Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » Kurs Dollar Capai Rp18.095, Salah Siapa?

Kurs Dollar Capai Rp18.095, Salah Siapa?

  • account_circle KangHasan
  • calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
  • visibility 349
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Wartaloka, OPININilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah kembali menjadi sorotan setelah menyentuh angka Rp18.095 per dolar AS. Angka tersebut memicu berbagai reaksi di tengah masyarakat, mulai dari kekhawatiran terhadap harga kebutuhan pokok, biaya impor, hingga masa depan perekonomian nasional.

Banyak masyarakat mulai mempertanyakan penyebab dollar naik hingga Rp18.095 dan siapa yang sebenarnya bertanggung jawab atas pelemahan rupiah yang terjadi saat ini. Namun sebelum menunjuk pihak tertentu sebagai penyebab utama, ada baiknya memahami bahwa pergerakan nilai tukar merupakan hasil dari banyak faktor yang saling berkaitan, baik dari dalam maupun luar negeri.

Penguatan dolar AS biasanya dipengaruhi oleh kondisi ekonomi global, kebijakan suku bunga Bank Sentral Amerika Serikat (The Fed), ketegangan geopolitik, hingga pergerakan modal internasional. Ketika investor dunia melihat ketidakpastian meningkat, mereka cenderung mengalihkan aset ke instrumen yang dianggap lebih aman, salah satunya dolar AS.

Di sisi lain, Indonesia juga menghadapi tantangan tersendiri. Ketergantungan terhadap impor di beberapa sektor, kebutuhan devisa yang tinggi, serta sentimen pasar terhadap kondisi ekonomi nasional turut memengaruhi kekuatan rupiah. Dengan kata lain, naiknya dolar bukan semata-mata akibat satu kebijakan atau satu orang, melainkan gabungan berbagai faktor yang terjadi secara bersamaan.

Penyebab Dollar Naik hingga Rp18.095, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Dalam beberapa bulan terakhir, pasar keuangan global menghadapi berbagai tekanan. Konflik geopolitik di sejumlah kawasan, ketidakpastian perdagangan internasional, serta arah kebijakan moneter negara-negara besar membuat investor memilih instrumen yang dianggap lebih aman.

Dolar AS masih menjadi mata uang cadangan dunia yang paling dipercaya. Ketika permintaan terhadap dolar meningkat, maka nilai tukarnya akan menguat terhadap mata uang negara lain, termasuk rupiah.

Selain faktor eksternal, kondisi fundamental ekonomi dalam negeri juga ikut berperan. Neraca perdagangan, arus investasi asing, tingkat konsumsi, hingga kepercayaan pelaku pasar terhadap prospek ekonomi nasional menjadi bagian yang tidak bisa dipisahkan dari pergerakan nilai tukar rupiah.

Selanjutnya –> Menyoal pidato Prabowo Subianto

  • Penulis: KangHasan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bukan Satu Anak: Fakta Baru Fenomena Pengemis di Tasikmalaya

    Bukan Satu Anak: Fakta Baru Fenomena Pengemis di Tasikmalaya

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 291
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA TASIKMALAYA – Kisah Ns, siswi SD yang berprestasi di sekolah namun mengemis pada malam hari di pusat Kota Tasikmalaya, terus bergulir. Setelah viral dan menyita perhatian publik, fakta-fakta baru terungkap melalui kunjungan langsung aparat kecamatan dan unsur terkait ke rumahnya, ternyata ditemukan beberapa fenomena baru yang menjadi permasalahan mengenai kemiskinan di Kota Tasikmalaya […]

  • Sidang Isbat Tetapkan 1 Syawal 1447 H

    Sidang Isbat Tetapkan 1 Syawal 1447 H

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 246
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA NASIONAL – Akhir penantian umat Muslim akhirnya terjawab. Pemerintah resmi menetapkan Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah atau Lebaran 2026 jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. Keputusan ini diambil setelah hasil pemantauan hilal di seluruh Indonesia menunjukkan hasil yang tak terduga—hilal tidak terlihat sama sekali. Keputusan Sidang Isbat Penetapan tersebut diputuskan dalam […]

  • Galeri Rasulullah Al Jabbar, Wisata Religi Gratis Menyusuri Jejak Nabi

    Galeri Rasulullah Al Jabbar, Wisata Religi Gratis Menyusuri Jejak Nabi

    • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 216
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA BANDUNG – Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan, kerinduan umat Islam untuk lebih dekat dengan Rasulullah SAW semakin terasa. Bukan hanya melalui ibadah, tetapi juga dengan mengenal lebih dalam perjalanan hidup Sang Nabi sebagai teladan umat sepanjang zaman. Di Kota Bandung, kerinduan itu dapat terjawab melalui Galeri Rasulullah SAW yang berada di kawasan Masjid […]

  • swakka sawala wartawan dan konten kreator aspiratif

    SWAKKA: Komunitas Baru bagi Wartawan dan Konten Kreator

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • account_circle Admin Wartaloka
    • visibility 233
    • 0Komentar

    wartaloka.com, EDITORIAL. Sebuah komunitas baru bernama SWAKKA disepakati untuk berdiri oleh perwakilan sejumlah media di wilayah Priangan Timur. Kesepakatan tersebut lahir setelah diskusi panjang selama hampir empat jam, Rabu (5/11/2025), di Kota Tasikmalaya. SWAKKA merupakan singkatan dari Sawala Wartawan dan Konten Kreator Aspiratif. Kata Sawala diambil dari bahasa Sunda yang berarti musyawarah atau ruang bertukar […]

  • Ilusi Desil: Saat Angka Bukan Solusi Utama

    Ilusi Desil: Saat Angka Bukan Solusi Utama

    • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Desil menjadi dasar berbagai bantuan dan subsidi. Namun, apakah angka tersebut benar-benar mampu menggambarkan kondisi ekonomi masyarakat?

  • HUT Ke-32 AJI: Nany Afrida Jawab Tiga Stigma untuk Jurnalis, Londo Ireng hingga Kawanan Sirkus

    HUT Ke-32 AJI: Nany Afrida Jawab Tiga Stigma untuk Jurnalis, Londo Ireng hingga Kawanan Sirkus

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Nany Afrida menjawab tiga stigma terhadap jurnalis, dari Londo Ireng hingga kawanan sirkus, di HUT ke-32 AJI.

expand_less