Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » KH Miftah Fauzi: Pasar Cikurubuk Menunggu Negara Hadir

KH Miftah Fauzi: Pasar Cikurubuk Menunggu Negara Hadir

  • account_circle KangHasan
  • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
  • visibility 225
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Wartaloka, BERITA TASIKMALAYAKH Miftah Fauzi kembali menyuarakan kegelisahan ribuan pedagang Pasar Cikurubuk Tasikmalaya yang hingga kini masih menunggu sikap konkret pemerintah daerah. Menurutnya, persoalan pasar tradisional bukan hanya menyangkut ekonomi, tetapi menyentuh langsung kehidupan ribuan keluarga yang menggantungkan hidup dari aktivitas pasar.

Saat ditemui di kediamannya, Kamis (29/1/2026), KH Miftah Fauzi menyampaikan bahwa dirinya telah berkomunikasi langsung dengan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tasikmalaya. Respons yang diterima, kata dia, cukup baik. Namun hingga kini, pedagang belum merasakan perubahan nyata di lapangan.

Ia menuturkan, keluhan pedagang terus berdatangan. Banyak di antara mereka yang mengaku omzet menurun drastis, sementara biaya operasional tetap berjalan. Kondisi tersebut diperparah oleh munculnya praktik grosir dan distributor yang menjual barang secara eceran di pasar.

Bagi pedagang kecil, situasi ini menciptakan persaingan yang tidak seimbang. Mereka harus berhadapan dengan pelaku usaha yang memiliki kekuatan modal dan akses distribusi lebih besar. Akibatnya, pedagang kecil semakin terdesak dan kehilangan daya saing.

KH Miftah Fauzi menyebut, persoalan ini telah berdampak langsung pada wajah Pasar Cikurubuk Kota Tasikmalaya. Sejumlah kios terlihat kosong, aktivitas jual beli menurun, dan pasar rakyat perlahan kehilangan perannya sebagai pusat ekonomi masyarakat kecil.

Menurutnya, negara tidak boleh absen dalam situasi ini. Pemerintah daerah memiliki peran strategis untuk memastikan pasar tradisional tetap hidup dan berfungsi sebagaimana mestinya. Tanpa intervensi kebijakan, pasar rakyat berisiko terus melemah.

Ia menegaskan bahwa tuntutan pedagang bukanlah penolakan terhadap usaha besar. Yang diharapkan adalah keadilan dalam struktur pasar, di mana setiap pelaku usaha berjalan sesuai fungsi dan perannya.

Dalam kerangka regulasi perdagangan, peran pemerintah daerah sangat jelas, mulai dari pengaturan zonasi, penertiban perizinan, hingga pengawasan fungsi usaha. KH Miftah Fauzi berharap kewenangan tersebut digunakan secara tegas dan berpihak pada kepentingan masyarakat kecil.

Ia mengingatkan bahwa jika persoalan pasar terus dibiarkan, dampaknya tidak hanya ekonomi, tetapi juga sosial. Pasar adalah ruang hidup, bukan sekadar tempat transaksi. Karena itu, kehadiran negara menjadi kunci untuk mencegah krisis yang lebih luas. (KH)

  • Penulis: KangHasan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sahur on the Road Dilarang di Bandung, Ini Alasannya

    Sahur on the Road Dilarang di Bandung, Ini Alasannya

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 221
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA BANDUNG – Menjelang bulan suci Ramadhan 1447 H, suasana Kota Bandung diharapkan tetap aman, nyaman, dan penuh kekhusyukan. Namun, satu kebijakan tegas kembali ditegaskan oleh Polrestabes Bandung: pelarangan Sahur on the road (SOTR) dan aksi balap liar di seluruh wilayah Kota Bandung. Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol. Budi Sartono, menyampaikan bahwa keputusan ini bukan […]

  • Persija vs persib 10 Mei 2026

    Persib Bungkam Persija di Segiri, Adam Alis Jadi Penentu Kemenangan Maung Bandung

    • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 216
    • 0Komentar

    Persib Bandung sukses menaklukkan Persija Jakarta 2-1 dalam duel panas Super League 2025/2026. Adam Alis jadi pahlawan kemenangan.

  • Bupati Ciamis Pimpin Upacara Hari Amal Bakti ke-80 Kemenag

    Bupati Ciamis Pimpin Upacara Hari Amal Bakti ke-80 Kemenag

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 207
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA CIAMIS – Bupati Ciamis Herdiat Sunarya memimpin langsung upacara peringatan Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama ke-80 tingkat Kabupaten Ciamis yang digelar di Halaman MAN 2 Ciamis, Sabtu (3/1/2026). Momentum tahunan ini menjadi simbol pengabdian Kementerian Agama dalam melayani umat dan menjaga harmoni kehidupan berbangsa. “Ieu lain ukur upacara, tapi jadi momen muhasabah […]

  • Realisasi Program MBG Saat Ini: Antara Niat Baik dan Tantangan di Lapangan

    Realisasi Program MBG Saat Ini: Antara Niat Baik dan Tantangan di Lapangan

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 298
    • 0Komentar

    Realisasi Program MBG saat ini dikaji kritis: dampak ke UMKM, distribusi pangan, dan solusi agar lebih tepat sasaran.

  • Antisipasi Macet Long Weekend, Dishub Bandung Siaga

    Antisipasi Macet Long Weekend, Dishub Bandung Siaga

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 227
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA BANDUNG – Pemerintah Kota Bandung bersiap menghadapi lonjakan kunjungan wisatawan selama libur panjang 3–5 April 2026 yang bertepatan dengan momen Wafat Isa Almasih. Kondisi ini diprediksi memicu macet long weekend di sejumlah ruas jalan utama dan kawasan wisata.Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung pun langsung mengambil langkah strategis dengan memperkuat pengawasan lalu lintas di […]

  • Catatan Tentang Efisiensi Anggaran di Indonesia

    Catatan Tentang Efisiensi Anggaran di Indonesia

    • calendar_month Minggu, 29 Mar 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 248
    • 0Komentar

    Wartaloka, OPINI – Isu efisiensi anggaran Indonesia kembali menguat seiring tekanan global akibat kenaikan harga energi dan ketidakpastian geopolitik. Pemerintah didorong untuk menjaga stabilitas fiskal, salah satunya dengan menekan belanja negara agar defisit tetap terkendali. Namun di balik kebijakan tersebut, muncul pertanyaan mendasar: apakah efisiensi sudah dilakukan secara adil dan seimbang di dalam tubuh birokrasi? […]

expand_less