Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Bukan Satu Anak: Fakta Baru Fenomena Pengemis di Tasikmalaya

Bukan Satu Anak: Fakta Baru Fenomena Pengemis di Tasikmalaya

  • account_circle KangHasan
  • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
  • visibility 285
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Wartaloka, BERITA TASIKMALAYA – Kisah Ns, siswi SD yang berprestasi di sekolah namun mengemis pada malam hari di pusat Kota Tasikmalaya, terus bergulir. Setelah viral dan menyita perhatian publik, fakta-fakta baru terungkap melalui kunjungan langsung aparat kecamatan dan unsur terkait ke rumahnya, ternyata ditemukan beberapa fenomena baru yang menjadi permasalahan mengenai kemiskinan di Kota Tasikmalaya ini menjadi lebih kompleks

Jika sebelumnya publik hanya melihat potret ironi di jalanan, kini gambaran persoalan kemiskinan di Kota Tasikmalaya itu terlihat lebih utuh—dan lebih kompleks.

Baca juga: Ranking 2, Tapi Mengemis di Malam Hari?


Kunjungan Langsung: Camat Turun ke Lapangan

Menindaklanjuti pemberitaan yang ramai sejak 25 Februari 2026, Camat Cipedes, Cecep Ridwan, turun langsung ke kediaman Ns di wilayah Kelurahan Panglayungan. Hadir pula Babinkamtibmas serta Kasi Trantib kelurahan setempat.

Dalam pertemuan tersebut, Camat secara tegas menganjurkan agar Ns berhenti mengemis pada malam hari.

“Sayang kalau sampai prestasi sekolahnya sia-sia. Pendidikan harus jadi prioritas,” demikian penekanan yang disampaikan di hadapan keluarga.

Langkah ini menjadi sinyal awal keseriusan pemerintah kecamatan dalam merespons fenomena anak mengemis yang belakangan menjadi sorotan.


Fakta Mengejutkan: Belum Tersentuh Bantuan Sosial

Dari hasil penelusuran di rumahnya, terungkap bahwa keluarga Ns belum terdata sebagai penerima Bantuan Program Keluarga Harapan (PKH). Padahal secara kondisi ekonomi, mereka dinilai layak untuk mendapatkan dukungan tersebut.

Temuan ini memunculkan pertanyaan lanjutan: apakah persoalan kemiskinan di Kota Tasikmalaya juga dipengaruhi oleh ketidaktepatan pendataan?

Camat Cipedes menyatakan akan mengupayakan agar keluarga Ns bisa segera diusulkan masuk dalam skema bantuan yang tersedia. Ia juga mendorong penuh agar Ns tetap fokus sekolah dan tidak lagi turun ke jalan.

selanjutnya –> Di Balik Satu Peristiwa, Tersimpan Realitas yang Lebih Besar…


  • Penulis: KangHasan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peristiwa Kriminal di Sukabumi: Pria 29 Tahun Tewas Ditusuk

    Peristiwa Kriminal di Sukabumi: Pria 29 Tahun Tewas Ditusuk

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 217
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA SUKABUMI – Peristiwa kriminal di Sukabumi kembali menggemparkan warga. Seorang pria berinisial RR (29) meninggal dunia setelah mengalami luka tusuk serius usai terlibat pertikaian di sebuah lapak jamu yang diduga menjual minuman keras oplosan. Kejadian tragis tersebut berlangsung pada Senin malam (23/3/2026) sekitar pukul 22.00 WIB di kawasan Kampung Sudajaya Hilir, Kelurahan Jayaraksa, […]

  • Investasi Kota Bandung 2025 Tembus, DPMPTSP Siap Sambut Target 2026

    Investasi Kota Bandung 2025 Tembus, DPMPTSP Siap Sambut Target 2026

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 246
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA BANDUNG – Capaian Investasi Kota Bandung kembali mencuri perhatian. Di tengah keterbatasan wilayah, Kota Bandung justru mampu melampaui target investasi tahun 2025. Fakta ini mengemuka dalam kegiatan kerja bakti yang dirangkai dengan pembinaan kepegawaian dan pengarahan langsung Sekretaris Daerah Kota Bandung, Iskandar Zulkarnain, kepada seluruh pegawai DPMPTSP Kota Bandung, Jumat, 2 Januari 2026. […]

  • Aktivitas Tambang Bukit Cikuya Disorot Publik, Izin Dipertanyakan, Gubernur Jabar Turun Tangan

    Aktivitas Tambang Bukit Cikuya Disorot Publik, Izin Dipertanyakan, Gubernur Jabar Turun Tangan

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 233
    • 0Komentar

    Wartaloka, Berita Bandung – Aktivitas tambang Bukit Cikuya di Kampung Lagadar, Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung, menuai sorotan tajam publik setelah video kondisi penambangan di kawasan tersebut viral di media sosial. Sorotan ini tidak hanya datang dari masyarakat, tetapi juga langsung menarik perhatian Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang meminta aparat provinsi segera turun tangan. Baca […]

  • putr kota tasikmalaya

    Spanduk Dukungan untuk Kejati Jabar Beredar, Dinas PUTR Tasikmalaya Jadi Sorotan

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle Admin Wartaloka
    • visibility 220
    • 0Komentar

    wartaloka.com, BERITA. Sebuah foto memperlihatkan dua orang yang membentangkan spanduk dukungan kepada Kejaksaan Tinggi Jawa Barat (Kejati Jabar) tengah beredar luas di platform WhatsApp pada Selasa (11/11/2025). Gambar tersebut diterima oleh redaksi Lintas Priangan tanpa disertai pesan, keterangan, maupun identitas pengirimnya. Saat redaksi mencoba meminta klarifikasi lebih lanjut, nomor pengirim justru memilih diam dan tidak […]

  • Selamat Datang di Wartaloka.com

    Selamat Datang di Wartaloka.com

    • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
    • account_circle Admin Wartaloka
    • visibility 284
    • 0Komentar

    wartaloka.com, EDITORIAL. Halo pembaca. Kami ucapkan selamat datang di Wartaloka.com, ruang baru bagi Anda untuk mendapatkan informasi yang jernih, akurat, dan mudah dipahami. Kehadiran media ini lahir dari semangat untuk menghadirkan berita yang tidak hanya sekadar cepat, tetapi juga memberi makna serta perspektif positif bagi publik. Dengan tagline “Ringan, Bermakna”, Wartaloka menegaskan komitmen untuk menyajikan […]

  • 426 Kasus dalam Empat Bulan, Mengapa Kekerasan terhadap Anak Terus Berulang?

    426 Kasus dalam Empat Bulan, Mengapa Kekerasan terhadap Anak Terus Berulang?

    • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 324
    • 0Komentar

    Data KPAI mencatat 426 kasus kekerasan terhadap anak dalam empat bulan. Mengapa kasus ini terus berulang?

expand_less