Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Berita Daerah » Relokasi Korban Bencana Pergeseran Tanah Bantargadung Sukabumi Dipersiapkan

Relokasi Korban Bencana Pergeseran Tanah Bantargadung Sukabumi Dipersiapkan

  • account_circle KangHasan
  • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
  • visibility 47
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Wartaloka, BERITA SUKABUMI – Pemerintah Kabupaten Sukabumi mulai mengakselerasi langkah pemulihan pascabencana Pergeseran Tanah Bantargadung Sukabumi yang menyebabkan kerusakan permukiman warga dan memaksa ratusan masyarakat mengungsi.

Setelah status tanggap darurat resmi berakhir pada Selasa (10/03/2026), pemerintah daerah kini mengalihkan fokus penanganan pada tahap pemulihan, terutama melalui program relokasi korban bencana bagi warga yang tinggal di zona rawan pergerakan tanah.

Program relokasi korban bencana Pergeseran Tanah Bantargadung Sukabumi dipandang sebagai solusi jangka panjang untuk menjamin keselamatan masyarakat yang terdampak bencana geologi tersebut.


Pemkab Sukabumi Tidak Ingin Gegabah Menentukan Lokasi Relokasi

Bupati Sukabumi Asep Japar menegaskan bahwa proses relokasi korban bencana tidak akan dilakukan secara terburu-buru.

Menurutnya, pemerintah daerah harus memastikan bahwa lokasi yang dipilih benar-benar aman dari potensi bencana serupa seperti Pergeseran Tanah Bantargadung Sukabumi.

“Bayangan lokasi relokasi sebenarnya sudah ada. Namun sebelum diputuskan, kami akan terlebih dahulu berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Setelah itu akan dilakukan kajian geologi untuk memastikan lahan tersebut aman,” ujar Asep Japar.

Ia menambahkan bahwa kajian teknis menjadi faktor penting agar proses relokasi korban bencana tidak menimbulkan risiko baru di masa depan.


Kajian Geologi Jadi Syarat Utama

Bencana Pergeseran Tanah Bantargadung Sukabumi menjadi pelajaran penting bagi pemerintah daerah dalam menentukan kawasan permukiman yang aman.

Karena itu, setiap calon lahan relokasi akan melalui berbagai tahapan analisis, termasuk:

  • kajian geologi
  • analisis stabilitas tanah
  • pemetaan potensi bencana
  • perencanaan tata ruang kawasan

Kajian tersebut dilakukan agar kawasan yang dipilih untuk relokasi korban bencana benar-benar berada di wilayah yang stabil secara geologis.


Disperkim Sukabumi Siapkan Kawasan Hunian Baru

Dalam proses pemulihan pascabencana Pergeseran Tanah Bantargadung Sukabumi, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Sukabumi memegang peranan penting.

Kepala Disperkim Kabupaten Sukabumi, Sendi Apriadi, mengatakan bahwa pihaknya saat ini sedang mempersiapkan berbagai aspek teknis yang dibutuhkan untuk program relokasi korban bencana.

Menurutnya, Disperkim tidak hanya bertugas membangun rumah baru, tetapi juga menyiapkan kawasan permukiman yang memiliki sistem mitigasi bencana yang baik.

“Kami tidak sekadar membangun rumah. Yang kami siapkan adalah kawasan permukiman yang stabil secara geologis dan aman bagi masyarakat,” ujar Sendi Apriadi.

Ia menambahkan bahwa pengalaman Pergeseran Tanah Bantargadung Sukabumi menjadi pertimbangan utama dalam merancang kawasan hunian baru tersebut.


Validasi Data Warga Jadi Prioritas

Selain menyiapkan lokasi relokasi, pemerintah daerah juga melakukan validasi data warga yang berhak mendapatkan program relokasi korban bencana.

Langkah ini dilakukan agar bantuan pembangunan rumah benar-benar tepat sasaran bagi masyarakat yang terdampak langsung oleh Pergeseran Tanah Bantargadung Sukabumi.

Sendi Apriadi menjelaskan bahwa tim teknis Disperkim akan turun langsung ke lapangan untuk melakukan survei terhadap lahan calon relokasi.

“Tim teknis kami akan memastikan bahwa site plan kawasan tersebut benar-benar aman dari potensi pergeseran tanah di masa depan,” katanya.


Transisi dari Tanggap Darurat ke Tahap Pemulihan

Penanganan bencana Pergeseran Tanah Bantargadung Sukabumi kini resmi memasuki fase baru setelah status tanggap darurat ditutup.

Tahap transisi menuju pemulihan ini menjadi momentum penting bagi pemerintah daerah untuk menata kembali kehidupan masyarakat yang terdampak bencana.

Salah satu langkah utama yang ditempuh adalah mempercepat program relokasi korban bencana agar warga dapat segera memiliki tempat tinggal yang aman.

“Status tanggap darurat kita tutup hari ini. Setelah itu masyarakat akan masuk ke tahap transisi pemulihan,” ujar Bupati Sukabumi Asep Japar.


Relokasi Jadi Solusi Jangka Panjang

Program relokasi korban bencana Pergeseran Tanah Bantargadung Sukabumi diharapkan dapat memberikan solusi permanen bagi masyarakat yang kehilangan tempat tinggal.

Selain menyediakan hunian baru, program ini juga diharapkan mampu memulihkan kondisi sosial dan ekonomi warga terdampak bencana.

Pemerintah Kabupaten Sukabumi menargetkan kawasan relokasi nantinya tidak hanya aman dari risiko pergeseran tanah, tetapi juga memiliki fasilitas permukiman yang memadai.

Dengan perencanaan yang matang serta dukungan dari berbagai pihak, proses relokasi korban bencana Pergeseran Tanah Bantargadung Sukabumi diharapkan dapat berjalan lancar dan memberikan jaminan keamanan jangka panjang bagi masyarakat. (KH)

  • Penulis: KangHasan

Rekomendasi Untuk Anda

  • PPPK Paruh Waktu Kota Sukabumi

    Wali Kota Sukabumi Lantik 1.827 PPPK Paruh Waktu

    • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
    • account_circle Admin Wartaloka
    • visibility 63
    • 0Komentar

    wartaloka.com, BERITA. Pemerintah Kota Sukabumi resmi melantik 1.827 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu dalam upacara yang digelar di Lapang Merdeka, Jumat (21/11/2025). Momentum ini menjadi salah satu tahapan penting dalam penataan tenaga honorer di Kota Sukabumi, sekaligus pelaksanaan amanat undang-undang terkait reformasi birokrasi dan perbaikan kualitas pelayanan publik. Wali Kota Sukabumi menegaskan […]

  • Persib vs PSIM: Bojan Hodak Waspadai Soliditas PSIM

    Persib vs PSIM: Bojan Hodak Waspadai Soliditas PSIM

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Persib vs PSIM, Bojan Hodak waspadai kekuatan PSIM. Maung Bandung wajib menang demi puncak klasemen.

  • DLH Tasikmalaya Akui Kendala Armada, Penanganan Sampah Tetap Dikebut

    DLH Tasikmalaya Akui Kendala Armada, Penanganan Sampah Tetap Dikebut

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 55
    • 0Komentar

    DLH Kota Tasikmalaya fokus menangani penumpukan sampah di Pasar Cikurubuk usai kondisi Depo Dadaha mulai terkendali.

  • Izin Usaha Toko Sen Sen Ternyata Grosir

    Izin Usaha Toko Sen Sen Ternyata Grosir, tapi Nekat Ngecer!

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Admin Wartaloka
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA TASIKMALAYA – Isu dugaan pelanggaran izin usaha oleh Toko Sen Sen di Kota Tasikmalaya akhirnya mendapat pengakuan dari pemerintah daerah. Dalam pertemuan dengan massa aksi pedagang Pasar Cikurubuk, pejabat Pemerintah Kota Tasikmalaya menyatakan bahwa Toko Sen Sen memang memiliki izin usaha sebagai perdagangan besar atau grosir, namun dalam praktiknya melayani penjualan eceran. Temuan tersebut disampaikan […]

  • Tinjau Jalan Ahmad Yani Palabuhanratu, Sekda Sukabumi Temukan Pemicu Kerusakan

    Tinjau Jalan Ahmad Yani Palabuhanratu, Sekda Sukabumi Temukan Pemicu Kerusakan

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA SUKABUMI – Kerusakan parah Jalan Ahmad Yani di Kelurahan/Kecamatan Palabuhanratu kembali menyita perhatian publik. Kondisi jalan di pusat pemerintahan Kabupaten Sukabumi itu dinilai membahayakan pengguna jalan karena kerap memicu kecelakaan, terutama saat hujan deras mengguyur wilayah pesisir selatan. Kondisi Jalan Ahmad Yani memang menjadi perhatian khusus. Jalur ini bukan hanya akses utama menuju […]

  • Pemkot Bandung Gas Pol Tangani Sampah, Ajak Warga Bergerak

    Pemkot Bandung Gas Pol Tangani Sampah, Ajak Warga Bergerak

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA BANDUNG – Pemerintah Kota Bandung mulai mengirim pesan yang lebih tegas kepada warganya: persoalan sampah tidak bisa lagi diserahkan sepenuhnya kepada pemerintah. Dengan produksi sampah harian yang menembus angka 1.500 ton, Bandung kini berada di persimpangan antara perubahan sistem pengelolaan atau risiko lingkungan yang semakin besar. Berdasarkan informasi yang dibagikan melalui akun Instagram […]

expand_less