Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » Kurs Dollar Capai Rp18.095, Salah Siapa?

Kurs Dollar Capai Rp18.095, Salah Siapa?

  • account_circle KangHasan
  • calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
  • visibility 218
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Wartaloka, OPININilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah kembali menjadi sorotan setelah menyentuh angka Rp18.095 per dolar AS. Angka tersebut memicu berbagai reaksi di tengah masyarakat, mulai dari kekhawatiran terhadap harga kebutuhan pokok, biaya impor, hingga masa depan perekonomian nasional.

Banyak masyarakat mulai mempertanyakan penyebab dollar naik hingga Rp18.095 dan siapa yang sebenarnya bertanggung jawab atas pelemahan rupiah yang terjadi saat ini. Namun sebelum menunjuk pihak tertentu sebagai penyebab utama, ada baiknya memahami bahwa pergerakan nilai tukar merupakan hasil dari banyak faktor yang saling berkaitan, baik dari dalam maupun luar negeri.

Penguatan dolar AS biasanya dipengaruhi oleh kondisi ekonomi global, kebijakan suku bunga Bank Sentral Amerika Serikat (The Fed), ketegangan geopolitik, hingga pergerakan modal internasional. Ketika investor dunia melihat ketidakpastian meningkat, mereka cenderung mengalihkan aset ke instrumen yang dianggap lebih aman, salah satunya dolar AS.

Di sisi lain, Indonesia juga menghadapi tantangan tersendiri. Ketergantungan terhadap impor di beberapa sektor, kebutuhan devisa yang tinggi, serta sentimen pasar terhadap kondisi ekonomi nasional turut memengaruhi kekuatan rupiah. Dengan kata lain, naiknya dolar bukan semata-mata akibat satu kebijakan atau satu orang, melainkan gabungan berbagai faktor yang terjadi secara bersamaan.

Penyebab Dollar Naik hingga Rp18.095, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Dalam beberapa bulan terakhir, pasar keuangan global menghadapi berbagai tekanan. Konflik geopolitik di sejumlah kawasan, ketidakpastian perdagangan internasional, serta arah kebijakan moneter negara-negara besar membuat investor memilih instrumen yang dianggap lebih aman.

Dolar AS masih menjadi mata uang cadangan dunia yang paling dipercaya. Ketika permintaan terhadap dolar meningkat, maka nilai tukarnya akan menguat terhadap mata uang negara lain, termasuk rupiah.

Selain faktor eksternal, kondisi fundamental ekonomi dalam negeri juga ikut berperan. Neraca perdagangan, arus investasi asing, tingkat konsumsi, hingga kepercayaan pelaku pasar terhadap prospek ekonomi nasional menjadi bagian yang tidak bisa dipisahkan dari pergerakan nilai tukar rupiah.

Selanjutnya –> Menyoal pidato Prabowo Subianto

  • Penulis: KangHasan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Belanja Barjas di Bappelitbangda Kota Tasikmalaya Menuai Sorotan

    Belanja Barjas di Bappelitbangda Kota Tasikmalaya Menuai Sorotan

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA TASIKMALAYA – Pola pengadaan di Bappelitbangda Kota Tasikmalaya menjadi perhatian setelah data yang dibuka ke publik menunjukkan indikasi yang sulit diabaikan. Dari ratusan paket belanja yang dianalisis, muncul tiga pola utama yang dinilai tidak lazim dan memicu pertanyaan terhadap proses pengadaan. Keterbukaan data pengadaan di lingkungan Bappelitbangda Kota Tasikmalaya ini justru membuka babak […]

  • Insiden Ledakan SMAN 72 Kelapa Gading, Puluhan Terluka

    Insiden Ledakan SMAN 72 Kelapa Gading, Puluhan Terluka

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle KangHasan
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Wartaloka, Berita Nasional. Insiden Ledakan di SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara, menggegerkan warga sekolah pada Jumat (7/11/2025) siang, tepat saat pelaksanaan salat Jumat. Insiden ini mengakibatkan sedikitnya 54 orang terluka, sebagian di antaranya mengalami luka cukup serius. Peristiwa ledakan di masjid sekolah Jakarta Utara tersebut terjadi ketika masjid dipenuhi siswa, guru, dan staf sekolah […]

  • SWAKKA Dideklarasikan, Babak Baru Hubungan Media dan Pemerintah di Priangan Timur

    SWAKKA Dideklarasikan, Babak Baru Hubungan Media dan Pemerintah di Priangan Timur

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA TASIKMALAYA — Deklarasi SWAKKA (Sawala Wartawan dan Konten Kreator Aspiratif) di Grand Metro Hotel Tasikmalaya, Kamis (12/2/2026), menjadi penanda babak baru dalam membangun sinergi media dengan pemerintah di wilayah Priangan Timur. Forum yang dihadiri unsur pemerintah daerah, legislatif, penegak hukum, serta tokoh masyarakat itu tidak sekadar seremoni pembentukan komunitas. Lebih dari itu, kegiatan […]

  • Angin Kencang di Cidahu Robohkan Rumah Warga, Cuaca Ekstrem Masih Mengintai Sukabumi

    Angin Kencang di Cidahu Robohkan Rumah Warga, Cuaca Ekstrem Masih Mengintai Sukabumi

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA SUKABUMI – Hujan deras yang disertai angin kencang di Cidahu tepatnya di Desa Cidahu, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi, kembali membawa duka bagi warga Kabupaten Sukabumi. Sebuah rumah sederhana milik Hery, warga Kampung Panagan, RT 04 RW 02, roboh diterjang cuaca ekstrem pada Kamis pagi (29/1/2026) sekitar pukul 07.00 WIB. Rumah yang dihuni satu […]

  • Indikasi Korupsi di Tasikmalaya yang Tak Bisa Lagi Dianggap Angin Lalu

    Indikasi Korupsi di Tasikmalaya yang Tak Bisa Lagi Dianggap Angin Lalu

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA TASIKMALAYA – Proyek Revitalisasi Gedung PLUT (Pusat Layanan Usaha Terpadu) pada Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Kabupaten Tasikmalaya senilai Rp3,4 miliar semestinya menjadi proyek rutin yang berjalan sesuai prosedur: tender transparan, pelaksanaan diawasi, pembayaran berdasarkan progres pekerjaan. Selesai. Namun, fakta yang terungkap justru memunculkan serangkaian indikasi korupsi di Kabupaten Tasikmalaya yang tidak bisa […]

  • Catatan Tentang Efisiensi Anggaran di Indonesia

    Catatan Tentang Efisiensi Anggaran di Indonesia

    • calendar_month Minggu, 29 Mar 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Wartaloka, OPINI – Isu efisiensi anggaran Indonesia kembali menguat seiring tekanan global akibat kenaikan harga energi dan ketidakpastian geopolitik. Pemerintah didorong untuk menjaga stabilitas fiskal, salah satunya dengan menekan belanja negara agar defisit tetap terkendali. Namun di balik kebijakan tersebut, muncul pertanyaan mendasar: apakah efisiensi sudah dilakukan secara adil dan seimbang di dalam tubuh birokrasi? […]

expand_less