Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Pantai Talanca penuh Sampah Kain, Citra Wisata Sukabumi Dipertaruhkan

Pantai Talanca penuh Sampah Kain, Citra Wisata Sukabumi Dipertaruhkan

  • account_circle KangHasan
  • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
  • visibility 225
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Wartaloka, BERITA SUKABUMIPantai Talanca yang berada di Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, kembali menjadi sorotan publik. Kawasan wisata pesisir yang sempat viral beberapa tahun lalu itu lagi-lagi dipenuhi tumpukan sampah kain yang berserakan di sepanjang garis pantai.

Pantai Talanca, yang terletak di Desa Loji, sebelumnya pernah masuk daftar pantai terkotor di Indonesia versi Pandawara Group. Saat itu, Pantai Talanca bersama Pantai Cibutun di Desa Sangrawayang disebut berada di peringkat keempat akibat gunungan sampah yang mencemari pesisir. Aksi bersih-bersih besar-besaran sempat dilakukan pada 2023 dengan melibatkan ribuan orang dan diinisiasi oleh TNI AD.

Sampah Kain Kembali Muncul di Pesisir

Pantauan di lapangan menunjukkan, potongan kain bekas kembali mendominasi jenis sampah yang mengotori Pantai Talanca. Sampah tersebut terlihat menumpuk dan menyebar di area pesisir, menciptakan pemandangan yang kontras dengan potensi keindahan alam pantai selatan Sukabumi.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Ali Iskandar, menegaskan bahwa persoalan sampah kain tidak bisa dianggap sepele. Menurutnya, masalah ini bukan hanya soal kebersihan, tetapi juga menyangkut citra pariwisata daerah dan kesehatan lingkungan.

Ia menyampaikan bahwa pihaknya telah menginstruksikan jajaran terkait untuk turun langsung ke lapangan melakukan pemantauan dan pembersihan. Hasil pengecekan menunjukkan bahwa sampah kain masih menjadi jenis sampah yang paling dominan dan sulit ditangani.

Sumber Sampah Masih Jadi Teka-teki

Fenomena sampah kain di Pantai Talanca bukan kejadian baru. Pada 2023 lalu, pemerintah daerah sempat melakukan penelusuran menyusuri aliran Sungai Cimandiri untuk mencari sumber sampah yang diduga hanyut ke laut. Namun hingga kini, asal-usul tumpukan kain tersebut belum terungkap secara jelas.

Ali Iskandar menyebut, upaya penelusuran sebelumnya belum membuahkan hasil yang pasti. Karena itu, Dinas Pariwisata berencana melengkapi data terbaru di lapangan dan membandingkannya dengan kejadian serupa di masa lalu. Hasil kajian tersebut akan dilaporkan kepada pimpinan daerah untuk menentukan langkah lanjutan.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor. Menurutnya, penanganan sampah kain membutuhkan keterlibatan Dinas Lingkungan Hidup, aparat TNI, Polri, serta dukungan masyarakat dan pelaku usaha.

Harga Diri Daerah Wisata

Ali menegaskan bahwa persoalan sampah tidak boleh berlarut-larut. Ia menilai kebersihan pantai merupakan bagian dari harga diri daerah wisata. Jika dibiarkan, masalah ini berpotensi merusak kepercayaan wisatawan dan berdampak langsung pada perekonomian masyarakat pesisir.

“kabersihan téh cerminan budi pekerti, “Lamun alam diraksa babarengan, mangpaatna bakal karasa ku sadayana.(KH)

  • Penulis: KangHasan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bobibos, Kemana? Inovasi Ini Justru Menghilang

    Bobibos, Kemana? Inovasi Ini Justru Menghilang

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 449
    • 0Komentar

    Wartaloka, OPINI – Di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah, dunia kembali dihadapkan pada ancaman krisis minyak mentah. Harga BBM global melonjak, rantai pasok terganggu, dan banyak negara mulai waspada terhadap ketergantungan energi fosil. Indonesia, sebagai negara yang masih mengimpor sebagian kebutuhan BBM, tentu tidak kebal dari dampak ini. Namun di saat genting […]

  • Malam Tahun Baru di Sukabumi Berubah Mengenaskan

    Malam Tahun Baru di Sukabumi Berubah Mengenaskan

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 219
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA SUKABUMI — Insiden penyerangan sekelompok remaja yang melukai empat remaja lain terjadi di Jalan R. Syamsudin, tak jauh dari Balai Kota Sukabumi, insiden tersbut terjadi pada Kamis malam, 1 Januari 2025. Peristiwa ini berlangsung saat ribuan warga berkumpul merayakan malam pergantian tahun. Kronologi Insiden di Sukabumi Menurut keterangan saksi mata, insiden berlangsung sekitar […]

  • Kasus Peredaran Narkoba di Sukabumi Kembali Mengguncang: Oknum Pegawai SPPG Terlibat

    Kasus Peredaran Narkoba di Sukabumi Kembali Mengguncang: Oknum Pegawai SPPG Terlibat

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 215
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA SUKABUMI — Kasus peredaran narkoba di Sukabumi kembali mencoreng citra keamanan kota. Satuan Reserse Narkoba (Satnarkoba) Polres Sukabumi Kota berhasil menggulung jaringan pengedar narkotika yang melibatkan tiga tersangka, termasuk seorang pegawai dapur di lingkungan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Penangkapan ini bukan sekadar operasi rutin, namun mencerminkan kenyataan pahit bahwa peredaran narkoba terus […]

  • Harga Kedelai Impor Naik, Perajin Tempe Kian Terhimpit

    Harga Kedelai Impor Naik, Perajin Tempe Kian Terhimpit

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 336
    • 0Komentar

    Kenaikan harga kedelai impor akibat melemahnya rupiah membuat perajin tempe semakin terhimpit.

  • Peredaran miras tasikmalaya,, ratusan botol disita operasi pekat tasikmalaya - wartaloka

    Peredaran Miras Tasikmalaya Digerebek, Ratusan Botol Siap Edar Disita

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 270
    • 0Komentar

    Dicky Candra memimpin razia miras di Tasikmalaya. Dalam Operasi Pekat, petugas mengamankan ratusan botol miras ilegal dan menyidak sejumlah tempat karaoke.

  • Walikota Bandung mengaskan pelarangan menyalakan kembang api di Tahun Baru 2026

    Pemkot Bandung: Tahun Baru 2026 Tanpa Kembang Api,

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • account_circle KangHasan
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Wartaloka. BERITA BANDUNG – Perayaan Tahun Baru 2026 tanpa kembang api resmi diberlakukan di seluruh wilayah Kota Bandung. Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung melarang warga menyalakan petasan dan kembang api pada malam pergantian tahun sebagai langkah menjaga keamanan, ketertiban, serta kenyamanan masyarakat. Kebijakan tersebut disampaikan langsung oleh Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, pada Selasa, 30 Desember […]

expand_less