Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Pantai Talanca penuh Sampah Kain, Citra Wisata Sukabumi Dipertaruhkan

Pantai Talanca penuh Sampah Kain, Citra Wisata Sukabumi Dipertaruhkan

  • account_circle KangHasan
  • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
  • visibility 77
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Wartaloka, BERITA SUKABUMIPantai Talanca yang berada di Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, kembali menjadi sorotan publik. Kawasan wisata pesisir yang sempat viral beberapa tahun lalu itu lagi-lagi dipenuhi tumpukan sampah kain yang berserakan di sepanjang garis pantai.

Pantai Talanca, yang terletak di Desa Loji, sebelumnya pernah masuk daftar pantai terkotor di Indonesia versi Pandawara Group. Saat itu, Pantai Talanca bersama Pantai Cibutun di Desa Sangrawayang disebut berada di peringkat keempat akibat gunungan sampah yang mencemari pesisir. Aksi bersih-bersih besar-besaran sempat dilakukan pada 2023 dengan melibatkan ribuan orang dan diinisiasi oleh TNI AD.

Sampah Kain Kembali Muncul di Pesisir

Pantauan di lapangan menunjukkan, potongan kain bekas kembali mendominasi jenis sampah yang mengotori Pantai Talanca. Sampah tersebut terlihat menumpuk dan menyebar di area pesisir, menciptakan pemandangan yang kontras dengan potensi keindahan alam pantai selatan Sukabumi.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Ali Iskandar, menegaskan bahwa persoalan sampah kain tidak bisa dianggap sepele. Menurutnya, masalah ini bukan hanya soal kebersihan, tetapi juga menyangkut citra pariwisata daerah dan kesehatan lingkungan.

Ia menyampaikan bahwa pihaknya telah menginstruksikan jajaran terkait untuk turun langsung ke lapangan melakukan pemantauan dan pembersihan. Hasil pengecekan menunjukkan bahwa sampah kain masih menjadi jenis sampah yang paling dominan dan sulit ditangani.

Sumber Sampah Masih Jadi Teka-teki

Fenomena sampah kain di Pantai Talanca bukan kejadian baru. Pada 2023 lalu, pemerintah daerah sempat melakukan penelusuran menyusuri aliran Sungai Cimandiri untuk mencari sumber sampah yang diduga hanyut ke laut. Namun hingga kini, asal-usul tumpukan kain tersebut belum terungkap secara jelas.

Ali Iskandar menyebut, upaya penelusuran sebelumnya belum membuahkan hasil yang pasti. Karena itu, Dinas Pariwisata berencana melengkapi data terbaru di lapangan dan membandingkannya dengan kejadian serupa di masa lalu. Hasil kajian tersebut akan dilaporkan kepada pimpinan daerah untuk menentukan langkah lanjutan.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor. Menurutnya, penanganan sampah kain membutuhkan keterlibatan Dinas Lingkungan Hidup, aparat TNI, Polri, serta dukungan masyarakat dan pelaku usaha.

Harga Diri Daerah Wisata

Ali menegaskan bahwa persoalan sampah tidak boleh berlarut-larut. Ia menilai kebersihan pantai merupakan bagian dari harga diri daerah wisata. Jika dibiarkan, masalah ini berpotensi merusak kepercayaan wisatawan dan berdampak langsung pada perekonomian masyarakat pesisir.

“kabersihan téh cerminan budi pekerti, “Lamun alam diraksa babarengan, mangpaatna bakal karasa ku sadayana.(KH)

  • Penulis: KangHasan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kemandirian Warga di Cisolok: Saat Penyintas Bergerak Tanpa Menunggu Negara

    Kemandirian Warga di Cisolok: Saat Penyintas Bergerak Tanpa Menunggu Negara

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA SUKABUMI – Kemandirian warga di Dusun Citiis, Desa Gunung Karamat, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, pada akhirnya menjadi cermin reflektif bagi para pemangku kebijakan. Bukan sekadar tentang absennya bantuan, tetapi tentang kecepatan respons dan keberpihakan nyata terhadap masyarakat terdampak bencana. Di bawah terik matahari cucuran keringat warga, suara cangkul dan sekop beradu dengan tanah […]

  • Warga Garut Butuh Pertolongan, Orang Tua Rekam Pesan untuk Gubernur Jawa Barat

    Warga Garut Butuh Pertolongan, Orang Tua Rekam Pesan untuk Gubernur Jawa Barat

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Wartaloka, Berita Garut – Sebuah video berdurasi singkat merekam suara lirih seorang ayah yang meminta pertolongan kepada Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi. Video itu kini menyentuh banyak hati, karena di balik rekaman sederhana tersebut tersimpan kisah panjang perjuangan sebuah keluarga kecil di Kabupaten Garut. Pasangan suami istri itu adalah Pirmansyah dan Isoh Nurjanah, warga […]

  • Bupati Tasikmalaya: ASN Tak Boleh Minta THR ke Masyarakat!

    Bupati Tasikmalaya: ASN Tak Boleh Minta THR ke Masyarakat!

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 76
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA TASIKMALAYA – Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya menegaskan larangan gratifikasi bagi aparatur sipil negara menjelang Hari Raya Idul Fitri. Melalui surat edaran Bupati Tasikmalaya, seluruh ASN Kabupaten Tasikmalaya dilarang meminta Tunjangan Hari Raya (THR) kepada masyarakat maupun pihak swasta. Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Bupati Tasikmalaya Nomor 0018 Tahun 2026 tentang pencegahan korupsi dan […]

  • Ranking 2, Tapi Mengemis di Malam Hari?

    Ranking 2, Tapi Mengemis di Malam Hari?

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA TASIKMALAYA – Malam di pusat Kota Tasikmalaya tak pernah benar-benar sepi. Lampu rumah makan menyala terang, bahkan sebuah Masjid yang berdiri megah disana masih belum surut kegiatannya setelah Sholat Tarawih malam itu. Namun di antara gemerlap dan riuh rendah kesibukan itu, berdiri seorang anak perempuan berhijab. Namanya Nisa. Siang hari ia duduk di […]

  • Rusaknya Moral Generasi, Akibat Sistem Pendidikan Kapitalis

    Rusaknya Moral Generasi, Akibat Sistem Pendidikan Kapitalis

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Kasus pelecehan di kampus dinilai akibat sistem pendidikan kapitalis yang mengabaikan akhlak dan agama.

  • Sanksi Komdis Persib Ramai Dibahas-wartaloka

    Sanksi Komdis Persib Ramai Dibahas, Ini Informasi yang Beredar

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Persib dikabarkan kena sanksi Komdis PSSI jelang lawan Persijap. Ini informasi yang beredar.

expand_less