Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Angin Kencang di Cidahu Robohkan Rumah Warga, Cuaca Ekstrem Masih Mengintai Sukabumi

Angin Kencang di Cidahu Robohkan Rumah Warga, Cuaca Ekstrem Masih Mengintai Sukabumi

  • account_circle KangHasan
  • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
  • visibility 228
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Wartaloka, BERITA SUKABUMIHujan deras yang disertai angin kencang di Cidahu tepatnya di Desa Cidahu, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi, kembali membawa duka bagi warga Kabupaten Sukabumi. Sebuah rumah sederhana milik Hery, warga Kampung Panagan, RT 04 RW 02, roboh diterjang cuaca ekstrem pada Kamis pagi (29/1/2026) sekitar pukul 07.00 WIB.

Rumah yang dihuni satu kepala keluarga (KK) itu mengalami kerusakan berat dan dinyatakan tidak layak huni. Bangunan yang sebagian besar masih berdinding bilik ambruk, menyisakan puing-puing kayu dan material bangunan yang berserakan. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, peristiwa ini membuat keluarga korban kehilangan tempat tinggal dalam sekejap.

Menurut keterangan warga sekitar, hujan turun cukup deras sejak pagi hari, disertai tiupan angin kencang yang berlangsung beberapa menit sebelum rumah tersebut roboh. Kondisi bangunan yang sederhana diduga tidak mampu menahan tekanan angin yang datang tiba-tiba.

Warga Gotong Royong, Korban Butuh Bantuan Darurat

Kondisi rumah Hery nyaris rata dengan tanah. Warga sekitar tampak bergotong royong membantu mengevakuasi barang-barang yang masih bisa diselamatkan, mulai dari peralatan rumah tangga hingga dokumen penting.

Peristiwa tersebut langsung dilaporkan ke pemerintah desa dan pihak terkait. Warga berharap ada peninjauan langsung dari pemerintah daerah, sekaligus bantuan darurat bagi keluarga terdampak.

“Yang dibutuhkan sekarang tempat tinggal sementara dan kebutuhan logistik. Kasihan kalau harus bertahan di puing rumah,” ujar salah seorang warga.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari instansi terkait mengenai bentuk penanganan lanjutan. Namun masyarakat berharap kejadian ini tidak luput dari perhatian, mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi di wilayah Sukabumi dan sekitarnya.

BMKG: Waspada Cuaca Ekstrem Akhir Januari

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebelumnya telah mengingatkan bahwa akhir Januari hingga awal Februari masih menjadi periode rawan cuaca ekstrem di wilayah Jawa Barat, termasuk Kabupaten Sukabumi.

BMKG menyebutkan, kondisi atmosfer yang labil berpotensi memicu hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, disertai angin kencang dan petir di sejumlah wilayah. Angin kencang berpotensi menyebabkan pohon tumbang, kerusakan bangunan ringan, hingga robohnya rumah dengan konstruksi tidak permanen.

BMKG juga mengimbau masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan deras disertai angin. Warga diminta mengamankan barang-barang di luar rumah, menghindari berteduh di bawah pohon besar, serta memastikan kondisi bangunan tempat tinggal aman.

Perlu Antisipasi dan Respon Cepat

Kejadian robohnya rumah akibat angin kencang di Cidahu menjadi pengingat bahwa ancaman cuaca ekstrem bukan sekadar isu musiman. Diperlukan langkah antisipatif, mulai dari penguatan bangunan sederhana, edukasi kebencanaan di tingkat desa, hingga respon cepat pemerintah ketika bencana terjadi.

Bagi keluarga korban, harapan kini tertuju pada bantuan dan uluran tangan semua pihak agar mereka bisa segera bangkit dan kembali memiliki tempat tinggal yang layak. Sementara bagi warga lainnya, kewaspadaan menjadi kunci menghadapi sisa musim hujan yang masih menyimpan potensi bahaya. (KH)

  • Penulis: KangHasan

Rekomendasi Untuk Anda

  • putr kota tasikmalaya

    Spanduk Dukungan untuk Kejati Jabar Beredar, Dinas PUTR Tasikmalaya Jadi Sorotan

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle Admin Wartaloka
    • visibility 220
    • 0Komentar

    wartaloka.com, BERITA. Sebuah foto memperlihatkan dua orang yang membentangkan spanduk dukungan kepada Kejaksaan Tinggi Jawa Barat (Kejati Jabar) tengah beredar luas di platform WhatsApp pada Selasa (11/11/2025). Gambar tersebut diterima oleh redaksi Lintas Priangan tanpa disertai pesan, keterangan, maupun identitas pengirimnya. Saat redaksi mencoba meminta klarifikasi lebih lanjut, nomor pengirim justru memilih diam dan tidak […]

  • Status Penahanan Wakil Walikota Bandung  Masih Menunggu

    Status Penahanan Wakil Walikota Bandung Masih Menunggu

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle KangHasan
    • visibility 222
    • 0Komentar

    Wartaloka. BERITA BANDUNG – Wakil Walikota Bandung nonaktif, Erwin, akhirnya memenuhi panggilan Kejaksaan Negeri (Kejari) Bandung pada Senin (29/12/2025). Pemeriksaan ini dilakukan setelah Erwin resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penyalahgunaan wewenang terkait permintaan proyek pengadaan barang dan jasa kepada sejumlah dinas di lingkungan Pemerintah Kota Bandung. Kehadiran Wakil Walikota Bandung tersebut dikonfirmasi oleh […]

  • Rusaknya Moral Generasi, Akibat Sistem Pendidikan Kapitalis

    Rusaknya Moral Generasi, Akibat Sistem Pendidikan Kapitalis

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 356
    • 0Komentar

    Kasus pelecehan di kampus dinilai akibat sistem pendidikan kapitalis yang mengabaikan akhlak dan agama.

  • bencana di kabupaten tasikmalaya - wartaloka

    Tren Bencana di Kabupaten Tasikmalaya Oktober 2025: Angin Kencang Mendominasi 13 Kejadian

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • account_circle Admin Wartaloka
    • visibility 234
    • 0Komentar

    wartaloka.com, PERISTIWA. Situasi bencana di Kabupaten Tasikmalaya selama Oktober 2025 menunjukkan kecenderungan meningkat pada kejadian yang dipicu faktor cuaca. Berdasarkan laporan resmi BPBD Kabupaten Tasikmalaya yang diperbarui pada 4 November 2025, terdapat 13 peristiwa bencana sepanjang bulan tersebut. Dari jumlah itu, angin kencang menjadi bencana yang paling banyak terjadi, tercatat sebanyak 7 kejadian. Sementara tanah […]

  • Aktivitas Geng Motor Masih Marak di Jawa Barat, Ini Penjelasan Kapolda

    Aktivitas Geng Motor Masih Marak di Jawa Barat, Ini Penjelasan Kapolda

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 245
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA BANDUNG – Kapolda Jawa Barat Rudi Setiawan mengungkapkan bahwa aktivitas geng motor di wilayah Jawa Barat bukan persoalan baru. Fenomena ini, menurutnya, telah berlangsung menahun dan berulang dari tahun ke tahun dengan pola yang nyaris sama. Faktor ekonomi disebut menjadi salah satu pemicu utama yang membuat aksi geng motor terus muncul di berbagai […]

  • Korban Bencana Bantargadung Sukabumi Dapat Bantuan Sewa Rumah Rp3 Juta

    Korban Bencana Bantargadung Sukabumi Dapat Bantuan Sewa Rumah Rp3 Juta

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 219
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA SUKABUMI – Pemerintah Kabupaten Sukabumi mengambil langkah cepat untuk membantu warga terdampak Bencana Bantargadung Sukabumi dengan menyalurkan Bantuan Sewa Rumah bagi masyarakat yang tinggal di wilayah rawan pergerakan tanah. Bantuan tersebut diberikan kepada warga Kampung Cijambe, Desa Bantargadung, Kecamatan Bantargadung, Kabupaten Sukabumi, yang rumahnya mengalami kerusakan akibat pergeseran tanah dalam beberapa waktu terakhir. […]

expand_less