Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Warga Garut Butuh Pertolongan, Orang Tua Rekam Pesan untuk Gubernur Jawa Barat

Warga Garut Butuh Pertolongan, Orang Tua Rekam Pesan untuk Gubernur Jawa Barat

  • account_circle KangHasan
  • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
  • visibility 219
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Wartaloka, Berita Garut – Sebuah video berdurasi singkat merekam suara lirih seorang ayah yang meminta pertolongan kepada Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi. Video itu kini menyentuh banyak hati, karena di balik rekaman sederhana tersebut tersimpan kisah panjang perjuangan sebuah keluarga kecil di Kabupaten Garut.

Pasangan suami istri itu adalah Pirmansyah dan Isoh Nurjanah, warga RW 10 Kampung Dandeur, Desa Jatiwangi, Kecamatan Pakenjeng. Dalam video tersebut, Pirmansyah menjelaskan kondisi anak mereka yang mengalami gangguan kejiwaan dan belum menunjukkan perkembangan meski telah menjalani berbagai pengobatan.

Hidup yang Semakin Berat

Bagi keluarga ini, penyakit sang anak bukan hanya persoalan medis, tetapi juga persoalan ekonomi dan mental. Pirmansyah sehari-hari bekerja sebagai pasapon atau tenaga kebersihan di SMA 23 Pakenjeng. Penghasilan yang terbatas membuat mereka harus berjuang keras memenuhi kebutuhan sehari-hari, terlebih ketika perhatian harus tercurah penuh untuk sang anak.

“Ikhtiar sudah kami lakukan, tapi kondisi anak belum juga membaik,” ujar Pirmansyah dalam video tersebut dengan suara bergetar.

Video Dikirim oleh Tetangga

Menariknya, video tersebut bukan dibuat untuk viral. Rekaman itu dibuat oleh seorang tetangga yang menyaksikan langsung perjuangan keluarga tersebut dari hari ke hari (berita disadur dari lintas priangan). Sang tetangga juga mengirimkan video kedua yang memperlihatkan kondisi sang anak, seorang remaja perempuan dengan tatapan kosong dan perilaku yang membutuhkan penanganan khusus.

Fakta ini memperkuat bahwa kisah warga garut butuh pertolongan bukanlah cerita fiktif atau dilebih-lebihkan.

Harapan pada Kepedulian Negara

Dalam video tersebut, Pirmansyah tidak menuntut, tidak pula menyalahkan siapa pun. Ia hanya berharap negara hadir membantu warganya yang sudah kehabisan daya. Nama Kang Dedi Mulyadi disebut sebagai simbol harapan, karena rekam jejak kepeduliannya terhadap warga kecil.

Berita ini menjadi pengingat bahwa di sudut-sudut Garut, masih ada keluarga yang bertahan dalam diam, menunggu satu pintu pertolongan terbuka. (KH)

  • Penulis: KangHasan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Banyak Terjadi Kecelakaan, Jalan Nasional Bagbagan–Palabuhanratu Diperbaiki

    Banyak Terjadi Kecelakaan, Jalan Nasional Bagbagan–Palabuhanratu Diperbaiki

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 215
    • 0Komentar

    Wartaloka,, BERITA SUKABUMI – Keluhan warga terkait rusaknya Jalan Nasional ruas Bagbagan–Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, akhirnya mendapat respons. Setelah kondisinya viral di media sosial dan dikeluhkan membahayakan pengguna jalan, proses perbaikan kini dikebut sejak Jumat (30/1/2026). Ruas jalan yang menjadi akses vital penghubung wilayah pesisir selatan Sukabumi itu sebelumnya mengalami kerusakan berat di banyak titik. Lubang […]

  • Defisit Anggaran APBD Jabar Awal 2026, Tunggakan Proyek Capai ratusan Miliar

    Defisit Anggaran APBD Jabar Awal 2026, Tunggakan Proyek Capai ratusan Miliar

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 251
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA JABAR – Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengawali Tahun Anggaran 2026 dengan tekanan fiskal yang cukup berat. Kewajiban melunasi tunggakan pembayaran sejumlah proyek pembangunan tahun 2025 senilai Rp621 miliar menjadi beban awal yang langsung menggerus ruang fiskal daerah dan tantangan serius dalam pengelolaan APBD 2026. Kondisi ini diakui Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, dalam […]

  • Aset Pemkot Sukabumi

    Ironi Pengelolaan Aset Pemkot Sukabumi: Lemah Keteladanan

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle Admin Wartaloka
    • visibility 245
    • 0Komentar

    wartaloka.com, KUPAS. Di balik temuan 351 aset Pemkot Sukabumi yang tidak diketahui keberadaannya, tersimpan ironi tata kelola yang tak bisa diabaikan. Data auditor negara menunjukkan, perangkat daerah dengan fungsi strategis dalam pengelolaan keuangan, perencanaan, dan administrasi justru menempati porsi dominan dalam sebaran aset yang belum dapat diyakini keberadaannya. Fakta ini membuat persoalan aset bergerak dari […]

  • Relokasi PKL Teras Cihampelas Perlu Kajian Dampak Risiko Sosial

    Relokasi PKL Teras Cihampelas Perlu Kajian Dampak Risiko Sosial

    • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 210
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA BANDUNG – Rencana Pemerintah Kota Bandung untuk merelokasi pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Teras Cihampelas kembali menuai sorotan. Pengamat Kebijakan Publik Universitas Padjadjaran (Unpad), Yogi Suprayogi Sugandi, menilai kebijakan tersebut perlu dikaji secara mendalam agar tidak menimbulkan persoalan baru, baik dari sisi sosial, ekonomi, maupun ketertiban kota. Menurut Yogi, relokasi PKL memang […]

  • Prediksi Persib Bandung vs Persijap Jepara Hari Ini: Sabtu, 23 Mei 2026

    Prediksi Persib Bandung vs Persijap Jepara Hari Ini: Sabtu, 23 Mei 2026

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 686
    • 0Komentar

    Prediksi Persib vs Persijap hari ini lengkap dengan head to head, klasemen, jam tayang live Indosiar, dan prediksi skor terbaru.

  • Gibran di Cipasung Tasikmalaya: Sinyal khusus Negara Untuk Pesantren

    Gibran di Cipasung Tasikmalaya: Sinyal khusus Negara Untuk Pesantren

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 207
    • 0Komentar

    Wartaloka, Berita Tasikmalaya – Kunjungan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka ke Pesantren Cipasung bukan sekadar agenda silaturahmi. Di balik itu, tersimpan pesan strategis negara dalam menyiapkan pesantren menghadapi era kecerdasan buatan dan revolusi digital.Dalam konteks gibran di cipasung tasikmalaya, pesantren diposisikan bukan hanya sebagai lembaga pendidikan agama, tetapi juga sebagai pusat pengembangan sumber daya manusia […]

expand_less