Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Dishub Kota Bandung Perketat Patroli Parkir Liar Selama Nataru.

Dishub Kota Bandung Perketat Patroli Parkir Liar Selama Nataru.

  • account_circle KangHasan
  • calendar_month Kamis, 1 Jan 2026
  • visibility 142
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Wartaloka, BERITA BANDUNG – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung meningkatkan intensitas patroli dan pengawasan parkir selama periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Langkah ini dilakukan untuk menekan potensi pelanggaran parkir, khususnya di kawasan fasilitas publik dan destinasi wisata yang mengalami lonjakan aktivitas masyarakat.

Kebijakan yang diterapkan adalah patroli dan monitoring parkir setiap hari, disertai penindakan terhadap pelanggaran, baik yang dilakukan oleh kendaraan umum, travel, maupun juru parkir tidak resmi. Penertiban ini bertujuan menjaga ketertiban lalu lintas serta kenyamanan masyarakat selama libur Nataru.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandung, Rasdian Setiadi, menyampaikan langsung kebijakan tersebut. Pelaksanaan di lapangan dilakukan oleh jajaran Dishub Kota Bandung, bekerja sama dengan kepolisian dan Satgas Saber Pungli untuk penanganan pelanggaran tertentu.

Patroli dilakukan setiap hari selama masa libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Pernyataan ini disampaikan Rasdian saat ditemui di Sport Jabar Arcamanik, pada Rabu, 31 Desember 2025.

Pengawasan difokuskan di sejumlah titik rawan pelanggaran parkir, di antaranya:

  • Jalan Dipati Ukur
  • Jalan Teuku Umar
  • Kawasan Jalan Asia Afrika

Lokasi-lokasi tersebut merupakan kawasan dengan tingkat kunjungan tinggi, baik sebagai pusat aktivitas publik, pendidikan, maupun destinasi wisata favorit selama libur akhir tahun.

Menurut Rasdian, peningkatan patroli dilakukan karena tingginya potensi pelanggaran parkir seiring melonjaknya mobilitas masyarakat. Salah satu temuan Dishub adalah adanya travel yang memanfaatkan ruang parkir tidak sesuai dengan perjanjian yang telah disepakati sebelumnya.

“Selama Nataru ini kami pastikan ada patroli dan monitoring setiap hari. Kemarin kami temukan di wilayah Dipati Ukur–Teuku Umar, ada travel yang memanfaatkan ruang parkir tidak sesuai perjanjian. Padahal mereka sudah membuat pernyataan,” ujar Rasdian.

Selain itu, kawasan Asia Afrika menjadi perhatian khusus karena tingkat pergerakan orang yang sangat tinggi. Berdasarkan data Dishub, jumlah pergerakan masyarakat di kawasan tersebut bisa mencapai puluhan ribu orang dalam satu hari.

Rasdian menegaskan bahwa Dishub tidak akan ragu menindak setiap pelanggaran yang ditemukan. Penindakan dilakukan sesuai dengan ketentuan dan kewenangan yang berlaku, terutama jika pelanggaran dilakukan oleh pihak yang telah menandatangani kesepakatan sebelumnya.

“Kalau dilanggar, tentu ada konsekuensinya. Kita terapkan sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.

Untuk parkir yang tidak sesuai peruntukan, petugas di lapangan akan langsung melakukan penertiban dan memberikan pemahaman kepada pengendara agar memarkir kendaraan di lokasi yang telah ditentukan.

Terkait keberadaan juru parkir (jukir) liar, Rasdian menjelaskan bahwa Dishub hanya memiliki kewenangan melakukan pembinaan terhadap jukir resmi. Sementara itu, penindakan terhadap jukir liar dilakukan melalui koordinasi dengan aparat kepolisian.

“Selama Nataru ini kami pastikan ada patroli dan monitoring setiap hari. Kemarin kami temukan di wilayah Dipati Ukur–Teuku Umar, ada travel yang memanfaatkan ruang parkir tidak sesuai perjanjian. Padahal mereka sudah membuat pernyataan,” ujar Rasdian.

Selain itu, kawasan Asia Afrika menjadi perhatian khusus karena tingkat pergerakan orang yang sangat tinggi. Berdasarkan data Dishub, jumlah pergerakan masyarakat di kawasan tersebut bisa mencapai puluhan ribu orang dalam satu hari.

Rasdian menegaskan bahwa Dishub tidak akan ragu menindak setiap pelanggaran yang ditemukan. Penindakan dilakukan sesuai dengan ketentuan dan kewenangan yang berlaku, terutama jika pelanggaran dilakukan oleh pihak yang telah menandatangani kesepakatan sebelumnya.

“Kalau dilanggar, tentu ada konsekuensinya. Kita terapkan sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.

Untuk parkir yang tidak sesuai peruntukan, petugas di lapangan akan langsung melakukan penertiban dan memberikan pemahaman kepada pengendara agar memarkir kendaraan di lokasi yang telah ditentukan.

Terkait keberadaan juru parkir (jukir) liar, Rasdian menjelaskan bahwa Dishub hanya memiliki kewenangan melakukan pembinaan terhadap jukir resmi. Sementara itu, penindakan terhadap jukir liar dilakukan melalui koordinasi dengan aparat kepolisian. (KH)

  • Penulis: KangHasan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Isu Superflu di Bandung Bikin Resah, Wali Kota Sampaikan Himbauan

    Isu Superflu di Bandung Bikin Resah, Wali Kota Sampaikan Himbauan

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA BANDUNG – Isu kasus superflu di Bandung yang belakangan ramai diperbincangkan membuat sebagian masyarakat resah. Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan meminta warga tetap tenang dan tidak bereaksi berlebihan. Farhan menegaskan, hingga saat ini belum ada kasus Superflu yang terkonfirmasi secara resmi di Kota Bandung. Informasi tersebut ia sampaikan saat menghadiri […]

  • Antisipasi Macet Long Weekend, Dishub Bandung Siaga

    Antisipasi Macet Long Weekend, Dishub Bandung Siaga

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA BANDUNG – Pemerintah Kota Bandung bersiap menghadapi lonjakan kunjungan wisatawan selama libur panjang 3–5 April 2026 yang bertepatan dengan momen Wafat Isa Almasih. Kondisi ini diprediksi memicu macet long weekend di sejumlah ruas jalan utama dan kawasan wisata.Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung pun langsung mengambil langkah strategis dengan memperkuat pengawasan lalu lintas di […]

  • Persib Vs Persija Memanas! Duel Gengsi El Clasico Indonesia

    Persib Vs Persija Memanas! Duel Gengsi El Clasico Indonesia

    • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA BANDUNG – Pertandingan Persib Vs Persija kembali menjadi sorotan utama publik sepak bola nasional. Duel yang kerap dijuluki El Clasico Indonesia ini tidak sekadar memperebutkan tiga poin, tetapi juga menyangkut gengsi, harga diri, dan dominasi dua klub dengan basis suporter terbesar di Tanah Air. Menjelang laga krusial tersebut, perhatian publik tertuju pada prediksi […]

  • Menjaga Likuiditas, Pemkot Tasikmalaya Tempuh Skema THR Bertahap

    Menjaga Likuiditas, Pemkot Tasikmalaya Tempuh Skema THR Bertahap

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA TASIKMALAYA – Kebijakan pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) Aparatur Sipil Negara (ASN) secara bertahap oleh Pemerintah Kota Tasikmalaya memunculkan beragam respons. Namun jika dilihat dari sudut pandang fiskal, langkah tersebut mencerminkan upaya menjaga keseimbangan keuangan daerah di tengah keterbatasan likuiditas. Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, menegaskan bahwa Pemerintah Kota Tasikmalaya tidak ingin […]

  • Doa Lintas Agama Bandung Sambut 2026 Penuh Harapan Damai

    Doa Lintas Agama Bandung Sambut 2026 Penuh Harapan Damai

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • account_circle KangHasan
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA BANDUNG – Pemerintah Kota Bandung menggelar doa bersama lintas agama sebagai bagian dari refleksi akhir tahun menjelang pergantian menuju Tahun Baru 2026. Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, tokoh lintas agama, serta para pemuka agama di Kota Bandung, sebagai simbol persatuan dan harmoni di tengah keberagaman. Doa bersama tersebut menjadi momentum spiritual […]

  • pekerja-sektor-informal-makin-banyak-negara-lemah-ciptakan-lapangan-kerja-opini wartaloka

    Pekerja Informal, UMKM, dan GIG Makin Banyak, Negara Lemah Ciptakan Lapangan Kerja?

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 219
    • 0Komentar

    Meningkatnya pekerja sektor informal, dinilai menjadi tanda lemahnya negara dalam menyediakan lapangan kerja layak. Simak analisis dan solusi perspektif Islam.

expand_less