Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Berita Daerah » Siapa Camat Coblong yang Ditegur KDM? Ini Profil, Karier, dan Prestasinya

Siapa Camat Coblong yang Ditegur KDM? Ini Profil, Karier, dan Prestasinya

  • account_circle KangHasan
  • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
  • visibility 274
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Wartaloka, BERITA BANDUNG – Profil Camat Coblong, Ratnarahayu Pitriyati, mendadak menjadi perhatian publik setelah mendapat teguran langsung dari Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) saat melakukan penertiban trotoar di kawasan Jalan Suci, Kota Bandung.

Sejak video tersebut viral di media sosial, banyak masyarakat penasaran dan mencari tahu siapa sosok Camat Coblong yang disorot KDM. Tak sedikit pula yang mempertanyakan rekam jejak, karier, hingga prestasi Ratnarahayu Pitriyati sebelum dipercaya memimpin salah satu kecamatan strategis di Kota Bandung.

Berita sebelumnya: KDM Tegur Camat usai Temukan Tenda Liar di Trotoar Bandung, Warga Dipulangkan ke Garut

Di balik sorotan publik itu, Ratnarahayu diketahui bukan sosok baru di lingkungan birokrasi Pemerintah Kota Bandung. Ia memiliki perjalanan karier yang cukup panjang dengan sejumlah pengalaman di bidang pemerintahan, pelayanan publik, hingga pengembangan inovasi.

Profil Camat Coblong Ratnarahayu Pitriyati

Ratnarahayu Pitriyati, S.STP., M.Si., merupakan aparatur sipil negara yang mengawali kariernya sebagai lulusan Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri (STPDN) angkatan 2005.

Untuk meningkatkan kompetensinya di bidang pemerintahan, ia kemudian melanjutkan pendidikan Magister Administrasi Pemerintahan di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN).

Kariernya dimulai dari tingkat kelurahan. Ia pernah menjabat sebagai Sekretaris Kelurahan Cisaranten Kidul sebelum dipercaya menjadi Lurah Sadang Serang, Kecamatan Coblong.

Pengalaman tersebut menjadi bekal penting sebelum akhirnya dipercaya menduduki berbagai posisi strategis di lingkungan Pemerintah Kota Bandung.

Rekam Jejak dan Prestasi Camat Coblong

Saat memimpin Kelurahan Sadang Serang, Ratnarahayu dikenal sebagai birokrat yang mendorong inovasi pelayanan publik. Salah satu program yang pernah dikembangkannya ialah pelayanan administrasi berbasis digital atau e-Kelurahan, yang saat itu dinilai mampu mempercepat pelayanan kepada masyarakat.

Tak hanya berkiprah di pemerintahan wilayah, Ratnarahayu juga pernah bertugas di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung.

Di instansi tersebut, ia dipercaya sebagai Kepala Bidang Produk Budaya dan Kesenian serta sempat menjadi Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Bidang Pengkajian Kebudayaan.

Dalam jabatan tersebut, Ratnarahayu terlibat dalam berbagai program pelestarian budaya daerah serta pengembangan sektor pariwisata Kota Bandung.

Pada April 2026, Pemerintah Kota Bandung melantiknya sebagai Camat Coblong melalui rotasi dan mutasi jabatan.

Kecamatan Coblong sendiri merupakan salah satu wilayah strategis di Kota Bandung karena menjadi pusat aktivitas pendidikan, permukiman, hingga kawasan perdagangan yang membutuhkan pengawasan dan penataan secara berkelanjutan.

Mengapa KDM Menegur Camat Coblong?

Nama Ratnarahayu Pitriyati semakin menjadi sorotan setelah Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi melakukan inspeksi di kawasan Jalan Suci, Kota Bandung.

Dalam kunjungannya, KDM menemukan sejumlah tenda darurat yang berdiri di atas trotoar dan digunakan sebagai tempat tinggal sementara sekaligus lokasi berjualan.

Ia juga menemukan kondisi trotoar yang dipenuhi sampah, parkir liar, hingga bangunan yang dinilai mengganggu hak pejalan kaki.

Di lokasi tersebut, Dedi Mulyadi mempertanyakan mengapa kondisi itu dibiarkan berlangsung cukup lama tanpa penanganan.

Menurutnya, camat dan lurah merupakan ujung tombak pemerintahan yang memiliki tanggung jawab menjaga ketertiban wilayah.

KDM menegaskan persoalan trotoar, ketertiban umum, hingga keberadaan bangunan liar seharusnya dapat ditangani sejak awal oleh aparat kewilayahan.

Bahkan, ia mengingatkan bahwa pejabat kewilayahan harus berani mengambil tindakan terhadap berbagai pelanggaran yang terjadi di wilayahnya.

Meski demikian, hingga kini Pemerintah Kota Bandung belum memberikan keterangan lebih lanjut mengenai evaluasi terhadap kinerja Camat Coblong pasca-insiden tersebut.

Sementara itu, video teguran KDM terus menjadi perbincangan di media sosial dan mendorong meningkatnya pencarian publik mengenai profil Ratnarahayu Pitriyati sebagai Camat Coblong. (kh)

  • Penulis: KangHasan

Rekomendasi Untuk Anda

  • OTT UNSOED: Sebuah Ironi Perguruan Tinggi di Negeri Ini

    OTT UNSOED: Sebuah Ironi Perguruan Tinggi di Negeri Ini

    • calendar_month Minggu, 23 Agt 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 76
    • 0Komentar

    OTT UNSOED menjadi ironi di tengah perjuangan mahasiswa mengakses pendidikan dan tuntutan menjaga integritas perguruan tinggi.

  • Ketika Anggota DPRD Partai Gerindra Tasikmalaya Turun ke Jalan

    Ketika Anggota DPRD Partai Gerindra Tasikmalaya Turun ke Jalan

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle Admin Wartaloka
    • visibility 247
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA TASIKMALAYA – Menjelang waktu berbuka puasa, suasana di depan Kantor DPC Gerindra Tasikmalaya pada Senin (9/3/2026) tampak berbeda dari hari-hari biasa. Jalanan yang biasanya dipenuhi kendaraan sore hari berubah menjadi ruang pertemuan sederhana antara wakil rakyat dan warga. Di titik itu, anggota DPRD dari Gerindra Tasikmalaya turun langsung ke jalan untuk menyapa masyarakat sambil membagikan […]

  • Wakil Wali Kota Tasikmalaya IPSI Cup

    Wakil Wali Kota Tasikmalaya Dukung IPSI Cup ke-X

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle Deni Heryanto
    • visibility 214
    • 0Komentar

    wartaloka.com, BERITA. Komitmen Pemerintah Kota Tasikmalaya dalam membina olahraga sekaligus melestarikan budaya kembali ditunjukkan melalui kehadiran Wakil Wali Kota Tasikmalaya Dukung IPSI Cup ke-X yang digelar di Gedung Olahraga Sukapura, Senin (29/12/2025). Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Rd. Diky Chandra Negara, hadir langsung memberikan dukungan dan motivasi kepada para pesilat muda yang mengikuti Kejuaraan Alpen Pencak […]

  • Indikasi Korupsi di Tasikmalaya yang Tak Bisa Lagi Dianggap Angin Lalu

    Indikasi Korupsi di Tasikmalaya yang Tak Bisa Lagi Dianggap Angin Lalu

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 220
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA TASIKMALAYA – Proyek Revitalisasi Gedung PLUT (Pusat Layanan Usaha Terpadu) pada Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Kabupaten Tasikmalaya senilai Rp3,4 miliar semestinya menjadi proyek rutin yang berjalan sesuai prosedur: tender transparan, pelaksanaan diawasi, pembayaran berdasarkan progres pekerjaan. Selesai. Namun, fakta yang terungkap justru memunculkan serangkaian indikasi korupsi di Kabupaten Tasikmalaya yang tidak bisa […]

  • 426 Kasus dalam Empat Bulan, Mengapa Kekerasan terhadap Anak Terus Berulang?

    426 Kasus dalam Empat Bulan, Mengapa Kekerasan terhadap Anak Terus Berulang?

    • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 324
    • 0Komentar

    Data KPAI mencatat 426 kasus kekerasan terhadap anak dalam empat bulan. Mengapa kasus ini terus berulang?

  • Gibran di Cipasung Tasikmalaya: Sinyal khusus Negara Untuk Pesantren

    Gibran di Cipasung Tasikmalaya: Sinyal khusus Negara Untuk Pesantren

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 207
    • 0Komentar

    Wartaloka, Berita Tasikmalaya – Kunjungan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka ke Pesantren Cipasung bukan sekadar agenda silaturahmi. Di balik itu, tersimpan pesan strategis negara dalam menyiapkan pesantren menghadapi era kecerdasan buatan dan revolusi digital.Dalam konteks gibran di cipasung tasikmalaya, pesantren diposisikan bukan hanya sebagai lembaga pendidikan agama, tetapi juga sebagai pusat pengembangan sumber daya manusia […]

expand_less