Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Berita Daerah » Menjaga Likuiditas, Pemkot Tasikmalaya Tempuh Skema THR Bertahap

Menjaga Likuiditas, Pemkot Tasikmalaya Tempuh Skema THR Bertahap

  • account_circle KangHasan
  • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
  • visibility 217
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Wartaloka, BERITA TASIKMALAYAKebijakan pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) Aparatur Sipil Negara (ASN) secara bertahap oleh Pemerintah Kota Tasikmalaya memunculkan beragam respons. Namun jika dilihat dari sudut pandang fiskal, langkah tersebut mencerminkan upaya menjaga keseimbangan keuangan daerah di tengah keterbatasan likuiditas.

Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, menegaskan bahwa Pemerintah Kota Tasikmalaya tidak ingin terburu-buru dalam mengambil keputusan pengeluaran anggaran. Menurutnya, strategi pengelolaan fiskal menjadi kunci agar stabilitas keuangan daerah tetap terjaga.

Pernyataan tersebut memperlihatkan bahwa pendekatan yang diambil tidak semata berbasis ketersediaan dana secara nominal, melainkan mempertimbangkan kesinambungan fiskal dalam jangka menengah.


Likuiditas, Bukan Sekadar Anggaran

Penjelasan lebih rinci disampaikan Sekretaris Daerah Kota Tasikmalaya, Asep Goparulloh. Ia menyebut kebutuhan anggaran untuk THR ASN mencapai sekitar Rp40 miliar, sementara kas daerah yang tersedia saat ini berada di kisaran Rp24 miliar.

Kondisi ini menunjukkan adanya kesenjangan likuiditas, di mana kebutuhan pembayaran tidak sepenuhnya sejalan dengan ketersediaan kas pada waktu yang sama.

Dalam praktik pengelolaan keuangan publik, situasi semacam ini bukan hal yang luar biasa. Perbedaan antara anggaran yang telah direncanakan dan kas yang tersedia sering terjadi, terutama ketika pendapatan daerah belum sepenuhnya terealisasi atau transfer dari pemerintah pusat belum masuk secara optimal.


Menimbang Risiko Fiskal

Dalam konteks tersebut, keputusan untuk membayarkan THR secara bertahap dapat dilihat sebagai langkah mitigasi risiko. Pemerintah daerah tampak berupaya menghindari tekanan likuiditas yang berlebihan dalam jangka pendek, yang berpotensi mengganggu belanja prioritas lainnya.

Pilihan untuk tidak menempuh skema pembiayaan instan, seperti pinjaman, juga mencerminkan kehati-hatian. Tambahan beban bunga dan kewajiban di masa depan menjadi pertimbangan yang tidak bisa diabaikan dalam pengelolaan APBD.

Dengan kata lain, kebijakan ini menempatkan stabilitas fiskal sebagai prioritas, tanpa mengabaikan kewajiban pembayaran kepada ASN.


Jalan Tengah dalam Pengelolaan Keuangan

Ketua Presidium Komunitas Media SWAKKA (Sawala Wartawan dan Konten Kreator Aspiratif), Ahmad Mukhlis, menilai keputusan tersebut menunjukkan keberanian dalam menjaga kesehatan fiskal daerah, meskipun berisiko menuai kritik dalam jangka pendek.

“Ini bukan keputusan populer, tapi justru di situlah letak keberaniannya. Pemerintah bisa saja mengambil jalan cepat dengan pinjaman, tapi mereka memilih menahan diri demi menjaga keuangan daerah tetap sehat,” ujar Ahmad Mukhlis.

Dalam posisi tersebut, skema pembayaran bertahap menjadi jalan tengah antara dua kepentingan: memenuhi hak pegawai dan menjaga kesehatan fiskal daerah.

Pemerintah tetap memastikan bahwa seluruh kewajiban akan dipenuhi, meskipun pelaksanaannya disesuaikan dengan dinamika arus kas yang tersedia.

Pendekatan ini mencerminkan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan keuangan daerah, di mana setiap keputusan tidak hanya dilihat dari kebutuhan saat ini, tetapi juga dampaknya terhadap stabilitas ke depan.


Catatan Akhir

Kebijakan THR ASN bertahap di Kota Tasikmalaya pada akhirnya memperlihatkan satu hal mendasar dalam tata kelola keuangan publik: keseimbangan antara kewajiban dan kapasitas fiskal.

Di tengah ekspektasi yang tinggi, pemerintah daerah dihadapkan pada realitas pengelolaan kas yang tidak selalu ideal. Dalam situasi seperti ini, keputusan yang diambil sering kali bukan tentang pilihan yang paling populer, melainkan yang paling memungkinkan untuk menjaga keberlanjutan. (KH)

  • Penulis: KangHasan

Rekomendasi Untuk Anda

  • 3 Pekan Tanpa Jawaban, Pedagang Pasar Cikurubuk Bersiap Gelar Aksi

    3 Pekan Tanpa Jawaban, Pedagang Pasar Cikurubuk Bersiap Gelar Aksi

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 210
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA TASIKMALAYA – Kekecewaan para Pedagang di Pasar Cikurubuk terhadap pemerintah daerah disebut semakin meningkat. Setelah hampir tiga pekan sejak surat resmi disampaikan kepada Wali Kota Tasikmalaya, para pedagang mengaku belum menerima tanggapan dari pemerintah kota. Situasi tersebut mendorong para pedagang bersama sejumlah elemen masyarakat menyiapkan langkah lanjutan berupa aksi massa yang direncanakan berlangsung […]

  • Persib Vs Persija Memanas! Duel Gengsi El Clasico Indonesia

    Persib Vs Persija Memanas! Duel Gengsi El Clasico Indonesia

    • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 240
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA BANDUNG – Pertandingan Persib Vs Persija kembali menjadi sorotan utama publik sepak bola nasional. Duel yang kerap dijuluki El Clasico Indonesia ini tidak sekadar memperebutkan tiga poin, tetapi juga menyangkut gengsi, harga diri, dan dominasi dua klub dengan basis suporter terbesar di Tanah Air. Menjelang laga krusial tersebut, perhatian publik tertuju pada prediksi […]

  • tumpukan-sampah-pasar-cikurubuk-tasikmalaya-wartaloka

    Tumpukan Sampah Pasar Cikurubuk Mulai Dibersihkan DLH Kota Tasikmalaya

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 212
    • 0Komentar

    DLH Kota Tasikmalaya mulai menangani tumpukan sampah di Pasar Cikurubuk dengan alat berat. Armada terbatas jadi salah satu kendala.

  • Terminal Bis Pindah ke Leuwipanjang, PO Sebut Perjalanan Lebih Efisien

    Terminal Bis Pindah ke Leuwipanjang, PO Sebut Perjalanan Lebih Efisien

    • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 210
    • 0Komentar

    Terminal bis pindah ke Leuwipanjang membawa dampak positif bagi operator dan penumpang

  • Tol Bocimi Beroperasi Jalur Cibadak–Karangtengah Dibuka Gratis untuk Pemudik!

    Tol Bocimi Beroperasi Jalur Cibadak–Karangtengah Dibuka Gratis untuk Pemudik!

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 313
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA SUKABUMI – Kabar baik bagi para pemudik yang menuju Sukabumi. Tol Bocimi beroperasi secara fungsional pada ruas Seksi 3 Cibadak–Karangtengah mulai Sabtu (14/3/2026). Pengoperasian jalur sepanjang sekitar 5 kilometer ini dilakukan oleh PT Trans Jabar Tol (TJT) sebagai langkah untuk mengurai kemacetan yang kerap terjadi di jalur nasional Sukabumi, khususnya di kawasan Parungkuda […]

  • Pemancing Hilang di Cikeueus Sukabumi

    Pemancing Hilang di Cikeueus, Pencarian Memasuki Hari Kedua

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • account_circle Admin Wartaloka
    • visibility 222
    • 0Komentar

    wartaloka.com, BERITA. Upaya pencarian terhadap dua pemancing yang hilang di Pantai Cikeueus, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, kembali dilanjutkan pada Senin (17/11/2025). Namun hingga petang, hasilnya masih nihil. Musibah ini menyita perhatian warga pesisir karena lokasi kejadian dikenal memiliki ombak kuat yang sewaktu-waktu datang tanpa tanda. Pencarian Difokuskan di Laut dan Darat Sejak pukul 07.00 WIB, […]

expand_less