Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Musibah Tambang Bogor: Asap Misterius Menjadi Kendala Evakuasi

Musibah Tambang Bogor: Asap Misterius Menjadi Kendala Evakuasi

  • account_circle KangHasan
  • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
  • visibility 144
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Wartaloka, BERITA BOGOR – Musibah tambang Bogor kembali mengguncang publik setelah muncul dugaan enam warga Desa Urug, Kabupaten Bogor, terjebak di dalam lubang bekas tambang PT Antam. Peristiwa ini mendorong Anggota DPRD Jawa Barat Doni Maradona Hutabarat bersama Anggota DPR RI Adian Napitupulu turun langsung ke lokasi kejadian pada Kamis (15/1/2026).

Baca juga: Asap Pekat dan Gas Beracun, Musibah Tambang Bogor Bikin Evakuasi Tertahan

Kehadiran dua legislator tersebut bermaksud untuk meninjau secara langsung tempat kejadian musibah tambang tersebut. Dari dalam lubang bekas tambang, tercium asap mencurigakan yang diduga kuat berkaitan dengan nasib enam warga yang hingga kini belum berhasil dievakuasi. Lokasi musibah berada di Desa Urug, wilayah yang selama ini hidup berdampingan dengan aktivitas tambang.

Musibah tambang Bogor ini menambah daftar panjang persoalan keselamatan di area bekas tambang yang belum direklamasi secara optimal.

Asap Misterius Jadi Titik Kritis Investigasi

Dalam keterangannya kepada awak media pada Jumat (16/1/2026), Doni Hutabarat mengungkapkan temuan awal yang berbeda dengan penjelasan pihak perusahaan. Menurut pengakuan PT Antam, asap yang muncul diduga berasal dari pembakaran kayu. Namun, kesaksian langsung di lapangan memunculkan keraguan.

“Hasil investigasi kami, aroma asap yang kami hirup bukan seperti kayu terbakar. Mata tidak perih, tapi terasa sesak,” ujar Doni.

Ia membandingkan pengalaman tersebut dengan asap kayu bakar pada umumnya yang biasanya menyebabkan mata perih, berair, dan batuk. Aroma di dalam lubang justru lebih menyerupai obat fogging nyamuk, yang berpotensi berbahaya jika terhirup dalam ruang tertutup.

Meski demikian, Doni menegaskan bahwa pihaknya tidak ingin berspekulasi. Analisis lanjutan akan menunggu hasil uji laboratorium agar semua temuan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Dalam konteks musibah tambang Bogor, kejelasan sumber asap menjadi kunci penentuan langkah evakuasi.

Kronologi Pekerja Terjebak dan Harapan Evakuasi

Selain menemui pihak PT Antam, Doni dan Adian juga menggali keterangan dari pekerja yang berhasil selamat. Dari total 11 pekerja, lima orang sedang bekerja di dalam lubang, sementara enam lainnya beristirahat dan tertidur.

Ketika asap mulai memenuhi area tambang, kelima pekerja yang terjaga berusaha membangunkan rekan-rekannya. Namun kondisi yang semakin darurat membuat mereka terpaksa menyelamatkan diri terlebih dahulu demi nyawa mereka sendiri.

“Jadi sampai tadi malam, diduga masih ada enam warga Desa Urug yang terjebak di dalam lubang ex tambang PT Antam,” ungkap Doni.

Atas kejadian ini, Doni Hutabarat mendesak PT Antam untuk bertanggung jawab penuh dalam proses evakuasi, serta memastikan keselamatan warga sekitar. Musibah tambang Bogor ini menjadi pengingat keras bahwa lubang bekas tambang bukan sekadar warisan aktivitas industri, melainkan potensi ancaman kemanusiaan jika dibiarkan tanpa pengawasan ketat. (KH)

-“mugia sadaya korban tiasa enggal kasalametkeun”-

  • Penulis: KangHasan

Rekomendasi Untuk Anda

  • LHKPN Kepala Bapenda Ciamis Disorot, Publik Tunggu Klarifikasi Soal Lonjakan Harta

    LHKPN Kepala Bapenda Ciamis Disorot, Publik Tunggu Klarifikasi Soal Lonjakan Harta

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 441
    • 0Komentar

    Lonjakan LHKPN Kepala Bapenda Ciamis hingga Rp2,5 miliar dalam setahun jadi sorotan. Publik menanti klarifikasi resmi.

  • Transparansi anggaran Perwaskim Tasikmalaya - wartaloka

    Perwaskim Tasikmalaya Disorot, Transparansi Data Belanja Dipertanyakan

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Transparansi anggaran Perwaskim Tasikmalaya dipertanyakan setelah jawaban soal data belanja dinilai belum substansial.

  • Kasus Kuota Haji Makin Panas, KPK Kembali Tahan Dua Tersangka

    Kasus Kuota Haji Makin Panas, KPK Kembali Tahan Dua Tersangka

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 140
    • 0Komentar

    KPK menahan dua tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi kuota haji 2023-2024, yakni Ismail Adham dan Asrul Azis Taba. Total tersangka yang ditahan kini menjadi empat orang.

  • umkm sukabumi dapat perlengkapan alat kebersihan

    Dinkes Kota Sukabumi Serahkan Alat Kebersihan untuk 50 UMKM

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • account_circle Admin Wartaloka
    • visibility 142
    • 0Komentar

    wartaloka.com, LIPUTAN. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Sukabumi menggelar kegiatan Rapat Koordinasi Pelaksanaan Survei PIRT bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) produk pangan industri rumah tangga (IRTP), Selasa (28/10/2025). Kegiatan berlangsung di Ruang Pertemuan Lantai Atas Kantor Dinas Kesehatan Kota Sukabumi dan dihadiri puluhan pelaku UMKM yang bergerak di bidang pangan olahan. Kegiatan tersebut […]

  • Tabrak Lari Maut di Cikukulu, Remaja 15 Tahun Tewas di Jalan

    Tabrak Lari Maut di Cikukulu, Remaja 15 Tahun Tewas di Jalan

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA SUKABUMI – Berita duka kembali mewarnai akhir pekan ini di Sukabumi, sebuah insiden kecelakaan terjadi di Cikukulu Sukabumi . Aksi tabrak lari melibatkan sebuah truk tronton yang menabrak seorang anak sampai kehilangan nyawa di jalan raya, pelaku melarikan diri dan meninggalkan korban dan keluarganya dalam kepedihan. Warga sekitar yang berada di sekitar lokasi […]

  • Percepatan KDMP di Bogor

    Bupati Percepat Pembentukan KDMP Bogor di Seluruh Desa dan Kelurahan

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • account_circle Admin Wartaloka
    • visibility 145
    • 0Komentar

    wartaloka.com, LIPUTAN. Kabupaten Bogor kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat ekonomi kerakyatan melalui percepatan pembentukan KDMP Bogor atau Koperasi Desa Merah Putih di seluruh wilayah. Langkah ini menjadi prioritas Bupati Bogor, Rudy Susmanto, bersama jajaran pemerintah daerah. Rudy membahas rencana percepatan tersebut dalam pertemuan dengan Forkopimda pada Rabu (5/11/2025) di Enchanting Valley, Kabupaten Bogor. Pertemuan itu […]

expand_less