Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Pamipiran Ciamis, Surga Leuwi Jernih di Kaki Gunung Sawal

Pamipiran Ciamis, Surga Leuwi Jernih di Kaki Gunung Sawal

  • account_circle KangHasan
  • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
  • visibility 260
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Wartaloka, BERITA CIAMIS – Pesona wisata alam Kabupaten Ciamis seolah tidak pernah ada habisnya. Dari curug hingga hutan pinus, selalu muncul destinasi baru yang langsung mencuri perhatian para pelancong. Setelah Curug 7 Panjalu, Pinus Darmacaang, dan Cadas Ngampar lebih dulu populer, kini giliran Pamipiran Ciamis yang naik daun dan ramai dibicarakan di media sosial.

Pamipiran, atau yang lebih dikenal dengan nama Leuwi Pamipiran, berada di kawasan kaki Gunung Sawal. Tepatnya di Dusun Sukawening, Desa Tanjungsari, Kecamatan Sadananya. Lokasinya juga tidak jauh dari Curug Panganten, sehingga cocok dijadikan satu jalur wisata alam bagi pengunjung yang ingin menjelajah lebih jauh.

Keindahan alam yang masih asri membuat Leuwi Pamipiran cepat mencuri perhatian, terutama di kalangan anak muda yang gemar berburu spot estetik untuk diabadikan dan dibagikan di media sosial.

Air Jernih Kehijauan dan Udara Pegunungan

Daya tarik utama Pamipiran Ciamis terletak pada airnya yang jernih dengan warna kehijauan alami. Aliran sungainya tenang, segar, dan dikelilingi pepohonan yang membuat suasana semakin sejuk. Udara khas pegunungan Gunung Sawal benar-benar terasa begitu tiba di lokasi.

Banyak pengunjung datang untuk sekadar bermain air atau berenang. Leuwi Pamipiran memiliki area cukup luas dengan kedalaman yang bervariasi. Titik terdalamnya mencapai sekitar dua meter, sementara beberapa bagian dangkal cocok untuk bersantai. Ada juga spot lompat favorit dengan ketinggian sekitar empat meter yang sering dimanfaatkan wisatawan pencinta adrenalin.

Tak sedikit warga setempat yang percaya air di Leuwi Pamipiran memiliki khasiat menyegarkan tubuh dan membantu memulihkan stamina. Terlepas dari kepercayaan tersebut, suasana alamnya memang membuat tubuh dan pikiran terasa lebih rileks.

Akses Mudah dan Fasilitas Terus Dibenahi

Leuwi Pamipiran berjarak kurang lebih 13 kilometer dari pusat Kota Ciamis dan bisa ditempuh sekitar 40 menit perjalanan. Akses menuju lokasi melalui Jalan Raya Sadananya. Dari Terminal Sadananya, pengunjung mengambil jalur kanan ke arah Desa Tanjungsari, lalu belok kiri hingga melewati masjid dan masuk ke gang menuju lokasi.

Wisatawan sangat disarankan menggunakan sepeda motor karena bisa langsung mencapai area parkir. Jika menggunakan mobil, pengunjung harus berjalan cukup jauh melewati gang dan pematang sawah.

Selain berenang, wisatawan sering memanfaatkan area sekitar leuwi untuk memasak nasi liwet atau sekadar menyeduh kopi. Fasilitas penunjang seperti warung, musala, dan tempat ganti pakaian sudah tersedia. Harga tiket masuk pun sangat ramah di kantong, hanya Rp5.000 per orang. Saat ini, pengelola juga tengah membangun area parkir yang lebih layak serta memperbaiki akses jalan menuju lokasi.

Pamipiran Ciamis menjadi bukti bahwa wisata alam sederhana, jika dirawat dan dikenalkan dengan baik, mampu menjadi destinasi favorit. Mugia tempat ieu tetep dijaga ku sadayana, supaya kaéndahan alamna bisa dinikmati ku generasi ka hareup. (KH)

  • Penulis: KangHasan

Rekomendasi Untuk Anda

  • 426 Kasus dalam Empat Bulan, Mengapa Kekerasan terhadap Anak Terus Berulang?

    426 Kasus dalam Empat Bulan, Mengapa Kekerasan terhadap Anak Terus Berulang?

    • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 324
    • 0Komentar

    Data KPAI mencatat 426 kasus kekerasan terhadap anak dalam empat bulan. Mengapa kasus ini terus berulang?

  • Walikota Bandung mengaskan pelarangan menyalakan kembang api di Tahun Baru 2026

    Evaluasi 1 Tahun Kepemimpinan M Farhan: Kota Bandung di Persimpangan Arah

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 223
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA BANDUNG – Memasuki era 1 tahun kepemimpinan M Farhan sebagai Walikota Bandung, publik mulai menakar capaian dan arah pembangunan Kota Bandung. Harapan masyarakat terhadap kepemimpinan definitif memang cukup besar. Sejak 14 April 2023, Kota Bandung sempat dipimpin penjabat wali kota, sebelum akhirnya Muhammad Farhan resmi dilantik pada 10 Februari 2025 sebagai Wali Kota […]

  • Pro kontra Galian Pasir Cikalong Begini Kata Tokoh Masyarakat

    Pro kontra Galian Pasir Cikalong Begini Kata Tokoh Masyarakat

    • calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Galian pasir Cikalong tak hanya soal lingkungan. Warga menyoroti sisi ekonomi dan pendangkalan muara yang perlu dilihat secara utuh.

  • TPS Liar di Dago Disorot, Wali Kota Bandung Ancam Sanksi Pidana

    TPS Liar di Dago Disorot, Wali Kota Bandung Ancam Sanksi Pidana

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 269
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA BANDUNG – Tumpukan sampah ilegal di Tempat Pembuangan Sementara (TPS) liar yang muncul di kawasan Kelurahan Dago, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Bandung. Keberadaan TPS ilegal tersebut dinilai tidak hanya mengganggu kebersihan, tetapi juga berpotensi mengancam keselamatan lingkungan dan warga sekitar. Wali Kota Bandung Muhammad Farhan meninjau langsung lokasi […]

  • Antisipasi Macet Long Weekend, Dishub Bandung Siaga

    Antisipasi Macet Long Weekend, Dishub Bandung Siaga

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA BANDUNG – Pemerintah Kota Bandung bersiap menghadapi lonjakan kunjungan wisatawan selama libur panjang 3–5 April 2026 yang bertepatan dengan momen Wafat Isa Almasih. Kondisi ini diprediksi memicu macet long weekend di sejumlah ruas jalan utama dan kawasan wisata.Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung pun langsung mengambil langkah strategis dengan memperkuat pengawasan lalu lintas di […]

  • badan promosi mati suri (1)

    Gara-Gara Jalan Berlubang, Anggota DPRD Sumedang Dihujani Kritik di Facebook

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
    • account_circle Admin Wartaloka
    • visibility 217
    • 0Komentar

    wartaloka.com, BERITA SUMEDANG. Jagat media sosial Sumedang kembali diramaikan oleh keluhan warga soal infrastruktur. Kali ini, sorotan publik tertuju pada seorang anggota DPRD Sumedang setelah sebuah unggahan mengenai jalan rusak menjadi buah bibir sejak Sabtu (15/11/2025) malam. Pemilik akun Al Ghifari mengunggah foto kondisi jalan yang tampak rusak parah: lubang besar di tengah badan jalan, […]

expand_less