Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Kota Tasikmalaya Tetapkan Tanggap Darurat Bencana, BPBD Minta Warga Aktif Melapor

Kota Tasikmalaya Tetapkan Tanggap Darurat Bencana, BPBD Minta Warga Aktif Melapor

  • account_circle Admin Wartaloka
  • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
  • visibility 224
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

wartaloka.com, LIPUTAN. Pemerintah Kota Tasikmalaya menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana mulai Kamis (06/11/2025). Kebijakan ini diberlakukan selama lima hari untuk mempercepat penanganan bencana yang terjadi di sejumlah titik wilayah kota.

Keputusan tersebut merupakan kelanjutan dari Status Siaga Bencana sebelumnya. Berdasarkan kondisi lapangan, diperlukan peningkatan mobilisasi personel, peralatan, serta koordinasi antarinstansi untuk menangani kejadian seperti pohon tumbang, rumah rusak, hingga kawasan rawan longsor.

Hal itu disampaikan Kepala Pelaksana BPBD Kota Tasikmalaya, H. Ucu Anwar, saat dihubungi wartawan.

Dasar Penetapan Status Tanggap Darurat

Ucu menjelaskan bahwa BPBD menerima banyak laporan dari tingkat kecamatan, kelurahan, relawan, dan warga. Sejumlah lokasi terdampak membutuhkan penanganan lanjutan dan dukungan alat tambahan. Contohnya, insiden pohon tumbang yang menutup akses jalan hingga rumah warga yang mengalami kerusakan.

Dengan status tanggap darurat, BPBD bersama dinas terkait dapat bergerak lebih cepat dalam pengerahan personel, koordinasi lintas lembaga, serta penggunaan alat berat di lapangan. Langkah ini juga mencakup percepatan perbaikan dan penanganan rumah terdampak.

Imbauan Kewaspadaan Masyarakat

Ia meminta warga tetap berhati-hati terutama saat hujan deras berlangsung. Lingkungan sekitar perlu diperiksa secara berkala, misalnya kondisi pohon berukuran besar atau retakan tanah di area perbukitan.

“Kalau ada kejadian, segera laporkan. Kita akan gerak cepat. Kerja sama pemerintah dan warga itu sangat penting,” tegasnya.

Beberapa wilayah juga telah melakukan pembersihan awal secara mandiri sembari menunggu bantuan lanjutan. Upaya gotong royong disebut mempercepat langkah penanganan tahap awal.

Simpan Nomor Call Center Pusdalops BPBD

Ucu menambahkan bahwa masyarakat perlu memiliki akses pelaporan yang cepat. Ia meminta warga menyimpan nomor Call Center Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kota Tasikmalaya.

Nomor tersebut aktif 24 jam:
0811 210 11 13

“Masyarakat jangan ragu menghubungi. Nomor kami siaga setiap saat,” ujarnya.

Adanya saluran pelaporan resmi diharapkan membuat penanganan bencana lebih cepat, terarah, dan tepat sasaran.

  • Penulis: Admin Wartaloka

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dishub Kota Bandung Perketat Patroli Parkir Liar Selama Nataru.

    Dishub Kota Bandung Perketat Patroli Parkir Liar Selama Nataru.

    • calendar_month Kamis, 1 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 208
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA BANDUNG – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung meningkatkan intensitas patroli dan pengawasan parkir selama periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Langkah ini dilakukan untuk menekan potensi pelanggaran parkir, khususnya di kawasan fasilitas publik dan destinasi wisata yang mengalami lonjakan aktivitas masyarakat. Kebijakan yang diterapkan adalah patroli dan monitoring parkir setiap hari, […]

  • Longsor Terjang Cisarua KBB, Puluhan Rumah Hancur dan Warga Masih Tertimbun

    Longsor Terjang Cisarua KBB, Puluhan Rumah Hancur dan Warga Masih Tertimbun

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 225
    • 0Komentar

    Wartaloka, Berita Bandung Barat – Bencana longsor di Cisarua Bandung Barat mengguncang kawasan permukiman warga di Kampung Babakan, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, Sabtu (24/1/2026) dini hari. Longsor yang disertai aliran air deras tersebut menerjang permukiman saat sebagian besar warga masih terlelap, informasi sementara yang berhasil dihimpun redaksi saat ini […]

  • LHKPN Kepala Bapenda Ciamis Disorot, Publik Tunggu Klarifikasi Soal Lonjakan Harta

    LHKPN Kepala Bapenda Ciamis Disorot, Publik Tunggu Klarifikasi Soal Lonjakan Harta

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 578
    • 0Komentar

    Lonjakan LHKPN Kepala Bapenda Ciamis hingga Rp2,5 miliar dalam setahun jadi sorotan. Publik menanti klarifikasi resmi.

  • Aset Pemkot Sukabumi Bermasalah BPKPD dan Bappeda paling banyak

    BPKPD dan BAPPEDA Paling Bermasalah dalam Aset Pemkot Sukabumi

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle Admin Wartaloka
    • visibility 256
    • 0Komentar

    wartaloka.com, KUPAS. Persoalan ratusan aset Pemkot Sukabumi yang tidak diketahui keberadaannya tidak tersebar merata. Data auditor negara menunjukkan, sebaran aset paling dominan terkonsentrasi pada sejumlah perangkat daerah tertentu, terutama Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD), Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), serta Sekretariat Daerah (Setda). Temuan ini memberi lapisan baru dalam membaca persoalan. Jika sebelumnya […]

  • Catatan Tentang Efisiensi Anggaran di Indonesia

    Catatan Tentang Efisiensi Anggaran di Indonesia

    • calendar_month Minggu, 29 Mar 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 247
    • 0Komentar

    Wartaloka, OPINI – Isu efisiensi anggaran Indonesia kembali menguat seiring tekanan global akibat kenaikan harga energi dan ketidakpastian geopolitik. Pemerintah didorong untuk menjaga stabilitas fiskal, salah satunya dengan menekan belanja negara agar defisit tetap terkendali. Namun di balik kebijakan tersebut, muncul pertanyaan mendasar: apakah efisiensi sudah dilakukan secara adil dan seimbang di dalam tubuh birokrasi? […]

  • Menyoal Penanganan WNA di Tasikmalaya

    Menyoal Penanganan WNA di Tasikmalaya

    • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Penanganan WNA di Tasikmalaya disorot setelah keluarga mengaku keluarkan Rp2,66 miliar di tengah kasus Silmy Karim.

expand_less