Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » KH Miftah Fauzi: Pasar Cikurubuk Menunggu Negara Hadir

KH Miftah Fauzi: Pasar Cikurubuk Menunggu Negara Hadir

  • account_circle KangHasan
  • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
  • visibility 71
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Wartaloka, BERITA TASIKMALAYAKH Miftah Fauzi kembali menyuarakan kegelisahan ribuan pedagang Pasar Cikurubuk Tasikmalaya yang hingga kini masih menunggu sikap konkret pemerintah daerah. Menurutnya, persoalan pasar tradisional bukan hanya menyangkut ekonomi, tetapi menyentuh langsung kehidupan ribuan keluarga yang menggantungkan hidup dari aktivitas pasar.

Saat ditemui di kediamannya, Kamis (29/1/2026), KH Miftah Fauzi menyampaikan bahwa dirinya telah berkomunikasi langsung dengan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tasikmalaya. Respons yang diterima, kata dia, cukup baik. Namun hingga kini, pedagang belum merasakan perubahan nyata di lapangan.

Ia menuturkan, keluhan pedagang terus berdatangan. Banyak di antara mereka yang mengaku omzet menurun drastis, sementara biaya operasional tetap berjalan. Kondisi tersebut diperparah oleh munculnya praktik grosir dan distributor yang menjual barang secara eceran di pasar.

Bagi pedagang kecil, situasi ini menciptakan persaingan yang tidak seimbang. Mereka harus berhadapan dengan pelaku usaha yang memiliki kekuatan modal dan akses distribusi lebih besar. Akibatnya, pedagang kecil semakin terdesak dan kehilangan daya saing.

KH Miftah Fauzi menyebut, persoalan ini telah berdampak langsung pada wajah Pasar Cikurubuk Kota Tasikmalaya. Sejumlah kios terlihat kosong, aktivitas jual beli menurun, dan pasar rakyat perlahan kehilangan perannya sebagai pusat ekonomi masyarakat kecil.

Menurutnya, negara tidak boleh absen dalam situasi ini. Pemerintah daerah memiliki peran strategis untuk memastikan pasar tradisional tetap hidup dan berfungsi sebagaimana mestinya. Tanpa intervensi kebijakan, pasar rakyat berisiko terus melemah.

Ia menegaskan bahwa tuntutan pedagang bukanlah penolakan terhadap usaha besar. Yang diharapkan adalah keadilan dalam struktur pasar, di mana setiap pelaku usaha berjalan sesuai fungsi dan perannya.

Dalam kerangka regulasi perdagangan, peran pemerintah daerah sangat jelas, mulai dari pengaturan zonasi, penertiban perizinan, hingga pengawasan fungsi usaha. KH Miftah Fauzi berharap kewenangan tersebut digunakan secara tegas dan berpihak pada kepentingan masyarakat kecil.

Ia mengingatkan bahwa jika persoalan pasar terus dibiarkan, dampaknya tidak hanya ekonomi, tetapi juga sosial. Pasar adalah ruang hidup, bukan sekadar tempat transaksi. Karena itu, kehadiran negara menjadi kunci untuk mencegah krisis yang lebih luas. (KH)

  • Penulis: KangHasan

Rekomendasi Untuk Anda

  • tanggap darurat bencana kota tasikmalaya

    Kota Tasikmalaya Tetapkan Tanggap Darurat Bencana, BPBD Minta Warga Aktif Melapor

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • account_circle Admin Wartaloka
    • visibility 67
    • 0Komentar

    wartaloka.com, LIPUTAN. Pemerintah Kota Tasikmalaya menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana mulai Kamis (06/11/2025). Kebijakan ini diberlakukan selama lima hari untuk mempercepat penanganan bencana yang terjadi di sejumlah titik wilayah kota. Keputusan tersebut merupakan kelanjutan dari Status Siaga Bencana sebelumnya. Berdasarkan kondisi lapangan, diperlukan peningkatan mobilisasi personel, peralatan, serta koordinasi antarinstansi untuk menangani kejadian seperti pohon […]

  • Aktivitas Geng Motor Masih Marak di Jawa Barat, Ini Penjelasan Kapolda

    Aktivitas Geng Motor Masih Marak di Jawa Barat, Ini Penjelasan Kapolda

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA BANDUNG – Kapolda Jawa Barat Rudi Setiawan mengungkapkan bahwa aktivitas geng motor di wilayah Jawa Barat bukan persoalan baru. Fenomena ini, menurutnya, telah berlangsung menahun dan berulang dari tahun ke tahun dengan pola yang nyaris sama. Faktor ekonomi disebut menjadi salah satu pemicu utama yang membuat aksi geng motor terus muncul di berbagai […]

  • Mogok Kerja Petugas Perparah Kondisi Krisis Sampah Tasikmalaya

    Mogok Kerja Petugas Perparah Kondisi Krisis Sampah Tasikmalaya

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Krisis sampah Tasikmalaya 2026 memuncak usai 120 petugas mogok kerja akibat gaji telat, picu penumpukan sampah.

  • Ketukan Misterius di Sukabumi

    Ketukan Misterius di Sukabumi Kian Meresahkan, Polisi Intensifkan Patroli Malam

    • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
    • account_circle Admin Wartaloka
    • visibility 80
    • 0Komentar

    wartaloka.com, PERISTIWA. Warga di sejumlah kecamatan Sukabumi diguncang gangguan malam: ketukan misterius di Sukabumi terdengar berulang-ulang dari pintu rumah mereka. Sayangnya, ketika dicek, tak seorang pun tampak berada di luar rumah. Kondisi itu menimbulkan kegelisahan dan mendesak aparat bertindak cepat. Suara Aneh di Tengah Malam Warga dari Sukaraja, Cibeureum, hingga Kebonpedes melaporkan pengalaman serupa. Mereka […]

  • Andi Ibo DKKT Tasikmalaya

    Visi Andi Ibo: Penguatan Komunias Seni Kota Tasikmalaya

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • account_circle Admin Wartaloka
    • visibility 63
    • 0Komentar

    wartaloka.com, BERITA. Musisi seniorAndi Ibo, saat ini sedang mengikuti proses pemilihan Ketua Dewan Kesenian Kota Tasikmalaya (DKKT) periode 2025–2030. Di usianya yang kini 55 tahun, Andi Ibo menyatakan ingin berkontribusi nyata bagi pengembangan seni di kota kelahirannya setelah bertahun-tahun berkarya di Jakarta. Salah satu poin utama dalam visinya adalah memperjuangkan kesejahteraan seniman, termasuk akses healthcare […]

  • Doa Lintas Agama Bandung Sambut 2026 Penuh Harapan Damai

    Doa Lintas Agama Bandung Sambut 2026 Penuh Harapan Damai

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • account_circle KangHasan
    • visibility 61
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA BANDUNG – Pemerintah Kota Bandung menggelar doa bersama lintas agama sebagai bagian dari refleksi akhir tahun menjelang pergantian menuju Tahun Baru 2026. Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, tokoh lintas agama, serta para pemuka agama di Kota Bandung, sebagai simbol persatuan dan harmoni di tengah keberagaman. Doa bersama tersebut menjadi momentum spiritual […]

expand_less