Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kupas » Ironi Pengelolaan Aset Pemkot Sukabumi: Lemah Keteladanan

Ironi Pengelolaan Aset Pemkot Sukabumi: Lemah Keteladanan

  • account_circle Admin Wartaloka
  • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
  • visibility 245
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

wartaloka.com, KUPAS. Di balik temuan 351 aset Pemkot Sukabumi yang tidak diketahui keberadaannya, tersimpan ironi tata kelola yang tak bisa diabaikan. Data auditor negara menunjukkan, perangkat daerah dengan fungsi strategis dalam pengelolaan keuangan, perencanaan, dan administrasi justru menempati porsi dominan dalam sebaran aset yang belum dapat diyakini keberadaannya.

Fakta ini membuat persoalan aset bergerak dari sekadar angka menuju pertanyaan struktural. Aset yang tak terlacak bukan hanya berada di unit teknis lapangan, tetapi juga di perangkat daerah yang sehari-hari bergelut dengan pencatatan, pengendalian, dan perencanaan. Dalam konteks ini, masalahnya bukan semata siapa yang memegang barang, melainkan bagaimana sistem bekerja—atau tidak bekerja—sebagaimana mestinya.

Pada unit pengelola keuangan daerah, misalnya, aset yang tak terlacak didominasi perangkat teknologi informasi: laptop, notebook, PC workstation, hingga tablet. Perangkat ini merupakan alat kerja inti untuk penyusunan laporan, pengolahan data, dan pengendalian administrasi. Sebagian tercatat bernilai relatif tinggi dan masih berstatus aktif dalam inventaris. Namun saat pemeriksaan fisik dilakukan, keberadaannya tidak dapat ditunjukkan.

Di sisi lain, unit perencanaan daerah juga mencatat jumlah signifikan aset serupa. Laptop dan tablet yang lazim digunakan untuk analisis program dan perencanaan pembangunan masuk dalam daftar aset yang belum dapat diyakini keberadaannya. Sementara pada Sekretariat Daerah, kendaraan dinas—khususnya sepeda motor operasional—menjadi komponen menonjol, disertai perangkat TIK dalam jumlah tertentu.

Ironi Fungsi dan Lemahnya Pengendalian

Paradoks ini menjadi kunci angle berita. Unit yang bertugas mengelola dan mengendalikan justru berada di lingkaran temuan. Data auditor negara mencatat bahwa kondisi tersebut berkaitan dengan belum optimalnya pengawasan, lemahnya koordinasi inventarisasi, serta kurang cermatnya pencatatan dan pengamanan aset di tingkat unit kerja.

Dalam praktik sehari-hari, pengelolaan aset tak berhenti pada pembelian dan pencatatan awal. Ia menuntut mekanisme serah-terima yang tertib, pengawasan saat terjadi mutasi pegawai, serta pembaruan data inventaris secara berkala. Ketika fungsi-fungsi ini tidak berjalan konsisten, daftar aset mudah tertinggal dari realitas lapangan.

Yang mempertegas ironi, sebagian besar aset tersebut masih dicatat dalam kondisi “baik.” Artinya, secara administrasi aset dianggap ada dan layak pakai. Namun tanpa pembuktian fisik, catatan tersebut kehilangan makna sebagai alat pengendalian. Di titik inilah, tata kelola diuji: apakah pencatatan hanya formalitas, atau benar-benar cermin penguasaan fisik.

Auditor negara menekankan perlunya penelusuran menyeluruh terhadap seluruh aset yang belum dapat diyakini keberadaannya, sekaligus pembenahan sistem pengendalian internal. Rekomendasi ini menuntut pendekatan yang lebih dari sekadar menemukan barang. Akar masalah—mulai dari alur pengadaan, distribusi, hingga pengamanan—perlu dibenahi agar tidak berulang.

Bagi publik Sukabumi, temuan ini membuka ruang refleksi yang lebih luas. Pengelolaan aset daerah bukan hanya soal memenuhi kewajiban administrasi, tetapi memastikan uang publik benar-benar berwujud manfaat nyata. Ketika unit pengelola justru dominan dalam temuan, pembenahan sistem menjadi agenda mendesak, bukan pilihan.

Dengan tenggat tindak lanjut yang telah ditetapkan auditor negara, perhatian kini tertuju pada langkah konkret pemerintah daerah. Apakah penelusuran akan memperjelas keberadaan aset, dan apakah pembenahan sistem mampu memutus paradoks ini. Pada akhirnya, kualitas tata kelola diuji bukan oleh banyaknya aturan, melainkan oleh kemampuan sistem menjaga aset publik tetap berada di tempat yang seharusnya. (AR)

  • Penulis: Admin Wartaloka

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kasus Peredaran Narkoba di Sukabumi Kembali Mengguncang: Oknum Pegawai SPPG Terlibat

    Kasus Peredaran Narkoba di Sukabumi Kembali Mengguncang: Oknum Pegawai SPPG Terlibat

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 213
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA SUKABUMI — Kasus peredaran narkoba di Sukabumi kembali mencoreng citra keamanan kota. Satuan Reserse Narkoba (Satnarkoba) Polres Sukabumi Kota berhasil menggulung jaringan pengedar narkotika yang melibatkan tiga tersangka, termasuk seorang pegawai dapur di lingkungan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Penangkapan ini bukan sekadar operasi rutin, namun mencerminkan kenyataan pahit bahwa peredaran narkoba terus […]

  • PSGC Ciamis Resmi Promosi ke Liga 2 Usai Kalahkan Persiba Bantul

    PSGC Ciamis Resmi Promosi ke Liga 2 Usai Kalahkan Persiba Bantul

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 371
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA CIAMIS — PSGC Ciamis resmi memastikan promosi ke Liga 2 Championship musim 2026/2027 setelah mengalahkan Persiba Bantul melalui adu penalti pada laga play-off Liga Nusantara 2025/2026. Pertandingan tersebut digelar di Stadion Sriwedari, Solo, Sabtu (7/2/2026). Laga penentuan posisi juara ketiga Liga Nusantara itu berakhir imbang 2-2 hingga babak perpanjangan waktu. PSGC kemudian menang […]

  • DLH Kota Bandung Angkut Puluhan Meter Kubik Sampah Pascamalam Tahun Baru 2026

    DLH Kota Bandung Angkut Puluhan Meter Kubik Sampah Pascamalam Tahun Baru 2026

    • calendar_month Kamis, 1 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA BANDUNG – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung bergerak cepat melakukan pembersihan sampah pascamalam pergantian Tahun Baru 2026. Berdasarkan keterangan resmi DLH Kota Bandung, pembersihan dilakukan secara intensif sejak malam hingga dini hari dengan menyasar kawasan pusat aktivitas masyarakat yang menjadi lokasi perayaan. Langkah ini diambil untuk memastikan kebersihan Kota Bandung tetap terjaga […]

  • Catatan Tentang Efisiensi Anggaran di Indonesia

    Catatan Tentang Efisiensi Anggaran di Indonesia

    • calendar_month Minggu, 29 Mar 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 243
    • 0Komentar

    Wartaloka, OPINI – Isu efisiensi anggaran Indonesia kembali menguat seiring tekanan global akibat kenaikan harga energi dan ketidakpastian geopolitik. Pemerintah didorong untuk menjaga stabilitas fiskal, salah satunya dengan menekan belanja negara agar defisit tetap terkendali. Namun di balik kebijakan tersebut, muncul pertanyaan mendasar: apakah efisiensi sudah dilakukan secara adil dan seimbang di dalam tubuh birokrasi? […]

  • Prediksi PSM Makassar vs Persib Bandung - wartaloka

    Prediksi PSM Makassar vs Persib Bandung: Duel Penentu Peluang Juara Maung Bandung

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 248
    • 0Komentar

    Prediksi PSM vs Persib malam ini, duel krusial penentu peluang juara Maung Bandung.

  • Putusan Sidang Praperadilan Wakil Walikota Bandung.

    Putusan Sidang Praperadilan Wakil Walikota Bandung.

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 214
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA BANDUNG – Pengadilan Negeri (PN) Bandung menolak seluruh gugatan praperadilan yang diajukan wakil walikota Bandung, Erwin, terkait penetapan dirinya sebagai tersangka dalam kasus dugaan penyalahgunaan wewenang. Putusan ini dibacakan dalam sidang yang digelar Senin (12/1/2026) dan secara resmi menutup upaya hukum awal Erwin untuk menggugat status hukumnya. Majelis hakim yang dipimpin Agus Komarudin […]

expand_less