Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Berita Daerah » Bocah 8 Tahun Diduga Tenggelam di Bendungan Tangkolo Ciamis

Bocah 8 Tahun Diduga Tenggelam di Bendungan Tangkolo Ciamis

  • account_circle KangHasan
  • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
  • visibility 201
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Wartaloka, BERITA CIAMIS – Seorang bocah laki-laki berusia 8 tahun bernama Rizky Ramdani dilaporkan diduga tenggelam saat berenang di kawasan Bendungan Tangkolo, Sungai Cijolang, Desa Patakaharja, Kecamatan Rancah, Kabupaten Ciamis, Senin (8/6/2026).

Hingga berita ini ditulis, proses pencarian terhadap korban masih terus dilakukan oleh warga bersama unsur terkait di sekitar lokasi kejadian.

Korban diketahui merupakan warga Dusun Bantardengdeng, Desa Patakaharja, Kecamatan Rancah, Kabupaten Ciamis. Informasi mengenai peristiwa tersebut pertama kali beredar melalui laporan warga dan permohonan bantuan yang disampaikan Pemerintah Desa Patakaharja.

Kronologi Bocah Diduga Tenggelam di Bendungan Tangkolo Ciamis

Berdasarkan informasi sementara yang dihimpun di lapangan, peristiwa bermula ketika tiga anak bermain dan berenang di kawasan Bendungan Tangkolo yang berada di aliran Sungai Cijolang.

Namun beberapa saat kemudian, hanya dua anak yang masih terlihat berada di lokasi. Sementara satu anak lainnya tidak diketahui keberadaannya.

Warga yang mengetahui kejadian tersebut kemudian melakukan pengecekan di sekitar bendungan. Dari hasil penelusuran awal, korban diduga tenggelam di area bendungan yang menjadi titik terakhir dirinya terlihat.

Peristiwa tersebut diperkirakan terjadi sekitar pukul 11.00 WIB.

Pencarian Rizky Ramdani Libatkan Warga dan Relawan

Mendapat laporan adanya anak yang diduga tenggelam di Bendungan Tangkolo, warga sekitar segera berdatangan ke lokasi untuk melakukan pencarian.

Sejumlah warga tampak menyisir area bendungan dan aliran Sungai Cijolang yang diduga menjadi lokasi korban hilang.

Informasi yang beredar menyebutkan bahwa Sekretaris Desa Patakaharja juga telah menyampaikan permohonan bantuan kepada berbagai pihak guna mempercepat proses pencarian.

Pantauan di lokasi menunjukkan banyak warga berkumpul di sekitar bendungan. Sementara itu, petugas dan relawan terus melakukan penyisiran di sejumlah titik yang dianggap berpotensi menjadi lokasi keberadaan korban.

Bendungan Tangkolo dan Sungai Cijolang Jadi Perhatian Warga

Peristiwa yang menimpa Rizky Ramdani menjadi perhatian masyarakat Kecamatan Rancah dan sekitarnya.

Bendungan Tangkolo yang berada di aliran Sungai Cijolang selama ini dikenal sebagai salah satu lokasi yang kerap digunakan warga, termasuk anak-anak, untuk bermain dan berenang.

Meski pada beberapa bagian terlihat tenang, aliran sungai dan bendungan memiliki risiko yang tidak selalu terlihat dari permukaan. Kedalaman air, arus bawah, serta perubahan debit air dapat menjadi ancaman serius bagi keselamatan.

Karena itu, masyarakat diimbau meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat beraktivitas di sungai, bendungan, maupun kawasan perairan terbuka lainnya.

Korban Belum Ditemukan

Hingga Senin siang, keberadaan Rizky Ramdani masih belum diketahui.

Tim pencarian bersama warga dan relawan terus berupaya menyisir kawasan Bendungan Tangkolo dan aliran Sungai Cijolang guna memastikan keberadaan korban.

Redaksi akan terus memperbarui informasi terkait perkembangan pencarian bocah yang diduga tenggelam di Bendungan Tangkolo, Desa Patakaharja, Kecamatan Rancah, Kabupaten Ciamis. (kh)

  • Penulis: KangHasan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kondisi Pasar Cikurubuk Saat Ini, Mode Bertahan Hidup ?

    Kondisi Pasar Cikurubuk Saat Ini, Mode Bertahan Hidup ?

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 215
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA TASIKMALAYA — Kondisi Pasar Cikurubuk Kota Tasikmalaya hari ini bukan sekadar isu ekonomi, melainkan cerminan denyut nadi perdagangan rakyat yang tengah melemah. Sebagai pasar induk terbesar di Tasikmalaya, Pasar Cikurubuk Tasikmalaya seharusnya menjadi pusat perputaran ekonomi masyarakat kecil. Namun realitas di lapangan menunjukkan banyak kios tutup, pembeli berkurang, dan pedagang bertahan dalam situasi […]

  • Relokasi PKL Teras Cihampelas Perlu Kajian Dampak Risiko Sosial

    Relokasi PKL Teras Cihampelas Perlu Kajian Dampak Risiko Sosial

    • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 210
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA BANDUNG – Rencana Pemerintah Kota Bandung untuk merelokasi pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Teras Cihampelas kembali menuai sorotan. Pengamat Kebijakan Publik Universitas Padjadjaran (Unpad), Yogi Suprayogi Sugandi, menilai kebijakan tersebut perlu dikaji secara mendalam agar tidak menimbulkan persoalan baru, baik dari sisi sosial, ekonomi, maupun ketertiban kota. Menurut Yogi, relokasi PKL memang […]

  • Dua Remaja Tewas di Selokan Bekasi, Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku

    Dua Remaja Tewas di Selokan Bekasi, Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku

    • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 233
    • 0Komentar

    Polisi mengamankan empat terduga pelaku setelah dua remaja ditemukan tewas di selokan Jalan Raya Mustikajaya, Kota Bekasi.

  • LHKPN Kepala Bapenda Ciamis Disorot, Publik Tunggu Klarifikasi Soal Lonjakan Harta

    LHKPN Kepala Bapenda Ciamis Disorot, Publik Tunggu Klarifikasi Soal Lonjakan Harta

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 576
    • 0Komentar

    Lonjakan LHKPN Kepala Bapenda Ciamis hingga Rp2,5 miliar dalam setahun jadi sorotan. Publik menanti klarifikasi resmi.

  • Islam Menindak Tegas Pelaku LGBT

    Islam Menindak Tegas Pelaku LGBT

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Islam menindak tegas pelaku LGBT dalam perspektif syariah, dengan aturan pergaulan, dakwah, dan sanksi yang berlaku.

  • Hardiknas: Dunia Pendidikan Makin Buram Dan Memprihatinkan

    Hardiknas: Dunia Pendidikan Makin Buram Dan Memprihatinkan

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 380
    • 0Komentar

    Hardiknas 2026 menjadi refleksi dunia pendidikan yang kian buram akibat krisis moral, adab, dan arah pendidikan nasional.

expand_less