, suasana alamnya memang membuat tubuh dan pikiran terasa lebih rileks.
Akses Mudah dan Fasilitas Terus Dibenahi
Leuwi Pamipiran berjarak kurang lebih 13 kilometer dari pusat Kota Ciamis dan bisa ditempuh sekitar 40 menit perjalanan. Akses menuju lokasi melalui Jalan Raya Sadananya. Dari Terminal Sadananya, pengunjung mengambil jalur kanan ke arah Desa Tanjungsari, lalu belok kiri hingga melewati masjid dan masuk ke gang menuju lokasi.
Wisatawan sangat disarankan menggunakan sepeda motor karena bisa langsung mencapai area parkir. Jika menggunakan mobil, pengunjung harus berjalan cukup jauh melewati gang dan pematang sawah.
Selain berenang, wisatawan sering memanfaatkan area sekitar leuwi untuk memasak nasi liwet atau sekadar menyeduh kopi. Fasilitas penunjang seperti warung, musala, dan tempat ganti pakaian sudah tersedia. Harga tiket masuk pun sangat ramah di kantong, hanya Rp5.000 per orang. Saat ini, pengelola juga tengah membangun area parkir yang lebih layak serta memperbaiki akses jalan menuju lokasi.
Pamipiran Ciamis menjadi bukti bahwa wisata alam sederhana, jika dirawat dan dikenalkan dengan baik, mampu menjadi destinasi favorit. Mugia tempat ieu tetep dijaga ku sadayana, supaya kaéndahan alamna bisa dinikmati ku generasi ka hareup. (KH)
- Penulis: KangHasan
